SobriTube Channel
76 posts


@AsbabulKopi Ini orang kenapa julid amat sih. Sejahat dan sebejatnya musuh2 Nabi pada masanya, tidak ada yang menyerang dengan isu ini. Laah, ini ada orang yang hidupnya jauh dari masa Nabi malah kek cacing kepanasan. Kalo gak to**l apa mau disebut beg*kah?
Indonesia

@_SSR_rockstar MUI hanya melanjutkan fakta sejarah pada zaman kerajaan Majapahit. Lanjutkan MUI.


Indonesia

@tanyarlfes Yaah.. Si normalphobic gak terima, terusin aja sampai tenggelam di laut mati.
Indonesia

@Holan_Siregar Hmm.. Jadi mempertanyakan dengan nada penasaran, fungsi sepetol yang diselipin dipinggang itu buat apa? Gegayaan doangkah?
Indonesia

Agak bingung juga dengan situasinya, polisi yang sedang menyelamatkan seorang wanita yang diduga menjadi korban penyekapan dan pemerk*saan di kawasan Gunung Jati, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara malah dapat perlawanan oleh warga,
Saat sedang melakukan evakulasi polisi mendapat serangan lemparan batu dan kayu dari sejumlah orang hingga beberapa polisi mengalami luka memar dan mobil patroli mengalami kerusakan, akhirnya polisi kabur meninggalkan lokasi.
Namun untungnya, Korban berinisial N.A. (18), seorang pelajar, diduga disekap dan diperkosa oleh mantan pacarnya berinisial M.A. (20) di sebuah rumah di Kelurahan Jati Mekar, Kecamatan Kendari berhasil diselamatkan.
Ga tau juga kondisi sebenarnya seperti apa yah, kita gak tau apa yang menyebabkan warga menolak kehadiran polisi.
Sumber:
Lensa Informasi Sultra
Indonesia

@Kampenipotru @ini_ayye Terserah, mau lesbian dari lahir kek, dari gede kek, kalau menampakkan dan memberikan dukungan terhadap penyimpangan itu bukan bentuk taat.
Mana ada bilang mencintai Allah tapi tidak faham dogma? Dari dogma itulah baru timbul cinta lalu mentaati.
Indonesia

@sobritube @ini_ayye Lah dia memang merasa udah lesbian dari lahir, tapi dia gak tukang zina sama perempuan. Itu udah bentuk mentaati agama.
Inilah harus dibedakan. Mencintai Allah itu belum tentu sama dengan mentaati dogma/tafsir otoritas tertentu
Indonesia

buat temen-temen queer yg religius, ini tuh soal kedewasaan kognitif. mrk udh di tahap bisa misahin antara 'Sang Pencipta yg Maha Kasih' dngn 'tafsir dogma buatan manusia' yg sring disusupi sistem patriarki berabad-abad. mrka stay buat Tuhannya, bkn buat institusi agamanya
violet ⚢@vioIetswan
can religious queer people plz tell me why they’re religious? i’m genuinely curious
Indonesia

@Kampenipotru @ini_ayye Tuduhan yang mau saya kafirkan salah satunya itu dimana? Anda asal tebak kah? Anda ini sebenarnya Muslim, apa jadi-jadian? Koq gak bisa menangkap apa yang saya kritisi, malah kemana-mana arahnya. Hadeeeh
Indonesia

@sobritube @ini_ayye Iya bisa kubedakan. Contoh yang kusebutkan itu sah Islam semua, kenapa mau anda kafirkan salah satunya? Islam yang anda ikuti, meskipun anda tidak sebut sebagai pemahaman, ya sebenarnya pemahaman juga. Mentok2 lu paling sunni syafii, itu pemahaman kan?
Indonesia

@Fol1eadeux @pacarwuca Ini menurut iman saya, "Maka apakah kamu mengira, bahwa Kami menciptakan kamu main-main (tanpa ada maksud) dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami?"(Q.S. Al-Mu'minun ayat 115).
Mau percaya atau tidak, terserah anda, itu pilihan.
Indonesia

@sobritube @pacarwuca Logika lu kaga jelas masa gara2 manusia mati berarti ada penciptanya
Indonesia

@Kampenipotru @ini_ayye Mana ada ngaku cinta kepada Allah tapi tidak mentaati-Nya.
Indonesia

@sobritube @ini_ayye Kan sudah saya kitakan. Lebih tepatnya dia lebih cinta kepada Allah, bukan institusi/otoritas agama tertentu. Semoga paham ya maksud saya. Tidak ada yang utuh sempurna kecuali Allah
Indonesia

@Kampenipotru @ini_ayye Mau bilang islam belum tentu sempurna pun sama saja. Sebagai muslim tidak faham dengan kitabnya sendiri. Bedakan antara pemahaman dan Islam sebagai agama. Minimal google dulu sebelum bilang Islam belum tentu sempurna, karena ini perkara serius dalam agama.
Indonesia

