Dhemit Mbeling retweetledi
Dhemit Mbeling
18.7K posts

Dhemit Mbeling
@setiono12
ikuti suara hati...... i don't care what your religion is
k Katılım Haziran 2011
3K Takip Edilen2.8K Takipçiler
Dhemit Mbeling retweetledi

Dari Orde Baru, Reformasi, Pasca Reformasi hingga sekarang namanya tak pernah PADAM
Berkali-kali DIKHIANATI, berkali-kali DIPRETELI tapi tetap TANGGUH dan kokoh
Jokowi mungkin sedang berusaha menjejakkan sejarah, lewat ketua partai politik yang tergiur dengan janji manis Jokowi yang akhirnya DIPASUNG pada waktunya
Tapi, segala upaya untuk mengamputasi, menebang hingga memasung tak mempan jika sudah berhadapan dengan bu Mega
Jokowi mungkin bisa saja menebang beringin Golkar, Menyiram Mawar PSI dengan racun tapi Jokowi tak bisa meremukkan tanduk Bantengnya PDI Perjuangan
Belakangan, angin segar mulai mengarah ke Bu Mega. Ternyata, Ibu yang selama ini dibenci banyak orang perlahan mulai DISUKAI karena hanya Bu Megalah satu-satunya yang MENOLAK Jabatan Jokowi 3 Periode, Dinasti Politik hingga tidak mau TUNDUK pada kaki Jokowi seperti Airlangga, Zulhas, Paloh bahkan PKS
Semua partai boleh jadi BUDAK Dinasti SOLO, tapi Bu Mega tetaplah Bu Mega. Sekali bilang "TIDAK JOKO...", selamanya kata2 itu tertancap di batu prasasti
Bu Mega akan dikenang sebagai pribadi yang TAAT aturan main (Konstitusi), bukan PERONGRONG konstutusi
Terimakasih bu Mega, tetaplah jadi Bu Mega yang kami kenal

Indonesia
Dhemit Mbeling retweetledi
Dhemit Mbeling retweetledi

@PaijoKhentirr WOW
Tuhanya langit bisa diperintah ?
dia lebih berkuasa dong !!!
😜😝🤪
Indonesia
Dhemit Mbeling retweetledi

Saat didaerah berjilbab.
Saat direkrut berjilbab.
Saat latihan berjilbab.
Tapi saat dikukuhkan Jokowi lepas jilbab.
Aturan ditandatangani kepala BPIP.
Yg bentuk BPIP Jokowi.
Yg pilih kepala BPIP Jokowi.
BPIP dibawah dan bertanggung jawab kpd presiden.
Tapi pemerintah ga boleh disalahkan.
Yg disalahkan Megawati.
Kaget saya.🙈
18 Anggota Paskibraka Nasional Lepas Hijab Saat Dikukuhkan Presiden Jokowi di IKN.
hetanews.com/article/289206…

