Teddy

18.6K posts

Teddy banner
Teddy

Teddy

@tedfess_ot9

engineer. bukan studytwt. this is for tokyo national stadium D1

Amsterdam, The Netherlands Katılım Temmuz 2021
176 Takip Edilen107 Takipçiler
Teddy retweetledi
🪩
🪩@fimspa·
this feels like a fever dream like fym twice tram in amsterdam
English
14
1K
7.9K
84.5K
Rumail Abbas (ꦫꦸꦩꦻꦭ꧀ ꦄꦧ꧀ꦧꦱ꧀)
UPDATE Tentang putusan cerai Maia-Dhani. Ditulis karena Dhani meng-upload foto dokumen yang di-crop, dan beberapa warga X mengatakan saya tidak memakai dokumen lama (yang mungkin belum final). Saya sekarang pegang dokumen Putusan MA No. 12 PK/AG/2012, yang diterbitkan resmi oleh Mahkamah Agung sebagai “Landmark Decision” dalam Laporan Tahunan MA RI 2013. Jadi, ini menutup celah perjalanan perkara dari ujung ke ujung, ya. DISCLAIMER: Saya hanya baca dua dokumen publik, yaitu Putusan PA Jaksel xxxx/Pdt.G/2007/PAJS (sudah saya upload kemarin) dan ringkasan PK MA dalam Laporan Tahunan MA RI 2013. Kalau ada yang punya akses ke berkas penuh dan menemukan saya keliru, silakan koreksi dengan rujukan halaman dan nomor bukti. Saya bahas berdasarkan apa yang publik bisa baca. LINIMASA: 2008-PA Jakarta Selatan (sudah saya bahas) (No. xxxx/Pdt.G/2007/PAJS) Maia menang. Hak asuh tiga anak ke Maia sampai dewasa. Harta bersama 50/50. 2009-PTA Jakarta (No. 135/Pdt.G/2008/PTA.JK), 14 Januari 2009 Banding Dhani tidak diterima. Dhani dihukum bayar biaya perkara. 2010-Kasasi MA (No. 282 K/AG/2009), 31 Agustus 2010 Kasasi Dhani ditolak. Putusan PA Jaksel berkekuatan hukum tetap. 2012-PK MA (terlampir) (No. 12 PK/AG/2012) Mungkinkah ini satu-satunya tahap yang Dhani gembar-gemborkan ke publik, wabilkhusus Instragam? Saya akan bedah klaim Dhani. KLAIM 1: "MA HANYA MENGABULKAN PERMOHONAN CERAI. Hak asuh tidak dikabulkan. Gugatan lain tidak dikabulkan." BOHONG. Putusan PK MA secara eksplisit menetapkan harta bersama dibagi 50/50: "Penggugat dan Tergugat masing-masing memperoleh seperdua bagian dari harta bersama." Pembagian ini dipertahankan dari PA Jaksel sampai PK MA. KLAIM 2: "Hak asuh ke Dhani." TIDAK BENAR. PK menetapkan hak pilih diserahkan ke anak, bukan ke Dhani. Alasannya: anak termuda sudah 12 tahun (mumayyiz) saat PK diperiksa, dan secara de facto mereka tinggal dengan Dhani selama proses bertahun-tahun. Kutipan resmi MA: “…anak yang paling muda telah berusia 12 tahun, berarti telah menginjak usia mumayyiz, sehingga dengan demikian mereka berhak menentukan dirinya untuk ikut Ibu atau Ikut Ayahnya." Bagi saya, prinsip inilah yang membuat kasus Maia-Dhani jadi yurisprudensi nasional pengasuhan anak mumayyiz. Bukan karena Dhani menang. KLAIM 3: "Maia ditalak 3 karena selingkuh dengan pemilik TV swasta. Diakui tertulis dan ditandatangani." Klaim ini tidak muncul dalam pertimbangan hakim di empat tingkat peradilan. Kalau dokumen sekuat itu memang diajukan, hakim wajib mempertimbangkannya, terutama dalam perkara cerai