raph

675 posts

raph

raph

@raphgabr

Katılım Nisan 2025
12 Takip Edilen4 Takipçiler
raph
raph@raphgabr·
@sonoffpotter Persis kayak orang pkl di hotel, kerja 12 jam,gak di bayar, di marah"in gergara gak ngerti cara service tamu.
Indonesia
0
0
0
81
🩺
🩺@sonoffpotter·
bayangin lu kuliah mati-matian pake biaya besar, belum lagi belajar buat dpt ipk bagus, bgtu intern malah ga dibayar wkwk. sebenernya perusahaan lihat anak intern tuh manusia apa bukan dh
🩺 tweet media
Indonesia
175
597
4.9K
222.4K
raph retweetledi
Indonesnews 🇺🇸🇨🇵🇨🇰🇪🇦🇮🇩🇰🇷🇯🇴🇲🇾🇽🇰🏴
Seorang penumpang wanita menjadi korban peleceh*n seksu*l di KRL rute Jakarta Kota-Nambo, keberangkatan pukul 18.49 dari Stasiun Citayam. Kejadian disebut terjadi di sekitar gerbong 5 atau 6. Tidak tinggal diam, korban langsung melawan dengan menjambak rambut pelaku dan merekam wajahnya sebagai bukti.
Indonesia
802
6.6K
35.1K
2.3M
raph
raph@raphgabr·
@LambeSahamjja Ni saya kena potongan 900rb heheheh mantab emang tokped.
raph tweet media
Indonesia
0
0
0
468
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
busett gila juga yahh Jualan di marketplace setahun udah kayak sewa ruko 300 juta sebulan ini udah kayak nyewa 1 penthouse di jakartaaa bayangin ada ada sekita 21 juta toko terdaftar di tiktokshopp anggap 1 toko 10 juta aaja deh ambil angka tengah 21 juta x 10 juta hasilnya 210 trililun rupiah itu perbulan pantes barang di tiktok pada murah dan ongkirnya gratis terus orang cuan triliunan tiap bulan
Lambe Saham tweet media
Indonesia
123
300
2.4K
377.4K
folkative
folkative@insidefolkative·
Ahmad Dhani di postingan terbaru Instagramnya, "Umur 27 an sudah bersahabat dengan PRESIDEN RI, PAMERRRRR......Emang iya kocak",
folkative tweet media
Indonesia
1.4K
283
11.3K
3M
13
13@kertasF4·
@chomichaaa Gue juga baru kena SP 1 karena di aduin kata nya gue becanda nya berlebihan menjerumus ke pelecehan, padahal org kantor gue yg memulai ngakak becanda, dan fine fine aja, tiba-tiba di lagi tugas keluar kantor di telpon dong suruh TTD, kan asu
Indonesia
21
2
148
94.7K
poem
poem@chomichaaa·
SP 1 🙃🙃🙃🙃
poem tweet media
100
89
9.9K
1.7M
raph retweetledi
adit surowidjojo
adit surowidjojo@dittolongdit·
sebel bgt mulai baca banyak komen “pengalihan isu” di reply section berita kecelakaan kereta bekasi. ga semua bencana itu pengalihan isu ya longor. tai banget semua bencana dikira by design. benci pemerintah boleh, berlebihan jangan.
Indonesia
145
4.5K
19.8K
222.5K
raph retweetledi
rusa kancil
rusa kancil@kancil_rusa·
@CommuterLine PLEASE STOP DIAM MENONTON ATAU MENVIDEOKAN! kalau ga bisa membantu jangan dekat dekat!, kalian itu yg bikin korban yang harusnya bisa cepat ditolong itu jadi ga tertolong. yg bisa dilakukan adalah menghubungi nomer darurat polisi,ambulans,119.
Indonesia
9
39
631
26.7K
raph
raph@raphgabr·
Pengen keluar beli cemilan apajalah. Pas buka pintu rumah matahari terlalu tersenyum. Kuputuskan kembali ke kamar saja, tenang bersama ac
Indonesia
0
0
0
9
Muklis Nonton
Muklis Nonton@tvindonesiawkwk·
Ada gak sih mall yang sepi tapi masih bertahan gara-gara adanya bioskop?
Indonesia
4K
439
12K
1.9M
raph
raph@raphgabr·
@siretecc @txtdarionlshop Masih mending kak, saya malah barang gak di balikin ke saya, duitnya di di balikin ke cust. Cust dapet barang + duitnya balik. Untung cust nya jujur jadi barangnya di balikin manual ke saya.
Indonesia
0
0
2
179
sire
sire@siretecc·
@txtdarionlshop Toko ijo juga sama anehnya, ada yg retur barang eh kenapa jadinya kita subsidi ongkir retur? Ngirimnya pake instant kurir 25rb, retur harus pake kurir ekspedisi kena 130rb lebih. Dulu kalo ada paket retur ga ada cerita subsidi macem gini. Boncos yang ada 😡
sire tweet media
Indonesia
1
0
8
9.6K
txt onlineshop
txt onlineshop@txtdarionlshop·
Udah makin banyak seller yang angkat tangan jualan di sini
txt onlineshop tweet media
Indonesia
318
1.2K
7.8K
789.3K
Billy
Billy@Billy_Naravit·
Kalian tau apa yang bakal bikin BNI ketakutan dan bertekuk lutut buat ganti semua uang Gereja ini yang dimalingin manajemen mereka sendiri, bikin seruan supaya semua umat katolik Indonesia untuk memindahkan dananya ke Bank selain BNI atas nama solidaritas. Gw yakin dgn seruan itu manajemennya ketakutan pasti.
Lambe Saham@LambeSahamjja