Indonesia
Dhemit Mbeling retweetledi

Ketika Pinokio Solo menyuguhkan putra mahkota yg intelektualnya rendah dalam kontestasi politik yg lalu, hingga menyuguhkan "boneka dakocan" untuk dijadikan Ketum Parpol besar, pasca Ketum yg lama "diamputasi", para elite parpol terkait, tak berdaya.
Jika, semua elite parpol "tertentu" itu, bisa sedemikian patuh dan tak berdaya, lalu bersujud dalam lubang dubur Pinokio Solo, maka, situasi yang paling mungkin terjadi adalah ;
𝗣𝗔𝗥𝗣𝗢𝗟 𝗧𝗘𝗥𝗦𝗘𝗕𝗨𝗧, 𝗣𝗔𝗧𝗨𝗧 𝗗𝗜𝗗𝗨𝗚𝗔 𝗠𝗘𝗡𝗝𝗔𝗗𝗜 𝗪𝗔𝗗𝗔𝗛 𝗣𝗘𝗡𝗖𝗨𝗖𝗜𝗔𝗡 𝗨𝗔𝗡𝗚 𝗗𝗔𝗥𝗜 𝗛𝗔𝗦𝗜𝗟 𝗧𝗜𝗡𝗗𝗔𝗞 𝗣𝗜𝗗𝗔𝗡𝗔 𝗞𝗢𝗥𝗨𝗣𝗦𝗜.
( 𝘠𝘢𝘯𝘨 𝘵𝘦𝘯𝘵𝘶𝘯𝘺𝘢 𝘴𝘶𝘥𝘢𝘩 𝘥𝘪𝘬𝘦𝘵𝘢𝘩𝘶𝘪 𝘗𝘪𝘯𝘰𝘬𝘪𝘰 𝘚𝘰𝘭𝘰 𝘴𝘦𝘫𝘢𝘬 𝘭𝘢𝘮𝘢, 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘮𝘦𝘮𝘰𝘣𝘪𝘭𝘪𝘴𝘢𝘴𝘪 𝘴𝘦𝘭𝘶𝘳𝘶𝘩 𝘪𝘯𝘴𝘵𝘳𝘶𝘮𝘦𝘯 𝘪𝘯𝘵𝘦𝘭𝘪𝘫𝘦𝘯 𝘯𝘦𝘨𝘢𝘳𝘢 𝘶𝘯𝘵𝘶𝘬 𝘮𝘦𝘮𝘢𝘵𝘢 - 𝘮𝘢𝘵𝘢𝘪 𝘱𝘢𝘳𝘱𝘰𝘭, 𝘬𝘦𝘯𝘥𝘢𝘵𝘪 𝘵𝘪𝘯𝘥𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘪𝘵𝘶 𝘣𝘦𝘯𝘵𝘶𝘬 '𝘢𝘣𝘶𝘴𝘦 𝘰𝘧 𝘱𝘰𝘸𝘦𝘳, 𝘥𝘢𝘯 𝘮𝘦𝘯𝘢𝘣𝘳𝘢𝘬 𝘜𝘜, 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘱𝘦𝘯𝘵𝘪𝘯𝘨 𝘥𝘪𝘬𝘦𝘮𝘶𝘥𝘪𝘢𝘯 𝘩𝘢𝘳𝘪, 𝘣𝘪𝘴𝘢 𝘥𝘪𝘮𝘢𝘯𝘧𝘢𝘢𝘵𝘬𝘢𝘯 𝘶𝘵𝘬 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘢𝘬𝘰𝘮𝘰𝘥𝘢𝘴𝘪 𝘣𝘪𝘳𝘢𝘩𝘪 𝘱𝘰𝘭𝘪𝘵𝘪𝘬 𝘗𝘪𝘯𝘰𝘬𝘪𝘰 𝘚𝘰𝘭𝘰, 𝘺𝘨 𝘮𝘦𝘮𝘢𝘯𝘨 𝘵𝘢𝘬 "𝙢𝙚𝙣𝙪𝙣𝙜𝙜𝙪 𝙥𝙖𝙜𝙞" ).
.
.
Karena Parpol adalah subjek hukum dalam pencucian uang, maka konsekuensinya, parpol tsb bisa 𝗱𝗶𝗯𝘂𝗯𝗮𝗿𝗸𝗮𝗻.
______________
"𝙈𝙚𝙧𝙚𝙠𝙖 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙠𝙚𝙠𝙚𝙣𝙮𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣, 𝙢𝙚𝙢𝙖𝙣𝙜 𝙠𝙚𝙧𝙖𝙥 𝙡𝙪𝙥𝙖 𝙘𝙖𝙧𝙖𝙣𝙮𝙖 𝙢𝙚𝙡𝙖𝙬𝙖𝙣".
.
.
😁☕️🚬

Indonesia
Dhemit Mbeling retweetledi
Dhemit Mbeling retweetledi
Dhemit Mbeling retweetledi

