
Sumardi533533
793 posts




Pantesan orang kita itu gampang bgt burnout kerja, ketakutan di-phk/layoff, berempati /memanusiakan pekerja aja sulit bgt. Plus dibumbuin patriarki seakan2 perempuan harus bertanggung jawab kalo ada anggota keluarga yg sakit, lelaki tidak boleh stay menjadi carer. Kmaren aku ngetwit kalo aku kerja di Indo pasti aku udah disuruh resign, karena aku kerja fulltime tapi sambil dialysis, hampir seminggu sekali pasti ada appointment dokter. Dari awal masuk kerja udah bilang ke management, tau gak jawabannya apa, "don't worry, life happens, we'll make it work" Di kantorku, bahkan se-sepele harus jemput anak di daycare gara2 jadwalnya gak sinkron sama suami, ya gak apa-apa, besok tinggal made up the time. Ada yang keliatan lemes dikit disuruh log-off komputer, kalo lg di kantor disuruh pulang. Ada HAK PEKERJA yg bisa dipakai: cuti tahunan, cuti merawat keluarga, cuti berkabung, cuti sakit. Tinggal dipilih yg mana yang sesuai kebutuhan. bahkan ulang tahun aja dipaksa cuti, gak usah masuk kalo gak mau. Masalahnya, memang di kalangan masyarakat kita, masih banyak yg merasa mengambil cuti itu seakan2 egois atu "seenaknya". Aneh.

It’s official. Your #ThreeLions players heading to the @FIFAWorldCup! 🏆







🚨🆕 Manchester City are considered the clear front runners for Elliot Anderson with a fee in excess of £100m anticipated. Manchester United are UNLIKELY to bid that HIGH. #MUFC [@lauriewhitwell, @TheAthleticFC]




Yang perlu diapresiasi adalah manajemen Arsenal. Mereka percaya bahkan mau spent banyak untuk pelatih yang masih hijau. The real percaya proses. Nggak dengerin/peduli tekanan publik waktu awal-awal jeblok. 👍📝 #poroshalangid







Brazil's official squad for the 2026 World Cup 🇧🇷



Inikah yang dirasain fans MU saat SAF pergi? 😭





















