shabrina 🌠

20.6K posts

shabrina 🌠 banner
shabrina 🌠

shabrina 🌠

@shabrinadn

gatal (penderita eksim) nakal (suka tidur lewat jam 12) brutal (suka liat tubir)

Indonesia Katılım Ocak 2010
278 Takip Edilen265 Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
shabrina 🌠
shabrina 🌠@shabrinadn·
aku mau bikin thread lagu2 random spotify xixixi
Indonesia
1
0
0
0
shabrina 🌠
shabrina 🌠@shabrinadn·
@aliralira yg bloomery punya aku suka bgt! manis gurih dr isian pistachionya pas. tp dia luarannya bukan tipe mochi kenyal2 gendut gt menurut aku, tp justru aku suka bgt gr2 mochinya tipis hehe… lumayan mahal tapi, aku beli lgsg di bloomery blok m harganya 48 sblm tax apa ya
Indonesia
2
0
1
54
ALIRA
ALIRA@aliralira·
Udah banyak wishlist gw, tapi ingat harus rem diri sendir uuuu
ALIRA tweet media
Indonesia
3
0
7
4.4K
ALIRA
ALIRA@aliralira·
DUCHONKU alias dubai chewy paling enak versi gw Kriteria: kulit mochi (ga makan marshmallow) ga terlalu manis 1. Rumah Juliet (Jakbar) - murah di grab 25k 2. Joyi (Batam) - jir enak bgt tapi jauh 3. Omija/Old Changkee (dimana2 ada) - enakkk n banyak cabang. harga mayan 35k😣
ALIRA tweet mediaALIRA tweet media
Indonesia
19
43
1K
69.6K
shabrina 🌠
shabrina 🌠@shabrinadn·
semingguan lalu sempet nyoba chewy mochi brand sebelah dgn harapan dia rasanya kyk bloomery tp trnyt masih enakan bloomery jauh… akhirnya kemaren dibeliin adek gw HEHE luv bgt
Indonesia
0
0
0
23
shabrina 🌠
shabrina 🌠@shabrinadn·
dubai chewy mochi-nya bloomery best best BESTTTTT
English
1
0
0
59
shabrina 🌠 retweetledi
Clash Report
Clash Report@clashreport·
📸 The last photo of Mikaeil Mirdoraghi, a third-grade student killed in the reported U.S./Israeli strike on a primary school in Minab, Iran. He is waving goodbye to his mother.
Clash Report tweet media
English
1.9K
30.7K
138K
24.6M
shabrina 🌠 retweetledi
Hanif | AI For Productivity
Hanif | AI For Productivity@hanifproduktif·
“Isi ulang freon” adalah scam terbesar yang dinormalisasi di Indonesia. Mbak ini kena Rp 1.125.000 buat isi freon doang. Freon itu ga habis. Sistem AC itu tertutup. Kalau freon habis berarti ada kebocoran. Solusinya? Tambal kebocoran, bukan isi ulang freon terus-terusan. Tapi banyak tukang AC yang ga bilang ini ke kalian. Kenapa? Lo balik lagi 6-12 bulan, bayar lagi buat isi ulang. Business modelnya dari ketidaktahuan customer wkwk Dalam satu tahun, rumah tangga di Indonesia mengalami kerugian Rp 1.7 Triliun gara2 oknum yang minta isi freon. Gue bikin website simpel nofreon.id yang isinya kurasi tukang service AC jujur yang ga minta isi freon. List ini berdasarkan rekomendasi temen2 di social media dan komunitas
Hanif | AI For Productivity tweet media
hellen@peachyslen

