bloodyjen

32 posts

bloodyjen banner
bloodyjen

bloodyjen

@solideola

Katılım Şubat 2025
13 Takip Edilen3 Takipçiler
noh
noh@durianapelnanas·
Guys, aku belom bisa masuk web buat um ugm karna katanya lagi dinonaktifkan??? Kira-kira bakal ada perpanjangan waktu kaya taun lalu ga ya???
Indonesia
4
0
0
2K
bloodyjen
bloodyjen@solideola·
@10ofsummer sama aja ka, barusan bisa tapi sekarang eror lagi gatau dehh ajsjakjs
Indonesia
1
0
0
19
b
b@10ofsummer·
@solideola udh bisa kak skrg?? aku ko blm ya 😔
Indonesia
1
0
0
33
b
b@10ofsummer·
ada ga yg bisa login um ugm tp pas pencet detail error trs 😔
Indonesia
9
0
3
661
bloodyjen retweetledi
Rasya FKG🦷🪥
Rasya FKG🦷🪥@dentistjiro·
NANGIS TRS, MAAF KALO USAHA KURANG YA ALLAH TAPI AKU TAU KEKUATAN MU, aku mau kuliah tahun ini
Indonesia
55
6.9K
17.4K
147.6K
bloodyjen retweetledi
August
August@AnakLolina2·
Teman-teman mohon bantuannya bersuara agar kasus uang jemaat sebesar 28 miliar yang raib di tipu oknum BNI bisa selesai. Kasus ini sudah berlangsung lama namun tak ada itikad baik,. @DivHumas_Polri @KejaksaanRI @prabowo No viral no justice kata @mohmahfudmd Bantu RT 🙏
August tweet media
Indonesia
479
20.8K
40K
1.4M
bloodyjen retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, ini gilaa sihh Suster Natalia. Perempuan yang tidak menikah. Tidak punya harta pribadi. Mengabdikan seluruh hidupnya untuk gereja dan umatnya di Labuhanbatu, Sumatera Utara. Dan sekarang dia harus menanggung beban Rp28 miliar yang raib bukan uangnya sendiri tapi uang 1.900 jiwa umat yang dia jaga amanahnya. bahkan dia bilang ke teman dia yang suster juga dia akan masuk penjara. dia cerita Setiap kali ketemu umat yang sederhana itu, saya selalu katakan: mari, masa depan anak-anakmu melalui menabung. Tapi sekarang masa depan mereka itu hancur di tangan saya. Kronologi yang perlu semua orang pahami: Credit Union Paroki Aek Nabara koperasi simpan pinjam di bawah naungan gereja sudah berjalan 45 tahun tanpa masalah. Umat menabung perak demi perak. Untuk sekolah anak. Untuk biaya sakit. Untuk masa depan. Total yang terkumpul dan ditempatkan di deposito: Rp28 miliar lebih dari 1.900 anggota. Di 2019 Andi Hakim Febriansyah Kepala Kas BNI Unit Aek Nabara mendatangi pengurus CU. Menawarkan produk bernama BNI Deposito Investment dengan bunga 8% per tahun. Lebih tinggi dari deposito biasa. Pengurus percaya. Karena siapa yang tidak percaya kepada kepala kas bank negara yang datang dengan seragam resmi, ID card BNI, dan pick-up service resmi yang sudah berjalan sejak 2015? Tujuh tahun berjalan. Bunga masuk rutin setiap bulan. Tidak ada masalah. Sampai Desember 2025 dan semuanya mulai runtuh: CU mengajukan pencairan Rp10 miliar untuk pinjaman ke anggota. Bertahap minta Rp2 miliar dulu. Januari 2026 tidak cair. Februari 2026 tidak cair. 5 Februari Suster Natalia panggil Andi. Andi bilang besok. Besok tidak cair. Andi minta semua bilyet deposito untuk pembaruan. Suster menyerahkan semuanya karena percaya. Sore hari Andi sudah di jalan ke Medan katanya cuti. Lalu 23 Februari bukan Andi yang datang. Tapi kepala kas baru. Dengan kalimat yang mengubah segalanya: Per hari ini saudara Andi Hakim Febriansyah bukan pegawai BNI lagi. Dan produk yang ditawarkan itu bukan produk BNI. Suster Natalia pingsan lima menit. Yang lebih ngeri dari hilangnya uang itu: Bilyet deposito yang dipegang Andi dibakar. Sengaja. Supaya tidak ada barang bukti. Tapi Andi