ish/nisa

40.5K posts

ish/nisa banner
ish/nisa

ish/nisa

@pinamelon

I am a rich man 💅🏼

Setia Budi, Indonesia Katılım Mayıs 2012
519 Takip Edilen117 Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
ish/nisa
ish/nisa@pinamelon·
Kassy – Listen To This Song (이 노랠 들어요) youtu.be/3BM3-O4CpTE Listen to this song, listen to it when you feel alone. So it can comfort you. You did such a good job, I will be with you ♥
YouTube video
YouTube
English
0
0
0
0
ish/nisa retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, ada sesuatu yang sangat ironis yang terjadi dalam dua hari berturut-turut di Indonesia. 1 Mei — Hari Buruh. Prabowo hadir di Monas. Berdiri di panggung bersama puluhan ribu buruh. Bernyanyi. Berpidato. Mengumumkan cicilan KPR 40 tahun dan potongan ojol 8%. Kaos 200 ribu lembar dibagikan. Sangat meriah. 2 Mei — Hari Pendidikan Nasional. Prabowo rapat tertutup di Hambalang. Tidak ada seremoni khusus. Tidak ada pidato untuk guru dan siswa. Tidak ada satu pun agenda yang secara khusus merayakan atau memperingati Hardiknas. Bukan kebetulan ini adalah pilihan. Ketika seorang presiden memilih hadir secara dramatis di Hari Buruh dengan panggung besar dan ribuan orang tapi memilih rapat tertutup di rumah pribadi pada Hari Pendidikan Nasional itu bukan soal jadwal yang padat. Itu adalah pernyataan tentang apa yang dianggap lebih penting secara politik. Buruh hadir secara fisik dan bisa dimobilisasi. Guru honorer yang gajinya Rp300 ribu per bulan tidak membawa massa ke Monas. Anak-anak di sekolah rusak tidak bisa berteriak di depan istana. Siswa disabilitas yang dibuang sistem tidak punya organisasi yang bisa mengancam stabilitas politik. Makanya satu dirayakan dengan meriah. Yang satu dilewati dengan rapat tertutup di Hambalang. Dan ini bukan pertama kali Hambalang dijadikan tempat rapat kabinet: 8 Maret 2026 — lima rapat dalam satu hari di Hambalang. Membahas pendidikan, geopolitik Timur Tengah, mudik Lebaran. 2 Mei 2026 — rapat tertutup lagi di Hambalang. Membahas aspirasi buruh dan perguruan tinggi. Pola ini konsisten. Dan setiap kali hasil rapatnya dirilis isinya selalu berakhir dengan kalimat yang sama: "Pemerintah terus berkomitmen untuk menghadirkan kebijakan yang melindungi, mencerdaskan, dan menyejahterakan seluruh lapisan masyarakat Indonesia." Tanpa angka. Tanpa target. Tanpa timeline. Tanpa akuntabilitas. Sementara di luar Hambalang kondisi pendidikan Indonesia hari ini: Guru honorer masih ada yang menerima gaji Rp150-300 ribu per bulan. Ratusan ribu ruang kelas kondisinya rusak sedang hingga berat. Anak disabilitas masih bisa dikeluarkan sekolah secara diam-diam dan tidak ada yang menindak. Perguruan tinggi terbaik masih terkonsentrasi di Jawa. Angka putus kuliah karena faktor ekonomi masih