IG @retnoteera

21.1K posts

IG @retnoteera banner
IG @retnoteera

IG @retnoteera

@retnoteera

Penulis 51 buku remaja dan anak yang terbit di Elex Media Komputindo, Mizan, Gramedia, Sygma, dll

Bandung Katılım Ocak 2010
2.6K Takip Edilen4.1K Takipçiler
IG @retnoteera retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, Ahok baru ngomong sesuatu soal Chromebook dan MBG yang menurut gue paling jujur dan paling berani dari siapapun yang gue dengar dalam beberapa bulan terakhir. Dan dia ngomongnya bukan sebagai pembela Nadiem. Dia ngomong sebagai orang yang paham betul bagaimana sistem pendidikan dan teknologi seharusnya bekerja. Soal Chromebook dan kenapa Ahok marah: Ahok bilang dengan sangat tegas: pengadaan Chromebook itu sebenarnya adalah kebijakan yang sangat masuk akal secara logika. Chromebook itu bukan laptop biasa. Operating system-nya berbasis cloud sekali beli langsung include semuanya, tidak perlu diperbarui terus-menerus. Harganya jauh lebih terjangkau dari laptop konvensional. Dan yang paling penting sistemnya dirancang agar anak tidak bisa nonton video porno, tidak bisa judi online, dan seluruh aktivitas belajar bisa dipantau. Ahok kasih contoh nyata. Ada guru di Jawa Barat yang punya empat sertifikat internasional bisa mengajar di level dunia. Ujiannya hanya 10 dolar. Bayangkan kalau semua guru Indonesia bisa akses sertifikasi seperti itu lewat Chromebook yang terhubung Starlink di daerah terpencil anak di kampung tiba-tiba bisa belajar setara dengan anak di Kanada atau Australia. Itu bukan mimpi. Itu sudah bisa dilakukan sekarang dengan teknologi yang ada. "Bayangin kalau semua anak kita di kampung ada Starlink juga kan. Anak di kampung kita tiba-tiba belajar setara dengan orang di Kanada atau di Amerika atau di Australia." Lalu kenapa Ahok merasa ini sengaja dihambat: Ahok bilang dengan sangat hati-hati karena takut diproses hukum lagi tapi dia tetap bilang: "Saya pikir ini sengaja." Logikanya sederhana dan sangat keras. Kalau rakyat pintar, rakyat kritis, rakyat bisa akses informasi dari mana saja mereka lebih sulit dikuasai. Lebih sulit dibohongi. Lebih sulit dimanipulasi menjelang pemilu. Sistem yang membiarkan rakyat bodoh dan miskin adalah sistem yang menguntungkan mereka yang berkuasa. Karena rakyat yang bodoh dan miskin lebih mudah disuap dengan sembako, lebih mudah digiring dengan hoaks, lebih mudah dikontrol dengan ketergantungan pada program-program yang terkesan murah hati tapi tidak memberdayakan. MBG- makan bergizi gratis menurut Ahok adalah contoh dari cara berpikir yang sama. Daripada kasih rakyat laptop yang bisa membuka pintu dunia, lebih mudah kasih makanan yang habis dimakan dan orang tetap tergantung besok makannya dari mana. "Kalau saya tanya mau bikin sekolah bagus, kasih makan bergizi atau rakyat punya laptop yang bisa komunikasi ke mana-mana?" Yang paling menohok soal survei dan legitimasi: Ahok tidak berhenti di situ. Dia lanjutkan dengan sesuatu yang sangat pedas. Pemerintah melakukan survei. Rakyat bilang mereka suka makanan gratis. Lalu itu dijadikan legitimasi untuk program MBG. Seolah-olah karena rakyat minta ya sudah diberikan. Tapi Ahok membaliknya: kalau kamu memberikan sesuatu kepada orang yang tidak pernah tahu bahwa ada pilihan yang jauh lebih baik tentu mereka akan pilih yang ada di depan mata. Itu bukan preferensi yang genuine. Itu keterbatasan informasi yang dimanfaatkan sebagai justifikasi. "Mereka juga pintar. Dia survei, Pak. Rakyat suka makanan itu jadi legitimasi." Dan soal Nadiem yang sekarang dituntut 27 tahun: Ahok tidak membela Nadiem secara personal. Tapi dia bilang satu hal yang sangat logis dan sangat sulit dibantah: Menteri itu tidak pernah