Pierpaolo

34K posts

Pierpaolo banner
Pierpaolo

Pierpaolo

@teIasonu

unavailable

Bandung, Jawa Barat Katılım Temmuz 2021
1.9K Takip Edilen12K Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
Pierpaolo
Pierpaolo@teIasonu·
Fuck it. Dump part 4
Pierpaolo tweet media
English
65
137
1.8K
308.5K
Pierpaolo retweetledi
Nakula
Nakula@03__nakula·
Lurahnya mafia tanah, harus diproses hukum!! Padahal ahli waris tidak pernah menjual tanah warisan orang tua seluas 10.000 mtr². Namun tanah mereka tiba² mau dikuasai pihak lain yang membeli tanah lewat lurah. Monggo Pak @prabowo @atr_bpn @setkabgoid @PDI_Perjuangan @riekediahp
Indonesia
52
878
1.9K
34.5K
Pierpaolo
Pierpaolo@teIasonu·
Send me ur dick pic pls. Trims
English
1
0
1
111
_the_radio_guy_
_the_radio_guy_@_the_radio_guy_·
Suntuk bgt gada yg mau isepin & enjot2 dikit apah 😵‍💫 pengen disepong sampe kelojotan
_the_radio_guy_ tweet media
Indonesia
2
0
7
1.6K
Pierpaolo
Pierpaolo@teIasonu·
Juicy no doubt cha cha the fuck out of that bitch, but Jane was so funny though!!!!!! 😭😂😭😂
English
0
0
1
34
Pierpaolo retweetledi
Lord Bebo
Lord Bebo@MyLordBebo·
🇰🇷 Jesus from South Korea was supposed to float slightly above the stage, but, due to technical issues, the crane continued to lift the performer high into the city skyline So, he epically plummeted "to heaven"
English
411
2.2K
17.8K
2.7M
Pierpaolo retweetledi
Edy Bayo Regar
Edy Bayo Regar@regar_op0sisi·
Masyarakat sudah kesal dgn polisi(polsek Panipahan) yg tak kunjung menangkap bandar narkoba didaerahnya. Akhirnya mereka ramai ramai mendatangi rumah sang bandar.
Indonesia
487
3K
11.9K
722.6K
Pierpaolo retweetledi
M. Ridha Intifadha
M. Ridha Intifadha@RidhaIntifadha·
Kasus Viral: Bayi Hampir Tertukar di RS Hasan Sadikin Bandung, Sang Ibu Ngamuk ke Perawat Berikut saya coba terjemahkan dari Bahasa Sunda. Punten kalau ada salah mengartikan... Saya mah tidak terima ya ke perawat yang ada di RS Hasan Sadikin. Tega ya, anak saya dikasih ke orang lain. Terus orang lainnya itu bego gitu ya. Sudah tahu saya memandikan anak sejak subuh, terus bawa baju anak, kan RS menyarankan untuk membawa baju bayi. Terus Teteh (ibu lainnya) itu kan datangnya siang. Saya sudah menunggu di RS. Tapi saya kok tidak dipanggil-panggil, tapi Teteh yang itu kok udah dipanggil. Kan anak saya itu jadwalnya kembali (dibawa pulang), karena dibilangnya sudah sehat. Sedangkan, anaknya Teteh itu harusnya pulang, ternyata tidak jadi. Katanya, ada kebocoran di paru-parunya. Saya sudah lama menunggu, tapi tidak dipanggil-panggil. Ya sudah, saya ke bawah karena sudah lapar. Lalu ada feeling, seperti ada yang