sangat tinggi. Dan pada Hari Pendidikan Nasional 2026 solusi yang ditawarkan adalah: manfaatkan fakultas teknik perguruan tinggi untuk membangun daerah. Bukan ide buruk. Tapi itu bukan jawaban atas masalah struktural yang sudah puluhan tahun tidak selesai. Ki Hajar Dewantara pasti sangat sedih: Hardiknas ditetapkan untuk mengenang beliau — yang percaya bahwa pendidikan adalah hak setiap anak Indonesia tanpa kecuali. Yang berjuang agar anak-anak pribumi bisa mengakses pendidikan yang bermartabat. Yang mendirikan Taman Siswa karena sistem yang ada tidak berpihak kepada rakyat kecil. Dan di hari yang didedikasikan untuk mengenang perjuangannya presiden rapat tertutup di rumah pribadi. Tanpa satu pun momen yang secara khusus menyapa guru, siswa, atau orang tua yang berjuang keras menyekolahkan anaknya. "Ing ngarsa sung tulada." Di depan memberi teladan. Teladan seperti apa yang diberikan ketika Hari Buruh dirayakan dengan meriah tapi Hari Pendidikan Nasional dilewati tanpa pesan khusus untuk anak-anak Indonesia? Indonesia merayakan Hari Buruh dengan kaos, panggung, dan janji-janji besar. Dan keesokan harinya Hari Pendidikan Nasional dilewati dengan rapat tertutup di kediaman pribadi presiden yang hasilnya hanya satu paragraf rilis. Bukan salah buruhnya. Mereka memang harus diperjuangkan. Tapi kalau energi, perhatian, dan kehadiran fisik presiden hanya muncul ketika ada massa yang bisa dimobilisasi dan tidak hadir ketika yang membutuhkan perhatian adalah guru honorer yang tidak punya serikat besar dan siswa yang tidak bisa berteriak di depan istana maka yang terjadi bukan keberpihakan. Itu politik. Dan politik yang mengorbankan pendidikan demi popularitas jangka pendek adalah utang yang akan dibayar oleh generasi berikutnya bukan oleh kita yang sekarang.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
211
2.5K
5K
228.7K
ish/nisa retweetledi
Indonesian Poop Base
Indonesian Poop Base@iPoopBased·
THAT WAS FUN WHILE IT LASTED 2026 is the New 1984.
Indonesian Poop Base tweet media
English
179
6.9K
21.7K
961.8K
ish/nisa retweetledi
horse dentist
horse dentist@equine__dentist·
unfortunately this marketing works in me
horse dentist tweet media
English
439
25K
133.6K
2.2M
ish/nisa retweetledi
ND Stevenson
ND Stevenson@Gingerhazing·
Studies of an inconvenienced cat
ND Stevenson tweet mediaND Stevenson tweet mediaND Stevenson tweet media
English
22
2.5K
26.8K
291.9K
ish/nisa retweetledi
Indonesnews 🇺🇸🇨🇵🇨🇰🇪🇦🇮🇩🇰🇷🇯🇴🇲🇾🇽🇰🏴
Seorang penumpang wanita menjadi korban peleceh*n seksu*l di KRL rute Jakarta Kota-Nambo, keberangkatan pukul 18.49 dari Stasiun Citayam. Kejadian disebut terjadi di sekitar gerbong 5 atau 6. Tidak tinggal diam, korban langsung melawan dengan menjambak rambut pelaku dan merekam wajahnya sebagai bukti.
