Bleblebleh

1K posts

Bleblebleh banner
Bleblebleh

Bleblebleh

@spectriumX

Zo wijd de wereld strekt | a lifetime colt

North Brabant, The Netherlands Katılım Eylül 2010
1.9K Takip Edilen155 Takipçiler
Vicharak
Vicharak@Vicharak_In·
Exciting news for customers in 🇬🇧 UK. We have Shrike-Lite available through our local warehouse, with shipping within 2 days. Use our Vicharak store and grab a $4 FPGA and Arduino-compatible board right away.
English
1
4
60
2.9K
Bleblebleh
Bleblebleh@spectriumX·
@18fesss Siapa lu minta dikasih tau buat tau diri, balik indo aja nangis ke emak cil
Indonesia
0
0
0
78
18FESSS
18FESSS@18fesss·
18! beneran berusaha stay waras
18FESSS tweet media
Indonesia
206
234
9.8K
825.7K
William Carter
William Carter@realwtcarter·
@FGaitho237 Arrest this guy. Charge with treason. Convict him for aiding and comforting the enemy. Put him in prison.
English
149
1
128
24.9K
Francis Gaitho
Francis Gaitho@FGaitho237·
War in the TikTok era is wild 😂😂😂
Deutsch
532
6.2K
29.4K
1.9M
Controversial
Controversial@imkontroversial·
@Gabbar0099 Because in Indonesia these 2% hindus stay on an island named Bali only.!
English
46
43
1.4K
36.2K
Gabbar
Gabbar@Gabbar0099·
In indonesia 90% Muslims & only 2% Hindu. 11000 Temples, but u will never heard any Lynching not they destroyed or harm any temple or Pogrom or inequality.
English
402
1.8K
13.7K
663.2K
Bleblebleh
Bleblebleh@spectriumX·
@lynxluna “yang cuma diketahui orang2 di tech”, tu negara di pikiran lu segaptek apa bang dibanding tech bros indo(?)
Indonesia
1
0
1
723
Clair 光
Clair 光@lynxluna·
Hal kecil yg gue salut adalah dia sampai tau “Palo Alto Network” dan kumpenil yang cuma diketahui orang2 yang di tech. Ya panteslah negara yg lulusan STEM nya banyak ya tau what works in first principle.
Alo!@mhuseinali

Edaaan! Iran kali ini menargetkan data center perusahaan teknologi US di timteng. Ini beneran main catur tapi Iran yang bikin aturannya bjir. Kalau beneran, maka saham perusahaan ini pasti ambrol. Secara domestik bakal jadi tekanan berat ekonomi buat rezim Epstein.

Indonesia
8
63
626
46.4K
Bleblebleh retweetledi
Mathelirium
Mathelirium@mathelirium·
If you liked our animations on the Mathematics of military affairs, start with Wayne P. Hughes’s Fleet Tactics and Coastal Combat and Fleet Tactics and Naval Operations. They’re a sharp introduction to saturation, salvo thinking, and why interception is never guaranteed.
Mathelirium tweet mediaMathelirium tweet media
English
9
29
295
9.9K
zSecurity
zSecurity@_zSecurity_·
We're giving away all of these hacking devices for absolutely FREE to celebrate hitting 600,000 subscribers on YouTube 🎉 Thank you so much for your love and support 🙏 ✅ How to Enter Follow us on X Comment on this post what you want us to teach next. Repost this to complete your entry! 🗓️ Ends: March 13th 🎁 Each winner will receive a powerhouse kit including: 🔥 ZS Cactus PRO: Combine keystroke injection capabilities, hardware keylogging and Wi-Fi phishing with wireless control. 🔥 ZS Venom PRO: Keystroke injection capabilities and Wi-Fi phishing with wireless control all inside a normal charging cable! 🔥 Atheros AR9271 WiFi Adapter: The gold standard for wireless hacking. It supports monitor mode and packet injection out of the box with rock-solid Linux compatibility. 🔥 Realtek RTL8812AU WiFi Adapter: Need 5Ghz? This dual-band adapter gives you high-gain performance and modern 802.11ac support for auditing high-speed networks. 🔥 Data Blocker: Stay secure on the go. This "USB condom" prevents accidental data exchange and juice jacking when charging your devices in public spaces.