kasih tahu, "segera ke atas, lihat anaknya, ayo!" Ketika di atas, apa (yang saya lihat)? Anak saya ada di tangan orang. Syukurnya belum jauh. Coba kalau sudah jauh. Saya pun nanya: 'Teteh, mau pulang?' Dijawab: 'Iya' Saya tanggapi: 'Ih, kenapa itu bajunya sama selimutnya itu kayak anak saya.' Dijawab: 'Iya gitu, teh?' Malah dijawab gitu. Lah memang tidak tahu muka anaknya sendiri? Dia yang melahirkan? Atau kalau tidak, bapaknya gitu? Masa tidak tahu anak sendiri? Terus Suster itu beloon gitu. Saya kejar: 'Sus, itu anak saya, kenapa dikasih ke orang?' Terus jawabnya apa? 'Oh ya, tadi saya panggil-panggil ibu Nina Salehah, kenapa tidak ada?' Lah terus kalau tidak ada, kenapa anak saya harus dikasih ke orang lain? Bego enggak? Coba bayangkan jika kamu berada di posisi saya? Terus seandainya anak saya sudah dibawa jauh? Gimana rasanya? Marah enggak? Iya marah atuh~ Ini mah bukan barang. Barang mah biarin saja. Lah ini mah anak manusia. Anak darah daging saya. Terus apa kata susternya? “Oh iya, maaf, dari tadi, Ibunya dipanggil-panggil tidak ada. Ya udah, saya kasih ke Teteh itu.” Goblok enggak? Apa maksudnya itu? Kamu dibayar bukan sih gitu? Dibayar berapa jika menjual anak saya? Lah, anak saya itu sehat. Kamu pikir enggak sih? Terus apa lagi? Gelang RS-nya kenapa sampai dilepas? Saya tanya: 'kenapa gelang RS-nya sampai dilepas?' Dijawabnya 'Iya, takutnya banyak virus di dalam.' 'Di mana-mana juga di rumah sakit takut tertukar anak, sebelum keluar, gelang nggak akan dilepas.' Saya marah, saya tidak terima. Kalau dilaporkan juga, saya viralkan sekalian. Pak Dedi (Gubernur) tahu, itu RS bagaimana, pegawainya bagaimana, banyak yang teledor. Bagaimana itu kalau kejadian anak saya tidak ketemu? Silakan bayangkan! Malah bilangnya: 'Sttt, bu, jangan teriak-teriak!' Goblok enggak? Pikir, anjing! Marah saya. Untung anak saya… karena feeling, firasat, intuisi, 'segera ke atas, lihat anak' Coba kalau sudah jauh, bayangkan! Malah susternya cuma bilang maaf, maaf saja. Cukup dengan maaf? Kalau jadi susternya, kenapa sampai dikasih ke orang yang bukan ibunya? Terus Teteh yang itu beloonnya itu kenapa sampai diterima? 'Kan kamu tuh belum kasih baju. Kalau memang belum bawa baju, kenapa sampai diterima?' Untungnya saya hafal (baju yang dibawa untuk anak). Coba jika saya telat beberapa menit, mungkin anak saya sudah tidak tahu dibawa ke mana. Goblok enggak? Marah saya, sekalian saja diviralkan. Bukannya saya… maaf... Tidak terima saya mah. Cukup dengan maaf, maaf, tetapi dengan watados (wajah tanpa dosa). Satpamnya juga sama saja.
M. Ridha Intifadha tweet media
BELL🚫@mudahtertawa_

