Elisabeth Sianipar

185 posts

Elisabeth Sianipar

Elisabeth Sianipar

@sabethhh_

ally

Katılım Kasım 2021
2 Takip Edilen1 Takipçiler
Elisabeth Sianipar
Elisabeth Sianipar@sabethhh_·
@cursskkied kalo duit bukan masalah seluruh dunia aku jelajahi, planet lain pun aku kunjungi, kalo perlu rumah presiden juga aku masuki.
Indonesia
0
0
0
7
mashen
mashen@cursskkied·
kalau uang bukan jadi kendala, kamu mau liburan kemana? 1. japan 2. korea 3. inggris 4. jerman
mashen tweet mediamashen tweet mediamashen tweet mediamashen tweet media
Indonesia
248
11
236
27.6K
cilbe lourvè
cilbe lourvè@vibesooul·
kalo dapat pesan kaya gini, kamu bakal bales gimana?
cilbe lourvè tweet media
Indonesia
947
508
1.9K
162.3K
Elisabeth Sianipar
Elisabeth Sianipar@sabethhh_·
namain galon pake nama sendiri❌❌ namain galon pake nama pacar✅✅ semoga kamu ga ilang lagi yaaa
Elisabeth Sianipar tweet mediaElisabeth Sianipar tweet media
Indonesia
0
0
0
4
Earth
Earth@earthcurated·
🇮🇩 ✈️ FUN FACT: Indonesia ~92–98% of citizens have never traveled abroad.
Earth tweet mediaEarth tweet media
English
879
4.3K
27.5K
2.3M
ara
ara@soutyra·
kalian percaya ga kalau ada orang yang sengaja ngejauh karena takut terlalu nyaman?
Indonesia
289
161
1.5K
59.5K
andi
andi@andihiyat·
Siapa di sini yang pernah jadi korban orang bingung
Indonesia
979
1.7K
7.1K
256K
alora skay
alora skay@pinksuf·
in this economy segini 25rb murah atau mahal
alora skay tweet media
Indonesia
1.9K
58
2.4K
301.2K
️️️️Rif.
️️️️Rif.@badgen1us_·
serius asking, emang cewek se-tersinggung itu kah, kalo dijadiin last chat?
Indonesia
416
25
704
75.9K
Tanyarl 💚
Tanyarl 💚@tanyakanrl·
💚 guys aku lagi nyari hp yg kameranya oke, terus ada kenalanku yang nyaranin pake hp ini aja. emang di zaman skrg hp ini masih worth it? apa gak ketinggalan?
Tanyarl 💚 tweet media
Indonesia
225
7
478
158.2K
Elisabeth Sianipar
Elisabeth Sianipar@sabethhh_·
@muncorner ya emg gitu, semua akan memikirkan diri sendiri, maren jga ga ada yg ngajak saya nyari tempat magang, mereka udah pd dapet dan ga ngabarin apa-apa, jadi nyari sendiri, pas udah di tempat magang juga dapat temen lain. jdi usahain sendiri, jgn apa” ngikut temen
Indonesia
0
0
1
1.8K
Woodsy Corner.
Woodsy Corner.@muncorner·
🍀 Almost 11 PM, is it normal untuk nangis akan hal ini... 🫩
Woodsy Corner. tweet media
Indonesia
131
57
2K
102K
Elisabeth Sianipar retweetledi
Torch
Torch@writingtorch·
TIMELAPSE 100x: IHSG VS MR PRESIDENT'S SPEECH
English
406
14.6K
32.2K
1.1M
Elisabeth Sianipar
Elisabeth Sianipar@sabethhh_·
lagi sedih soalnya ga lulus tes, trus beli amanda biar ga sedih, harusnya yg black crumble soalnya belum pernah nyoba, tapi kosong mulu bjir. btw makannya kek gini gapapa yak, soalnya saya punya free will. oiiii @_AmandaBrownies kapan black crumble adaaaa
Elisabeth Sianipar tweet mediaElisabeth Sianipar tweet mediaElisabeth Sianipar tweet mediaElisabeth Sianipar tweet media
Indonesia
0
0
0
21
Elisabeth Sianipar
Elisabeth Sianipar@sabethhh_·
@urmyroze emang iya, tapi sekarangkan menyelamatkan diri sendiri, toh pemerintah aja ga peduli
Indonesia
0
0
0
4.7K
Ardianto Satriawan
Ardianto Satriawan@ardisatriawan·