menyentuh anggaran secara langsung. Menteri membuat kebijakan. Yang mengeksekusi adalah birokrasi di bawahnya. Kalau ada yang salah dalam eksekusi pertanyaannya adalah: apakah menteri yang memerintahkan secara eksplisit? Apakah ada aliran dana yang bisa dibuktikan masuk ke kantong menteri? PPATK sudah menjawab: tidak ada. Nol aliran dana ke Nadiem dari siapapun. "Saya pikir ya ini soal profesionalisme. Menteri kan enggak pernah nyentuh anggaran perantaran kan, kecuali dia nyuruh ya atau terima ya." Ahok tidak sedang bicara soal Chromebook sebagai produk. Dia sedang bicara soal pilihan fundamental sebuah bangsa: apakah kita mau membangun rakyat yang pintar dan mandiri, atau kita mau mempertahankan sistem di mana rakyat tetap bergantung pada belas kasihan penguasa? MBG memberikan makan hari ini. Chromebook bisa mengubah nasib seumur hidup. Dan ketika kebijakan yang lebih transformatif justru dipersoalkan secara hukum sementara program yang lebih konsumtif dirayakan sebagai prestasi itu bukan kebetulan. Itu adalah pilihan yang sangat disengaja oleh mereka yang paling diuntungkan dari rakyat yang tetap tidak berdaya.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
319
11.2K
24.2K
972.4K
IG @retnoteera retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, Felix Siauw baru ngomong sesuatu di podcast Helmy Yahya yang menurut gue paling jujur dan paling berani dari seorang ustaz Indonesia dalam waktu lama. Dan intinya satu kalimat yang langsung dilontarkan: "Orang Indonesia tidak pernah menjadi Islam." Bukan karena KTP-nya. Tapi karena cara berpikirnya. Masalah pertama kita salah paham soal tawakal: Felix kasih contoh yang sangat konkret. Ada pesantren roboh. Respons orang Indonesia: "Qadarullah, ini takdir Allah." Felix langsung potong: itu bukan tawakal. Itu kebodohan yang dibungkus agama. Karena setiap insinyur teknik sipil yang melihat bangunan tiga lantai dengan pondasi yang salah sudah bisa prediksi itu akan roboh. Tidak perlu menunggu roboh untuk tahu. Dan kalau kita sudah tahu sebabnya tapi tidak dikerjakan lalu ketika roboh bilang qadarullah itu bukan pasrah pada Allah. Itu menyalahkan Allah atas kelalaian kita sendiri. Rasulullah memakai baju besi dua lapis di medan perang. Seorang sahabat tanya kenapa. Jawabannya sederhana: karena sebab akibat adalah bentuk tawakal yang sesungguhnya. Bekerja sekeras mungkin baru serahkan hasilnya. Masalah kedua "enggak apa-apa mereka ambil dunia, yang penting kita akhirat" Felix bilang dia ingin kritik keras kalimat ini. Karena logikanya terbalik total. Cara masuk surga menurut ulama ada empat: dengan ilmu, dengan kekuatan, dengan harta, atau dengan doa. Kalau kamu tidak punya ilmu, tidak punya kekuatan, tidak punya harta kamu hanya tersisa doa. Dan kalau kamu bilang "yang penting akhirat" sambil tidak mengerjakan satu pun dari empat jalan itu dengan serius kamu sedang tidak mengejar akhirat. Kamu sedang memakai akhirat sebagai alasan untuk tidak berusaha. Rasulullah miskin bukan karena tidak bisa kaya. Beliau miskin karena memilih memberi semua yang dimiliki kepada yang membutuhkan. Miskin by choice bukan miskin karena tidak punya pilihan. "Kalau dunia aja kamu enggak bisa nguasain, jangan ngomong akhirat. Akhirat itu lebih susah dari dunia." Masalah ketiga tidak ada critical thinking: Ini yang paling mendasar dan paling merusak menurut Felix. Ayat pertama yang turun kepada Rasulullah adalah iqra baca, berpikir, analisa. Di saat itu bahkan tidak ada buku. Tidak ada perpustakaan. Artinya perintah iqra bukan sekadar membaca teks tapi perintah untuk berpikir kritis terhadap segala sesuatu. Tapi apa yang terjadi di Indonesia? Pertanyaan dibungkam. Otoritas tidak boleh