Indonesia
802
6.7K
35.2K
2.3M
ish/nisa retweetledi
syf barrett
syf barrett@roccoparondi·
heran bgt gw jaman sekarang orang jualan pake penglaris gini
syf barrett tweet mediasyf barrett tweet mediasyf barrett tweet media
Indonesia
219
4.2K
36.3K
1.6M
ish/nisa retweetledi
Rumail Abbas (ꦫꦸꦩꦻꦭ꧀ ꦄꦧ꧀ꦧꦱ꧀)
UPDATE Tentang putusan cerai Maia-Dhani. Ditulis karena Dhani meng-upload foto dokumen yang di-crop, dan beberapa warga X mengatakan saya tidak memakai dokumen lama (yang mungkin belum final). Saya sekarang pegang dokumen Putusan MA No. 12 PK/AG/2012, yang diterbitkan resmi oleh Mahkamah Agung sebagai “Landmark Decision” dalam Laporan Tahunan MA RI 2013. Jadi, ini menutup celah perjalanan perkara dari ujung ke ujung, ya. DISCLAIMER: Saya hanya baca dua dokumen publik, yaitu Putusan PA Jaksel xxxx/Pdt.G/2007/PAJS (sudah saya upload kemarin) dan ringkasan PK MA dalam Laporan Tahunan MA RI 2013. Kalau ada yang punya akses ke berkas penuh dan menemukan saya keliru, silakan koreksi dengan rujukan halaman dan nomor bukti. Saya bahas berdasarkan apa yang publik bisa baca. LINIMASA: 2008-PA Jakarta Selatan (sudah saya bahas) (No. xxxx/Pdt.G/2007/PAJS) Maia menang. Hak asuh tiga anak ke Maia sampai dewasa. Harta bersama 50/50. 2009-PTA Jakarta (No. 135/Pdt.G/2008/PTA.JK), 14 Januari 2009 Banding Dhani tidak diterima. Dhani dihukum bayar biaya perkara. 2010-Kasasi MA (No. 282 K/AG/2009), 31 Agustus 2010 Kasasi Dhani ditolak. Putusan PA Jaksel berkekuatan hukum tetap. 2012-PK MA (terlampir) (No. 12 PK/AG/2012) Mungkinkah ini satu-satunya tahap yang Dhani gembar-gemborkan ke publik, wabilkhusus Instragam? Saya akan bedah klaim Dhani. KLAIM 1: "MA HANYA MENGABULKAN PERMOHONAN CERAI. Hak asuh tidak dikabulkan. Gugatan lain tidak dikabulkan." BOHONG. Putusan PK MA secara eksplisit menetapkan harta bersama dibagi 50/50: "Penggugat dan Tergugat masing-masing memperoleh seperdua bagian dari harta bersama." Pembagian ini dipertahankan dari PA Jaksel sampai PK MA. KLAIM 2: "Hak asuh ke Dhani." TIDAK BENAR. PK menetapkan hak pilih diserahkan ke anak, bukan ke Dhani. Alasannya: anak termuda sudah 12 tahun (mumayyiz) saat PK diperiksa, dan secara de facto mereka tinggal dengan Dhani selama proses bertahun-tahun. Kutipan resmi MA: “…anak yang paling muda telah berusia 12 tahun, berarti telah menginjak usia mumayyiz, sehingga dengan demikian mereka berhak menentukan dirinya untuk ikut Ibu atau Ikut Ayahnya." Bagi saya, prinsip inilah yang membuat kasus Maia-Dhani jadi yurisprudensi nasional pengasuhan anak mumayyiz. Bukan karena Dhani menang. KLAIM 3: "Maia ditalak 3 karena selingkuh dengan pemilik TV swasta. Diakui tertulis dan ditandatangani." Klaim ini tidak muncul dalam pertimbangan hakim di empat tingkat peradilan. Kalau dokumen sekuat itu memang diajukan, hakim wajib mempertimbangkannya, terutama dalam perkara cerai dengan taruhan hak asuh tiga anak dan harta miliaran. Perceraian atas dasar zina (Pasal 116a KHI) konsekuensinya jauh lebih berat untuk pihak yang berzina, bukan? Tambahan: Maia ditalak satu bain sughra oleh putusan pengadilan, bukan ditalak tiga oleh Dhani. Cerai gugat (jadi Maia yang menggugat), bukan cerai talak (Dhani yang mengajukan perceraian). KLAIM 4: "Foto bertanda tangan yang baru Dhani upload di IG." Saya tidak bisa verifikasi karena potongannya tidak menampilkan isi dokumen. Kalau dokumen itu serius, maka menurut saya jalurnya jelas: ajukan PK ulang dengan novum, atau buka perkara pidana. Bukan upload-crop ke Instagram 17 tahun setelah perceraian. KLAIM 5: "Bikin LAPORAN PALSU KDRT." (Sudah saya ulas kemarin, tapi saya ulang lagi) Maia melapor ke Polda Metro Jaya 20 April 2007 (bukti P.22 dalam putusan PA). Tiga saksi di bawah sumpah menerangkan: barang Maia dikeluarkan, pakaian dikirim ke Surabaya, kamar dibongkar, dan lemari dijebol. Dhani tidak membantah peristiwanya. Pengakuannya di pengadilan: itu cara "memberi pelajaran" karena Maia tidak menuruti perintahnya. Sekali lagi: Dhani tidak membantah peristiwa itu terjadi. KLAIM 6: "TIDAK DIPERCAYA oleh MAHKAMAH AGUNG." Mungkin ini yang Dhani sembunyikan: di empat tingkat peradilan, klaim balik dia (bahwa Maia mabuk, narkoba, selingkuh tertulis, KDRT palsu) juga tidak dipercaya hakim. Dhani kalah di PA, bandingnya tidak diterima di PTA, kasasinya ditolak di MA, dan di PK pun tidak menang. MA hanya memodifikasi hak asuh karena anak sudah mumayyiz (sudah layak untuk memilih). Sumber: Direktori Putusan MA dan Laporan Tahunan MA RI 2013. Dua-duanya bisa diakses publik. Saya akan share link-nya di reply.
