N̶i̶k̶e̶n̶ ̶ 🌼

6.8K posts

N̶i̶k̶e̶n̶ ̶ 🌼 banner
N̶i̶k̶e̶n̶ ̶ 🌼

N̶i̶k̶e̶n̶ ̶ 🌼

@puspawesomeee

𝘜𝘵 𝘢𝘮𝘦𝘳𝘪𝘴, 𝘢𝘮𝘢𝘣𝘪𝘭𝘪𝘴 𝘦𝘴𝘵𝘰. |

Yogyakarta, Indonesia Katılım Aralık 2018
278 Takip Edilen3.5K Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
N̶i̶k̶e̶n̶ ̶ 🌼
N̶i̶k̶e̶n̶ ̶ 🌼@puspawesomeee·
Seseorang yg punya value ga akan ngelakuin sesuatu yg "rendahan".
Indonesia
0
0
1
769
txt keresahan WNI
txt keresahan WNI@KapudS640·
Nyesek banget 😭5tahun lalu aku pernah pinjam emas temanku 3gram,, aku jual waktu itu sekitar 3jutaan,kalo gak salah tahun 2020-2021 masih murah per gram nya,,hari ini aku bayar utan9ku itu 3juta,, sekalian kutambah 500ribu lagi bunga nya,, total 3.500.000,,,eehh dia gak Terima, Mar4h-m4rah katanya harus dikembalikan bentuk barang lagi emas 3gram😞😞😞 Rugi banyak dong aku😭emas sekarang kan mahall,, beda sama 5tahun lalu.... Apa iya pinjam emas, bayarnya harus emas juga😞😞 cc:threads
txt keresahan WNI tweet media
Indonesia
2.6K
181
3.4K
1.6M
N̶i̶k̶e̶n̶ ̶ 🌼 retweetledi
vyooo
vyooo@vyowiz_·
Dr gia said: "Emosi amarah yang menggebu-gebu (burst of emotion) itu cuma bertahan 90 detik, so take ur 90 seconds to take a deep breath and istighfar biar bisa merespond dengan emosi yg midful".
Indonesia
135
15.6K
55.5K
724.1K
N̶i̶k̶e̶n̶ ̶ 🌼 retweetledi
Kaze
Kaze@Ofkazee·
iya juga ya...
Kaze tweet media
Indonesia
267
5.8K
22.3K
218.8K
ash
ash@astrianyumiaty·
@Stakof Si Maia juga sama aja bikin drama gak mau salaman dll.. kelihatan belm move-on dan release masalalu,apa marah karena RT Dani muksn ternyata langgeng sampe detik ini,katanya happy sama suaminya skrg yg kaya raya dan LBH hebat dr Dhani,,tp kayaknya gak sepenuhnya happy deh
Indonesia
770
9
239
307.5K
Rumail Abbas
Rumail Abbas@Stakof·
Instagram Ahmad Dhani Sama seperti Raffi Ahmad dan Nagita Slavina (benar ya nulisnya?), saya tidak nonton pernikahan anak Ahmad Dhani dan Maia Estianty (dua idola saya di waktu kuliah). Tapi apa yang ditulis Dhani di Instagram-nya saya baca, dan langsung teringat dengan salinan putusan pengadilan agama Jaksel yang dulu pernah beredar di Twitter (masih bernama itu, belum X). Saya ulas di sini karena cukup mengernyitkan dahi ketika membaca tulisan Dhani itu. "Kok, beda dengan yang saya baca dulu?" Saya urai sejauh bacaan saya, apakah "pengakuan" Dhani ini sesuai dengan fakta hukum 2008 atau tidak? (Disclaimer: ini putusan tingkat pertama [PA], bukan putusan kasasi MA. Untuk amar di banding atau kasasi, saya belum pegang berkasnya) 1. "Maia ditalak 3" Talak satu bain sughra, bukan talak tiga. Dan ini bukan Dhani yang menjatuhkan, melainkan putusan pengadilan atas gugatan cerai Maia. Dhani justru menolak perceraian. 2. "Maia selingkuh dengan pemilik TV swasta, diakui tertulis dan ditandatangani" Tidak ada di dokumen. Majelis menyatakan tegas (kutipan langsung): "...tidak ada yang mengarah kepada terjadinya nusyuz Penggugat kepada Tergugat." 3. Narasi "suami selingkuh dengan orang ketiga" disebut drama palsu Maia Tamara Geraldine bersaksi di bawah sumpah mendengar langsung pengakuan perempuan yang mengaku dinikahi siri Dhani, di rumah Melly Goeslaw, sekitar 2006. Menurut kesaksian Tamara, Dhani pernah mengirim SMS ke perempuan itu mengakui "memang enak punya dua isteri". Setelah pengakuan itu, Tamara menerima teror dari Dhani. Majelis tidak memutus sah-tidaknya nikah siri, tapi mencatat isu ini nyata-nyata memicu kehancuran rumah tangga. 