Andika Putraditama
18.6K posts

Andika Putraditama
@putraditama
Delivering forest conservation financing at scale @ Lestari Capital | Tweets are my own.

ga ada yang mau witch hunt ini karena tidak ganti passport. tidak ngerampok duit pajak, katanya ya.



Saat ini terus dikembangkan isu, seolah Program MBG mengambil hak anggaran pendidikan. Faktanya, tidak sama sekali, program MBG menggunakan anggaran hasil efisiensi yang dilakukan Presiden @prabowo yang nilainya lebih dari 300 triliun, apa saja yang di efisensi Presiden? Perjalanan dinas, dan alokasi-alokasi lainnya yang tidak terkait langsung dengan pelayanan kepada rakyat.

Anak koruptor apakah perlu dihakimi juga? Sampai cucu2 nya juga kah?

Gaji yang habis untuk orang tua, sebenarnya gak benar-benar habis. Tapi berubah jadi doa yang bikin kita kuat.

Jokowi Setuju Usul Abraham Samad Soal Pengembalian UU KPK yang Lama cnnindonesia.com/nasional/20260…

Selamat jalan, Pak Agus Widjojo. Satu dari sedikit jenderal setelah alm. Agus Wirahadikusumah yang enak jadi teman ngobrol tentang integritas, kehormatan, dan profesionalisme tentara.

Board of Peace (BoP) dibentuk sebagai badan internasional untuk mengawal proses transisi, stabilisasi, dan rekonstruksi Gaza pascakonflik. Dasar pembentukan BoP merupakan bagian dari Comprehensive Plan to End the Gaza Conflict (20-Point Roadmap) dan diperkuat dengan dukungan Dewan Keamanan PBB melalui Resolusi 2803 (2025). Dalam mandat utamanya, BoP bertugas mengawasi pelaksanaan gencatan senjata, menjaga stabilitas keamanan, serta memastikan proses rekonstruksi dan pemulihan tata kelola sipil Gaza berjalan sesuai hukum internasional. Keanggotaan BoP terdiri atas negara-negara yang diundang langsung oleh Chairman dengan representasi di tingkat Kepala Negara atau Kepala Pemerintahan, termasuk Indonesia. Piagam Board of Peace ditandatangani oleh para pemimpin dunia, termasuk Presiden RI Prabowo Subianto, di Davos, Swiss, Kamis (22/01/2026), sebagai bentuk komitmen bersama mendorong perdamaian berkelanjutan di Gaza. #KemensetnegRI

1-1 ya mas, soal penetapan bencana nasional. Kalau ditetapkan berarti kita membuka pintu bagi negara luar untuk masuk dan ada kemungkinan disamping mereka membantu, juga mengeksplorasi. Belum lagi kalau bantuan tersebut ada pamrihnya, seperti dari salah satu negara tetangga yang ngebahas bantuan yg diberikan ke Aceh saat Tsunami karena ada warganya yang ketangkep bawa narkoba dan kena limit hukuman mati. Sampai (kalau tidak salah) Pak Jusuf Kalla mau mengembalikan bantuan tersebut. Presiden sebelum menetapkan keputusan juga sdh menanyakan, apakah kita bisa, karena mayoritas menjawab bisa menangani, maka kita coba tangani sendiri. Kalau masyarakat malah terpecah belah, saling menyalahkan, bukannya koordinasi dan konsolidasi, ya ga bakalan selesai mas. Saya pribadi malah curiga ada pihak2 yg sengaja mau bikin ricuh, mereka mencoba memancing di air keruh, hal seperti ini yg harus kita antisipasi bersama.

1-1 ya mas, soal penetapan bencana nasional. Kalau ditetapkan berarti kita membuka pintu bagi negara luar untuk masuk dan ada kemungkinan disamping mereka membantu, juga mengeksplorasi. Belum lagi kalau bantuan tersebut ada pamrihnya, seperti dari salah satu negara tetangga yang ngebahas bantuan yg diberikan ke Aceh saat Tsunami karena ada warganya yang ketangkep bawa narkoba dan kena limit hukuman mati. Sampai (kalau tidak salah) Pak Jusuf Kalla mau mengembalikan bantuan tersebut. Presiden sebelum menetapkan keputusan juga sdh menanyakan, apakah kita bisa, karena mayoritas menjawab bisa menangani, maka kita coba tangani sendiri. Kalau masyarakat malah terpecah belah, saling menyalahkan, bukannya koordinasi dan konsolidasi, ya ga bakalan selesai mas. Saya pribadi malah curiga ada pihak2 yg sengaja mau bikin ricuh, mereka mencoba memancing di air keruh, hal seperti ini yg harus kita antisipasi bersama.

1-1 ya mas, soal penetapan bencana nasional. Kalau ditetapkan berarti kita membuka pintu bagi negara luar untuk masuk dan ada kemungkinan disamping mereka membantu, juga mengeksplorasi. Belum lagi kalau bantuan tersebut ada pamrihnya, seperti dari salah satu negara tetangga yang ngebahas bantuan yg diberikan ke Aceh saat Tsunami karena ada warganya yang ketangkep bawa narkoba dan kena limit hukuman mati. Sampai (kalau tidak salah) Pak Jusuf Kalla mau mengembalikan bantuan tersebut. Presiden sebelum menetapkan keputusan juga sdh menanyakan, apakah kita bisa, karena mayoritas menjawab bisa menangani, maka kita coba tangani sendiri. Kalau masyarakat malah terpecah belah, saling menyalahkan, bukannya koordinasi dan konsolidasi, ya ga bakalan selesai mas. Saya pribadi malah curiga ada pihak2 yg sengaja mau bikin ricuh, mereka mencoba memancing di air keruh, hal seperti ini yg harus kita antisipasi bersama.

BAYANGKAN. Ketika Presiden Prabowo bilang mau memperluas sawit di Papua, ada ribuan monster seperti ini yang sudah, sedang dan bakal menghabisi hutan Papua. Foto: 2.000 eskavator & buldozer pesanan Haji Isam (Jhonlin Group) utk garap 2-3 juta hektar food/energy estate di Papua.


Laras Faizati has been charged with incitement during the late-August 2025 protest and faces a one-year prison sentence. “Itu spontanitas kekecewaan dan kemarahan saya saja karena runtutan kejadian yang terjadi, dari mulai Affan Kurniawan dilindas, meninggal, dan juga ada video yang tersebar bahwa mobil tank tersebut kabur begitu saja tidak bertanggung jawab. Saya malah harus dituntut dan harus mendekam di penjara jauh lebih lama daripada oknum-oknum yang melindas dan membunuh. Saya tidak membunuh.” (cnnindonesia.com/nasional/20251…)

A group of rats is called?

Kita perlu Opung Luhut 🔥