Dikasih mic dan jadwal yapping lagi guys. Besok ada berita konyol apa lagi???
Ardianto Satriawan tweet media
Indonesia
715
1.9K
7.8K
592.1K
Elisabeth Sianipar retweetledi
Naruto Indonesia 🇮🇩
Naruto Indonesia 🇮🇩@DuniaNarutoID·
Danzō ini pantes aja sering banget gagal nyalonin diri sebagai Hokage. Sekalinya jadi Hokage, malah gagal.
Naruto Indonesia 🇮🇩 tweet media
Indonesia
280
4.1K
15.1K
301K
Elisabeth Sianipar
Elisabeth Sianipar@sabethhh_·
@tanyakanrl es teh 3k sekarang 4k, semua jenis minuman es es an yg 5k sekarang naik 1k, kebab dari 9k jadi 10k, ayam cobek dari 11k jadi 12k, makanan yg dulu serba 11k jadi 12k keatas, laundry yg dulu bisa dibawah 20k sekarang minimal 20k.
Indonesia
2
6
458
12.6K
Tanyarl 💚
Tanyarl 💚@tanyakanrl·
💚 bukti masyarakat kecil kena dampak ayo guys kita curahin semua 😭😭👇🏻👇🏻 me first : lauk dr 8rb jd 12rb 😭💔
Indonesia
2.1K
2.1K
21K
413.4K
Elisabeth Sianipar retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, ada pernyataan Prabowo yang menurut gue paling berbahaya yang pernah gue dengar dari seorang presiden soal mata uang negaranya sendiri. Dan dia ngomong ini bukan di forum terbatas. Bukan slip of the tongue. Tapi di depan ribuan rakyat dengan penuh keyakinan: Mau dolar berapa ribu kek kalian di desa-desa kan enggak pakai dolar. Yang pusing yang suka ke luar negeri. Ini bukan candaan. Ini adalah cara berpikir yang sangat berbahaya. Gue mau kasih lo contoh nyata negara yang pemimpinnya pernah berpikir persis seperti ini. Dan apa yang terjadi setelahnya. Zimbabwe ketika presiden bilang rakyat desa tidak butuh mata uang yang kuat: Robert Mugabe selama bertahun-tahun bilang kepada rakyatnya bahwa pelemahan nilai mata uang adalah konspirasi Barat. Bahwa rakyat desa yang tidak bertransaksi dalam dolar tidak perlu khawatir. Hasilnya? Inflasi Zimbabwe mencapai 89,7 sextillion persen per tahun di 2008. Orang membawa uang keranjang penuh hanya untuk beli roti. Petani di desa yang "tidak pakai dolar" mendapati hasil panennya tidak bisa dibeli siapapun karena harga berubah setiap jam. Tabungan seumur hidup hilang dalam semalam. Mereka akhirnya menyerah dan menggunakan dolar Amerika sebagai mata uang resmi. Mata uang mereka sendiri sudah tidak ada nilainya sama sekali. Venezuela ketika pemerintah melarang rakyat khawatir soal kurs: Hugo Chavez dan Maduro selama bertahun-tahun meyakinkan rakyat bahwa kurs tidak relevan bagi rakyat kecil. Yang penting ada subsidi. Yang penting ada program sosial. Hasilnya? Inflasi Venezuela mencapai 1.000.000% di 2018. Dokter, guru, insinyur semua yang punya pendidikan dan bisa pergi pergi. Lebih dari 7 juta warga Venezuela meninggalkan negaranya. Rakyat desa yang "tidak pakai dolar" itu akhirnya mengantri berhari-hari untuk dapat sekarung tepung. Mereka juga akhirnya terpaksa bertransaksi dalam dolar di pasar gelap karena mata uang mereka sendiri tidak dipercaya siapapun. Dan sekarang kembali ke Indonesia yang ternyata sangat relevan: Prabowo bilang rakyat desa tidak pakai dolar. Tapi benarkah demikian? Kedelai bahan baku tempe dan tahu yang dimakan rakyat desa setiap hari 90% diimpor dari Amerika Serikat. Harganya ditentukan