Guys, ini gilaa sihh Suster Natalia. Perempuan yang tidak menikah. Tidak punya harta pribadi. Mengabdikan seluruh hidupnya untuk gereja dan umatnya di Labuhanbatu, Sumatera Utara. Dan sekarang dia harus menanggung beban Rp28 miliar yang raib bukan uangnya sendiri tapi uang 1.900 jiwa umat yang dia jaga amanahnya. bahkan dia bilang ke teman dia yang suster juga dia akan masuk penjara. dia cerita Setiap kali ketemu umat yang sederhana itu, saya selalu katakan: mari, masa depan anak-anakmu melalui menabung. Tapi sekarang masa depan mereka itu hancur di tangan saya. Kronologi yang perlu semua orang pahami: Credit Union Paroki Aek Nabara koperasi simpan pinjam di bawah naungan gereja sudah berjalan 45 tahun tanpa masalah. Umat menabung perak demi perak. Untuk sekolah anak. Untuk biaya sakit. Untuk masa depan. Total yang terkumpul dan ditempatkan di deposito: Rp28 miliar lebih dari 1.900 anggota. Di 2019 Andi Hakim Febriansyah Kepala Kas BNI Unit Aek Nabara mendatangi pengurus CU. Menawarkan produk bernama BNI Deposito Investment dengan bunga 8% per tahun. Lebih tinggi dari deposito biasa. Pengurus percaya. Karena siapa yang tidak percaya kepada kepala kas bank negara yang datang dengan seragam resmi, ID card BNI, dan pick-up service resmi yang sudah berjalan sejak 2015? Tujuh tahun berjalan. Bunga masuk rutin setiap bulan. Tidak ada masalah. Sampai Desember 2025 dan semuanya mulai runtuh: CU mengajukan pencairan Rp10 miliar untuk pinjaman ke anggota. Bertahap minta Rp2 miliar dulu. Januari 2026 tidak cair. Februari 2026 tidak cair. 5 Februari Suster Natalia panggil Andi. Andi bilang besok. Besok tidak cair. Andi minta semua bilyet deposito untuk pembaruan. Suster menyerahkan semuanya karena percaya. Sore hari Andi sudah di jalan ke Medan katanya cuti. Lalu 23 Februari bukan Andi yang datang. Tapi kepala kas baru. Dengan kalimat yang mengubah segalanya: Per hari ini saudara Andi Hakim Febriansyah bukan pegawai BNI lagi. Dan produk yang ditawarkan itu bukan produk BNI. Suster Natalia pingsan lima menit. Yang lebih ngeri dari hilangnya uang itu: Bilyet deposito yang dipegang Andi dibakar. Sengaja. Supaya tidak ada barang bukti. Tapi Andi salah hitung. Satu bilyet tersimpan di tangan pastor lain yang kebetulan tidak ada di tempat saat pengambilan. Satu bilyet itu yang menjadi bukti bahwa semua ini nyata. Andi sudah menyiapkan skenario dari jauh hari. Tanggal 23 Februari itu hari yang sama dia ambil semua bilyet dia sudah mengajukan pengunduran diri. Dan dua hari kemudian dia terbang ke luar negeri bersama istrinya lewat Bali ke Australia, lalu ke New Zealand. Sambil cuti dia masih angkat telepon Suster Natalia. Masih bilang "aman, Suster." Masih janjikan pencairan. Setelah red notice diterbitkan oleh Interpol dan Australian Federal Police Andi kembali ke Indonesia 30 Maret 2026 dan ditangkap di Kualanamu. Di dalam pemeriksaan dia mengakui semua perbuatannya. Uangnya? Dipakai untuk sport center, kafe, mini zoo, tanah, dan berbagai aset yang kini sedang dilacak dalam proses TPPU. Dan sekarang masuk ke bagian yang paling mengkhawatirkan: BNI melakukan verifikasi internal sendiri. Tanpa transparansi. Tanpa melibatkan korban dalam proses. Hasilnya: BNI bersedia mengganti Rp7 miliar. Dari Rp28 miliar lebih. Dan pada 26 Maret 2026 tanpa persetujuan CU-PAN BNI mentransfer Rp7 miliar itu ke rekening korban secara sepihak. Seolah dengan mentransfer itu kasus selesai. Kuasa hukum CU-PAN dari Gani Djemat & Partners menolak keras. Karena: Berdasarkan prinsip Vicarious Liability perusahaan bertanggung jawab atas tindakan pegawai yang dilakukan dalam kapasitas jabatannya. Andi beroperasi dengan ID card BNI, jabatan BNI, fasilitas pick-up service BNI, dan atas nama BNI selama tujuh tahun. Ini bukan tindakan pribadi yang kebetulan dilakukan oleh orang yang bekerja di BNI. Ini tindakan yang bisa terjadi karena dia adalah BNI di mata korban. POJK Nomor 22 Tahun 2023 Pasal 10 ayat 1 juga menegaskan: pelaku usaha jasa keuangan wajib bertanggung jawab atas kerugian konsumen akibat kesalahan pegawainya. Tidak ada klausul kecuali kalau pegawainya nakal. Dan respons BNI yang paling menyakitkan menurut korban: Enam kali mediasi. Satu kali aksi damai. Sepanjang itu tidak satu pun pejabat BNI dari kantor cabang atau wilayah yang mengucapkan kata "maaf" atau kami prihatin kepada korban. Yang datang dari pihak BNI hanya satu permintaan berulang: Berikan kami bukti pendukung. Padahal semua data transaksi ada di sistem BNI sendiri. Semua perpindahan uang dari kas lancar ke rekening Andi tercatat di rekening koran BNI. Bukan di tangan korban. Baru Wakil Menteri BUMN yang mengundang korban dan itulah pertama kalinya ada pejabat yang mengucapkan kata permohonan maaf dan rasa prihatin. Satu hal yang tidak bisa diabaikan: Suster Natalia sekarang punya utang pribadi ke beberapa orang. Karena ada anggota CU yang butuh uang untuk berobat yang tidak bisa dia biarkan meninggal di rumah sakit sementara dana CU tidak bisa diakses. Dia yang tidak punya harta pribadi meminjam uang untuk membayar tagihan rumah sakit umatnya. "Saya tidak bisa biarkan umat meninggal di rumah sakit, Pak." BNI adalah bank BUMN. Bank milik negara. Diawasi oleh OJK. Dijamin kepercayaannya oleh nama negara Indonesia. Dan di bawah namanya selama tujuh tahun seorang kepala kas menjalankan skema penipuan yang menyedot uang 1.900 jiwa umat gereja yang menabung perak demi perak untuk masa depan anak-anak mereka. BNI tidak bisa menyebut ini hanya masalah oknum lalu cuci tangan dengan transfer Rp7 miliar yang tidak transparan prosesnya. Karena korban bukan menyimpan uang kepada Andi Hakim. Korban menyimpan uang kepada BNI. Dan BNI harus mengembalikannya penuh tanpa pengecualian. Kalau tidak ini bukan hanya kasus kriminal biasa. Ini adalah konfirmasi bahwa di negeri ini orang miskin yang menabung untuk masa depan anaknya bisa kehilangan segalanya karena sistem yang seharusnya melindungi mereka justru membiarkan hal ini terjadi selama tujuh tahun.