curiga ada sindikat jual beli bayi di rumah sakit hasan sadikin bandung. ditinggal 30 menit, anaknya udah ada di tangan orang lain. pas di tanya jawabannya: "soalnya kamu lama, dipanggil gak ada, jadi aku kasih ke teteh itu" sumber: nindy5760

Indonesia
275
2K
5.6K
832.5K
Pierpaolo
Pierpaolo@teIasonu·
Noo bagelijun😭
English
0
0
1
263
Pierpaolo retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, ini baru keluar dan gue rasa ini salah satu berita paling penting soal MBG yang perlu semua orang tahu. BGN beli 21.000 motor listrik untuk program MBG. Tanpa laporan ke DPR. Tanpa persetujuan Kemenkeu. Dan kantornya distributor motor itu belum jadi. Baca lagi. Kantornya belum jadi. Tapi motornya sudah ada di Indonesia. Kronologi yang perlu lo tahu: 2025 Menkeu Purbaya sudah menolak pengadaan motor listrik ini. Secara resmi. Diblokir. 2026 BGN tetap beli. 21.000 unit. Sudah masuk ke Indonesia. Komisi IX DPR tidak pernah dikonsultasi. Tidak pernah dapat laporan. Tidak pernah diminta persetujuan. Kalau disampaikan ke kami di sini, pasti akan kami tolak, kata Wakil Ketua Komisi IX Charles Honoris. Dan ini yang paling bikin gue speechless. Charles bilang dia nonton video dari salah satu media dan yang dia lihat adalah: kantor distributor motor listrik itu belum selesai dibangun. Tapi di dalamnya sudah disiapkan satu SPPG Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi yang akan beroperasi di sana. Terjemahannya: motor sudah dibeli, distributor sudah ditunjuk, l okasi SPPG sudah disiapkan semua sebelum kantornya selesai dibangun. Something fishy, kata Charles. Dan gue setuju. Pertanyaan yang harus dijawab: Satu siapa yang beli? BGN beli 21.000 unit motor listrik. Dari merek apa? Importir mana? Harganya berapa per unit? Total anggarannya berapa? Dua dari anggaran mana? Kalau Kemenkeu sudah blokir di 2025 dari mana uangnya keluar di 2026? Ada pos anggaran yang tidak terpantau? Tiga siapa distributornya? Kantornya belum jadi tapi sudah jadi distributor resmi pengadaan pemerintah itu bisa terjadi hanya kalau ada yang melindungi di belakang. Empat kenapa motor listrik untuk program makan bergizi gratis? SPPG adalah satuan dapur kepala dapurnya butuh motor untuk apa? Untuk koordinasi antar lokasi? Oke, mungkin. Tapi 21.000 unit? Tanpa laporan ke DPR? Ini bukan soal motor listriknya. Ini soal tata kelola yang berantakan dari program yang anggarannya Rp71 triliun per tahun. Kalau pengadaan motor saja bisa bypass Kemenkeu, bypass DPR, masuk diam-diam, dan kantornya belum jadi apa lagi yang bisa bypass dengan cara yang sama? Dan ini yang paling menyakitkan: Program MBG lahir dari niat mulia memberi makan anak-anak Indonesia yang kekurangan gizi. Itu niat yang tidak bisa diperdebatkan kebenarannya. Tapi niat mulia yang dieksekusi dengan tata kelola yang kotor ujungnya bukan anak-anak yang kenyang. Ujungnya distributor motor yang belum punya kantor yang panen. Dan yang rugi? Sama seperti biasa. Rakyat yang bayar pajak. Dan anak-anak yang harusnya dapat makan bergizi tapi anggaran programnya habis di jalan. Senin 13 April 2026 BGN dipanggil Komisi IX DPR. Dan gue harap DPR kali ini tidak cuma memanggil tapi benar-benar minta jawaban yang konkret dan transparan. Karena kalau rapat Senin itu berakhir dengan jawaban normatif dan tidak ada yang dipecat atau diselidiki berarti kita semua tahu ceritanya akan ke mana.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
1.9K
14.3K
28.2K
966.2K
Pierpaolo retweetledi
Mr wawa
Mr wawa@lawaaliette·
Demi Allah, ini cewe 18 diperkosa banyakan orang, di tontonin 3 orang, dilecehkan sama orang2 yang harusnya bertindak sebagai penjaga, Setan bgt, semoga dihukum dunia akhirat, semoga hidupnya dihantui rasa bersalah, semoga ditanggalkan dri tugas.
Sisters in Danger x Simponi@SistersInDanger

TW / Gang rape (pemerkosaan berkelompok) 🤬🤬 Pelaku: 2 polisi, 2 sipil Penonton: 3 polisi Korban: 1 perempuan 18 tahun MASUK AKAL GA, PAK @ListyoSigitP @DivHumas_Polri KALAU ANAK BUAHNYA CUMA DIHUKUM ETIK? DI MANA HATI NURANI? DI MANA HUKUM YANG ADIL? APA GA TERBAYANG BETAPA TAKUTNYA KORBAN REMAJA DIKEROYOK POLISI DEWASA SEPERTI ITU? PARA PEMERKOSA APA SUDAH DIHUKUM BERAT, SELAIN DIPECAT? PENONTON PEMERKOSAAN JUGA PELAKU KARENA MEMBIARKAN. APALAGI MEREKA SEMUA PENEGAK HUKUM YANG HARUSNYA MELINDUNGI, BUKAN MALAH JADI PELAKU KEJAHATAN BIADAB. ASTAGHFIRULLAHALADZIM 😭😭 Tolong @kpp_pa @KomnasPerempuan kawal kasus biadab ini.

Indonesia
107
6.2K
16.7K
320.4K
Pierpaolo retweetledi
Mawa Kresna
Mawa Kresna@mawakresna·
Jurnalis detik nyamperin dealer pusat motor EMMO yang dapat proyek 1,2 triliun dari BGN untuk proyek MBG, eh baru dan proses dibangun. Klaimnya sudah 50 jaringan, padahal pusatnya aja baru dibangun. Kalau nggak kena @KPK_RI sih keterlaluan.
Indonesia
274
8.2K
15.9K
259.4K
Pierpaolo retweetledi
Korban Ceklist Satu ༊ ⋆𐙚 ˚
Semua kejahatan dikuasai oleh POLISI, dari jual narkoba, pemerasan, pemerkosaan, pembunuhan, pencurian jg 🤦‍♀️
Indonesia
738
8K
19.1K
865.7K