salah hitung. Satu bilyet tersimpan di tangan pastor lain yang kebetulan tidak ada di tempat saat pengambilan. Satu bilyet itu yang menjadi bukti bahwa semua ini nyata. Andi sudah menyiapkan skenario dari jauh hari. Tanggal 23 Februari itu hari yang sama dia ambil semua bilyet dia sudah mengajukan pengunduran diri. Dan dua hari kemudian dia terbang ke luar negeri bersama istrinya lewat Bali ke Australia, lalu ke New Zealand. Sambil cuti dia masih angkat telepon Suster Natalia. Masih bilang "aman, Suster." Masih janjikan pencairan. Setelah red notice diterbitkan oleh Interpol dan Australian Federal Police Andi kembali ke Indonesia 30 Maret 2026 dan ditangkap di Kualanamu. Di dalam pemeriksaan dia mengakui semua perbuatannya. Uangnya? Dipakai untuk sport center, kafe, mini zoo, tanah, dan berbagai aset yang kini sedang dilacak dalam proses TPPU. Dan sekarang masuk ke bagian yang paling mengkhawatirkan: BNI melakukan verifikasi internal sendiri. Tanpa transparansi. Tanpa melibatkan korban dalam proses. Hasilnya: BNI bersedia mengganti Rp7 miliar. Dari Rp28 miliar lebih. Dan pada 26 Maret 2026 tanpa persetujuan CU-PAN BNI mentransfer Rp7 miliar itu ke rekening korban secara sepihak. Seolah dengan mentransfer itu kasus selesai. Kuasa hukum CU-PAN dari Gani Djemat & Partners menolak keras. Karena: Berdasarkan prinsip Vicarious Liability perusahaan bertanggung jawab atas tindakan pegawai yang dilakukan dalam kapasitas jabatannya. Andi beroperasi dengan ID card BNI, jabatan BNI, fasilitas pick-up service BNI, dan atas nama BNI selama tujuh tahun. Ini bukan tindakan pribadi yang kebetulan dilakukan oleh orang yang bekerja di BNI. Ini tindakan yang bisa terjadi karena dia adalah BNI di mata korban. POJK Nomor 22 Tahun 2023 Pasal 10 ayat 1 juga menegaskan: pelaku usaha jasa keuangan wajib bertanggung jawab atas kerugian konsumen akibat kesalahan pegawainya. Tidak ada klausul kecuali kalau pegawainya nakal. Dan respons BNI yang paling menyakitkan menurut korban: Enam kali mediasi. Satu kali aksi damai. Sepanjang itu tidak satu pun pejabat BNI dari kantor cabang atau wilayah yang mengucapkan kata "maaf" atau kami prihatin kepada korban. Yang datang dari pihak BNI hanya satu permintaan berulang: Berikan kami bukti pendukung. Padahal semua data transaksi ada di sistem BNI sendiri. Semua perpindahan uang dari kas lancar ke rekening Andi tercatat di rekening koran BNI. Bukan di tangan korban. Baru Wakil Menteri BUMN yang mengundang korban dan itulah pertama kalinya ada pejabat yang mengucapkan kata permohonan maaf dan rasa prihatin. Satu hal yang tidak bisa diabaikan: Suster Natalia sekarang punya utang pribadi ke beberapa orang. Karena ada anggota CU yang butuh uang untuk berobat yang tidak bisa dia biarkan meninggal di rumah sakit sementara dana CU tidak bisa diakses. Dia yang tidak punya harta pribadi meminjam uang untuk membayar tagihan rumah sakit umatnya. "Saya tidak bisa biarkan umat meninggal di rumah sakit, Pak." BNI adalah bank BUMN. Bank milik negara. Diawasi oleh OJK. Dijamin kepercayaannya oleh nama negara Indonesia. Dan di bawah namanya selama tujuh tahun seorang kepala kas menjalankan skema penipuan yang menyedot uang 1.900 jiwa umat gereja yang menabung perak demi perak untuk masa depan anak-anak mereka. BNI tidak bisa menyebut ini hanya masalah oknum lalu cuci tangan dengan transfer Rp7 miliar yang tidak transparan prosesnya. Karena korban bukan menyimpan uang kepada Andi Hakim. Korban menyimpan uang kepada BNI. Dan BNI harus mengembalikannya penuh tanpa pengecualian. Kalau tidak ini bukan hanya kasus kriminal biasa. Ini adalah konfirmasi bahwa di negeri ini orang miskin yang menabung untuk masa depan anaknya bisa kehilangan segalanya karena sistem yang seharusnya melindungi mereka justru membiarkan hal ini terjadi selama tujuh tahun.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
