om_uccang

9K posts

om_uccang banner
om_uccang

om_uccang

@om_uccang

| Bekerja & belajar di @InstituteSampan | Kolektifan di @cellaejaart_official | Kumpulan tulisan ↙️ |

ParePare-Makassar, Indonesia Katılım Kasım 2015
2.1K Takip Edilen428 Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
om_uccang
om_uccang@om_uccang·
selalu kagum dengan orang-orang yang membuat film, menulis, melukis, semua yg membutuhkan kreativitas. Hormarku! mungkin ini juga alasan sya masih suka melibatkan diri pada aktivitas ini.🤘
Bacukiki, Indonesia 🇮🇩 Indonesia
2
3
10
0
om_uccang retweetledi
TxtdariUGM
TxtdariUGM@Txtdariiugm·
jadi inget podcast bocor alus @tempodotco yg judulnya "Peran Teddy Indra Wijaya dalam Komunikasi di Istana Negara". Di menit 33:38 dijelasin kalo Teddy ngefilter materi presentasi pejabat yg mau ketemu prabowo. Selain kurasi jumlah halaman ppt, yg lebih gokil Teddy juga kurasi data biar yg ditampilin yang bagus-bagus aja 😭
TxtdariUGM tweet media
TxtdariUGM@Txtdariiugm

Berarti bener, presiden kita sengaja dipaparin informasi yg asal bapak senang aja sama sirkelnya. Akhirnya dia tinggal di echo chamber-nya sendiri yg jadinya buta dan gak tau realita di masyarakat kayak gimana. Dia taunya Indonesia baik-baik aja, kenaikan dollar gak berpengaruh apa-apa, harga kebutuhan pokok dianggap masih aman, lapangan kerja tersedia, dan kritik masyarakat dianggap sekadar noise media sosial.

Indonesia
537
10.1K
31.8K
1.5M
om_uccang retweetledi
NUS Press
NUS Press@NUS_Press·
#NewBook: Heather Sutherland's comprehensive history of South Sulawesi reveals how Indonesia's most politically distinctive region has navigated four centuries of dramatic change while maintaining remarkably consistent patterns of governance. Read now: buff.ly/lbGozx7
NUS Press tweet media
English
2
38
102
3.8K
om_uccang retweetledi
Christofel🕊️
Christofel🕊️@Christofel_ID·
@okkymadasari Hasty Generalization. @okkymadasari menyebut 3-4 kampus sebagai basis klaim "pola sistematis nasional". Secara logis, sampel yang terbatas tidak cukup untuk menyimpulkan pola menyeluruh tanpa data komparatif yang lebih luas.
Indonesia
1
1
2
696
om_uccang retweetledi
Marlistya Citraningrum
Marlistya Citraningrum@mcitraningrum·
Dua tulisan “beda banget” ini atas bawah di satu halaman :) Aku seneng baca debat gini karena medium tulisan = mikir, bukan hanya modal pokoknya :) Buat teman-teman yg di medsos cakap menulis, punya perspektif kritis, coba deh menulis di media massa.
Marlistya Citraningrum tweet mediaMarlistya Citraningrum tweet media
Indonesia
15
776
2.6K
55.6K
om_uccang retweetledi
MotoGP™🏁
MotoGP™🏁@MotoGP·
Veda Pratama goes top and it seems Hiroshi Aoyama liked that one 😆 #CatalanGP 🏁
English
21
250
2.1K
86.2K
om_uccang retweetledi
Daf - Kang Cerita, Kang Gambar ✨🕊️💐
Sains emang jadi salah satu aspek peninggalan yg "baik" dari kolonialisme Belanda. Dan Eijkman nih salah satunya. Buat yg pengen tahu ttg sains di Hindia Belanda, ada 2 buku lawas yg bisa jd bahan acuan: 1) Science and Scientist in Neth-Ind (1945) 2) Science in Neth-Ind (1929)
Daf - Kang Cerita, Kang Gambar ✨🕊️💐 tweet mediaDaf - Kang Cerita, Kang Gambar ✨🕊️💐 tweet media
Facial@facialwashh

Always emotional hearing Eijkman destroyed systematically. Was once the best biological research centre in Asia. My mom grew up studying here at the beginning of her career.

