sonskiii anak bekasi

32.5K posts

sonskiii anak bekasi banner
sonskiii anak bekasi

sonskiii anak bekasi

@sonsonice

don't follow your dreams, follow my Twitter

Nasi Uduk Sambel Kacang Katılım Ocak 2010
801 Takip Edilen707 Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
sonskiii anak bekasi
sonskiii anak bekasi@sonsonice·
Dengerin omongan dan masukan orang lain itu boleh. Tapi jangan sampe, saking seringnya dengerin saran orang lain, malah lupa dengerin suara hati sendiri.
GIF
Indonesia
1
1
4
0
sonskiii anak bekasi retweetledi
Angga Fauzan 
Angga Fauzan @angga_fzn·
Ngejaga Mental Health bkn berarti kita harus bahagia terus2an, bkn berarti harus positive vibes only. Kata partner w yg jebolan psiko, setelah aware soal Mental Health, next step yang perlu dilakuin adlh ngebangun Mental Resilience. Gak gampang jatuh, gak gampang baper, gak gampang sedih. Krn dunia gak se-happy go lucky itu. Kita akan salah, kita akan ketemu sm org yang nyalahin kita, kita akan sedih, atau membuat org lain sedih. Jd bkn soal gabole sedihnya, tp belajar utk bs nerima dan balik lagi.
Asanwa.sol@Chizitere_xyz

unpopular opinion about mental health that will put you in this position??