dengan taruhan hak asuh tiga anak dan harta miliaran. Perceraian atas dasar zina (Pasal 116a KHI) konsekuensinya jauh lebih berat untuk pihak yang berzina, bukan? Tambahan: Maia ditalak satu bain sughra oleh putusan pengadilan, bukan ditalak tiga oleh Dhani. Cerai gugat (jadi Maia yang menggugat), bukan cerai talak (Dhani yang mengajukan perceraian). KLAIM 4: "Foto bertanda tangan yang baru Dhani upload di IG." Saya tidak bisa verifikasi karena potongannya tidak menampilkan isi dokumen. Kalau dokumen itu serius, maka menurut saya jalurnya jelas: ajukan PK ulang dengan novum, atau buka perkara pidana. Bukan upload-crop ke Instagram 17 tahun setelah perceraian. KLAIM 5: "Bikin LAPORAN PALSU KDRT." (Sudah saya ulas kemarin, tapi saya ulang lagi) Maia melapor ke Polda Metro Jaya 20 April 2007 (bukti P.22 dalam putusan PA). Tiga saksi di bawah sumpah menerangkan: barang Maia dikeluarkan, pakaian dikirim ke Surabaya, kamar dibongkar, dan lemari dijebol. Dhani tidak membantah peristiwanya. Pengakuannya di pengadilan: itu cara "memberi pelajaran" karena Maia tidak menuruti perintahnya. Sekali lagi: Dhani tidak membantah peristiwa itu terjadi. KLAIM 6: "TIDAK DIPERCAYA oleh MAHKAMAH AGUNG." Mungkin ini yang Dhani sembunyikan: di empat tingkat peradilan, klaim balik dia (bahwa Maia mabuk, narkoba, selingkuh tertulis, KDRT palsu) juga tidak dipercaya hakim. Dhani kalah di PA, bandingnya tidak diterima di PTA, kasasinya ditolak di MA, dan di PK pun tidak menang. MA hanya memodifikasi hak asuh karena anak sudah mumayyiz (sudah layak untuk memilih). Sumber: Direktori Putusan MA dan Laporan Tahunan MA RI 2013. Dua-duanya bisa diakses publik. Saya akan share link-nya di reply.
Rumail Abbas (ꦫꦸꦩꦻꦭ꧀ ꦄꦧ꧀ꦧꦱ꧀) tweet mediaRumail Abbas (ꦫꦸꦩꦻꦭ꧀ ꦄꦧ꧀ꦧꦱ꧀) tweet media
Indonesia
76
659
3.6K
685.8K
Inyiak Wali
Inyiak Wali@MNabil1909·
@princeseunghan Terima kasih ya penjelasannya. Pertanyaannya apakah boleh keputusan seperti itu di share ruang publik.
Indonesia
4
0
0
627
💭 baseconvo
💭 baseconvo@baseconvo·
gua yang berlebihan atau dia sih? konteks gua post suga di sw. dia reply kaya gitu. padahal lebih sering post dia, di ig, di wa di tiktok. tapi sama hal berbau orang lain, dia ga suka sampai begini. terus call gemetaran mau udahan atau aku hapus post nya:) 🤍
💭 baseconvo tweet media
Indonesia
3.7K
317
7.9K
1.2M
Teddy
Teddy@tedfess_ot9·
me going to uniqlo nowadays
English
0
0
0
16
Rahma Wati
Rahma Wati@RahmaWatiiieee·
@aril_piterpen1 Kan kursi kosong jadi gak masalah, kecuali kakinya ditaruh dipangkuan penumpang lain
Indonesia
93
0
7
34.2K
aril piterpen
aril piterpen@aril_piterpen1·
sekalian tiduran aja bu😭
aril piterpen tweet mediaaril piterpen tweet media
Indonesia
340
308
7.4K
652.8K
Teddy retweetledi
Pop Core
Pop Core@TheePopCore·