Indonesia
3
219
814
13.1K
om_uccang retweetledi
M. Ridha Intifadha
M. Ridha Intifadha@RidhaIntifadha·
Kemarin, @TheEconomist mempublikasikan dua artikel soal Indonesia Judul artikel pertama: Presiden Indonesia sedang membahayakan ekonomi dan demokrasi Subjudulnya: Prabowo Subianto terlalu boros dan terlalu otoriter Perlu diketahui, Spendthrift artinya orang yang menghamburkan uang secara tidak bijak. Diksi ini lebih keras dari sekadar “boros”. Dalam konteks negara, ada kesan ceroboh dan tidak bertanggung jawab secara fiskal. ======== Judul artikel kedua: Indonesia, negara mayoritas Muslim terbesar, sedang menempuh jalur yang berisiko Subjudulnya: Prabowo Subianto sedang menggerogoti keuangan negara—dan demokrasinya. Di artikel ini, pemilihan diksi “Eroding” rasanya memperkuat artikel lainnya. Jeopardising (membahayakan) masih bicara soal risiko ke depan. Eroding (menggerogoti) berarti prosesnya sudah berlangsung. Rasanya pelan, diam-diam, tapi nyata. Bagaikan batu yang berlubang oleh tetesan air.
M. Ridha Intifadha tweet mediaM. Ridha Intifadha tweet media
Indonesia
353
21.2K
40K
573.7K
om_uccang retweetledi
Dandhy Laksono
Dandhy Laksono@Dandhy_Laksono·
Film dokumenter punya 3 urusan: UU Pers, UU Penyiaran, dan UU Perfilman. Surat Tanda Lulus Sensor (STLS) hanya perlu jika diputar di bioskop umum. Singkat cerita: Ini bukan urusan TNI.
Dandhy Laksono tweet media
Indonesia
261
6K
14.4K
219.2K
om_uccang retweetledi
MasasilaM
MasasilaM@masasilamdotcom·
Revolusi Sosialis Oktober dan Pengaruhnya Atas Gerakan Kemerdekaan Indonesia — Nyoto Format: EPUB Total kata: 4.749 kata Estimasi baca: 24 menit Kategori: Ilmu Politik, Ilmu Sosial Berdasarkan arsip dari: @harrigieb Dapat dibaca dan diunduh gratis di: masasilam.com/buku/revolusi-…
MasasilaM tweet media
Indonesia
0
53
235
4.4K
om_uccang retweetledi
MasasilaM
MasasilaM@masasilamdotcom·
Marxisme Sebagai Ilmu — Nyoto Format: EPUB Total kata: 3.821 kata Estimasi baca: 19 menit Kategori: Bisnis & Ekonomi, Filsafat, Ilmu Sosial Berdasarkan arsip dari: @harrigieb Dapat dibaca dan diunduh gratis di: masasilam.com/buku/marxisme-…
MasasilaM tweet media
Indonesia
0
44
193
3.3K
om_uccang retweetledi
Ivan Lanin
Ivan Lanin@ivanlanin·
Tanda ada di mana-mana. Semiotika mempelajari cara kerjanya. Ada yang rindu mengulik semiotika?
Ivan Lanin tweet media
Indonesia
9
161
702
15.7K
om_uccang retweetledi
Project Multatuli
Project Multatuli@projectm_org·
“Jurnalisme itu harus berpihak dan tidak lagi berlindung dengan istilah objektivitas yang ternyata semu.” Evi Mariani, di Public Lecture 5x15 Lanskap Hidup: Who Feeds the World @makassarwriters. #ProjectMdiMIWF #MIWF2026
Indonesia
0
51
192
4.4K
om_uccang retweetledi
Dandhy Laksono
Dandhy Laksono@Dandhy_Laksono·
Kawan-kawan, mohon bantu sebarin ya.
Dandhy Laksono tweet media
Indonesia
62
5K
9.9K
161K
om_uccang retweetledi
Iman Zanatul Haeri
Iman Zanatul Haeri@zanatul_91·
Menurut saya, kalau anda cuma bikin platform yang isinya hanya modul untuk belajar itu gak masalah. Masalahnya, aplikasi yang anda buat, meneror guru, pagi siang dan malam. Anda juga mengkoneksikan setiap kegiatan yang jika akan diposting langsung pop up konek ke media sosial pribadi guru. Sudah lengkap dengan hastag #merdekabelajar Pertanyaan saya, Kenapa kami harus berkampanye untuk aplikasi anda? Buat saya, postingan ini hanya memvalidasi bahwa memang anda tidak pernah mendengarkan user. Platform anda tidak melayani kami. Gambaran ringkas, silahkan baca kompas:
Iman Zanatul Haeri tweet media
Ibrahim Arief@ibamarief