diganggu gugat. Santri yang dilecehkan menerima karena percaya itu "ritual penyucian." Orang tua yang anaknya diperlakukan tidak wajar diam karena takut melawan ulama. Felix bilang ini adalah abuse of authority yang masif dan akarnya adalah ketidakmampuan berpikir kritis yang sudah ditanamkan sejak kecil. Padahal bahkan Rasulullah sendiri melatih sahabat untuk tidak buta taat. Ada sahabat yang diperintahkan pemimpinnya masuk ke dalam api sebagai hukuman. Mereka ragu dan datang bertanya ke Rasulullah. Jawaban Rasulullah: "Untung kalian tanya aku. Kalau kalian masuk, kalian tidak akan keluar selamanya." Dari situ keluar hadis: taatlah kepada makhluk selama tidak bermaksiat kepada Allah. Artinya Islam dari awal mengajarkan untuk mempertanyakan bahkan otoritas. Masalah keempat faktor struktural yang sering dilupakan: Felix tidak hanya menyalahkan internal. Ada faktor eksternal yang sangat besar yang tidak boleh diabaikan. Di zaman kolonial Belanda, ada sistem pembagian kelas berdasarkan akta kelahiran STBL. Kelas pertama orang Eropa. Kelas kedua orang Arab, India, Cina. Kelas ketiga pribumi dan pribumi Muslim ada di posisi paling bawah. Akta kelahiran itu menentukan siapa yang boleh sekolah di mana, siapa yang boleh masuk restoran mana, siapa yang boleh masuk pemerintahan. Bukan soal kemampuan tapi soal sistem yang dirancang untuk memastikan satu kelompok tidak bisa mengakses kekayaan dan pengetahuan. Itulah mengapa sampai hari ini di daftar orang terkaya Indonesia dan dunia dominasi Muslim sangat kecil dibandingkan populasinya. Ini bukan semata karena etos kerja. Ini juga karena sistem yang dibangun ratusan tahun untuk menutup akses. Korelasi yang menarik antara keyakinan dan peradaban: Felix membawa temuan arkeologi di Gobeklitepe, Turki bangunan berusia 11.000 tahun yang mendahului rumah dan ladang pertanian. Para arkeolog menyimpulkan bahwa manusia tidak membangun keyakinan setelah perutnya kenyang. Justru sebaliknya keyakinan dibangun dulu, baru peradaban lain mengikuti. Ini membalik teori lama bahwa agama adalah produk kemakmuran. Ternyata keyakinan adalah fondasinya. Tapi ada yang salah kaprah. Felix memisahkan dengan jelas: bukan agamanya yang menentukan maju atau mundur suatu bangsa tapi kepedulian. Romawi maju bukan karena agama tertentu tapi karena mereka peduli pada kotanya, pada infrastrukturnya, pada warganya. Ketika kepedulian itu hilang Romawi hancur. Bukan karena Tuhannya berubah. Felix menyimpulkan dengan satu pertanyaan keras yang ditujukan kepada dirinya sendiri dan seluruh ulama Indonesia: "Rasulullah bilang ilmu dicabut dengan wafatnya para ulama. Ketika ulama pergi tanpa meninggalkan warisan berpikir yang benar yang terpilih adalah pemimpin-pemimpin bodoh. Dan pemimpin bodoh membuat kebijakan bodoh yang menghancurkan umatnya." Artinya yang paling bertanggung jawab atas kondisi umat bukan politisinya. Bukan penjajahnya. Tapi mereka yang seharusnya mendidik cara berpikir dan memilih untuk tidak melakukannya. ⚠️ Disclaimer: Berdasarkan podcast Helmy Yahya bersama Felix Siauw. Semua pandangan adalah pendapat pribadi narasumber dalam konteks diskusi keagamaan dan peradaban. Pembaca dianjurkan untuk memverifikasi referensi sejarah dan hadis dari sumber primer.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
169
3.3K
8.1K
277K
IG @retnoteera retweetledi
𝕸𝖔𝖓𝖎𝖈𝖆 ᴼᶠᶠⁱᶜⁱᵃˡ
Puluhan santri atau siswa/i MTS AI Inayah, di Jerang, Kecamatan Cibeber, Kita Cilegon, mengalami gejala mual hingga muntah-muntah yang diduga keracunan menu MBG yang disalurkan oleh salah satu SPPG di Kota Cilegon pada Kamis 16 April 2026. Total ada 49 orang siswa yang dilarikan ke tiga fasilitas kesehatan di Kecamatan Cibeber.