𝗠𝗘𝗟𝗨𝗗𝗔𝗛 𝗞𝗘 𝗟𝗔𝗡𝗚𝗜𝗧 |
.
.
● Seperti orang yang selalu berak sembarangan, lalu pidato di istana negara, tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
● Menolak makan nasi, tapi doyan lontong dan ketupat lebaran.
● Mengharamkan konsumsi daging babi, tapi doyan jamón ibérico.
● Mengharamkan konsumsi daging kodok, tapi doyan "nguntal" swikee.
● Seperti seekor hyena, yang mengaku vegetarian.
Bahkan ;
𝗦𝗘𝗣𝗘𝗥𝗧𝗜 𝗢𝗥𝗔𝗡𝗚 𝗬𝗔𝗡𝗚 𝟭𝟬 𝗧𝗔𝗛𝗨𝗡 𝗠𝗘𝗡𝗝𝗔𝗗𝗜 𝗚𝗜𝗚𝗢𝗟𝗢, 𝗟𝗔𝗟𝗨 𝗠𝗘𝗡𝗚𝗔𝗞𝗨 𝗠𝗔𝗦𝗜𝗛 𝗣𝗘𝗥𝗝𝗔𝗞𝗔.
.
.
.
Itulah Joko Widodo, pengguna akun @jokowi ;
𝗣𝗥𝗘𝗦𝗜𝗗𝗘𝗡 𝗥𝗘𝗣𝗨𝗕𝗟𝗜𝗞 𝗜𝗡𝗗𝗢𝗡𝗘𝗦𝗜𝗔
.
.
"𝘑𝘢𝘯𝘨𝘢𝘯𝘬𝘢𝘯 𝘣𝘪𝘤𝘢𝘳𝘢, 𝘥𝘪𝘢𝘮𝘯𝘺𝘢, 𝘯𝘺𝘦𝘯𝘨𝘪𝘳𝘯𝘺𝘢, 𝘩𝘪𝘯𝘨𝘨𝘢 𝘴𝘶𝘢𝘳𝘢 𝘬𝘦𝘯𝘵𝘶𝘵𝘯𝘺𝘢 𝘱𝘶𝘯 𝘥𝘶𝘴𝘵𝘢".
viva.co.id/berita/nasiona…

Indonesia
Dhemit Mbeling retweetledi

Jika 𝗔𝗶𝗿𝗹𝗮𝗻𝗴𝗴𝗮 𝗛𝗮𝗿𝘁𝗮𝗿𝘁𝗼, 𝗭𝘂𝗹𝗸𝗶𝗳𝗹𝗶 𝗛𝗮𝘀𝗮𝗻, 𝗠𝘂𝗵𝗮𝗶𝗺𝗶𝗻 𝗜𝘀𝗸𝗮𝗻𝗱𝗮𝗿, 𝗞𝗵𝗼𝗳𝗶𝗳𝗮𝗵 𝗜𝗻𝗱𝗮𝗿 𝗣𝗮𝗿𝗮𝘄𝗮𝗻𝘀𝗮, 𝗘𝗺𝗶𝗹 𝗗𝗮𝗿𝗱𝗮𝗸, 𝗗𝗶𝘁𝗼 𝗔𝗿𝗶𝗼𝘁𝗲𝗱𝗷𝗼, 𝗵𝗶𝗻𝗴𝗴𝗮 𝗽𝗮𝗿𝗮 𝗞𝗲𝗽𝗮𝗹𝗮 𝗗𝗲𝘀𝗮 𝗱𝗮𝗻 𝗣𝗮𝗺𝗼𝗻𝗴 𝗗𝗲𝘀𝗮 terlibat tindak pidana korupsi dan/ atau tindak pidana lainnya, mestinya ditindak saja.
Tak perlu dijadikan sandera, lalu dimanfaatkan Pinokio Solo yg masih berkuasa, pun dengan daya rusaknya sungguh luar biasa.
.
.
Penegakan hukum & politisasi hukum itu dua hal yg berbeda.
Politisasi hukum itu seperti sianida yg diteteskan pada kopi yg diseruput Kapolri, Jaksa Agung hingga Ketua KPK, sebelum mereka briefing pagi.
Penguasa bisa berganti, datang dan pergi, lalu binasa, tapi institusi penegak hukum tetap harus ada (selamanya).
.
.
"𝙉𝙞𝙡𝙖 𝙨𝙚𝙠𝙚𝙡𝙪𝙖𝙧𝙜𝙖, 𝙧𝙪𝙨𝙖𝙠 𝙨𝙪𝙨𝙪 𝙨𝙚𝙗𝙖𝙣𝙜𝙨𝙖"
.
.
#cenasuwok

Indonesia
Dhemit Mbeling retweetledi

Ane olwes mengamini apa yg dikatakan Pakdhe, di negara demokrasi cukup tembak pake Bansos saja udah pada klepek2..
nasional.tempo.co/read/1891292/j…

Indonesia
Dhemit Mbeling retweetledi

@sekar_malam Hallah paling arep nembung utang, ngge njupuk ktp nang bakul bensin.
Indonesia
Dhemit Mbeling retweetledi
Dhemit Mbeling retweetledi