zSecurity tweet media
English
356
342
763
34.8K
Bleblebleh
Bleblebleh@spectriumX·
@_zSecurity_ I'd love an RF front end-aware techniques, both offensive or defensive 🤘
English
0
0
0
12
Bleblebleh
Bleblebleh@spectriumX·
@papanberjalan oooh maunya disamain ke masalah itu ><, kirain mau objectively bahas produk mathworks satu ini, oke atur aja bang :V
Indonesia
0
0
2
37
Papan (Necromancer Bare Metal) Berjalan
@spectriumX yok mana kampus indo yg full payment mengajarkan kejujuran menggunakan matlab? atau mengajarkan korupsi dengan mencuri/membajak dari mulai dosen dan seluruh mahasiswanya?
Indonesia
1
0
0
266
BRIN Indonesia
BRIN Indonesia@brin_indonesia·
BRIN menggelar Nobel Laureate Lecture dengan menghadirkan peraih Nobel Kimia 2025, Prof. Susumu Kitagawa. Lewat riset Metal Organic Framework (MOF), ia membuktikan riset dasar yang ditekuni puluhan tahun bisa melahirkan inovasi besar, dari penyimpanan gas, pengolahan air, hingga energi berkelanjutan. Kolaborasi BRIN dan Kyoto University jadi langkah nyata menyiapkan peneliti muda Indonesia berdaya saing global. #BRIN #NobelLaureateLecture #NobelKimia2025 #RisetInovasi #KolaborasiRiset
Indonesia
4
1
10
3.8K
Joe Rambo
Joe Rambo@RamboAndFrens·
Joe Biden was shot and killed in 2019 and replaced by a body double wearing a mask. Right there in the Epstien related files released by the DOJ. Um.....
Joe Rambo tweet media
English
1.6K
8K
49.5K
4.1M
Bleblebleh retweetledi
ToughSF
ToughSF@ToughSf·
Exploring the Solar System using Sprites: spectrum.ieee.org/exploring-spac… These are cm-sized probes able to move as tiny solar sails, or gain enough charge-to-mass ratio to jump off Jupiter's magnetic field at several thousand km/s for far-ranging exploration.
ToughSF tweet mediaToughSF tweet mediaToughSF tweet media
English
1
52
379
15.2K
Bleblebleh retweetledi
zhil
zhil@zhil_arf·
Mengapa Soeharto tak ditangkap setelah jatuh pada 1998? Pada tahun 2000, Gus Dur berusaha melakukan itu. Gus Dur berusaha menangkap Soeharto dan keluarganya. Sidang dijadwalkan pada 14 September 2000. Pada 13 September 2000, bom raksasa meledak di Bursa Efek Jakarta. 15 orang tewas terburai menjadi potongan-potongan kecil. Tubuh mereka hancur berceceran oleh bom mobil raksasa yang diparkir di basement Bursa Efek. Puluhan lainnya terluka parah. Asap tebal membumbung di tengah-tengah SCBD di jantung perekonomian Indonesia. Gedung-gedung kantor besar perusahaan multinasional, bank, dan pemerintahan yang berisi ratusan ribu karyawan dilanda kepanikan dan dievakuasi. Bom teroris besar itu menyebabkan kepanikan yang lebih besar. Saat itu, Indonesia sedang tertatih-tatih memulihkan diri dari krisis 1997 dan mengembalikan kepercayaan internasional. Kesejahteraan ekonomi ratusan juta rakyat bergantung pada kesuksesan pemerintahan Gus Dur melakukan hal itu. Bom teroris di Bursa Efek sangat menggoncangnya. Harga saham jatuh. Indonesia terancam roboh kembali. Jika Indonesia tak stabil, jutaan rakyat terancam kembali jatuh miskin dan menganggur. Tentu saja, secara teori, jika Indonesia roboh, Soeharto dan keluarga Cendana tak akan bisa ditangkap. Keluarga Cendana tidak akan pernah bisa ditangkap polisi apabila tidak ada polisi dan tidak ada penjara karena Indonesia bubar. Siapa dalang bom