Indonesia
878
12.4K
44.7K
3.2M
raph
raph@raphgabr·
Udah di pastikan Andi Hakim Febriansyah beserta istri masuk ke kerak neraka yang paling dalam sih ini.
Lambe Saham@LambeSahamjja

Guys, ini gilaa sihh Suster Natalia. Perempuan yang tidak menikah. Tidak punya harta pribadi. Mengabdikan seluruh hidupnya untuk gereja dan umatnya di Labuhanbatu, Sumatera Utara. Dan sekarang dia harus menanggung beban Rp28 miliar yang raib bukan uangnya sendiri tapi uang 1.900 jiwa umat yang dia jaga amanahnya. bahkan dia bilang ke teman dia yang suster juga dia akan masuk penjara. dia cerita Setiap kali ketemu umat yang sederhana itu, saya selalu katakan: mari, masa depan anak-anakmu melalui menabung. Tapi sekarang masa depan mereka itu hancur di tangan saya. Kronologi yang perlu semua orang pahami: Credit Union Paroki Aek Nabara koperasi simpan pinjam di bawah naungan gereja sudah berjalan 45 tahun tanpa masalah. Umat menabung perak demi perak. Untuk sekolah anak. Untuk biaya sakit. Untuk masa depan. Total yang terkumpul dan ditempatkan di deposito: Rp28 miliar lebih dari 1.900 anggota. Di 2019 Andi Hakim Febriansyah Kepala Kas BNI Unit Aek Nabara mendatangi pengurus CU. Menawarkan produk bernama BNI Deposito Investment dengan bunga 8% per tahun. Lebih tinggi dari deposito biasa. Pengurus percaya. Karena siapa yang tidak percaya kepada kepala kas bank negara yang datang dengan seragam resmi, ID card BNI, dan pick-up service resmi yang sudah berjalan sejak 2015? Tujuh tahun berjalan. Bunga masuk rutin setiap bulan. Tidak ada masalah. Sampai Desember 2025 dan semuanya mulai runtuh: CU mengajukan pencairan Rp10 miliar untuk pinjaman ke anggota. Bertahap minta Rp2 miliar dulu. Januari 2026 tidak cair. Februari 2026 tidak cair. 5 Februari Suster Natalia panggil Andi. Andi bilang besok. Besok tidak cair. Andi minta semua bilyet deposito untuk pembaruan. Suster menyerahkan semuanya karena percaya. Sore hari Andi sudah di jalan ke Medan katanya cuti. Lalu 23 Februari bukan Andi yang datang. Tapi kepala kas baru. Dengan kalimat yang mengubah segalanya: Per hari ini saudara Andi Hakim Febriansyah bukan pegawai BNI lagi. Dan produk yang ditawarkan itu bukan produk BNI. Suster Natalia pingsan lima menit. Yang lebih ngeri dari hilangnya uang itu: Bilyet deposito yang dipegang Andi dibakar. Sengaja. Supaya tidak ada barang bukti. Tapi Andi salah hitung. Satu bilyet tersimpan di tangan pastor lain yang kebetulan tidak ada di tempat saat pengambilan. Satu bilyet itu yang menjadi bukti bahwa semua ini nyata. Andi sudah menyiapkan skenario dari jauh hari. Tanggal 23 Februari itu hari yang sama dia ambil semua bilyet dia sudah mengajukan pengunduran diri. Dan dua hari kemudian dia terbang ke luar negeri bersama istrinya lewat Bali ke Australia, lalu ke New Zealand. Sambil cuti dia masih angkat telepon Suster Natalia. Masih bilang "aman, Suster." Masih janjikan pencairan. Setelah red notice diterbitkan oleh Interpol dan Australian Federal Police Andi kembali ke Indonesia 30 Maret 2026 dan ditangkap di Kualanamu. Di dalam pemeriksaan dia mengakui semua