😇😇😇🙏🏼 pelajaran bagi saya dan suami

Indonesia
226
5.5K
19.5K
893.9K
shabrina 🌠 retweetledi
/ᐠ. 。.ᐟ\ᵐᵉᵒʷˎˊ˗
@nocturnalcutie Minggu kemarin banget habis ke letasu, dan emang enak sih😭 pesen kuah yang hot miso rasanya pedes seger gitu. Tapi imho yang cabang GI tempatnya sempit deh jd pas makan (lunch) tuh area buffetnya crowded banget padahal pas pengunjungnya jg ga yang penuh semua tempat duduknya
Indonesia
1
0
0
2K
shabrina 🌠
shabrina 🌠@shabrinadn·
@de_w0298 @Nuruldealno @AldhitamaR makanannya real food terus (which is good sebenernya), tapi kalo sakit ga percaya dokter, jd ngobatinnya pake yg herbal2 gt kak, trs yaa krn ga percaya dokter, cenderung antivaksin
Indonesia
1
0
0
477
Aldhitama Ramadhan
Aldhitama Ramadhan@AldhitamaR·
"Kuliah apaan tuh 500rb per bulan?" Kuliah Komunikasi di UPN Surabaya lah. Kok tiba tiba jadi Bude Wellness. Bahkan berani jual coaching untuk Special Needs.
Aldhitama Ramadhan tweet mediaAldhitama Ramadhan tweet mediaAldhitama Ramadhan tweet mediaAldhitama Ramadhan tweet media
Indonesia
121
715
3.4K
494.5K
shabrina 🌠 retweetledi
Trystanto
Trystanto@Trystanto2·
Marty setelah keluar dari istana:
ufuk timur@voltaireanism

@Trystanto2 Bener, and i assume yang paling kontra itu sebenernya Marty & Retno, mereka berdua pun gak ikut post-meeting conference. ditanya soal apakah ideal join BoP, not even giving ‘opsi realistis’, straight gamau jawab

Indonesia
2
277
866
61.3K
shabrina 🌠
shabrina 🌠@shabrinadn·
@nangizkecil shabu hachi kakk cm aku gatau semua cabang sop-nya begitu apa gak… pas aku ke shabu hachi bekasi dua bulanan lalu tumbler-ku disuruh dititipin di kasirnyaa
Indonesia
0
0
0
396
Leonardo Edwin
Leonardo Edwin@leo_edw·
Makin ke sini makin banyak restoran yg ga bolehin bawa tumblr kenapa sih gemezzz
Indonesia
240
383
10.4K
1.5M
shabrina 🌠 retweetledi
BiasalahAnakMuda
BiasalahAnakMuda@biasalahanakmud·
bingung kenapa ada orang ga suka corriander
BiasalahAnakMuda tweet media
Indonesia
233
70
591
171K
shabrina 🌠 retweetledi
Ahlus Soresu wal Djem So
Ahlus Soresu wal Djem So@ObiWan_Catnobi·
Ciri bangsa bangkrut & manusia malas berpikir: legalisme. "Sudah gitu aturannya" "Gaada tertulis, kok" Seolah ga bisa mikir & ga kenal moral-etika
RD@niki_sae_

@BanyuSadewa Betul, at least dicampur dg makanan yg bisa dimakan jg. Kalo mau murah ya wajar ada yg dikurangi, orang jualan kan perlu untung. Lagian kemasan ngga nulis 100% bagor, kalo mau bener2 jujur ya minta cantumin komposisinya ke masing2 produsen dan dikasih grade aja