Indonesia
83
1.3K
1.8K
29.9K
IG @retnoteera retweetledi
®️
®️@Roebanie·
📸 .....info sayuran nih der!
Indonesia
39
979
3.3K
94.1K
IG @retnoteera retweetledi
MANTO
MANTO@KangManto123·
Sebuah perbedaan :
MANTO tweet media
Indonesia
220
7.2K
14.8K
165.5K
IG @retnoteera retweetledi
Яizal do
Яizal do@afrkml·
INGET! Jangan minum banyak2 saat sahur! Malah beser & kencing terus setelah subuhan. Gampang haus jadinyaa Poinnya bukan pada seberapa bnyk air yg bisa kamu telen, tp pada seberapa banyak air yg bisa DISERAP sel2 badanmu So, bukan fokus pada volume, tp ke kandungan air & timing minumnya! Rekomendasi timing minum bisa ikut jadwal ini yaa!
Яizal do tweet media
Indonesia
136
6.2K
25K
674.5K
IG @retnoteera retweetledi
Sumatera Adil & Federal
Sumatera Adil & Federal@indepenSumatera·
🚨 ACEH BANJIR LAGI HARI INI 17 FEBRUARI ACEH DILARANG BERISIK 💔💔💔😭 BUNA BUNA GAK SUKA🥀 Suasana menyambut bulan suci Ramadan 1447 H di Kabupaten Pidie Jaya yang seharusnya dipenuhi sukacita, berubah menjadi keprihatinan mendalam. Alih-alih mempersiapkan hidangan daging untuk tradisi Makmeugang, warga di beberapa desa, termasuk Gampong Meunasah Raya, justru harus bergelut dengan lumpur dan sisa-sisa banjir bandang. Tradisi yang Terendam Lumpur Puncak kesulitan warga terjadi pada Selasa malam, 17 Februari 2026, bertepatan dengan malam Makmeugang. Melalui pantauan media sosial, terlihat luapan air berwarna cokelat pekat merendam pemukiman warga dengan ketinggian yang signifikan. “Tragedi malam Makmeugang, Selasa 17 Februari 2026. Besok mau puasa,” tulis salah satu warga dalam unggahan video yang menunjukkan air menggenangi halaman rumah di tengah kegelapan malam. Hingga Rabu pagi, saat warga Aceh biasanya sibuk memasak daging meugang, warga di lokasi terdampak justru terlihat bahu-membahu membersihkan tumpukan lumpur setinggi betis dewasa yang masuk ke dalam rumah. “Singoh makmegang, kamoe mantong peugleh rumoh (Besok makmegang, kami masih membersihkan rumah),” tulis akun gampongmeunasahraya, menggambarkan ironi yang dialami warga. Hingga berita ini diturunkan, warga masih berupaya secara mandiri untuk memulihkan kondisi tempat tinggal mereka. Bantuan alat berat atau tambahan personel untuk membantu pembersihan material lumpur sangat diharapkan agar masyarakat dapat menyambut hari pertama Ramadan dalam kondisi yang lebih layak. Masyarakat Aceh berharap agar cuaca ekstrem segera berlalu, mengingat pentingnya kekhusyukan dalam menjalankan ibadah di bulan suci ini. (Infobandaaceh.com) Semoga banjirnya segera surut ya!🙏🏻