teroris tersebut? Kecurigaan tentu langsung tertuju pada keluarga Cendana, terutama Tommy Soeharto. Alasan pertama, serangan bom teroris terjadi satu hari sebelum persidangan kedua yang seharusnya menyeret Soeharto dan keluarganya ke peradilan hukum. Alasan kedua adalah Gus Dur yang langsung mengumumkan bahwa Tommy adalah tersangka utama dan memerintahlan pemeriksaan. Gus Dur sebagai presiden tentu berkuasa atas informasi intel. Alasan ketiga, sebelumnya Tommy sudah terlibat dengan serangkaian kasus bom dan penembakan. Lima bulan sebelumnya pada 13 Maret 2000, Tommy diseret ke hadapan Komisi V untuk diperiksa tentang kasus korupsi dan kegilaan monopoli cengkeh BPPC. Pada saat itu, jendela ruang rapat Komisi V tiba-tiba ditembak orang misterius dengan senjata api. Anggota Komisi V merasa sangat terancam. Bagaimana kalau yang ditembak berikutnya bukan jendela kosong, melainkan kepala mereka? Atau kepala anak mereka? 3 bulan kemudian, pada 4 Juli 2000, Tommy diseret Jaksa Agung Marzuki Darusman untuk diperiksa di Kejaksaan Agung. Satu jam setelah Tommy meninggalkan gedung, gedung Kejaksaan Agung meledak oleh bom. Ternyata yang meledak seharusnya dua bom. Tetapi salah satu bom untungnya gagal meledak. Dua bulan kemudian, pada 31 Agustus 2000, sidang pertama kasus korupsi Soeharto dan keluarganya digelar. Tiba-tiba, bus yang diparkir mencurigakan di samping tempat persidangan meledak. Ada orang yang menaruh bom besar di situ. 2 minggu kemudian, sehari sebelum sidang kedua pengusutan keluarga Cendana, terjadilah bom di Bursa Efek yang sangat brutal dan mengerikan ini. Ini adalah pengeboman teroris paling mematikan sejauh ini. Gus Dur memerintahkan penyelidikan untuk mengusut Tommy dan antek-antek gerombolan premannya yang diduga keras menjadi dalang terorisme pengeboman Bursa Efek itu. Pada saat itu, Menteri Pertahanan Mahfud MD menjadi sangat resah. Ia membaca pola ancamannya: jika Gus Dur terus menginvestigasi Soeharto, gerombolan keluarga Cendana, dan pundi-pundi raksasa kekayaan pribadi hasil rampokan mereka selama 20 tahun terakhir, Indonesia akan terus digoncang bom dan instabilitas. Ini sudah masuk ranah ancaman pertahanan nasional. Mahfud seakan membaca tulisan yang ditulis dengan darah orang-orang Bursa Efek: "Jika kamu terus mengusut, Republik ini akan jatuh." Gus Dur bebal. Dua bulan kemudian, Gus Dur menolak permohonan grasi yang dengan sangat belagu diajukan Tommy Soeharto. Saat itu Tommy baru saja didakwa korupsi memaling aset tanah Bulog dan akan segera dipenjara. Apa yang dilakukan Tommy? Ia kabur dan menjadi buronan. Pada 14 November 2000, polisi mengirim 18 tim untuk melakukan penggerebekan di 18 lokasi. Sebanyak 206 anggota polisi diturunkan untuk melakukan penggerebakan serentak, termasuk di rumah Soeharto di Jalan Cendana, Jakarta. Gagal. Tommy tak bisa ditemukan. Sebulan kemudian, rentetan bom teroris kembali meledak, yaitu pada Malam Natal 24 Desember 2000. Yang ini sangat mengerikan. 