Riska Purnama

14.2K posts

Riska Purnama banner
Riska Purnama

Riska Purnama

@rizkuna

Agroecosystem & Local Food Researcher | Women Empowerment

Indonesia Katılım Ocak 2011
1.3K Takip Edilen1.2K Takipçiler
Riska Purnama retweetledi
Iman Zanatul Haeri
Iman Zanatul Haeri@zanatul_91·
Guys, APBN pendidikan kita 757 Triliun (2026), diambil untuk MBG, 335 Triliun. ini hampir separonya. Sekian. Gelap.
Iman Zanatul Haeri tweet media
Indonesia
350
5.5K
8.7K
1.1M
Riska Purnama retweetledi
Dyna Rochmyaningsih
Dyna Rochmyaningsih@rochmyaningsih·
Pak @aniesbaswedan. Terima kasih. Sy menangis membaca ini. Orang tua sy memiliki 6 anak. Bapak sy bkerja tak pasti. Tak bergaji. Sy msh ingat sy makan nasi dan garam saja ketika kecil. Tetangga sy blg bapak sy pasti mau bunuh diri.
Anies Rasyid Baswedan@aniesbaswedan

(3/7) Ketika masa depan tampak kabur, manusia cenderung menggenggam apa pun yang memberi makna hari ini. Anak-anak, dalam pelukan dan tawa mereka, menawarkan rasa berarti. Di tengah hidup yg sering membuat kecil hati, keluarga jadi ruang terakhir untuk merasa dibutuhkan.

Indonesia
199
3.5K
24.1K
1.4M
uxup
uxup@jusufkr·
@bundarbundir namanya ganti jadi Njw Shhb, karena vokalnya udah ilang
Indonesia
53
854
4.9K
180.2K
Riska Purnama
Riska Purnama@rizkuna·
@drlrst setuju kak, mertuaku baiknya selangit, tapi klo ga kerja beberes di rmh mertua itu rasanya ada yg kurang, apalagi klo ada budhe2/tetangga bertamu😆🙏🏻
Indonesia
0
0
0
190
dl
dl@drlrst·
Mau menulis versi panjangnya nanti. Tapi gw punya teori kenapa anak perempuan lebih suka pulang ke rumah ortu sendiri dibanding ke mertua. Dan gak mesti mertuanya tuh jahat julid dsb. Mertua baik sekalipun tetap buat enggan. Alasannya mungkin krn kultur patriarch yg mengakar.
Indonesia
216
3.1K
19.5K
1M
Riska Purnama
Riska Purnama@rizkuna·
MasyaAllah🤲🏻😅 tinggal bagaimana kita bersikap dibawah naungan pejabat tersebut ya bestie🥲
Iqbal Abizars@idabizars

Mbak @rizkuna ASN dan beliau pinter banget. Studi S2 dan S3 di Jepang. Kalau lihat CV-nya, saya cuma bisa bilang, "Kok bisa, ya," sambil ndomblong.

Indonesia
0
0
3
202
Ardianto Satriawan
Ardianto Satriawan@ardisatriawan·
Postingannya Pusat Penerangan TNI yang tentang Pers dihapus! 😂
Indonesia
270
6.2K
31.6K
1.8M
Riska Purnama retweetledi
Sam Knowlton
Sam Knowlton@samdknowlton·
The climate change discourse fixates on carbon, yet ignores the vital role of water in regulating climate and influencing weather patterns. The work of Australian Soil scientist Walter Jehne reveals how Earth's hydrological cycle acts as a master regulator of our climate system, operating through an intricate dance of soil, microbes, and atmosphere. Think of soil as Earth's skin – when healthy, it's a living, breathing ecosystem that captures and holds water. When degraded, it becomes a cracked, lifeless surface that water simply runs off. Water, in its various forms, shapes our climate in ways that dwarf other factors. As it shifts between vapor, liquid, and ice, water moves massive amounts of heat around the planet. Healthy soils, rich with organic matter and microbial life, act like a sponge, holding water and releasing it slowly through vegetation. This process creates what Jehne calls "the soil carbon sponge," a natural air conditioning system that helps regulate local temperatures. Industrial agriculture and ecological destruction have degraded soils worldwide, disrupting these natural cooling mechanisms. When soils lose their organic matter, they lose their ability to hold water. This equals more runoff, less vegetation, and disrupted local water cycles that amplify temperature extremes. Jehne's work shows that restoring soil health could help rebalance these disrupted cycles. Through agriculture systems that build soil organic matter, we could enhance water retention, support microbial life, and help restore natural cooling processes. This perspective adds crucial depth to our understanding of climate and weather patterns, highlighting how local actions affecting soil and water cycles can have far-reaching effects on climate stability. Understanding these water-soil-climate connections opens new possibilities for addressing climate and weather through practical, ground-up solutions that work with, rather than against, nature's own regulatory systems.
Sam Knowlton tweet media
English
13
76
244
12.9K
Riska Purnama
Riska Purnama@rizkuna·
aku punya temen yg karyawan sana, cukup legowo krn yaudah gmn lg, plus ga ngegaslight kita2 yg awam perminyakan
iyan@whydryn

