samsuadi84
750 posts


Seskab Teddy sebut nama Kaisar & Putera Mahkota Jepang kyak nyebut nama teman-teman dia di kujungan resmi kenegaraan.
Orang ini paham sopan santun diplomatik gak sih?
Pdhal dlm dunia diplomasi, protokol bukan sekadar formalitas basa-basi; ia bahasa penghormatan antarnegara.
Mengabaikan gelar resmi kepala negara asing, terutama monarki dgn sejarah panjang sprt Jepang, merupakan bentuk kecerobohan komunikasi yg sangat serius & memalukan.
Kaisar Jepang: His Majesty (HM) Emperor Naruhito (Yang Mulia Kaisar Naruhito). Di Jepang, beliau juga disebut sebagai Tenno Heika.
Putra Mahkota Jepang: His Imperial Highness (HIH) Crown Prince Akishino (Yang Mulia Putra Mahkota Akishino)--tidak dipanggil lagi nama lahirnya: Fumihito.
Penggunaan nama langsung terhadap simbol tertinggi negara sahabat oleh seorang Seskab adalah cermin dari dangkalnya literasi diplomatik.
Sebagai pejabat tinggi yg melekat pada lingkar utama kekuasaan, Seskab Teddy seharusnya memahami bahwa setiap kata yg keluar dari mulutnya membawa beban representasi negara.
Menyebut nama Kaisar Naruhito tanpa embel-embel "Yang Mulia" bukan sekadar menunjukkan keakraban yg dipaksakan, melainkan arogansi linguistik yang memalukan.
Di panggung internasional, ketidakmampuan membedakan cara bicara di warung kopi dgn forum kenegaraan adalah sinyal ketidaksiapan mental & intelektual dlm mengemban tugas birokrasi tingkat tinggi.
Tindakan ini merendahkan marwah diplomasi Indonesia & mempertontonkan defisit etika yg nyata.
Jika seorang Seskab gagal menguasai tata krama dasar protokoler, hal itu memberikan kesan bahwa pemerintahan kita dikelola oleh individu yg tidak menghargai kedaulatan budaya bangsa lain.
Diplomasi menuntut presisi, bukan sekadar gaya; dan dalam kasus ini, Seskab Teddy telah gagal memberikan rasa hormat yg menjadi hak dasar mitra internasional kita.
Indonesia

@kumifigo wah indonesia kemarin 21 hari ? sekarang tinggal berapa hari ?
Indonesia

Surat Perjuangan Seorang Penegak Kebenaran
kepada Allah
Ya Allah,
Tuhan langit dan bumi,
Yang menanamkan semangat perlawanan dalam dada para nabi,
Yang mencintai keadilan, dan membenci kezaliman.
Hari ini aku menulis surat kepadaMu
bukan sebagai seorang biasa,
tapi sebagai seorang pejuang yang berdiri di antara reruntuhan nilai,
menghadapi gelombang kebohongan, kemunafikan, dan penindasan.
Aku tidak datang dengan tangan kosong.
Aku membawa luka-luka perjuangan,
tapi juga harapan yang tak pernah padam.
Ya Rabb,
Aku tahu jalan ini tidak mudah.
Terkadang sendiri. Terkadang sepi.
Terkadang dihujat oleh mereka yang kubela.
Namun aku tidak mundur.
Karena Engkau adalah sandaran langkahku.
Aku memohon:
Mudahkanlah perjuanganku.
Berikan arah saat aku bingung,
berikan kekuatan saat tubuhku lelah,
berikan cahaya saat pikiranku diselimuti gelap.
Limpahkan rezeki yang cukup dan berlimpah,
agar aku tidak terikat oleh dunia,
agar aku bisa mendanai kebenaran,
dan tidak perlu bergantung pada kekuasaan yang menyesatkan.
Beri aku hati yang tegar seperti Ibrahim,
lidah yang tajam seperti Musa,
kesabaran seperti Isa,
dan cinta penuh pengorbanan seperti Muhammad
yang tetap berjuang meski seluruh dunia membencinya.
Ya Allah…
Jika hari ini aku kalah,
ajarkan aku untuk bangkit dan melawan lagi.
Jika aku ditikam dari belakang,
tumbuhkan aku dengan lebih kuat.
Jika aku wafat dalam perjuangan ini,
jadikan kematianku sebagai pembuka jalan untuk mereka yang meneruskan cahaya-Mu.
Bangunkan ruh bangsa ini, ya Rabb.
Tumbuhkan pemuda-pemudi pemberani yang tidak takut berkata “tidak” pada kezaliman.
Gulingkan tirani, jatuhkan berhala-berhala kekuasaan,
dan gantikan mereka dengan hamba-hamba-Mu yang jujur dan amanah.
Aku tidak meminta kekayaan,
kecuali untuk menafkahi perjuangan di jalan-Mu.
Aku tidak meminta kekuasaan,
kecuali agar bisa menegakkan hukum-Mu.
Aku hanya ingin satu hal:
Engkau ridha atas hidup dan matiku.
Maka bimbinglah aku dalam setiap langkah.
Izinkan aku tetap kuat dalam badai zaman.
Dan jadikan aku bagian dari pasukan cahaya yang Engkau utus untuk menyelamatkan dunia ini.
Dengan nama-Mu, aku berjuang.
Dengan cinta-Mu, aku hidup.
Dengan izin-Mu, aku akan menang.
Dengan kehendak-Mu
Kebenaran takkan pernah mati.
Allahu Akbar!
Aamiin ya Rabbal ‘Alamin.
Hamba-Mu
Tifauzia Tyassuma