23 gereja berbeda yang tersebar di Batam, Pekanbaru, Jakarta, Mojokerto, Bandung, Ciamis, dan Lombok hancur oleh bom teroris yang dijadwalkan meledak serentak. Serangan bom serentak ini menewaskan jemaat Kristen yang sedang berdoa, juga menewaskan Riyanto, anggota Banser NU yang ditugaskan menjaga gereja dari ancaman teroris. Ia mati syahid ketika berusaha menjauhkan bom dari para jemaat gereja. Beberapa minggu kemudian pada Januari 2001, salah satu teman dekat Tommy, Elize Tuwahatu, berhasil ditangkap oleh Polda Metro Jaya. Elize tertangkap basah membawa-bawa tiga buah bom raksasa dari Tommy. Dari mulut Elize dan pelapornya, berbagai kelakuan Tommy berhasil dibongkar. Ternyata, berapa hari setelah Bom Malam Natal, Elize ditugasi Tommy untuk menyusun rencana membunuh Jaksa Agung Marzuki Darusman serta Menteri Industri dan Perdagangan Luhut Binsar Pandjaitan dengan bom. Bom pertama dan kedua ditujukan pada Marzuki dan Luhut, yang dianggap mengancam pundi-pundi raksasa kekayaan dan aset keluarga Cendana. Apabila Luhut berhasil dibunuh dengan ledakan bom, kematian sadisnya juga akan mengguncang stabilitas industri dan perdagangan Indonesia, mengingat jabatan strategis Luhut saat itu. Menperindag sebelum Luhut adalah Jusuf Kalla. Menperindag sebelum Jusuf Kalla adalah Rahardi Ramelan di zaman Habibie. Menperindag sebelum Rahardi Ramelan adalah Bob Hasan, operator bisnis keluarga Cendana. Barangkali Luhut yang saat itu jadi anak buah Gus Dur menyentuh "sesuatu" yang membuat keluarga Cendana dan kroninya (seperti Bob Hasan) sangat marah. Selain Marzuki dan Luhut, kedua bom itu juga diharapkan memutilasi dan membunuh acak sebanyak-banyaknya staf Kejaksaan Agung dan staf Kemenperindag dan menciptakan sebesar-besarnya teror dan kekacauan nasional. Bom ketiga ditujukan untuk memutilasi dan membunuh acak sebanyak-banyaknya staf di kantor Direktorat Jenderal Pajak untuk semakin menebar teror di sektor-sektor kunci pemerintahan dan kestabilan ekonomi. Tommy sendiri ternyata memiliki penyuplai bom yang menurut investigasi kepolisian diduga adalah suatu oknum pengkhianat negara di Kopassus. Secara semangat korsa, ini sangat menyedihkan mengingat Luhut sendiri adalah mantan komandan Kopassus. Tetapi memang, pada zaman Soeharto, Kopassus sempat dipimpin oleh orang yang sangat dekat dengan keluarga Cendana. Enam bulan kemudian, pada Juli 2001, tragedi kembali terjadi. Hakim yang sedang mengusut Tommy Soeharto, Syafiuddin Kartasasmita, dibunuh dengan sangat brutal di tengah jalanan Jakarta menggunakan senapan mesin ketika sedang menuju tempat kerjanya. Hakim Syafiuddin ini mati syahid dengan tubuh berlubang-lubang. Kematian mengerikannya sangat menghebohkan Indonesia. Pembunuhan Hakim Syafiuddin yang luar biasa sangat sadis inilah yang ternyata berhasil digunakan penegak hukum untuk mengumpulkan cukup bukti tak terbantahkan untuk menangkap Tommy Soeharto. Dalam suatu periode drama kehebohan nasional yang membuat rakyat menempel ke TV, Tommy si Penjahat Nomor Satu diburu oleh penegak hukum. Tim sangat elite ini diberi nama Tim Kobra dan dikomandoi oleh perwira lapangan bereputasi cemerlang yang sedang naik daun saat itu, Tito Karnavian. Meski begitu, awalnya penyelidikan mengalami kebuntuan. Menggunakan penyadapan sinyal telepon dan pengamatan intel, lokasi Tommy diisolasi ke sebuah rumah di Bintaro Jaya, Tangerang Selatan. Akhirnya Tommy berhasil digerebek, diseret keluar, dan ditangkap sebagai hewan buruan terbesar pemerintahan Gus Dur pada 28 November 2001, 4 bulan setelah Syafiuddin mati