@sobritube @ini_ayye Mana ada saya bilang Islam tidak sempurna, yang saya bilang belum tentu sempurna. Karena Islam banyak pemahamannya yang bisa jadi disusupi doktrin penafsir.
Kalau anda tidak tahu Islam banyak alirannya, minimal google dulu
Indonesia

@Fol1eadeux @pacarwuca Ketika pertama kali ditanya bukti gak pake logika, sudah dijawab, malah gak terima, mintanya pake logika, sudah dijawab pake logika juga masih tetap aja ngeyel, emang dasarnya bukan cari kebenaran, tapi ngeyel ngeyelan aja sih.
Indonesia

@sobritube @pacarwuca Wkwkkw justru kalo lu buka HP malah bisa tau gaada bukti kalo manusia itu diciptakan
Indonesia

@Kampenipotru @ini_ayye Dusta pertama, dia cinta agamanya tapi tidak menjalankan perintah agama. Dusta kedua, Islam tidak sempurna? Kek whaaat.. Serius anda ngetik gini? Anda Muslim kah? Kalo bukan jangan lompat pagar, tetap aja dipojokan.
Indonesia

@ini_ayye Sumpah ya. Queers religius/spiritual itu KEREN BANGETTTTT. Kalau straight religius ya wajar aja.
Aku punya teman perempuan Muslim Lesbian yang auranya positif banget, spiritual juga, berkasih sayang ke semua orang, dan ya dia cinta agamanya juga
Indonesia

@SkeptisU @pacarwuca 1. Saya tidak akan mengomentari soal teori evolusi, jadi terserah anda.
2. Mau itu diganti dengan intuisi atau istilah lainnya, tidak menutup fakta bahwa kognisi manusia berbasis akal, sementara kognisi hewan berbasis pada insting, meskipun sama2 pny intuisi
Indonesia

@sobritube @pacarwuca Kalau pakai ilmu biologi, semua mahluk hidup itu berasal dri proses evolusi satu nenek moyang yg sama yg disebut LUCA, bukan hasil penciptaan.
Insting itu istilah lama yg sudah diganti dgn istilah intuisi, manusia dan hewan sama2 punya intuisi.
Indonesia

@Fol1eadeux @pacarwuca Oke, logika ya. Buktinya :
1. Manusia diciptakan dengan adanya kesadaran dan emosi
2. Adanya informasi digital dalam DNA
3. Kompleksitas yang tidak dapat disederhanakan
4. Presisi tahapan embriologi
6. Buka HP anda yang smart itu, tinggal googling aja, jangan malas.
Indonesia

@sobritube @pacarwuca Itu bukan bukti, makanya gue nanya logikanya darimana
Indonesia

@Fol1eadeux @pacarwuca Tar dulu, anda kan nanya bukti, sudah saya jawab, anda gak terima?
Indonesia

@sobritube @pacarwuca Coba dielaborasi deh logikanya gimana?
Indonesia

@pacarwuca @SkeptisU Bagi saya, keyakinan (Iman) sm dgn kebenaran. Jika bagi anda keyakinan tdk sm dgn kebenaran, lalu apa landasan anda dalam menentukan kebenaran itu?
Indonesia

@Fol1eadeux @pacarwuca Adanya manusia yang mati, itu membuktikan bahwa manusia itu diciptakan. Karena sesuatu yang diciptakan pastilah memiliki masa, tidak kekal dan abadi.
Indonesia

@sobritube @pacarwuca Pertama buktiin dulu kalo manusia diciptakan
Indonesia

@SkeptisU @pacarwuca 1. Oh ya tentu, moral/norma yang berlandaskan iman sama seperti saya hanya berlaku untuk yang seiman dengan saya, diluar itu terserah.
2. Pendapat saya diawal, penciptaan manusia diberikan akal dan hewan hanya insting tidaklah bertentangan dengan ilmu biologi.
Indonesia

@sobritube @pacarwuca Jd setuju ya, klo agama yg anda anut itu tdk bisa dijadikan patokan moral/norma utk semua mahluk hidup kan?
Tapi klo patokannya ilmu biologi, bisa dipakai secara universal.
Indonesia

@SkeptisU @pacarwuca Ya itukan menurut anda, yang entah punya agama atau tdk, yang percaya dengan adanya Tuhan atau tdk. Tapi anda ttp pakai akal kan untuk menentukan baik dan buruk suatu hal? Babi dalam keimanan saya tetap haram dimakan maupun banyak atau sedikit.
Indonesia

@sobritube @pacarwuca Dlm kehidupan itu tdk ada yg namanya baik atau buruk, itu cuma labeling oleh manusia saja, kebanyakan dipengaruhi oleh dogma, norma dan moral yg disepakati bersama.
Coba jawab ini:
Makan daging babi secukupnya itu baik atau buruk?
Indonesia