Rumail Abbas (ꦫꦸꦩꦻꦭ꧀ ꦄꦧ꧀ꦧꦱ꧀) tweet mediaRumail Abbas (ꦫꦸꦩꦻꦭ꧀ ꦄꦧ꧀ꦧꦱ꧀) tweet media
Indonesia
76
662
3.6K
695.3K
ish/nisa retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, ada kabar duka yang sangat berat hari ini dan di baliknya ada cerita yang menurut gue harus diketahui semua orang. dr. Myta Aprilia Azmi meninggal dunia pada 1 Mei 2026 dokter internship di RSUD K.H. Daud Arif, Kuala Tungkal. Tapi sebelum dia meninggal ada surat resmi dari IKA FK Unsri yang mengungkap fakta-fakta yang sangat mengkhawatirkan tentang apa yang sebenarnya terjadi. Ini bukan sekadar dokter yang sakit lalu meninggal: Berdasarkan investigasi internal dan kronologi tertulis yang dikumpulkan IKA FK Unsri ada empat temuan yang menurut gue perlu lo baca dengan sangat serius. Pertama — beban kerja yang tidak manusiawi. Dr. Myta menjalani tiga bulan tanpa libur di bangsal dan IGD. Tiga bulan. Tanpa libur. Dan selama itu dia bekerja tanpa supervisi dokter definitif melanggar aturan Kemenkes yang jelas menyatakan dokter internship statusnya dokter magang, bukan pekerja tetap rumah sakit. Kedua — kelalaian medik yang sangat mengkhawatirkan. Dr. Myta sudah melaporkan gejala sakit sejak Maret 2026. Tapi dia tetap dipaksa menjalani jadwal jaga malam dalam kondisi sesak napas berat dan demam tinggi. Yang paling mengejutkan: saturasi oksigennya sudah menyentuh 80% sebelum akhirnya mendapat penanganan yang layak. Saturasi 80% itu bukan kondisi ringan. Itu kondisi darurat yang seharusnya langsung ditangani. Ketiga — dugaan malapraktik administratif. Obat Sulbacef kosong di rumah sakit. Dan pasien yang merupakan tenaga kesehatan di wahana tersebut yaitu dr. Myta sendiri diminta mencari obat sendiri di luar. Dokter yang sakit disuruh cari obatnya sendiri. Keempat — tindakan intimidasi dan upaya penutupan informasi. Ada arahan dari oknum pembimbing untuk merahasiakan kondisi dr. Myta agar tidak terjadi prolong atau perpanjangan masa internsip. Dan ada narasi gaslighting yang menyerang para dokter internship ketika mereka menyuarakan hak dasar kesehatan mereka dengan sebutan "generasi Z lembek." Ini bukan kasus individual. Ini adalah cerminan sistem: Yang membuat kasus ini lebih dari sekadar tragedi personal adalah konteksnya yang sangat sistemik. Dokter internship di Indonesia berstatus dokter magang bukan pegawai tetap. Tapi dalam praktiknya mereka diperlakukan seperti tenaga kerja penuh tanpa perlindungan yang memadai. Tidak ada batasan jam kerja yang ditegakkan. Tidak ada supervisi yang dijamin. Tidak ada mekanisme yang melindungi mereka ketika mereka sakit dan membutuhkan istirahat. Dan ketika mereka berani bersuara mereka dibungkam dengan label "lembek." Dokter yang sesak napas dengan saturasi 80% dan