Sabitlenmiş Tweet
kull
6.5K posts

kull
@sipaling_kull
running from real life 🏃🏻♂️💦
bgr Katılım Ocak 2022
1.3K Takip Edilen824 Takipçiler
kull retweetledi
kull retweetledi

Range film Netflix itu emang gila sih! Barusan kita dikasih survival action medioker di Apex, kini kita dapat Remarkably Bright Creatures dari Olivia Newman yang jadi salah satu film paling wholesome tahun ini.
Siapa sangka lewat kombinasi trio absurd; Gurita pasifik cerdas, janda tua tukang bersih-bersih akuarium dan gitaris grup band indie yang “tersesat”, adaptasi novel laris Shelby Van Pelt, kita diajak masuk ke sebuah cerita tentang kehilangan, trauma, kesepian yang sebenarnya rada berat namun berhasil dinetralisir sama kehangatan dari sebuah pertemanan tulus lintas generasi (dan spesies) dengan sedikit tambahan bumbu fantasi.
Sally Field adalah Tova Sullivan yang jadi jiwanya Remarkably Bright Creatures. Tova adalah janda 70-an yang kehilangan suami dan putranya puluhan tahun lalu. Dia kerja di shift malam jadi tukang bersih-bersih akuarium kecil di kota pesisir Sowell Bay. Di situ dia bertemu dan berteman sama Marcellus: seekor gurita raksasa Pasifik cerdas yang suka kabur dari tangkinya tiap malam.
Suka gimana Olivia Newman berhasil buat ngejaga keseimbangan antara drama ringan dan misteri ringan yang pelan-pelan terungkap lewat twist haru diujungnya, dan juga humor yang nyantai. Meski punya dikit elemen fantasi, karakter Marcellus di sini gak digambarin sebagai gurita ajaib yang bisa punya kekuatan ajaib. Ia juga gak bisa ngomong. Suara yang kita dengar di sepanjang film adalah isi kepala Marcellus yang disuarakan sempurna sama Alfred Molina dengan segala opini dan filosofinya tentang manusia.
Sementara itu, sosok Cameron yang muncul belakangan jadi pelengkap indah buat kisah ini. Laki-laki muda yang agak lost, lagi cari-cari arah hidup dan keberadaan ayahnya. Ketika dia nyambung dengan Tova (dan secara gak langsung juga dengan Marcellus), cerita jadi makin hidup. Pelan-pelan Newman ngebangun ikatan antar generasi yang kesepian dengan PTSD masing-masing. Ada elemen misteri soal hilangnya anak Tova yang dibuka, sederhana tanpa sensasional.
Kesepian gak mengenal usia, dan pertemanan itu bisa datang dari mana saja dan siapa saja—bahkan dari moluska yang punya tiga hati, delapan lengan dan sembilan otak. Olivia Newman ngebawa kehangatan dari tiap lembar halaman novel Shelby Van Pelt meski banyak karakter pendukung seperti temannya Tova, dan Avery si janda muda gak kebagian porsi yang cukup karena keterbatasan durasi.
Sisanya, ini drama tentang manusia dan alam yang cakep, secakep visual akuarium dan bawah laut yang indah. Sebuah feel-good movie yang tetep heartwarming meski bawa-bawa tema yang agak berat. Cocok buat yang lagi pengen healing bareng gurita yang beneran remarkably bright, dan filmnya punya cahaya yang sama terangnya.
4/5

Indonesia

@patragumala klo gue ada di acara itu, pengen caci maki juri sama orng2 goblok disitu, emosi banget gue liatnya 🥺😭
Indonesia

@abcdeannnnn Semangattt, pelari kabupaten kyanya udh terbiasa soalnya banyak tanjakan 🙏
Indonesia






