dalam dolar. Ketika rupiah melemah dari Rp13.000 ke Rp17.000 — harga kedelai naik. Harga tempe naik. Harga tahu naik. Penjual tahu dan tempe di desa yang "tidak pakai dolar" itu langsung merasakan dampaknya di meja makan mereka. Gandum bahan baku roti, mie instan, biskuit yang dikonsumsi rakyat desa 100% diimpor. Harganya dalam dolar. Pupuk yang dipakai petani desa untuk bercocok tanam sebagian besar bahan bakunya diimpor. Harganya dalam dolar. Obat-obatan generik bahan bakunya sebagian besar diimpor dari China dan India. Harganya? Dalam dolar. Rakyat desa tidak pegang dolar secara fisik. Tapi seluruh kehidupan mereka dari makan pagi sampai obat yang mereka minum harganya ditentukan oleh kurs dolar. Dan inilah yang paling miris: Presiden yang seharusnya menjaga kepercayaan pasar terhadap mata uang negaranya justru dengan entengnya bilang kurs dolar tidak relevan bagi rakyat. Padahal kepercayaan itulah yang membuat rupiah bisa stabil. Kepercayaan itulah yang membuat investor mau masuk. Kepercayaan itulah yang membuat rakyat tidak lari ke dolar dan emas seperti yang sekarang terjadi dan dikhawatirkan oleh ekonom-ekonom kita. Ketika presiden sendiri tidak menganggap serius pelemahan mata uangnya sinyal apa yang dikirim ke pasar? Sinyal apa yang dikirim ke investor asing? Sinyal apa yang dikirim ke rakyat yang tabungannya dalam rupiah? Bandingkan dengan pemimpin yang serius: Lee Kuan Yew dari Singapura negara tanpa sumber daya alam apapun menjadikan kestabilan mata uang sebagai prioritas utama pemerintahannya. Dia tahu bahwa kepercayaan terhadap mata uang adalah kepercayaan terhadap negaranya secara keseluruhan. Hasilnya? Singapura hari ini punya GDP per kapita lebih dari 80.000 dolar. Rakyat Singapura yang "cuma pedagang kecil" pun hidupnya jauh lebih sejahtera dari rakyat kita yang punya sumber daya alam berlimpah. Bukan karena Singapura kaya alam. Tapi karena pemimpinnya tidak pernah menganggap remeh nilai mata uangnya. Pernyataan "mau dolar berapa ribu kek, di desa kan tidak pakai dolar" bukan pernyataan yang menunjukkan ketenangan seorang pemimpin. Itu adalah pernyataan yang menunjukkan ketidakpahaman atau lebih buruk lagi, ketidakpedulian terhadap bagaimana ekonomi nyata bekerja di tingkat paling bawah. Rakyat desa tidak pegang dolar. Tapi rakyat desa makan tempe dari kedelai impor yang harganya dalam dolar. Rakyat desa bertani dengan pupuk yang bahan bakunya dalam dolar. Rakyat desa berobat dengan obat yang bahan bakunya dalam dolar. Ketika presiden tidak peduli dengan kurs yang tidak peduli bukan hanya presidennya. Tapi seluruh sistem di bawahnya ikut tidak peduli. Dan ketika seluruh sistem tidak peduli dengan nilai mata uangnya sendiri kita tinggal menunggu giliran menjadi Zimbabwe atau Venezuela berikutnya. Semoga kita tidak sampai di sana. Tapi pernyataan seperti ini tidak membuat gue yakin bahwa kita sedang bergerak menjauhi arah itu.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
838
16.9K
28.1K
1M
aril piterpen
aril piterpen@aril_piterpen1·
saran dong nama kucing yg ada unsur bumbu dapur nya
aril piterpen tweet media
Indonesia
1.5K
212
4.4K
177.3K