Indonesia
49
8.1K
13.3K
158.6K
IG @retnoteera retweetledi
IG @retnoteera retweetledi
Mas P1yu🍉🇮🇩
Mas P1yu🍉🇮🇩@Piyusaja2·
Kalian harus tahu: 1 hari MBG = 1 triliun (dibulatkan biar gampang ngitungnya). Jika libur 7 hari gara-gara Lebaran, maka 7 triliun nggak jadi dibagi-bagikan dong. 7 triliun ini, hitung-hitunganannya: 70% buat biaya beli bahan makanan, 20% buat operasional, 10% buat bayar-bayar insentif. Alias 30% bisa masuk kantong dapur. Dus, 30% x 7 triliun, sama dengan 2,1 triliun. Itu kalau bahan makanannya memang 70%. Kalau cuma ciki, dkk sih tambah asyik deh. Itulah kenapa libur lebaran pun maksa harus dibagikan. Cuan 2,1 triliun gitu loh. Kalian bagian dari 1 juta pekerja dapur? Kalian cuma dapat ingusnya saja. Kalian orang tua yang anaknya dapat MBG? Duuh, kalian cuma dapat upilnya doang. Yg punya dapur, mereka pesta pora. Argo terus jalan, cuy. Apakah anak-anak kita betulan akan nambah pintar, nambah bergizi? Duh Rabbi, kamu tuh cuma ngasih makan 1x sehari, lantas berharap semua masalah selesai? Orang tuanya tetap susah nyari pekerjaan, biaya sekolah kuliah mahal, pun anak tsb, 2x makan lainnya di hari tsb bagaimana? (Tere Liye, penulis novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar)
Mas P1yu🍉🇮🇩 tweet media
Indonesia
317
2.9K
6.2K
315.7K
IG @retnoteera retweetledi
-Lie-
-Lie-@_anopheles·
WALLAHI, gua ga ridho sama kelakuan pemerintah yang mengucilkan nasib guru dan begitu memuliakan pekerja MBG dan dananya diambil dari dana pendidikan!!!
Indonesia
163
15.6K
42.5K
453.1K
IG @retnoteera retweetledi
Raka
Raka@rakapramudito·
@ikanatassa Tweet ini menampar semua pengelola non-profit di Indonesia. Bukan berarti kamu non-profit terus bisa minta gratisan. Non-profit itu label privilege dari negara untuk kemudahan operasional, bukan cara buat ngemis dan menggampangkan finansial lembaga.
Indonesia
1
1
4
987
IG @retnoteera retweetledi
agus hasanudin
agus hasanudin@agushasanu63067·
@bitxt @SBYudhoyono Mohon maaf bapak, mereka itu ngga bekerja untuk rakyat, ngga bekerja mencarikan pekerjaan untuk rakyatnya, mereka mencarikan pekerjaan untuk anak dan saudara mereka, ngga mikirin kita bapak
Indonesia
0
4
124
11.3K
IG @retnoteera
IG @retnoteera@retnoteera·
@kring_pajak @TankMainBattles @DitjenPajakRI Saya berkali-kali coba, pakai laptop dan HP, pakai incognito, pakai provider yg berbeda, coba di siang hari dan dinihari sebelum Subuh, tapi hasilnya tetap begini. Hanya ada tombol unduh Bukti Tanda Terima. Nggak ada tombol unduh Sertifikat. Jadi gimana nih?