demam tinggi tetap dipaksa jaga malam. Ini bukan tentang ketabahan atau dedikasi. Ini adalah eksploitasi yang berpotensi fatal. Dan terbukti fatal. IKA FK Unsri bergerak dan ini langkah konkret yang mereka tuntut: Surat resmi tertanggal 30 April 2026 dari Ketua Umum IKA FK Unsri, dr. H. Achmad Junaidi, Sp.S(K)., MARS., ditujukan langsung kepada Menteri Kesehatan RI. Isinya empat tuntutan. Audit menyeluruh terhadap RSUD K.H. Daud Arif sebagai wahana internship dan evaluasi kelayakan oknum pembimbing yang terlibat dalam kronologi ini. Perlindungan agar tidak ada sanksi administratif atau ancaman prolong terhadap dr. Myta dan rekan-rekan internship lain yang mengalami beban double job akibat kekosongan posisi. Somasi administratif kepada RSUD agar memberikan penjelasan resmi dan pertanggungjawaban atas pengabaian kondisi klinis dr. Myta sejak awal sakit. Dan tidak menutup kemungkinan langkah hukum jika ditemukan unsur pidana terkait kelalaian yang mengancam jiwa. Yang paling menohok dari seluruh cerita ini: Dr. Myta Aprilia Azmi sudah melewati bertahun-tahun kuliah kedokteran yang keras. Sudah melalui koas. Sudah lulus ujian. Sudah berhasil sampai di tahap internship tahap terakhir sebelum resmi menjadi dokter penuh. Dan di tahap itu dia jatuh sakit, melaporkan kondisinya, tidak didengar, tetap dipaksa bekerja, saturasi oksigennya jatuh ke 80%, dan akhirnya tidak sempat menikmati gelar dokter yang sudah dia perjuangkan bertahun-tahun. Sementara ada oknum pembimbing yang sibuk memikirkan bagaimana supaya kondisinya tidak menyebabkan prolong bukan bagaimana supaya dia bisa sembuh. Untuk semua dokter internship yang sedang membaca ini: Kalian bukan "generasi Z lembek." Kalian adalah manusia yang berhak atas jam kerja yang manusiawi, supervisi yang layak, dan penanganan medis ketika kalian sakit. Itu bukan privilege. Itu hak dasar. Dan untuk sistem yang selama ini menganggap dokter internship sebagai tenaga kerja murah tanpa perlindungan kasus dr. Myta harus menjadi titik balik. Bukan hanya menjadi trending topic sehari lalu dilupakan. Semoga dr. Myta Aprilia Azmi mendapat tempat terbaik di sisi-Nya. Dan semoga perjuangan ini tidak sia-sia. Al-Fatihah. cc: threads
Lambe Saham tweet mediaLambe Saham tweet media
Indonesia
281
9.3K
21.8K
931.1K
ish/nisa retweetledi
이유
이유@xoreasonox·
260430 AHC #태민 머리에 컬 넣을까 하다가 이렇게 했는데.. ㄴ예뻐요 ㄴ그 말이 듣고싶었어영
한국어
0
340
844
17.8K
ish/nisa retweetledi
welly si terwelu nggateli
pentingnya kerja sesuai ongkos🙏🏻
welly si terwelu nggateli tweet media
Indonesia
19
7.2K
13.9K
176.5K
ish/nisa retweetledi
Anime Crave
Anime Crave@Anime_Crave·
Maomao when every important figure in the empire keeps asking for her help 😭
Anime Crave tweet media
English
2
772
6K
46K