

🇨🇳🇮🇩 China baru saja menggambar garis merah di langit Indonesia. Bukan di atas Taiwan. Bukan di Laut China Selatan. Di atas Indonesia. Beijing mengeluarkan peringatan resmi: segala bentuk kerja sama pertahanan Indonesia-AS tidak boleh merugikan pihak ketiga atau stabilitas regional. Pemicunya? Laporan bahwa Washington sedang mencari hak lintas udara yang bisa menempatkan aset-aset China dalam jangkauan. Pesan China sangat jelas: kami sedang mengawasi. Dan kami tidak akan dibiarkan terkepung dengan diam. Guo Jiakun, juru bicara Kementerian Luar Negeri, secara langsung mengutip prinsip-prinsip ASEAN. Terjemahannya: jangan jadikan Asia Tenggara sebagai panggung operasi berikutnya kalian. AS terus memperluas jejak militernya. China terus mendorong balik. Dan Indonesia terjebak di antara dua raksasa yang sama-sama bilang mereka ingin damai sambil mempersiapkan sesuatu yang lain. Ini bukan soal ruang udara. Ini soal siapa yang mengendalikan teater berikutnya dalam Perang Dingin baru. Gambarannya sudah sangat jelas bagi Indonesia, bagaiman negara-negara Teluk yang menjadi proxy AS melawan Iran hancur!?
































