Serenade
201 posts

Serenade
@pandemoniusm
soft love and tempos



Perhatian agar korban mendapat keadilan @DivHumas_Polri Tiga anggota Polrestabes Medan dilaporkan atas dugaan pelecehan seksual terhadap seorang tahanan wanita berinisial IAS dan Pengacara Korban tersebut telah diintimidasi & dianiaya oleh salah satu Kerabat Pelaku Brigadir SDS Tiga anggota Polrestabes Medan yang berada di bawah pimpinan Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr. Jean Calvijn Simanjuntak dilaporkan atas dugaan pelecehan seksual terhadap seorang tahanan wanita berinisial IAS Berikut adalah poin-poin utama terkait perkembangan kasus tersebut:Identitas Personel yang Terlibat: Ketiga oknum polisi yang diduga terlibat adalah Brigadir SDS, Briptu AP, dan Briptu MIR. Status Pemeriksaan: Hingga awal Mei 2026, Bid Propam Polda Sumatera Utara telah melakukan pemeriksaan terhadap para terduga. Hasil pemeriksaan terbaru menyatakan bahwa tudingan pelecehan terhadap Brigadir SDS tidak terbukti secara pidana asusila. Sanksi Etik: Meski tuduhan pelecehan dinyatakan tidak terbukti, Brigadir SDS tetap menjalani Penempatan Khusus (Patsus) oleh Propam karena terbukti melakukan pelanggaran kode etik terkait prosedur pemeriksaan. Kontroversi Lain: Di tengah penyidikan, muncul isu baru terkait dugaan adanya permintaan uang sebesar Rp150 juta dalam penanganan perkara ini yang kini menjadi sorotan publik dan pihak berwenang Pengacara korban berinisial Hendra Gunawan Hutabarat melaporkan bahwa dirinya telah dianiaya oleh orang yang diduga merupakan kerabat atau suruhan salah satu oknum polisi yang terlibat. Berikut adalah fakta terkait insiden penganiayaan tersebut berdasarkan laporan terkini: Identitas & Laporan: Hendra Gunawan Hutabarat telah resmi membuat laporan ke Polda Sumatera Utara dengan nomor laporan LP/B/624/IV/2026/SPKT/Polda Sumut tertanggal 22 April 2026. Lokasi & Waktu Kejadian: Penganiayaan diduga terjadi pada 22 April 2026 di sebuah minimarket yang berlokasi tepat di depan Markas Polda Sumatera Utara, Jalan Sisingamangaraja, Medan. Motif Penganiayaan: Hendra menduga penyerangan terhadap dirinya berkaitan langsung dengan perannya sebagai kuasa hukum tahanan wanita (IAS) yang membela kasus pelecehan tersebut. Pelaku: Korban mengaku dipukul oleh seseorang yang mengaku sebagai kerabat dari Brigadir SDS, salah satu oknum polisi yang saat ini sedang menjalani penempatan khusus (Patsus). Dukungan Profesi: Akibat kejadian ini, Hendra telah mendatangi kantor PERADI Medan untuk meminta perlindungan hukum dan pengawalan kasus karena ia merasa diintimidasi saat menjalankan tugas profesinya




Makanya ketika membahas pelecehan seksual yg korbannya perempuan pelakunya laki2, jangan bilang what if it happen to ur sister daughter etc. Nanya, what if it happens to YOU???? What if MEN ASSAULTED YOU????? SCARY??? right!!! That's what we've been wanting to tell u!!!!

@muslynxiaaaw Dua2nya valid. Laki2 di rumah ada yg mukulin istri, ada yg dimarahin istri. Di KRL ada yg ngelecehin perempuan ada juga lelaki baik pejuang nafkah keluarga mau ditumbalin bukannya nyari solusi supaya sama2 aman.

💚 masih bertanya" krl serame itu apa kalian gak berminat beli motor? Aku yakin banget para pekerja pasti mampu beli motor. Tapi kenapa masih pake krl yg kalo naek effortnya gede banget diwaktu? Tapi serba salah juga deng kalo mereka beli motor ya makin macet jalan ya😭

@sugondese6666 Gini nih pentingnya peran ayah yg ga abusive di keluarga, biar gedenya si snak ga jadi feminazi tolol kayak si ts itu




Sebel bgt, keliatan kyk gamau diajak diskusi dan pengen masalah cepet2 selesai tanpa mau melewati fase memahami. Childish sumpah apaan sepakat2 gitu 💚 meski dia uda paham atau ngerti, tpi aku anggapnya kyk mocking, apa aku terlalu alay?

PARAH !!! 50 Santriwati Anak Yatim dan Dhuafa yang Dicabuli Kiai, Lalu yang Hamil Dinikahkan. Kadang Semalam Menggilir 2 Santriwati sekaligus dikamar tidurnya, itu bukan KHILAF Tapi Kejahatan Keji. Si Kiai sengaja buat Pesantren dalam rangka mengumpulkan Daun Muda dibawah Umur untuk Memuaskan Diri, Merasakan yang masih berwarna Pink, Liang Sempit tanpa Bulu (Bulu Jagung) Seperti Para Pelaku Penuntut Ilmu Hitam, Mengorbankan Para Gadis, Menghirup Wanginya Selangkangan Perawan. Di Setiap Tahun Ajaran Baru, Membuka Pendaftaran Santri/Santriwati dengan Program GRATIS Agar Kiai bisa Menikmati yang Gratisan, Yang Hamil Cukup Dinikahkan. 50 Orang mungkin hanya Permukaan, yang tidak terungkap mungkin saja lebih Menyesakkan. Nauzubillah tsummanauzubillahiminzalik. Kasus dugaan pencabulan mencuat di sebuah pondok pesantren di Pati. Seorang oknum kiai berinisial S diduga telah mencabuli puluhan santriwati bahkan ada yang hingga hamil, dengan jumlah korban diperkirakan mencapai 50-an santriwati. Peristiwa ini disebut telah berlangsung selama beberapa tahun, namun baru dilaporkan pada 2024. Mayoritas korban merupakan santriwati usia SMP, banyak di antaranya berasal dari keluarga kurang mampu. Modus pelaku diduga dengan mengancam korban agar mau menuruti permintaannya, seperti menemani di kamar, dengan ancaman dikeluarkan dari pesantren. Hingga kini, kasus tersebut masih menjadi sorotan dan didorong untuk diproses melalui jalur hukum By COACH ADDIE Journalist & Behavior Analyst.

Ptn! Kalau udah tau Jalur Mandiri mahal napa lu pada nyinyir gara" mahal dah kenapa kaga all out belajar UTBK aje atau ganti strategi pemilihan prodi wkwk

ini tuh lowkey nunjukkin gimana suara perempuan sebenernya di era yang maju ini... masih dianggap ngga penting dan dianggap "biar cepet kelar aja". beberapa kali liat juga vid" mbak najwa doing what men has always done to women -> nyela omongan -> the men got mad "dengerin dulu!"



Prabowo Panggil Menhan hingga Panglima TNI ke Hambalang, Bahas Apa? oposisicerdas.com/2026/05/prabow…

THAT WAS FUN WHILE IT LASTED 2026 is the New 1984.

THAT WAS FUN WHILE IT LASTED 2026 is the New 1984.








