Ono Karsono

2.3K posts

Ono Karsono banner
Ono Karsono

Ono Karsono

@onokarsono

Pengennya slow-living, namun nyatanya masih hard-living.

Katılım Ocak 2008
392 Takip Edilen322 Takipçiler
Ono Karsono
Ono Karsono@onokarsono·
Kekuatan belajar & ilmu pengetahuan. Karena durian serta merta tidak jatuh dari langit. Semua mesti diusahakan dengan segala daya dan upaya.
Indonesia
0
0
0
25
Ono Karsono
Ono Karsono@onokarsono·
Saya sepenuhnya setuju dg ceramah kultum subuh kemarin. "Allah akan memberi semua apa yg kita inginkan, asal kita punya kekuatan." Kekuatan ini tidak dijelaskan lbh jauh. Namun sy membuat sebuah kesimpulan, bahwa kekuatan disini adlh...
Indonesia
1
0
0
41
Ono Karsono
Ono Karsono@onokarsono·
Kutipan ajaib yg selalu relevan: "Take action miracle happen. No action nothing happen".
Indonesia
0
0
0
47
Ono Karsono retweetledi
ann
ann@anhtiss·
"Baru mulai ngonten nih. Niche-ku apa ya?" Honest review from myself yg ngonten di insta & tiktok mulai dari 0 sampe akunnya berkembang banget, niche tuh bakal kebentuk dengan sendirinya. Orang yg belum pernah ngonten sebaiknya mulai berkarya dengan hal-hal yg disukai. Supaya apa? Enjoy. Kalau enjoy, lo bakal long lasting di platform tersebut. Kita kerja udah capek beb, ngapain ngonten juga harus capek. Ya kan? One step at a time aja. Langkahnya gini 1. Bahaslah hal-hal sederhana. Just write, apa pun. Tujuannya untuk membentuk habit secara konsisten. 2. Elevate your game. Kalo udah konsisten, baru tuh cari tips gimana ya supaya tulisan/tweetku lebih engaging. Orang tuh bakal pengen ikutan komentar tanpa diminta. Gak perlu ikut kelas. Ini bisa cari aja info gratis cara ngonten/storytelling di google/youtube/tiktok anything you name it. 3. Engage juga ke tweet akun lain. Ingat, cenblue ini impresinya digotong bareng. Bukan nge-tweet terus diem doang. Coba buka analytics, impresinya dihitung berdasarkan tweet dan reply. Kalo kasih reply juga yg relevan dan niat. Biar akun lain ikutan nimbrung dan nambahin impresi juga ke kita. 4. If you do this continously, ntar pasti kebentuk sendiri tweet kita itu ramenya pas ngomongin apa. Coba perhatiin kenapa bisa rame, mungkin karena tulisannya enak dibaca, mungkin karena sensasional, mungkin karena you are approachable, or you are the expert on that topic. Kuatkan di situ, nah itulah niche yg kebentuk. 5. Bagi muslim, ingat, caranya yg halal-hahal aja biar duitnya thoyyib. Gak perlu terlalu diinin apa sih namanya...
Rif@CallMeeRif21

@anhtiss Semua orang emg beda beda kali yaaa untuk niche nya juga

Indonesia
18
129
1K
35.9K
Ono Karsono
Ono Karsono@onokarsono·
Manusia diberi akal utk memilih. Dengan pilihan yang sama2 masuk akal. Takdir itu bukan harga mati. Kelalaian seringkali akibat kita ini terlalu abai. Menggampangkan sesuatu.
Indonesia
0
0
0
31
Ono Karsono
Ono Karsono@onokarsono·
Dengar info dari teman kerjanya, malam sebelum kejadian habis lembur. Narik ojol. Kalau bicara takdir, kita ini tetap punya opsi (pilihan). Andaikan ia memilih utk istirahat saat malam hari, takdir akan memberinya jalan keselamatan.
Indonesia
1
0
0
36
Ono Karsono
Ono Karsono@onokarsono·
Kaget dikabarin temen kalau adiknya meninggal karena kecelakaan adu banteng dg truk. Info dari saksi saat kejadian adlh mobil terlalu ke kanan. Pikirku, penyebabnya karena ngantuk (microsleep).
Indonesia
1
0
0
51
Ono Karsono
Ono Karsono@onokarsono·
Dunia usaha itu volatile, penuh dg ketidakpastian. Seperti halnya peraturan perpajakan, yg suka membingungkan, suka ganti2. Untuk pelaku usaha UMKM, lebih amannya bikin pembukuan sederhana.
Indonesia
0
0
0
25
Ono Karsono
Ono Karsono@onokarsono·
Kecerdasan akademik adalah tiket menuju karir/pekerjaan mapan. Sedangkan yg tdk cerdas akademik, musti punya daya juang tinggi, tangguh ... Dan punya kecerdasan sosial yg cukup.
Indonesia
0
0
0
25
Ono Karsono
Ono Karsono@onokarsono·
Keren tips-nya Ko.
Bardan - Digital Marketer@bardanslm