perbuatannya. Uangnya? Dipakai untuk sport center, kafe, mini zoo, tanah, dan berbagai aset yang kini sedang dilacak dalam proses TPPU. Dan sekarang masuk ke bagian yang paling mengkhawatirkan: BNI melakukan verifikasi internal sendiri. Tanpa transparansi. Tanpa melibatkan korban dalam proses. Hasilnya: BNI bersedia mengganti Rp7 miliar. Dari Rp28 miliar lebih. Dan pada 26 Maret 2026 tanpa persetujuan CU-PAN BNI mentransfer Rp7 miliar itu ke rekening korban secara sepihak. Seolah dengan mentransfer itu kasus selesai. Kuasa hukum CU-PAN dari Gani Djemat & Partners menolak keras. Karena: Berdasarkan prinsip Vicarious Liability perusahaan bertanggung jawab atas tindakan pegawai yang dilakukan dalam kapasitas jabatannya. Andi beroperasi dengan ID card BNI, jabatan BNI, fasilitas pick-up service BNI, dan atas nama BNI selama tujuh tahun. Ini bukan tindakan pribadi yang kebetulan dilakukan oleh orang yang bekerja di BNI. Ini tindakan yang bisa terjadi karena dia adalah BNI di mata korban. POJK Nomor 22 Tahun 2023 Pasal 10 ayat 1 juga menegaskan: pelaku usaha jasa keuangan wajib bertanggung jawab atas kerugian konsumen akibat kesalahan pegawainya. Tidak ada klausul kecuali kalau pegawainya nakal. Dan respons BNI yang paling menyakitkan menurut korban: Enam kali mediasi. Satu kali aksi damai. Sepanjang itu tidak satu pun pejabat BNI dari kantor cabang atau wilayah yang mengucapkan kata "maaf" atau kami prihatin kepada korban. Yang datang dari pihak BNI hanya satu permintaan berulang: Berikan kami bukti pendukung. Padahal semua data transaksi ada di sistem BNI sendiri. Semua perpindahan uang dari kas lancar ke rekening Andi tercatat di rekening koran BNI. Bukan di tangan korban. Baru Wakil Menteri BUMN yang mengundang korban dan itulah pertama kalinya ada pejabat yang mengucapkan kata permohonan maaf dan rasa prihatin. Satu hal yang tidak bisa diabaikan: Suster Natalia sekarang punya utang pribadi ke beberapa orang. Karena ada anggota CU yang butuh uang untuk berobat yang tidak bisa dia biarkan meninggal di rumah sakit sementara dana CU tidak bisa diakses. Dia yang tidak punya harta pribadi meminjam uang untuk membayar tagihan rumah sakit umatnya. "Saya tidak bisa biarkan umat meninggal di rumah sakit, Pak." BNI adalah bank BUMN. Bank milik negara. Diawasi oleh OJK. Dijamin kepercayaannya oleh nama negara Indonesia. Dan di bawah namanya selama tujuh tahun seorang kepala kas menjalankan skema penipuan yang menyedot uang 1.900 jiwa umat gereja yang menabung perak demi perak untuk masa depan anak-anak mereka. BNI tidak bisa menyebut ini hanya masalah oknum lalu cuci tangan dengan transfer Rp7 miliar yang tidak transparan prosesnya. Karena korban bukan menyimpan uang kepada Andi Hakim. Korban menyimpan uang kepada BNI. Dan BNI harus mengembalikannya penuh tanpa pengecualian. Kalau tidak ini bukan hanya kasus kriminal biasa. Ini adalah konfirmasi bahwa di negeri ini orang miskin yang menabung untuk masa depan anaknya bisa kehilangan segalanya karena sistem yang seharusnya melindungi mereka justru membiarkan hal ini terjadi selama tujuh tahun.