Indonesia

Presiden Prabowo peringatan tegas kepada seluruh jajarannya agar tidak memberikan laporan palsu terkait capaian kinerja. Hal tersebut disampaikan usai Presiden Prabowo menanggapi laporan capaian Return on Asset (ROA) tahun 2025 yang menunjukkan lonjakan signifikan. Ia menegaskan bahwa transparansi data adalah hal mutlak. Ia meminta agar staf di bawahnya tidak mencoba memanipulasi data hanya demi memberikan kesan positif di atas kertas. Meski memberikan teguran keras terkait integritas data, ia mengaku cukup puas dengan angka-angka yang tercantum dalam laporan terbaru. Berdasarkan data yang Presiden Prabowo terima, efisiensi perusahaan atau instansi mengalami peningkatan yang sangat drastis jika dibandingkan dengan periode-periode sebelumnya.
#PresidenPrabowo #PrabowoSubianto #Danantara #HUTDanantara #MetroTV
Indonesia

@Netizen_bawel kata orang menejemen, ini seperti 2 mangkuk baru yang pantatnya harus saling digosok, biar rata. pointnya ini dalam taraf penyesuaian. hasilnya akan terlihat sesudahnya, akan timbul saling pengertian ataukah berpisah. ini realitas kehidupan.
Indonesia

@DokterTifa Masih ada 120 juta rakyat Indonesia yang ingin lihat ijazah , transkrip nilai , skripsi di pengadilan mu Jok 😊

Indonesia

@DokterTifa semangat bun, pantang mundur.
mau ditaroh dimana muka ini kalau ngemis RJ ke jokowi, betul ?
Indonesia

@Anak__Ogi @pln_123 meteran diambil jika ada indikasi kecurangan dan bukan hanya dari rendahnya pemakaian.
Indonesia

Ini beneran min @pln_123?😡
Nasib malang menimpa pasangan lansia di Desa Orahua, Nias. Hanya karena menggunakan tiga lampu kecil dan satu rice cooker sehingga token listrik awet, pemakaian mereka justru dicurigai "aneh" oleh petugas. Meski warga sekitar sudah membantu menjelaskan gaya hidup hemat mereka, petugas tetap mencabut meteran tersebut. Mirisnya, pasangan ini kabarnya diminta membayar Rp600 ribu yang diambil dari dana bansos mereka hanya agar listrik bisa menyala kembali.
Sumber @verloka.id/post/DVvZmUhkdGo?xmt=AQF0_rcxvhxFNkN9kgkv3O1hC6eigzphChbAaLE8TvfBytOFPwOsP99osRRkySyspTnBtrs&slof=1" target="_blank" rel="nofollow noopener">threads.com/@verloka.id/po…
Indonesia

@negativisme suah 1 tahun, standarisasinya masih belum mateng atau gimana ?
Indonesia