4. "Laporan KDRT palsu" Maia melapor ke Polda Metro Jaya 20 April 2007 (bukti P.22). Tiga saksi di bawah sumpah (ayah, ibu, pembantu Maia) menerangkan: barang Maia dikeluarkan dari rumah, pakaian dikirim ke Surabaya, kamar dibongkar, lemari dijebol, baju dirobek, sepatu dibuang. Banyak hal terjadi saat Maia umrah. Dhani tidak membantah peristiwanya. Pengakuannya sendiri: itu cara "memberi pelajaran" karena Maia tidak menuruti perintahnya. Tidak ada temuan majelis bahwa laporan itu palsu. 5. "MA hanya mengabulkan permohonan cerai saja, hak asuh tidak dikabulkan" Putusan PA Jaksel mengabulkan: cerai (talak satu bain sughra), hak asuh tiga anak ke Maia sampai dewasa, Dhani wajib serahkan anak, nafkah anak Rp 7.500.000 per anak per bulan, sita marital atas tujuh aset sah, harta bersama dibagi dua. NB: HAK ASUH Oiya, ini tidak ada di Instragam, tapi ada di PA (bahkan saya juga kaget karena dulu gak baca sampai sana): Maia dituduh memakai narkoba oleh saksi-saksi yang dihadirkan Dhani. Awalnya Maia menggugat agar tiga anaknya (Al, El, dan Dul) ditetapkan dalam asuhannya. Dhani menolak keras dan menghadirkan sembilan saksi yang menggambarkan Maia tidak layak mengasuh. Salah satunya: Maia adalah pemakai narkoba. Beberapa saksi yang dihadirkan Dhani bahkan mengaku ikut memakai narkoba bersama Maia. Kemudian, Maia mengajukan hasil tes lab dari RS Azra Bogor dan RS Marzoeki Mahdi Bogor, dan keduanya membuktikan bahwa Maia negatif narkoba. Majelis menerima bukti ini. Maia juga dituduh mengabaikan anak. Namun Maia mengajukan 14 rapor sekolah anak (2006-2008) yang ditandatangani sendiri sebagai bukti keterlibatan. Plus, ijazah S1 FISIP UI sebagai bukti kapasitas mendidik. Amar putusan: hak asuh tiga anak ke Maia sampai dewasa. Dan Dhani dihukum menyerahkan anak, dan wajib memberi nafkah anak Rp 7.500.000 per anak per bulan. Saya akan lampirkan berkasnya di reply, silakan baca sendiri. Dan sila koreksi jika ada kekeliruan.
Rumail Abbas tweet mediaRumail Abbas tweet media
Indonesia
655
5K
30.9K
2.5M
N̶i̶k̶e̶n̶ ̶ 🌼 retweetledi
Words
Words@itswords_·
Words tweet media
ZXX
24
1.6K
4.1K
115.3K
N̶i̶k̶e̶n̶ ̶ 🌼 retweetledi
bilek
bilek@rasabersalahhh·
bilek tweet media
ZXX
203
6.4K
16.6K
244.5K
N̶i̶k̶e̶n̶ ̶ 🌼 retweetledi
Ayman Alatas
Ayman Alatas@AymanAlatas·
Semoga semua urusan kita dilancarkan minggu ini
Indonesia
69
1.6K
6.8K
78.1K
N̶i̶k̶e̶n̶ ̶ 🌼 retweetledi
bib new edition
bib new edition@BangBib4·
Jadi begini warga yang Budiman dan budiwati menurut data BMKG ( bar mangan kudu guyon ) Tak jelaskan sedikit kenapa petani lebih memilih membuang hasil panen nya daripada memberikan ke orang lain yang kalian anggap lebih bermanfaat ,karena ini efeknya jangka panjang ,jadi jangan hakimi petani yang melakukan hal tersebut Saya kasih tahu sebab dan alasannya Saat panen melimpah, pasokan banjir tapi permintaan tidak ikut naik , harga bisa jatuh sangat rendah,saya kasih contoh ,misalnya harga Rp5.000–Rp15.000 per keranjang besar, sementara biaya keranjang + tali saja sudah Rp9.000–Rp11.000, Membuang lebih murah daripada memanen, mengangkut, dan menjual karena Biaya panen tenaga kerja+ transportasi ke pasar sering lebih besar