@audhinafh Iya. Pegawai Pertamina di IG oada ngomel. Yang ga enaknya, pakai marasi merendahkan kemampuan baca dan literasi publik.

Indonesia
0
0
0
122
Riska Purnama
Riska Purnama@rizkuna·
tapi ya suami jg ga jauh beda krn anak kami ada 4, jd suami istri dosen tanpa art ini klo di rumah tida jauh dari beres2 masak, nyuci dll😆
Riska Purnama@rizkuna

@kpertiwi29 wkwk waktu aku nyimak videonya, wah klo aku bikin story of my life kek gitu yg ada isinya pagi: siapin sarapan, anter anak, masuk kantor, pulang jemput anak, mandiin bocah, ngelonin🤣

Indonesia
0
0
0
111
Riska Purnama
Riska Purnama@rizkuna·
@kpertiwi29 wkwk waktu aku nyimak videonya, wah klo aku bikin story of my life kek gitu yg ada isinya pagi: siapin sarapan, anter anak, masuk kantor, pulang jemput anak, mandiin bocah, ngelonin🤣
Indonesia
1
1
7
913
kpertiwi29
kpertiwi29@kpertiwi29·
Gak heran performa akademisi perempuan vs laki2 secara global timpang. Akademisi perempuan trutama yg punya tugas pengasuhan (anak/ortu lansia) sulit bgt mencari sunyi. Mrk cenderung hidup dalam kebisingan, tertatih menulis kata demi kata di tengah seabrek tuntutan beban ganda.
The Conversation Indonesia@ConversationIDN

Kehidupan dosen dan peneliti itu sunyi? 🤔 Tonton keseharian Dasapta Erwin Irawan, Dosen Teknik Geologi ITB sekaligus salah satu penulis TCID, dari bangun pagi sampai lari hiking dalam #ADayInTheLifeOfScientist 🏃‍♂️ Siapa lagi dosen/peneliti lainnya ya? 🔥

Indonesia
27
471
1.6K
74.4K
Riska Purnama retweetledi
Iqbal Abizars
Iqbal Abizars@idabizars·
Lelana Brata Edisi Perdana: Jepang! 🇯🇵 Mbak Sisca dan Mbak @rizkuna akan berbagi cerita tentang studi mereka di Jepang. Menariknya, ilmu yang dipelajari oleh keduanya di Negeri Sakura menemukan relevansinya di Temanggung dan Indonesia. Belajar nun jauh di sana tetap kontekstual~
Iqbal Abizars tweet mediaIqbal Abizars tweet mediaIqbal Abizars tweet mediaIqbal Abizars tweet media
Indonesia
1
3
2
551
Riska Purnama retweetledi
A Umar
A Umar@analispolitik·
Refleksi akhir tahun 2024 bagi peneliti ternyata adalah: pentingnya komunikasi sains yang empatik terutama di media sosial, apalagi ketika membahas isu2 yang "ramai" di publik.
Indonesia
8
179
587
42.3K