Indonesia
10
684
2.5K
49.2K
shabrina 🌠 retweetledi
bica
bica@lemcn·
gara gara suka jajan, 90% penghasilanku menjadi tai bukan jadi aset
Indonesia
341
14.8K
50.8K
931K
shabrina 🌠 retweetledi
adi wijaya
adi wijaya@adi461968·
@elisa_jkt Jika berhasil di NYC maka terbuka kemungkinan besar naik kelas ikut dalam kompetisi Capres Amerika. .....🤔👍🏻
Indonesia
1
0
0
290
Elisa
Elisa@elisa_jkt·
Di saat begini, tentu susah (dan agak naif) jika percaya pada politisi. Selalu sisakan keraguan, yah sekitar 60-70% lah. Namun Mamdani ini menarik. Akhir tahun lalu, dia bekerja sama dengan MOMI (Museum of The Moving Image) utk berbincang dgn warga New York random selama 12 jam. Ada sekitar 142 orang, bahkan walk in juga diterima. Kegiatan tersebut diadaptasi dari karya seniman kontemporer Marina Abramovic: The Artist is Present. Setting dilakukan dengan serius seperti layaknya instalasi seni interaktif di museum modern, dimana Mamdani dan para “kadis dan TGUPP”nya secara simultan terus berbincang dan berkomunikasi dengan warga. Ada perbedaan setting antara Mamdani dan tim. Ruang tempat Mamdani berdiskusi bak kanvas dimana obyek pada “lukisan”nya terus bergerak dan berganti 3 menit sekali - dan publik bisa mengikuti prosesnya dari baik jendela besar. Momennya terasa intim (bagi Mamdani dan lawan bicaranya), namun terjadi di tengah “teater” publik. Sementara ruang buat timnya disusun seperti pulau2 diskusi ala metode world cafe - dalam setting semi publik dan diskusi bisa terjadi mendalam. Warga juga bisa menempelkan aspirasi - sepeti layaknya hal wajib pada karya seni partisipatif (atau ya pada musrembang dengan modal ATK lebih banyak dan fasilitator ok) Ini seperti mengejek istilah “performative politics”. Performative menjadi bahasa populer (bernuansa semi celaan) yg muncul terus sepanjang 2025. Padahal kita sdh pakai lama versi Indonesianya: pencitraan. Kenapa mocking? Mamdani yg terinspirasi dari karya seni, memanfaatkan aspek pada seni pertunjukan untuk memaksimalkan agenda politik dan komunikasinya, sambil menyampaikan pesan bahwa “kami berbeda”. Apakah ini akan jadi sekadar “Musrembang Performatif” atau benar2 menjadi Titik Perubahan? Hanya waktu yang bisa menjawab; terutama saat benar bus di Staten Island benar beroperasi hingga di atas jam 10 malam atau saat tuna wisma pada akhirnya punya pilihan yang bermartabat. Selain itu, ini mengingatkan saya pada “meja dan teras balaikota”. Sesuatu yang melulu dicari2 pada awal setiap Gubernur baru. Ada atau tidak meja itu, gordennya dibuka atau ditutup, atau bahkan diganti baru. Itu yang diributkan. Bagi saya, meja di teras balaikota itu adalah performative. Seakan simbol bahwa “Pemerintah mendengar(kan) - well cenderung tanpa “kan” sih”. Hangat di awal, dan kala diam2 hilang pun juga seakan tidak masalah. Tapi ketika “hilang” di awal, maka akan menjadi kehebohan - terlepas apapun alasannya. Meja itu jelas tidak akan mampu menyelesaikan masalah fundamental, spt persoalan sengketa tanah, 1.2 juta backlog hunian, atau banjir yg disebabkan krn developer bangun kompleks baru. Dan dia tidak menjanjikan kecepatan proses - krn tetap saja diurus spt 14 kanal pengaduan lainnya. Namun meja itu setidaknya pada awal2 Gubernur baru, memenuhi kebutuhan jiwa orang2 yang datang mengadu - bahwa pihak yg mereka harapkan utk hadir dalam setiap permasalahan kota - benar ada. Apakah nantinya berbuntut zonk atau tidak, hanya waktu yang bisa menjawab. Selamat bertugas. Seluruh kaum sosdem sptnya mengharapkan keberhasilan Walkot sosdem di “ibukotanya Kapitalisme” ini. Ayo bikin saya menelan keraguan saya 🤭.
Zohran Kwame Mamdani@ZohranKMamdani

On December 14th, I sat across from 142 New Yorkers as they shared their concerns, their dreams, the leadership they long for from City Hall. Our campaign was built around listening to the people of New York, and we will govern in the same way. Tomorrow, we get to work.

Indonesia
11
124
824
64.2K