dibunuh. Tommy dipenjara selama beberapa tahun dan hidup mewah di penjara dengan sofa, kulkas, TV, dapur, dan akses untuk bermain golf di Jakarta. Tommy bebas dengan masa tahanan yang sangat dipotong remisi. Setelah bebas, ia langsung berusaha membeli Golkar pada tahun 2009 dengan pundi-pundi raksasa kekayaan keluarganya. Ia dikalahkan Aburizal Bakrie. Gus Dur sendiri tidak sempat melihat Tommy ditangkap dari posisi menjabat sebagai presiden. Gus Dur keburu digoncang dengan Operasi Semut Merah dan berbagai krisis politik. Akhirnya, Gus Dur kalah dan digulingkan dari kursi kepresidenan pada pertengahan 2001. --- Itulah bagaimana keluarga Cendana berhasil lolos dari jerat hukum. Soeharto mati dengan pulas dan santai pada tahun 2008. Tubuhnya dikubur di suatu ancient temple mistis di atas bukit yang tersembunyi di tengah hutan lebat kaki Gunung Lawu yang angker, seperti seorang raja Jawa kuno. Ketika gw solo travelling ke situ dengan motor, templenya dijaga segerombolan penjaga.
zhil tweet mediazhil tweet media
zhil@zhil_arf

Dari zaman Orde Baru sampai 2014, kita punya sistem pemasokan suplai bensin se-Indonesia yang aneh. Apabila bensin dari Timur Tengah mau masuk Indonesia, ia tidak boleh masuk lewat sembarang kapal tanker, tetapi harus lewat suatu Perusahaan Misterius X. Monopoli pengimporan ini memberikan kekuasaan bagi Organisasi Hitam Jahat Misterius itu untuk menetapkan biaya pengimporan bensin nasional secara asal-asalan dan sesukanya. Monopoli ini sudah ada sejak zaman Orde Baru. Pada saat itu, keluarga Cendana yang berkuasa telah menjadi the Lord of Crime di Indonesia. Untuk setiap liter bensin yang masuk ke Indonesia, harganya dinaikkan serampangan oleh gerombolan mafia ini. Keutungan perusahaan mafia ekspor impor ini tentu fantastis. Ratusan triliun per tahun. Perusahaan ini jelas merampok langsung dari rakyat secara gila-gilaan. Setiap kita beli bensin, sebagian uangnya dirampok oleh Perusahaan Misterius X ini. Mereka seperti hewan parasit cacing pita berbahaya yang menyedot ekonomi nasional secara gila-gilaan. Setiap tahun, uang sebanyak ratusan triliun mereka rampok. Setelah puluhan tahun, ribuan triliun dirampok. Uangnya mereka hamburkan untuk berjudi, hidup bermewah-mewahan di mansion-mansion, menyogok dan mendanai sebanyak-banyaknya orang / parpol / ormas yang perlu disogok, serta dengan paranoid membiayai usaha pembasmian terhadap siapapun yang berani membongkar. Jika usaha ini termasuk mendanai kekacauan besar-besaran yang menggoyang kestabilan nasional setelah 2014, maka ya dilakukan. Siapakah perusahaan ini? Siapa bos-bos mafia misterius ini? OK jawabannya sudah jelas. Perusahaannya adalah Petral. Nama yang muncul dalam catatan sejarah adalah Tommy Soeharto, Bob Hasan, dan lalu Riza Chalid. - Tommy Soeharto adalah anak Soeharto. Selain Petral, ia juga terlibat dan skema Perampokan Nasional fantastis lain seperti monopoli cengkeh BPPC. Ketika gabut ia juga terlibat skema-skema yang lebih kecil, tidak cerdas, dan langsung rampok seperti pencurian nilai aset tanah negara. Tommy sendiri tertangkap dan divonis sebagai dalang pembunuhan jaksa Syafiuddin Kartasasmita yang berusaha mengusutnya pada masa Reformasi. Syafiuddin dibunuh dengan brutal menggunakan senjata api