Indonesia
52
3.6K
9.8K
447.2K
sonskiii anak bekasi retweetledi
fillainart
fillainart@fillainart·
Setiap kali ngebahas Si Doel Anak Sekolahan, wacana seringkali mentok di perdebatan "mendingan Sarah atau Zaenab?" Padahal, kalau kita mau menelisik lebih dalam, sinetron ini adalah salah satu arsip kritik sosiologis yg oke di era Orde Baru soal omong kosongnya meritokrasi pendidikan. Sinetron ini merekam dengan jelas patah hatinya kelas pekerja Jakarta yang dibohongi oleh janji manis bahwa "sekolah tinggi adalah tiket pasti buat naik kelas sosial." Coba kita ingat-ingat core ceritanya. Babe Sabeni rela jual tanah dan narik oplet siang-malam cuma demi satu utopia: bikin Doel jadi "insinyur". Orde Baru saat itu memang gencar mempropagandakan pembangunan dan pendidikan. Tapi begitu Doel lulus dan dapat ijazah, apa yg terjadi? Realitas menamparnya habis-habisan. Bertahun-tahun Doel luntang-lantung masuk-keluar gedung bertingkat di Sudirman pakai kemeja kegedean, cuma buat ngetes ombak pahitnya bursa kerja. Kalau meminjam konsep sosiologi dari Bourdieu, ijazah Doel (Modal Kultural) itu ternyata gak ada artinya karena dia miskin Modal Sosial (networking/orang dalam). Doel punya otak, tapi dia nggak punya privilege yg cuma dimiliki kelas menengah ke atas kayak keluarganya Sarah. Sinetron ini dengan jujur mengungkap fakta bahwa di sistem kapitalisme yg korup, ijazah sarjana kalah telak sama yg namanya "titipan koneksi". Yg bikin sinetron ini masterpiece adalah bagaimana mereka mengemas keputusasaan struktural itu lewat elemen komedi yg satir banget. Ingat scene legendaris pas Atun kejepit tanjidor? Atau gimana apesnya Mandra yg selalu diomelin Babe karena narik opletnya sepi penumpang? Di permukaan itu emang kocak. Tapi kalau ditarik lebih jauh, komedi Mandra dan Atun itu adalah potret kepanikan kelas bawah yg tergagap dipaksa masuk ke mesin modernisasi. Tanjidor yg menjepit perut Atun itu alegori yg pas buat menggambarkan kebudayaan lokal yg makin sesak dan terhimpit di tengah Jakarta yg berubah jadi hutan beton. Sementara itu, Mandra adalah representasi ketidakberdayaan. Dia cuma tamatan SD, narik oplet butut yg pelan-pelan rutenya digilas sama angkot dan mikrolet moderen. Dia adalah korban pergeseran zaman yg gak punya jaring pengaman (ijazah/modal). Ironisnya, saat Doel si sarjana teknik pengangguran bingung nyari kerjaan formal, satu-satunya tulang punggung ekonomi keluarga Sabeni yg paling nyata justru ada di tarikan oplet reyot Mandra dan warung kecil Maknyak. Jadi, kalau hari ini Gen Z banyak yg mengeluh soal fenomena loker fiktif, gila-gilaan syarat kerja, atau capeknya bersaing sama anak pejabat lewat jalur ordal, sebenarnya Si Doel udah meramalkan penderitaan struktural itu sejak 30 tahun yg lalu. Sinetron ini boleh saja dilihat sekadar dari drama cinta segitiga, tapi di layer selanjutnya ini adalah tragedi sebuah keluarga yg percaya pada sistem, namun akhirnya dikhianati oleh sistem itu sendiri.
fillainart tweet mediafillainart tweet mediafillainart tweet mediafillainart tweet media
Indonesia
174
2K
3.9K
233.6K
sonskiii anak bekasi retweetledi
cara mia
cara mia@cinnamasta·
@sorejhvi imo ini jg karena stereotype “org yang pinter di teori biasanya kerjanya 0” yang sering dipake buat downplaying experts. padahal kl dipikir-pikir kan actions yang baik jg perlu dtg dr thought process yang baik ya 😅
Indonesia
11
1.4K
6K
69.9K
aril piterpen
aril piterpen@aril_piterpen1·
superindo harusnya buka mbg ga sih?😭 sgini 14.900 mana enak bgt😭
aril piterpen tweet media
Indonesia
2.1K
15.7K
141.6K
4.3M
sonskiii anak bekasi
sonskiii anak bekasi@sonsonice·
Jadi panitia acara, perlu data peserta : "kak, a b c ?" (nanya 3 hal sekaligus) "iya bener saya Mr X" "bisa dateng kak?" "Ya bisa" "berapa orang kak?" "4" --- awalnya gedeg, kenapa gak dijawab sekligus sih abis ketemu orangnya pas Hari H bisa maklum, malah kasian ama orangnya
Indonesia
0
0
0
29
sonskiii anak bekasi retweetledi
sarah
sarah@sahouraxo·
Israel killed 3 Indonesian UN peacekeepers in South Lebanon. They were wearing blue helmets. They were in UN uniforms. They were peacekeepers. Israel bombed them anyway. Not a peep in Western media. Not a word from the international community. Kick Israel out of the UN.
English
1.3K
58.3K
175.8K
2.2M
sonskiii anak bekasi
sonskiii anak bekasi@sonsonice·
@worksfess Hi Nder, Shopeefood Driver in here Ini gambaran kasar aja Nder. Sehari aku rata-rata ngojol 3-4 jam. 2-3 orderan sehari. Rata-rata kisaran 20-30ribuan Misal rutin aja 30 hari aktif 3-4 jam di jam primetime (18.00-21.00), 20.000 × 30 hari = Rp 600.000 Dah lumayan kan?
sonskiii anak bekasi tweet media
Indonesia
0
0
0
233
WORK
WORK@worksfess·
wrk! guys aku ada kepikiran jadi ojol, i know too early nanya gini tp adakah yg jadi driver ojol disini? pendapatan kasar perbulan nya berapa ya? makasi banyak in advance 🫶🏻
Indonesia
22
4
108
35.6K
sonskiii anak bekasi retweetledi
ann
ann@anhtiss·
Orang dewasa punya standar tinggi kalau ketemu anak kecil. Di mata orang dewasa, anak harus ceria, harus mau respon segala pertanyaan, harus mau salim, harus mengikuti norma sosial dengan perfect. Anak kecil teriak dikit "Gak diajarin ortunya ya?" Anak kecil nangis "Kok cengeng sih?" Anak kecil slow to warm up "Masih kecil udah introvert ya" Anak kecil ikut ortu nongkrong, bosen, butuh input stimulus lain "Rewel ya ternyata" Kata gw mah elu yg rewel. Udah dewasa tapi judgemental banget ke anak-anak. Anak kecil tuh sedang belajar memahami dirinya sekaligus memahami dunia yang semua isinya tuh besar-besar. It gets too overwhelmed sometimes. It's a part of the growth process. Mari kita jadi orang dewasa yg wajar gitu lho.
JazEe | Web 3 Thinker@JazEWeb3

Unpopular opinion about child ?