“TWICE will only sit if ONCEs can sit too” — The Heartwarming Rule Created by Jeongyeon That Changed Fansigns Forever. In #TWICE’s early days, it was common for fans to kneel or stand during fansigns. Providing chairs wasn’t the norm, and attendees often had to spend the entire event without a place to sit (see first pic). When Jeongyeon noticed this, she didn’t think it was fair. So she made a decision that would become part of TWICE’s identity: “If ONCEs can’t sit, then TWICE won’t sit either.” From that moment on, TWICE stood for the entire fansign alongside the crowd — and a tradition rooted in empathy and equality was born. Thanks to this, fansigns now provide chairs for attendees as a standard, and Jeongyeon’s rule is still followed to this day. This story became so meaningful that it even appeared in manga panels and fan comics, celebrated as a symbol of mutual respect between idols and their audience. Because being an idol isn’t just about performing — It’s about standing with the people who stood by you first.
Pop Core tweet mediaPop Core tweet mediaPop Core tweet media
English
84
5K
21.1K
708.1K
banana
banana@anaspamss·
@insidefolkative Kuliah nyambi kerja emang beneran kuliah? Apa cuma yg penting bayar?
Indonesia
14
0
7
36.8K
folkative
folkative@insidefolkative·
Potret Pratama Arhan saat wisuda dan jadi pemegang ijazah blockchain pertama di Indonesia.
folkative tweet mediafolkative tweet mediafolkative tweet mediafolkative tweet media
Indonesia
51
97
4K
591.4K
Teddy
Teddy@tedfess_ot9·
ruang demokrasi digital yet you blocked wikimedia access fuckass clownery
Teddy tweet media
Filipino
0
0
0
108
Andreas D
Andreas D@andrsdwang·
@melodramalbum2 @noldnuldnald Ledakan bom mah urusan intelejen dan polisi. Lu pikir aja kena di security check juga udah meledak. Sekarang gini aja kenapa Singapura, jepang, Taiwan kagak ada. Gitu aja. Kalau cuma yapping katanya cuma yapping. Giliran ada standar internasional dari negara maju masih aja ngeyel
Indonesia
15
0
10
4.3K
🐅🐯 Harimau Sumatra 🐯🐅
Manajemen waktu lu jelek parahh berarti sampe hal2 bgini lu permasalahin, biasanya yg gini2 emg suka telat orangnya. Malah nyalahin sop mrt lgi, kocakk...kolom komen dibatesin wkwkwk pengecut ahh
Indonesia
62
549
5.9K
384.4K
Teddy retweetledi
Cozy
Cozy@cosyposter·
ZXX
289
13.9K
130.4K
2.2M
Teddy retweetledi
Kreem
Kreem@KreemAdel9·
had sex: ✅ faked id: ✅ had a bf/gf: ✅ gotten high: ✅ had alcohol: ❌(haram✋) failed a class: ✅ gone to the club: ✅ smoked/vaped: ✅ kissed someone: ✅ gotten detention: ✅ kicked from class: ✅ snuck out the house: ✅ disappointed younger self: ✅
Fati@hktrashbagz

had sex: ❌ faked id: ❌️ had a bf/gf: ❌ gotten high: ❌ had alcohol: ❌ failed a class: ❌ gone to the club: ❌ smoked/vaped: ❌️ kissed someone: ❌️ gotten detention: ❌ kicked from class: ❌️ cheated on a test: ❌️ snuck out the house: ❌️ disappointed younger self: ✅

English
446
3.3K
45.5K
3.4M
Teddy retweetledi
iska
iska@mymyoimn·
This is one of the best edits I've seen 🥹 oh twice you are so precious 😭💕
English
1
1.1K
4.2K
35.5K