hi!

4.1K posts

hi! banner
hi!

hi!

@sukaskinkerann

suka uang dan yapping

Bogor, Jawa Barat Katılım Ağustos 2020
123 Takip Edilen57 Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
hi!
hi!@sukaskinkerann·
WTS skincare underpricee!! Yukk lirik duluu😁 Order via manual/shopee ya🥰 Happy shopping
Indonesia
4
0
1
0
hi!
hi!@sukaskinkerann·
Langsung laper maksimal😭😭😭 Asli gapapa rela menahan ngantuk buat bimbingan malem drpd galau gajelas berujung keluyuran
Indonesia
0
0
0
3
hi! retweetledi
ega🎀💝
ega🎀💝@against798·
Siapa disini yg relate?🥲
ega🎀💝 tweet media
Indonesia
56
10.1K
28.6K
341.7K
hi! retweetledi
kaye
kaye@arumjiwa·
di indo ada toko buku khusus second-hand book yg juga jual buku-buku import gitu gak ya? mengingat kondisi rupiah yg semakin lemah kayanya mau coba koleksi yg second hand book aja deh huhu (cry in rupiah user)
Indonesia
49
250
1.8K
64.8K
hi!
hi!@sukaskinkerann·
Emak gw udh kasih liat kebaya muluuuu yaallahhhhh kan jadi pengen ke tanah abang detik ini...
Indonesia
0
0
0
28
hi!
hi!@sukaskinkerann·
Tiap bilang abis olahraga (atau rajin bgttt), ditanya mau muncak kemana lagi... Itu olahraga coping mechanism guehh
Indonesia
0
0
0
16
hi!
hi!@sukaskinkerann·
Produktiff sekalii hari ini, saatnya hibernasi
Indonesia
0
0
0
25
hi! retweetledi
Tommy Hadiawan
Tommy Hadiawan@tommy_hdwn·
Menurut gue, maafin orang yang pernah nyakitin kita tuh bukan perkara “udah lah lupain aja”. Karena kenyataannya gak segampang itu 😅 Kadang yang bikin susah move on bukan cuma sakit hatinya, tapi kecewanya. Apalagi kalau yang nyakitin itu orang yang dulu paling dipercaya. Dan makin dewasa, gue sadar kalo memaafkan itu bukan buat mereka doang, tapi buat diri sendiri juga. Karena capek banget kalau terus bawa marah, kecewa, dendam ke mana-mana. Tapi memaafkan juga bukan berarti apa yang dia lakuin jadi bener, semuanya langsung balik kayak dulu, atau kita harus dekat lagi sama dia. Enggak juga. Kadang maaf itu cuma:
“gue udah gak mau sakit karena hal itu terus.” Menurut gue prosesnya biasanya gini:
awalnya kesel, sedih, pengen ngerti kenapa diperlakuin kayak gitu. Lama-lama capek sendiri. Terus akhirnya ada di titik:
“yaudah lah, gue pantas hidup lebih tenang daripada terus kepikiran ini.” Dan jujur aja, ada beberapa orang yang bisa dimaafin… tapi gak bisa lagi dipercaya dengan cara yang sama. Itu normal. Karena jadi baik bukan berarti harus kasih akses orang yang sama buat nyakitin kita berkali-kali 😅
˚.༘⋆ 𝓷𝓪𝓷𝓪@__sweetycandyy

gimana cara kalian maafin orang yg pernah nyakitin kalian?