Indonesia
0
0
0
83
raph
raph@raphgabr·
Ternyata lagu no na tuh nyambung ya dari lagu work sebelumnya.
raph tweet media
Indonesia
0
0
0
10
raph
raph@raphgabr·
rollerblade - no na outnow 💥
raph tweet media
HT
0
0
0
153
raph
raph@raphgabr·
@Jaceee19_ Nah potongannya 1 jt 😁
raph tweet media
Indonesia
0
0
0
39
Jace | AI For Yapping
Jace | AI For Yapping@Jaceee19_·
ini dapat untungnya gimana kalo potongan nya gede bgt?
Jace | AI For Yapping tweet media
Indonesia
220
211
6K
732.7K
raph
raph@raphgabr·
Lu jg tolol. Lu kira ngojol itu bukan kerja ? Lu bakal lebih syok lg liat gw dari pagi sampe malem kerjaan gw cuma tidur, jam 8 mlm keluar nongkrong ngopi. Tapi gaji gw bisa di pastikan ngalahin gaji lu
Tanyarlfes@tanyarlfes

💚 adekku M24 susah bgt di suruh kerja. Cmn ngojol doang dari sore smpe jam 10 mlm itu pun klo mood. Sisanya tidur di rumah, makan, maen hp. Dinasehatin sm siapapun ttp ngeyel dan milih debat dibanding nurut. Capek hati liatnya udh sejak di dia lulus SMA begini trs

Indonesia
0
0
0
134
raph
raph@raphgabr·
@thxorns Pas ini ya ? Td gw liatnya kaget, mba nya berani banget ngomong acab 😀
raph tweet media
Indonesia
1
5
128
13.9K
rx
rx@thxorns·
‼️‼️‼️ ACAB ‼️‼️‼️ MUHAMMAD KEVIN ARDIANSYAH ADALAH ANAK POLISI
rx tweet media
Indonesia
150
2.8K
15.7K
1M
rx
rx@thxorns·
‼️‼️‼️ LIVE PRESS PELAKU KEKERASAN SEKSUAL DI AUDITORIUM FH UI TERBUKA UNTUK SEMUA CIVITAS UI ‼️‼️‼️ ⚠️ TRIGGER WARNING ( TW ): MEMBAHAS TOPIK SEXUAL ASSAULT // SEXUAL HARASSMENT ⚠️ vt.tiktok.com/ZS9LDXG7Hx4hD-…
Indonesia
148
9.5K
23.8K
2.9M