IG @retnoteera tweet media
Indonesia
0
0
0
174
#PajakKitaUntukKita
#PajakKitaUntukKita@kring_pajak·
Hai, Kak. Seperti yang telahdisampaikan sebelumnya, Apabila permohonan sertifikat telah berhasil, Kakak bisa cek dengan login akun orang pribadi tanpa impersonate, pada menu Portal Saya > Dokumen > Klik tombol Hasilkan Dokumen, akan tersedia dua buah dokumen yaitu Bukti Penerimaan Surat dan Surat Penerbitan Kode Otorisasi DJP. Jika sudah ada dua dokumen tersebut, berkenan coba berkala mengakses menu Tanda Tangan Dokumen. Namun jika belum ada, Kakak bisa mengajukan kembali permohonan Sertifikat Digital/ KO DJP. Tks*Yhan
Indonesia
1
0
0
100
IG @retnoteera
IG @retnoteera@retnoteera·
@DitjenPajakRI @Hepi2906 Sudah validasi foto, tapi kok nggak ada tombol "unduh sertifikat" ya, Min? Adanya cuma tombol "unduh bukti tanda terima". Gimana nih? Apa mesti diulang lagi?
Indonesia
0
0
0
68
#PajakKitaUntukKita
#PajakKitaUntukKita@DitjenPajakRI·
Halo #KawanPajak terima kasih atas perhatiannya. Dapat kami sampaikan bahwa sejumlah kondisi teknis telah memperoleh solusi, antara lain solusi terkait menerima OTP, kode otorisasi/sertifikat elektronik, pendaftaran NPWP termasuk untuk WNA, status PKP, tampilan profil WP, update data profil, perubahan role pihak terkait, impersonate, login dan reset password, pemadanan NIK-NPWP, pembayaran STP dan SKP, kode billing, faktur pajak yang tidak muncul, upload faktur pajak XML, penandatanganan faktur pajak, pembatasan akses data internal WP, elemen data pada dokumen output, sinkronisasi data validitas PPh PPHTB, permohonan KSWP, akses SKB PPh/PPN, dan sebagainya. Untuk informasi lebih lanjut sila hubungi kantor pajak terdekat atau Kring Pajak 1500200.
Indonesia
4
1
2
1.5K
#PajakKitaUntukKita
#PajakKitaUntukKita@DitjenPajakRI·
#KawanPajak kini telah tersedia panduan Coretax DJP bagi penanggung jawab (PIC), impersonate, dan penambahan role akses bagi wajib pajak badan. Silakan unduh pada tautan pajak.go.id/reformdjp/core…. Jika #KawanPajak butuh informasi lebih lanjut, silakan untuk menghubungi Kring Pajak di 1500 200 atau Twitter/X kring_pajak atau Helpdesk Kantor Pajak terdekat.
#PajakKitaUntukKita tweet media
Indonesia
57
181
161
38.1K
Amelia Martira
Amelia Martira@irasjafii·
Di rumah saya ada 7 orang yg makan tiap hari. Kalau 20 rb/kali makan berarti 420 rb/hari dan 12,6 jt per bulan. Baru makan loh ini. Belum cicilan KPR, bensin, transpor sekolah anak, listrik, air, uang sekolah, internet/telfon, keperluan sekolah anak, belanja rumah non makanan (sabun, sabun cuci, shampoo, dll) dan BAYAR PAJAK. Ga ngomongin skin care loh ini. Ga napak sekaligus tone deaf siy.
Indonesia
5
17
181
6K
Amelia Martira
Amelia Martira@irasjafii·
Wow. Baru nyadar ada yg nyamber x gw, dan jadi rame. Yes it is expensive to me. Gw satu sirkel dgn mayoritas rakyat Indonesia yg lagi deg-degan menuju #PPN12Persen
IG: rahmimimi✨@rahmimimi

@irasjafii Makanan bergizi gak terjangkau? This one portion of high-protein & high-fiber of vegan food that I had is just Rp 20.000/portion. Is that too expensive for you?

Indonesia
29
429
2.3K
78.5K
IG @retnoteera retweetledi
#99
#99@PartaiSocmed·
PERLAWANAN RAKYAT SEMESTA TERHADAP JUDI ONLINE (PERMESTA JUDOL) #PermestaJudol
#99 tweet media
Indonesia
65
214
578
124K