Indonesia
1
131
350
16.4K
Rido
Rido@ridoarbain·
Novel coming-of-age tergemas dan terlucu yang saya baca tahun lalu: HIGHLY UNLIKELY oleh Aghnia Sofyan. Sudah lama sekali tidak merasakan sensasi membaca seperti ini: senyum-senyum sendiri dan kelepasan ketawa, lalu berakhir menahan getir sampai harus bersedu sedan. Rasa-rasanya, terakhir kali mengalami reaksi yang demikian itu sekitar tujuh dan/atau sepuluh tahun lalu sewaktu masih getol mengikuti serial novel The Chronicles of Audy-nya Orizuka. Cukup mengejutkan, ternyata membaca young-adult romance masih bisa semenyenangkan ini, pada hari-hari yang dipenuhi buku pengembangan diri. Meski menghadirkan dinamika enemies-to-lovers yang cukup klise, untungnya novel ini dieksekusi dengan gaya penceritaan yang segar dan sangat natural. Percakapan antartokohnya tak pernah terasa cringe, dan justru tampak lebih hidup daripada sekadar karakter fiksi. Aghnia Sofyan berhasil memadukan semua elemen dalam novel ini sebagai satu kesatuan yang utuh. Ia berhasil menangkap esensi masa pandemi dengan baik, mulai dari pembatasan sosial, perkuliahan daring, hingga dinamika interaksi antartokoh di tengah keterbatasan akibat dampak Covid-19. Latar tempat dan suasananya tak hanya menjadi pemanis cerita, tetapi justru memperkuat topik tentang komunikasi interpersonal yang disinggung kemudian. Subtema tentang perilaku eco-conscious atau kesadaran terhadap lingkungan—seperti pengelolaan sampah, pembuatan biopori, dan penanaman mangrove—yang diangkat pun tak hanya menjadi tempelan. Isu tersebut betul-betul dielaborasi penulis untuk menggerakkan plot cerita, terutama dalam pengembangan konflik antara kedua tokoh utamanya. Raya dan Bergas adalah contoh perpaduan karakter yang sangat mantap: mahasiswa ambisius pegiat zero waste dipertemukan dengan Youtuber mukbang cum food vlogger yang punya riwayat matil (singkatan dari main tinggal)—istilah yang konon cukup populer di kampus UI untuk melabeli mahasiswa yang pasif terlibat dalam tugas kelompok di kelas. Untuk pemilihan jurusan ilmu komunikasi pun bisa dibilang adalah keputusan yang bijak, sangat relevan dengan semua unsur yang dibangun dalam narasi ceritanya. Andaikata Raya dan Bergas bukan di jurusan ikom, semisal jurusan bahasa dan sastra Indonesia, mungkin konfliknya tidak akan berjalan sebagaimana mestinya. Malahan mungkin akan berakhir absurd dengan kondisi semacam ini: Raya terobsesi ingin meneliti novel karangan Iwan Simatupang untuk tugas presentasi kelompok, sementara Bergas justru lebih bergairah meneliti novel populer Tere Liye yang tak pernah lengser dari rak best-seller Gramedia. Mereka pun gagal pedekate hanya karena perbedaan persepsi dalam mendefinisikan "sastra". Nah, bagian pentingnya, dalam novel ini Aghnia menyisipkan semua informasi tentang segala tetek bengek subtema tadi dengan gaya penuturan yang sangat informatif tanpa harus menggurui secara naratif. Bahkan, pada akhir bab kadang-kadang dilengkapi juga dengan infografis tentang gaya hidup nirsampah yang memperkaya pengalaman membaca. Sebetulnya, cukup banyak istilah-istilah yang berpotensi untuk dijelaskan lebih lanjut lewat catatan kaki, tapi penulis tampaknya paham kalau para pembacanya—yang dengan hebat bertahan hidup melawan Covid—seharusnya mampu mencerna semua kosakata baru yang lahir di masa pandemi. Sampai di sini, rasanya saya sudah harus merangkum ulasan ini dalam satu klausa: novel ini bagus, dan saya tidak ingin menganggapnya bagus seorang diri. Cari novelnya, kawan-kawan!
Rido tweet media
karelelelel@librarels

moots rekomendasiin aku yang novelnya cantikkk lucuu gitu donggg, mumpung lagi ada rezeki lebih buat jajan novel nihh

Indonesia
2
5
99
5.6K
hi!
hi!@sukaskinkerann·
Aplg lewatin taman dadap merah tempat latihan senam wkwkwk yaampun kangen bgt deh
Indonesia
0
0
0
52
hi!
hi!@sukaskinkerann·
Kalo ke daerah Kebagusan, Jagakarsa, Srengseng tuh rasanya kaya ngulang momen SMA bgt. Tiap sudut kaya ada aja momennya. Padahal cuma ngerasain offline bentar aja. Tapi jadi fase yg pengen gw ulang terus🥲
Indonesia
1
0
0
80
hi! retweetledi
Weather Monitor
Weather Monitor@WeatherMonitors·
A massive fire is burning in a gas pipeline following an explosion this morning in Gampong Blang Rubek, Lhoksukon District, North Aceh Regency, Aceh Province, Indonesia 🇮🇩 (May 22)
English
257
14.5K
24K
3.4M
hi! retweetledi
p
p@ptryxiea·
maaf, tapi cowok yang nyemburin asap ke muka cewe nya terus nganggap itu lucu atau romantis tuh red flag banget. grow the fuck up. you’re not cool, you’re just annoying
Indonesia
803
16.8K
58.7K
1.4M
hi! retweetledi
Яizal do
Яizal do@afrkml·
Bener kak! Bbrp upgrade klo kamu rajin olahraga: - tensi membaik - sensitivitas insulin naik yg bikin guldar stabil - profil lemak ikut bagus - kolesterol darah turun - gk gampang stres - risiko bbrp jenis kanker & osteoporosis turun BUANYAK Jd ayo galakkan FOMO olahragaaa hehehe
Яizal do tweet mediaЯizal do tweet media
𓏲𑁘@reverrrrie

@afrkml Jujur baru tau tekanan darah bisa membaik. Aku sempet stress bgt karena tensi 130 terus. Apalagi kalau pake yg digital. Setelah rutin angkst beban dan cardio 1.5 bulan, pas ukur pake digital di klinik aja udah 120an. Awalnya mikir mungkin ga sih berubah, abis baca ini jd yakin

Indonesia
14
112
572
21.8K
hi!
hi!@sukaskinkerann·
Cod pagi ini bikin orang random nyasar 😭🙏🏻😇 Maap deh ya bapak ibu sy agak lola tadi, padahal ntu jalan yg biasa dilewatin buat turing dan hiking😭
Indonesia
0
0
0
38