
andrew pascal
375 posts







Oke, kita bicara secara hemat pikiran saja @Stakof :') Dari teks al Quran, tidak ada satu ayat secara eksplisit bhw nabi Muhammad bersunat. Lantas gimana dgn 3 riwayat tentang khitan? 1: Nabi dikhitan oleh kakeknya, Abdul Muthallib: riwayat ini menjelaskan beliau bersunat oleh kakeknya pada hari ke-7. Ini juga blurr! Karena statusnya dinilai lemah/dhaif, sanadnya bermasalah, perawi terputus oleh sebagian besar ulama. 2: Dikhitan oleh malaikat: pendapat ini biasanya dikaitkan dgn pembelahan dada (shaqq al-sadr). Ini sangat absurd. Sanadnya tidak kuat/tidak sahih. Sebagian ulama menganggapnya mungkar. 3: Riwayat lahir sudah "makhtun" alias sudah bersunat: ini cukup populer dikalangan awam. Tapi, banyak jalurnya lemah. Sebagian ulama seperti Ibn Hajar al-Asqalani mengatakan tidak ada riwayat sahih yang tegas tentang ini. Mari kita jujur secara ilmiah: Jadi, ke-3 riwayat itu tidak mencapai derajat sahih. Sebagian bahkan sangat lemah atau ditolak. Jadi jelas. Tidak ada satu pun hadis sahih yang menjelaskan secara spesifik tentang nabi Muhammad bersunat. Tapi kenapa diyakini bahwa nabi Muhammad bersunat? Karena sunat adlh bagian dari fitrah (yang dimana satu hadis diterima secara umum). Contoh hadis yang paling relevan tentang sunat, yang berbunyi kira kira seperti ini: “Fitrah itu ada lima: khitan (sunat), mencukur bulu kemaluan, mencabut bulu ketiak, memotong kuku, dan memendekkan kumis.” Hadis ini diriwayatkan dalam kitab sahih seperti Bukhari, Sahih Muslim. Statusnya sahih. Namun kedua hadist ini tidak menjelaskan secara khusus apakah nabi Muhammad bersunat atau bagaimana caranya. Jangan jangan kamu ini termasuk Muslim yang masih tergolong awam, sukanya konsumsi yang populer populer saja tanpa lewat kajian kajian ilmiah. Aduuuuuh kamuuuuuuu..



Nabi Muhammad bersunat. Jika tidak, tentu gosip seperti ini beredar di masa-masa awal Islam dan dipakai untuk delegitimasi: "Orang yang memerintahkan sunat justru tidak bersunat." Ini isu lama, eksploitasi tiga riwayat: disunat oleh Abdul Muthallib, malikat, lahir makhtun.

Mufti Besar Libya Serukan Dukungan untuk Iran di Tengah Eskalasi Konflik Timur Tengah Tripoli — Mufti Besar Libya, Sadiq al-Ghariani, menyerukan umat Islam untuk memberikan dukungan kepada Iran di tengah meningkatnya ketegangan konflik yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel. Dalam pernyataan yang dilaporkan sejumlah media lokal, al-Ghariani menilai kehadiran militer asing di negara-negara Arab sebagai faktor utama yang memicu ketidakstabilan kawasan. Ia juga membingkai konflik yang tengah berlangsung dalam perspektif keagamaan. “Tidak ada konsep netralitas dalam Al-Qur’an. Mendukung umat Islam adalah kewajiban agama,” ujarnya. Lebih lanjut, al-Ghariani menyatakan bahwa kekuatan global yang terlibat dalam konflik tersebut “harus membayar harga,” seraya mengajak umat Islam untuk mengambil pelajaran dari situasi yang berkembang. Ia juga menekankan pentingnya penguatan spiritual sebagai respons atas dinamika geopolitik saat ini. Menurutnya, umat Islam perlu “memperhatikan perkembangan ini dan mencari martabat hanya melalui ketaatan kepada Tuhan dan Nabi-Nya.” Pernyataan ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan regional, di mana konflik yang melibatkan Iran dan sekutunya dengan Amerika Serikat serta Israel terus memicu kekhawatiran akan meluasnya eskalasi di kawasan Timur Tengah.



Al Quran ga menyebutkan menstruasi itu kotor, malahan mengakui hal tsb sebagai kesusahan yg dihadapi perempuan. Tapi cara pemuka agama laki-laki ngomongin menstruasi itu cenderung melecehkan. Mereka lebih menekankan "kalo lagi mens gabisa digauli" daripada "saudariku butuh apa?"





@hasyimmah Ini mungkin yang menjelaskan kenapa kematian Khamenei ga otomatis meruntuhkan pemerintah Iran.


The distance between Makkah and Madinah is about 450 km. That means if you were driving at a continuous speed of 80 km per hour, you would arrive in approximately 5 hours. Imagine, O believer, that the Messenger of Allah ﷺ traveled half of this distance riding on camels and half of it walking on his own feet, for eight days, accompanied by Abū Bakr aṣ-Ṣiddīq رضي الله عنه, in extremely hot days and very cold nights. Our Prophet ﷺ carried his belongings and burdens that even mountains could not bear, after leaving his home in haste under the cover of darkness, fleeing with his religion from Quraysh, who had firmly resolved to eliminate him ﷺ. Why all this hardship, exhaustion, and suffering? All of this was so that this religion might prevail, that the universe might be illuminated with the light of truth, pushing away the darkness of ignorance and jāhiliyyah, and so that believers might live in the light of faith. May my soul and my family be sacrificed for you, O Messenger of Allah. O Allah, send prayers and peace upon our master Muhammad.🤲






Fir'aun yang begitu serakah dan jahatnya gak gini gini amat sampai ngembat dana zakat segala.😭


Musa (AS) is too curious 😭🤣 cus wdym he asked Allah to let him talk to Adam (AS) just to ask why he ate the fruit and got us all expelled from Jannah 😂❤️ I love him sm



Hati2 dalam membeli kurma ya guys… jangan sampe kebeli kurma produksi zionisss 🙂 Free 🇵🇸!!!! Sc: sindonews.com dan detik.com