Indonesia
222
7.6K
23.7K
958.2K
sonskiii anak bekasi retweetledi
Vindikasi
Vindikasi@vindikasi·
[Update terbaru CPNS 2026] Tidak ada PPPK, hanya CPNS. Kemendikdasmen telah menyusun kebutuhan SDM, sesuai instruksi Menpan RB terkait kebutuhan ASN, dan kesimpulannya sebagai berikut: 1. Kemendikdasmen hanya akan rekrut CPNS. 2. Kualifikasi pendidikan dari D3 hingga S2 3. D3 untuk Jabatan Fungsional Terampil dan Jabatan Pelaksana kelas 6. 4. S1 dan D4 untuk Jabatan Fungsional Keahlian Ahli Pertama dan Jabatan Pelaksana Kelas 7. 5. S2 untuk Jabatan Fungsional Keahlian Ahli Pertama dengan syarat wajib S2. 6. Batas waktu yang ditetapkan Kemendikdsamen menyusun kebutuhan CPNS tanggal 27 Maret 2026. Sebagai gambaran, di CASN sebelumnya: - jumlah formasi Kemendikbudristek : 40.541 orang. - Ada 498 kualifikasi pendidikan yang dibutuhkan (daftar jurusan yang dibutuhkan Kemendikburistek pada CPNS sebelumnya ada di reply) Jadi, apakah kamu berencana ikut CPNS 2026? Sudah sampai mana persiapan kamu? Kalau kamu belum mulai belajar, atau bingung mau mulai dari mana, atau hanya pingin lihat bagaimana soal CPNS, atau ga sanggup bayar tryout (seperti ratusan followers kami yang lulus di CPNS sebelumnya tanpa tryout) atau stuck dan belum bisa mengerjakan 110 soal SKD di bawah 90 menit (karena test aslinya 100 menit) maka kamu harus ke lynk.id/vindikasi/WJWl… karena belajar pemetaan pola soal disitu bisa buat kamu ngerjakan 110 soal SKD CPNS, dari platform apapun, dalam 45-50 menit.
Vindikasi tweet media
Indonesia
103
1.5K
9.8K
466.7K
sonskiii anak bekasi retweetledi
Ali 👊🏻
Ali 👊🏻@mhuseinali·
Transum itu tidak boleh berorientasi profit. Rugi terus juga gpp. Kalo mobilitas dari daerah A -> B menggerakan ekonomi, maka transum bisa bantu kontribusi meningkatkan nilai ekonomi daerah tersebut. Transumnya rugi, tapi secara sistem bikin the whole economy jadi untung. Makin bagus transum, multiplier ekonominya makin tinggi. Makanya transum itu diskusinya jangan untung rugi. Kalau bahasannya gitu doang mah gaada negara yg mau mulai bikin transum 🤣
Txt Transportasi Umum@txttransportasi

Unpopular opinion soal transportasi umum darat, laut, & udara se-Indonesia.

Indonesia
293
6.9K
19.9K
835.2K
sonskiii anak bekasi retweetledi
Si Paling Masker 
Si Paling Masker @TipeDarah·
aku dulu pernah iseng ngajar les privat door to door (disclmr: nominal hanyalah ilustrasi) di keluarga A— minta rate Rp40.000 per sesi, itu pun setelah ibunya nawar a-lot. selama sesi belajar, anaknya belajar ogah-ogahan, moody, kadang nunggu dulu dia 'siap' belajar dan waktu itu pernah paling parah bisa 60% sendiri dari durasi sesi yang aku sediakan. aku dapet suguhan minum air putih aja udah alhamdulilah, seringnya lupa tapi. mereka pernah beberapa kali cancel jadwal belajar yang sudah ditentukan sebelumnya, parahnya pernah cancel di tempat (aku udah datang di rumahnya tapi anaknya masih ada acara di sekolah dan nggak ada konfirmasi sebelumnya kalau hari itu cancel 😣), tanpa ganti uang kompensasi/transport dan ibunya cuma wa 'iya nih, dia masih ada acara sekolah kak, off dulu ya, tq', padahal aku udah sebelumnya ngosongin jadwal dan juga udah ngusahain jauh-jauh datang sampai depan rumah di keluarga B— ibunya setuju sejak awal di rate Rp70.000 per sesi sesuai dengan yang aku ajukan dan itu rate standar/pasaran ngajar ke rumah waktu itu anaknya disiplin belajar, secara kemampuan sebenarnya anak ini sedikit di bawah anak rumah A tadi, tapi anak ini lebih tekun, mau mencoba, aktif nanya, attitude baik dan dia udah siap belajar di waktu yang ditentukan. ortunya pun selalu nanyain mau minum apa plus selalu dikasih snack buat aku selama ngajar. nggak pernah cancel jadwal, apalagi cancel mendadak, sekalipun terpaksa cancel ibunya nawarin untuk ganti uang transport/ganti full sesi sejak itu aku berprinsip, di bidang jasa - nominal rate itu bukan sekadar imbalan kita atas waktu, tenaga, pikiran dan biaya lain, tapi juga pemfilter mana konsumen yang beneran serius mau memanusiakan pakai jasa kita atau memang mereka cuma mental gratisan, mental mendang-mending, yang ketika diberi kerendahan hati di nominal lebih murah bukan menghargai kesempatan itu tapi malah beneran merendahkan pemberi jasa itu sendiri.
Razan Tata | Content Writer@razantataa