hingga tewas berlubang-lubang. Pada saat yang sama, Tommy Soeharto juga berusaha membunuh Jaksa Agung Marzuki Darusman dan Menteri Industri dan Perdagangan Luhut B. Pandjaitan dengan bom karena dianggap membahayakan pundi-pundi kekayaan raksasa keluarganya. Pada saat yang sama, tim investigasi di masa kepresidenan Gus Dur mengumumkan bahwa Tommy Soeharto adalah dalang pengeboman Bursa Efek di Jakarta, yang dilakukan untuk merusak kestabilan nasional, membuat investor kabur, dan mencegah pengusutan lebih lanjut terhadap keluarga Cendana. Salah satu gerombolan ormas preman yang dipelihara Soeharto juga terlibat langsung dalam eksekusi pengeboman ini. "Jika kamu terus mengusut, Republik ini akan jatuh." Tim tersebut juga menduga bahwa Tommy terlibat dalam berbagai pengeboman teroris lain, bukan hanya Bursa Efek. Gus Dur sendiri kemudian digulingkan dari kursi kepresidenan. - Bob Hasan "si raja hutan" adalah operator bisnis keluarga Cendana yang sudah beraktivitas kriminal dengan Soeharto sejak mereka masih sibuk merampok hasil gula Jawa Tengah pada akhir 1950an. Ia adalah salah satu dari dua oligarki terbesar zaman Orde Baru. Oligarki satunya adalah Sudono Salim. - Riza Chalid sangat misterius. Ormas preman kalah rampok dibanding Brownies. Brownies kalah rampok dibanding Mafia Ekspor Impor. Dalam hal ini Petral adalah final boss dari Ekonomi Preman Indonesia. Tetapi apa iya yang terlibat hanyalah ketiga nama yang sering muncul ini? Siapa antek-antek mereka? Ketika SBY menaikkan harga BBM sehingga didemo besar-besaran, berapa persenkah dari harga BBM itu yang sebenarnya mereka rampok? Ketika Soeharto menaikkan harga BBM tahun 1998 yang memicu demo meluas oleh rakyat miskin dan menderita, berapa persenkan dari harga BBM itu yang masih saja dengan serakah mereka rampok? (Note: Pada Maret 1998, Bob Hasan ditunjuk Soeharto menjadi Menteri Industri dan Perdagangan. Merampok sampai akhir.) Apa yang mereka lakukan dengan uang itu? Kemanakah semua uang itu mengalir? Kok para politisi terima-terima saja dengan gerombolan preman ekspor impor migas raksasa ini sih? Apakah sistem ini masih ada hari ini? --- Selama puluhan tahun, Petral merampok ribuan triliun dari Indonesia. Dalam beberapa tahun saja, mafia judi online merampok ribuan triliun dari Indonesia. Ternyata ada final boss True Ending yang baru. Indonesia juga sedang dirampok lagi sebanyak ratusan triliun per tahun lewat MBG. Habis Petral terbitlah MBG.

Indonesia
687
12.2K
35.6K
3.1M
IDV
IDV@IDV_FPV·
🧵I’m building a hardware startup in 2026. 🛠️ You don't need a million-dollar lab to ship a product, but you do need the right essentials. Here is a breakdown of the electronics equipment on my bench, what it costs, and a rating of how essential it actually is.👇
IDV tweet media
English
57
153
1.5K
68.6K
Bleblebleh
Bleblebleh@spectriumX·
@fredahshi "I think everyone should be excited about that applicant", then nothing follows. What's your point? Should we get into your email and read the letter ourselves? 🤣
English
4
1
158
16.2K
Freda Shi
Freda Shi@fredahshi·
Reviewing PhD applications: just saw one statement that really excites me, and I think everyone should be excited about that applicant. Yes, statements matter a lot!
English
29
93
2.7K
327.2K