2.9K
47.1K
102.4K
11M
bloodyjen retweetledi
krestenisasi terselubung
krestenisasi terselubung@kresbung·
Tanpa mengurangi rasa hormat, perkataan Pak Jusuf Kalla di forum Akademis sama sekali tidak mewakili wajah/ajaran Kekristenan yang sesungguhnya. 1 Yohanes 3:15 “Setiap orang yang membenci saudaranya, adalah seorang pembunuh manusia. Dan kamu tahu, bahwa tidak ada seorang pembunuh yang tetap memiliki hidup yang kekal di dalam dirinya.” Lukas 6:27 “Tetapi kepada kamu, yang mendengarkan Aku, Aku berkata: Kasihilah musuhmu, berbuatlah baik kepada orang yang membenci kamu; (28) mintalah berkat bagi orang yang mengutuk kamu; berdoalah bagi orang yang mencaci kamu.” Sekali lagi Perkataan Pak Jusuf Kalla sama sekali tidak mewakilkan ajaran Yesus yang sebenarnya.
Indonesia
300
1.2K
3.1K
621.7K
bloodyjen retweetledi
grey ✮
grey ✮@hrhsfsotus·
MAKSUD LO APA INTEN???
grey ✮ tweet media
Indonesia
205
901
8.7K
294.6K
bloodyjen retweetledi
ody 𝜗𝜚
ody 𝜗𝜚@ciwikukie·
utbk is killing me slowly.
English
4
1.8K
4.4K
40.1K
bloodyjen retweetledi
Solekhan
Solekhan@__PASMANTAP·
Kuliti lagi ah.. Klo blm viral dan di kuliti netizen masih aja Nir adab org² serakah model ginian. Menyala yg punya 41 dapur MBG. liputan6.com/regional/read/…
Indonesia
496
9.1K
30.3K
1.4M
bloodyjen retweetledi
Denni Sauya
Denni Sauya@denni_sauya·
🫣🙈
Denni Sauya tweet media
QME
288
4.5K
15.2K
398.4K
bloodyjen retweetledi
Dumdum
Dumdum@yusuf_dumdum·
Katanya iblis dan syetan dibelenggu saat ramadhan, ternyata peran setan dan iblis malah diganti oleh manusia biadab yg tega bunuh siswa usia 14 tahun. Kawal kasus ini. Sudah terlalu banyak nyawa yang hilang ditangan oknum aparat biadab! Nanti kalau rakyat marah dituduh provokasi dll. Emang SETAN kalian semua. DAJJAL!
Indonesia
1.8K
12.3K
38.2K
3.8M
bloodyjen retweetledi
Ve.
Ve.@LacedbyTears·
@ousibalsundae Speakeu engliseu, pleaseu. I donteu understandeu abouteu whateu you saideu.
English
4.8K
116.5K
480.1K
48.5M
bloodyjen retweetledi
👑
👑@coffeededo_o·
👑 tweet media
ZXX
77
3.5K
28.6K
246.6K
bloodyjen
bloodyjen@solideola·
@basebuku wtb any rf kuang, emily henry, abby jimenez books english ver
English
0
0
0
21
📚 basebuku
📚 basebuku@basebuku·
📚 Jadikan ini lapak WTS/WTB kalian!
Indonesia
310
9
206
24.3K
bloodyjen retweetledi
𝑆
𝑆@leoninethings·
"You need a boyfriend" What I need:
𝑆 tweet media
English
190
39.2K
162.2K
2.6M
bloodyjen retweetledi
Jenni
Jenni@hashjenni·
People who have twitter but never tweet anything
Jenni tweet media
English
1.6K
20.9K
256.1K
2.9M
andin
andin@quietimetalks·
PRICE LIST: - Love Wager 120k - Death On the Nile 89k - Our Missing Heart 78k - Kindred 95k - Out of The Wood 115k - Penghancuran Buku dari Masa ke Masa, 95k - Laut bercerita 60k - Politik marginalisasi era jokowi 59k - Serikat Buruh 65k - Cerita dari Digul 55k
Indonesia
8
0
0
2.2K
andin
andin@quietimetalks·
Mau up jualan tapi lagi dar der dor diskon akhir tahun😔
andin tweet media
Indonesia
22
3
16
2.9K