Aku pernah mengajar di KELAS PRAKERJA. Itu kan GRATIS ya. Tahu gak POV-ku sebagai pengajar gimana? Sebagai gambaran: Tiap kelas berlangsung 5 hari. Tiap sesinya 3 jam. Itu aku berasa bicara dengan tembok 🥲 Hampir semuanya OFF CAM dan PASIF. Buka sesi tanya jawab, gak ada yang nanya. Lalu, pas dikasih tugas tahu gak apa yang kudapat? Anggap ada 15 peserta. Itu bisa 10-12 nya ngerjain asal-asalan. Bahkan ada yang kelihatan banget pake chatGPT 😭 Ya, kelas gratis sering yang datang MENTAL GRATISAN. Mau cerita lain dari contoh ilmu yang dikasih GRATIS? Aku punya grup menulis. Terbuka dan gratis untuk umum. Semua bisa diskusi dan belajar di situ. Tapi, KALAU MAU ✨ Karena yang kudapat banyak banget SILENT READER. Tiap aku sharing materi, sepi dari tanggapan. Padahal yang "seen" itu banyak banget. Sementara itu, di balik materi webinar hingga komunitas, ada effort yang kucurahkan. Ada waktu yang kugunakan buat nyiapin materi. Ada pengalaman yang kubagi cuma-cuma. Di situ aku punya kesimpulan: MENTAL GRATISAN dan MENTAL SIAP BAYAR itu berbeda ✨ Contoh: Aku beberapa kali itu bootcamp berbayar. Di sana suasananya aktif sekali. Sesi tanya jawabnya hidup. Tugas dikerjain sungguh-sungguh. ILMU BERBAYAR ternyata jauh lebih dihargai dari ILMU GRATISAN. Nah, kalau ada yang bilang "Kok ujung-ujungnya jualan kelas?" Ya, buat menyaring siapa saja yang siap dengan ilmu. Termasuk menghargai yang membagikan ilmunya ✨

Indonesia
50
1.1K
8.4K
381.3K
sonskiii anak bekasi retweetledi
raizel
raizel@ventilasilang·
kalo lu udah nyobain merantau ke jakarta tanpa kendaraan pribadi, ketika lu pergi merantau ke kota lain, lu bakalan bandingin kota itu sama jakarta karena jakarta emang segampang itu untuk berpergian dari ujung ke ujung tanpa harus punya kendaraan pribadi & tanpa ngeluarin banyak uang
versace@trunkszoldyck