mungkin ada beberapa dari kita yg enggak suka dengan anak2 apalagi kalau udah tantrum, nangis kenceng banget, teriak2 sampe 1 komplek denger 😅 saya mengerti keresahan itu, karna memang tidak mudah menghandle anak2 dan capek banget ya 😅 namun ketika punya anak sendiri saya belajar beberapa hal misalnya: - dulu saya kira anak kalau lagi ngamuk tantrum itu harus langsung segera ditenangkan, bahkan ada orang tua yg anak trantum di bentak kan agar diam, hati2 itu bisa membuat anak trauma, karna justru tantrum itu bisa jadi salah 1 cara dia untuk memproses emosinya. kita orang dewasa sudah sering dikecewakan hidup, mereka belum, butuh proses, it takes time. anak saya ngamuk karna botol minumnya saya bukain maunya buka sendiri 😅 tantrum 15 menit ngamuk teriak2, setelah dia tenang, saya peluk dan saya minta maaf. jadi sekarang kalau dia tantrum saya coba temenin aja, validasi perasaannya, setelah dia tenang baru dipeluk. - dulu saya kira anak2 yg pinter itu pure bakat dari lahir dan jenius aja. ya mungkin memang ada ya anak sejenius itu, tp setelah saya perhatikan rata2 mereka pinter karena terbiasa diajak ngobrol orang tuanya, di ajak diskusi banyak hal, dichallange rasa penasaran sama orang tuanya, dsb. dulu saya diajarin psikolog anak katanya dari bayi anak harus diajak ngobrol walaupun dia enggak ngerti apa2, anggap aja dia ngerti. itu saya praktekan terus dan alhamdulillah dia cukup cepat untuk bisa merespon dan berkomunikasi. - dulu saya kira anak kecil itu mudah dibohongi dan pelupa. ternyata enggak 😂 mereka justru bisa jadi lebih peka dr orang tua apalagi kalau tipe yg pemerhati, dan mereka akan inget terus sesuatu yg kita janjikan sampai kiamat, jadi hati2 kalau berucap dan janjiin sesuatu 😆 - dulu saya kira buat anak bahagia itu susah harus beli mainan baru terus, harus diajak keluar dll. ternyata kita ada waktu untuk dia main dirumah sambil berkhayal aja dia udah seneng 🥹 disitu saya paham justru yg paling mahal itu waktu semoga kita jadi orang tua yg mau terus belajar, enggak gengsi buat minta maaf ke anak2 kita, dan terus mau bertumbuh bareng mereka ya! ❤️ ttd, bapack2 newbie

Indonesia
0
0
0
20
Ono Karsono
Ono Karsono@onokarsono·
Ada sekelompok bapak2 yg setiap pagi selalu ngumpul di pojok alun2 hanya utk ngobrol. Obrolannya terdengar riuh ramai ... Ruang publik seperti alun2 ternyata tdk hanya berfungsi sbg sarana kesehatan fisik. Tp jg kesehatan mental.
Indonesia
0
0
0
98
Ono Karsono retweetledi
Latifa
Latifa@latifaskaa·
Orang-orang membawa energi yang berbeda. Energi orang yang haus ilmu & pengen belajar itu beda banget sm energi orang yang apa-apa maunya instan trs ga mau usaha 😂
Indonesia
4
61
376
8.4K
Dedy Ong
Dedy Ong@MrOngDedy·
HOW TO MAKE YOUR LIFE EASIER Answer this question: "Paling ga suka melakukan tugas apa?" Kalo ada, this is the solution: "Bisa di-automate pake mesin/aplikasi aja gak?" "Kalo ga bisa, bisa bayar orang untuk mengerjakan?" "Kalo tetep ga bisa, terima nasib aja, kerjakan sendiri." Makes sense ya.
Indonesia
2
10
122
7.6K
Lohjinawi Project Indonesia (LPRO)
Harga ayam naik, telur ikut naik. Yaudah, mending ternak ayam sendiri. Eits, jangan protes dulu. Modal awal memang agak gede. Tapi kalau sudah jalan, kamu bisa panen telur tiap hari. Rata-rata ±10 butir dari 16 ekor ayam. Telur ada tiap hari. Nggak panik tiap harga naik. Lebihnya bisa dijual. Kalau nggak, ya buat makan sendiri. Gimana, kamu tertarik juga?
Indonesia
2
0
9
887
Ono Karsono
Ono Karsono@onokarsono·
Makin kesini makin sadar, kalau manusia itu adalah tempatnya gaduh & kisruh. Ini mungkin yang dulu sempat diprotes malaikat, saat Allah SWT hendak menciptakan manusia.
Indonesia
0
0
0
45
Ono Karsono
Ono Karsono@onokarsono·
2 hal yang membuat kita terus hidup adalah otot berpikir dan otot tangguh (resilience).
Indonesia
0
0
0
21
Ono Karsono retweetledi
Nadirsyah Hosen
Nadirsyah Hosen@na_dirs·
Mempersempit yang luas Dalam riwayat yang sahih, ada seorang Arab Badui masuk ke Masjid Nabi, selepas shalat, dia berdoa: اللَّهمَّ ارحمني ومحمَّدًا ولا ترحمْ معنا أحدًا “Ya Allah, rahmatilah aku dan Muhammad saja. Jangan rahmati seorang pun selain kami berdua“ Mendengar doa unik ini, Rasulullah tersenyum kepada Arab Badui yang polos itu dan beliau bersabda: “Engkau benar-benar telah mempersempit sesuatu yang sangat luas (yakni rahmat Allah)” ** Kita pun kini tanpa sadar tengah mempersempit kasih sayang Allah yang begitu luas. Kita hanya ingin Allah memberikan rahmatNya kepada kelompok kita saja, atau ormas kita saja, atau orang-orang yang kita sayangi saja. Bedanya, kalau Arab Badui itu polos, sementara kita penuh dengan syak wasangka seolah hanya kita dan kelompok kita saja yang benar dan akan masuk surga. Mari kita ingat baik-baik pesan Nabi: “jangan membatasi rahmat Allah yang begitu luas”.
Nadirsyah Hosen tweet media
Indonesia
10
127
698
36.6K