Aku rasa sebagian karena campur aduk antara tech dan kebijakan. Dulu kami rutin riset sampai ke 3T untuk dengar suara guru2, supaya bisa kami jadikan masukan bagi pembuat kebijakan. Pembuat kebijakan ini siapa? Mungkin ada yang mengira itu tim tech sendiri, apalagi ada narasi yang beredar terkait "shadow org". Aku memang sempat dengar, ada pakar2 yang bisa beri masukan terkait kebijakan di kementerian. Pakar2 itu bukan bagian dari tim tech, namun dari narasi "shadow org" sepertinya banyak yang salah mengira mereka adalah bagian dari kami. Aku rasa kesalahpahaman ini salah satu kontributor kenapa tech dan kebijakan dirasa campur aduk jadi satu. Sesungguhnya ini dua hal yang berbeda dan terpisah. Tech patuh ke arahan dari pembuat kebijakan, bukan sebaliknya. Dalam hal ini, pembuat kebijakan adalah para pejabat struktural yang ditentukan kementerian, mungkin dengan mempertimbangkan masukan dari berbagai pakar di atas. Sayangnya, arahan yang kami terima untuk jadi prioritas pengembangan, terkadang tidak sesuai dengan suara hati guru yang kami dengar dan coba sampaikan. Arahan ini karena pemerintah pusat maupun daerah juga punya program2 sendiri. Seperti misalnya untuk mengukur sasaran kinerja, padahal aplikasinya dirancang untuk pembelajaran guru. Sesungguhnya kami sering berada di sisi guru juga dalam berusaha mendengar dan menyuarakan apa yang mereka alami, kalau tidak kami ngga akan riset ke daerah dengan rutin seperti di bawah. Dari semua yang aku tulis di atas, aku berharap setidaknya bisa meluruskan, bahwa tech sudah berusaha semaksimal mungkin untuk membela kepentingan guru sebagai pengguna. Dan komunitas tech secara umum perlu ingat juga, kalau tech yang efektif adalah yang berlandaskan empati. Inovasi ngga bisa berdiri sendiri, tapi perlu sebisa mungkin gotong royong dengan suara pengguna.

Indonesia
44
616
1.7K
96.6K
om_uccang retweetledi
bernando J. sujibto 🇮🇩
Bang Zezen bravely dismantled the practice of mafia citation among the management of Indonesian academic journals, particularly within Islamic higher education. It is time to pause and leave all this fraud behind. Read this @Scopus! The journal's names clearly mentioned here!
bernando J. sujibto 🇮🇩 tweet media
English
1
102
253
8.7K
om_uccang retweetledi
The Conversation Indonesia
The Conversation Indonesia@ConversationIDN·
Miskin karena malas ❌ Miskin karena kurang belajar ❌ Miskin karena kondisi struktural ✅
The Conversation Indonesia tweet media
Indonesia
1
38
110
2K