Unpopular opinion soal Kota Jakarta

Indonesia
417
4.5K
22.3K
988.3K
sonskiii anak bekasi retweetledi
Razan Tata | Content Writer
Razan Tata | Content Writer@razantataa·
Aku pernah mengajar di KELAS PRAKERJA. Itu kan GRATIS ya. Tahu gak POV-ku sebagai pengajar gimana? Sebagai gambaran: Tiap kelas berlangsung 5 hari. Tiap sesinya 3 jam. Itu aku berasa bicara dengan tembok 🥲 Hampir semuanya OFF CAM dan PASIF. Buka sesi tanya jawab, gak ada yang nanya. Lalu, pas dikasih tugas tahu gak apa yang kudapat? Anggap ada 15 peserta. Itu bisa 10-12 nya ngerjain asal-asalan. Bahkan ada yang kelihatan banget pake chatGPT 😭 Ya, kelas gratis sering yang datang MENTAL GRATISAN. Mau cerita lain dari contoh ilmu yang dikasih GRATIS? Aku punya grup menulis. Terbuka dan gratis untuk umum. Semua bisa diskusi dan belajar di situ. Tapi, KALAU MAU ✨ Karena yang kudapat banyak banget SILENT READER. Tiap aku sharing materi, sepi dari tanggapan. Padahal yang "seen" itu banyak banget. Sementara itu, di balik materi webinar hingga komunitas, ada effort yang kucurahkan. Ada waktu yang kugunakan buat nyiapin materi. Ada pengalaman yang kubagi cuma-cuma. Di situ aku punya kesimpulan: MENTAL GRATISAN dan MENTAL SIAP BAYAR itu berbeda ✨ Contoh: Aku beberapa kali itu bootcamp berbayar. Di sana suasananya aktif sekali. Sesi tanya jawabnya hidup. Tugas dikerjain sungguh-sungguh. ILMU BERBAYAR ternyata jauh lebih dihargai dari ILMU GRATISAN. Nah, kalau ada yang bilang "Kok ujung-ujungnya jualan kelas?" Ya, buat menyaring siapa saja yang siap dengan ilmu. Termasuk menghargai yang membagikan ilmunya ✨
David Alfa Sunarna@davidsunarna

Walaupun beliau ga jualan kelas, tapi gua heran sama pandangan netizen disini. Apa sih yang salah sama jualan kelas? Gua heran deh, sehina itu ya? Gua pun masi sering beli course, dan yang kurasi kan kita sendiri. Yang salah itu kalau duitlu cuma 30 juta, terus lu beli kelas 30 juta iming2 kaya. Itu elu yang begonya unlimited. Ini kejadian pas gua tanya temen yang minta kerja ke gua. Real case. Gua tanya, lo kan kerja di perusahaan gede sebelumnya? Masak gak ada tabungan? Terus dia jawab, "Ada sih bang THR, tapi gua beliin kelas kemarin 30 juta". Gua tanya lagi, berapa return lu dari invest 30 juta itu? Dia jawab "gak ada bang". Akhirnya gak gua kasih kerjaan, tapi gua kasih siraman rohani 1 jam gua ngomel2. 😂 Itu baru bego unlimited.

Indonesia
168
2K
12.9K
1.2M
sonskiii anak bekasi retweetledi
Menteri Pekerja RI
Menteri Pekerja RI@MenteriPekerja·
Dear HR, kalo dapet lamaran dari Milenial kelahiran 1981-1996 untuk entry level itu tolong dihargain itu apply bukan lagi untuk ngejer passion atau pengalaman tapi bertahan hidup :((
Indonesia
212
7.6K
25.7K
624.8K
sonskiii anak bekasi retweetledi
United Focus Indonesia
United Focus Indonesia@utdfocusid·
Schweinsteiger bukan legend MU dalam arti sesungguhnya. Waktunya di Old Trafford memang relatif singkat, kontribusinya terhadap klub jelas gak sebanding sama Scholes, Neville, atau Roy Keane. Tapi justru itu yang bikin gue makin respect sama dia. Karena bertahun-tahun setelah ninggalin klub, dia masih konsisten nonton. Selfie sama layar TV, dengan match MU di belakangnya. Dia bener-bener nunjukkin kecintaannya terhadap klub ini, sesuatu yang bahkan ga dia lakukan ke Bayern sebagai klub yang membesarkan namanya dan meraih banyak trofi bersama mereka. Dan gue cukup yakin bahwa itu semua genuine dan bukan cuma konten. Dia bener-bener gak ada drama. Gak ada nyinyiran di depan kamera. Cuma seorang fans, yang kebetulan pernah main buat klub ini. Setelah masa pensiunnya, gue justru lebih respect terhadap Schweinsteiger dibanding Legend-Legend MU yang tiap pekan rajin muncul di TV buat nyalah-nyalahin klub yang dulu mereka bela. #utdfocusid
United Focus Indonesia tweet media
Bastian Schweinsteiger@BSchweinsteiger

DNA 💪🏼 @ManUtd

Indonesia
88
354
2.5K
166.9K