daripada uang yang diterima.alias petani tambah merugi Memberikan Gratis Justru Bisa Merusak Harga Lebih Parah (Efek Pasar Jangka Panjang) Kalau petani bagi-bagi gratis dalam jumlah besar, masyarakat atau pedagang akan mengharapkan harga murah/gratis di masa depan. Ini membuat harga di pasar sulit naik kembali, bahkan saat pasokan normal. Petani rugi berkepanjangan karena pasar "terbiasa" dapat barang murah. Membuang sebagian hasil bisa mengurangi pasokan di pasar membantu harga stabil atau naik sedikit di kemudian hari,meski ini bukan solusi ideal. Biaya Logistik dan Penanganan yang Tinggi untuk Donasi Hasil tani seperti sayur dan buah sangat mudah busuk ,umur simpan pendek, butuh pendingin Memberikan gratis memerlukan akan biaya lagi Panen manual (biaya tenaga kerja). Pengemasan yang layak. Transportasi ke tempat distribusi (masjid, panti asuhan, atau kota). Petani kecil biasanya tidak punya infrastruktur itu. Kalau dipaksakan, biayanya bisa lebih besar daripada nilai barangnya. Di daerah terpencil, akses pasar saja sudah susah, apalagi distribusi donasi. Tidak Ada Pembeli Tetap atau Infrastruktur Penyimpanan Banyak petani bergantung pada tengkulak atau pasar lokal. Saat harga anjlok, tengkulak pun enggan beli. Tidak ada gudang pendingin skala kecil yang murah , barang cepat rusak kalau ditahan. Memberi gratis dalam volume besar juga tidak realistis karena orang yang mengambil biasanya terbatas, sementara hasil panen bisa puluhan ton. Petani Harus Tetap Hidup dan Bayar Hutang Petani punya biaya tetap pupuk, bibit, sewa lahan, hutang ke tengkulak/bank, kebutuhan keluarga. Kalau terus rugi karena bagi gratis, mereka tidak bisa tanam musim berikutnya bisa bangkrut total. Membuang adalah cara "mengurangi kerugian lebih besar" agar bisa bertahan untuk musim depan. Dalam case ini contoh timun itu dibuang disungai ituungkin hanya sebagian saja ,karena mereka juga harus berpacu dengan waktu untuk pengolahan lahan untuk ditanami kembali dan mengurangi kerugian dari mengeluarkan biaya transportasi Petani bukan mau membuang hasil kerja kerasnya. Mereka terpaksa karena ekonomi yang keras,biaya > pendapatan, plus risiko merusak pasar jangka panjang kalau dibagikan gratis secara masif. Ini masalah struktural pertanian Indonesia , fluktuasi harga, ketergantungan tengkulak, infrastruktur lemah, dan rantai pasok yang tidak fleksibel. Solusi jangka panjang hilirisasi (olahan makanan), koperasi petani yang kuat, gudang penyimpanan, kontrak langsung dengan buyer besar, atau program pemerintah yang serap surplus saat panen raya. Tanpa itu, fenomena ini akan terus berulang setiap musim panen melimpah. Paham ya sampai disini ,atau ada tambahan lagi ?
Nakula@03__nakula

Pedagang membuang Timun ke sungai karena murah dan gak laku. Padahal kalo disumbangkan ke panti² asuhan atau pesantren pasti pada mau, gak mubazir kek gini. 🥹

Indonesia
451
5.3K
20K
1.3M
N̶i̶k̶e̶n̶ ̶ 🌼 retweetledi
Lemonthea
Lemonthea@Helloweensk·
Girl to girl Apapun yang terjadi, jangan jadi gemuk. 🥺🥺 love ya.
Indonesia
297
2.5K
17.6K
1.3M
ra ᡣ𐭩
ra ᡣ𐭩@matychayou·
karna omongan adalah doa, apa yang lagi kamu pengen sekarang?
Indonesia
12.4K
2.9K
41.9K
3M
txt onlineshop
txt onlineshop@txtdarionlshop·
TOP 5 PARFUM YANG PERNAH KALIAN COBA?
Indonesia
451
104
1.3K
332.5K