



Supardi Rudi
87.7K posts

@telolalit
▪Mr. Telo▪ Selangkah menanti dengan cinta kasih.





Pokoknya semua harus ngalah sama program yang itu tuh... Bagaimana pembinaan olahraga di Indonesia mau maju, jika anggaran untuk Olahraganya saja dipangkas sana sini dengan alasan efisiensi. komentarnya lur...

sopir taksi yang menyebabkan kecelakaan di stasiun bekasi timur, terlihat sedang menangkan diri, dengan menghisap rokok. sopir berhasil selamat, sebab langsung keluar dari mobil pas mobil mogok di rel.

Mas Imam yg baik, guru memang bnyk yg kesulitan soal honor & beban kerja, itu fakta. Tapi narasi “semua gara-gara MBG, anggaran pendidikan & kesehatan dipotong” agak berlebihan ya. Fakta datanya: •) Anggaran pendidikan 2026 tetap 20% APBN = Rp757,8 – Rp769,1 triliun, naik dari Rp724 T di 2025. Ini yg terbesar sepanjang sejarah. kemenkeu.go.id/informasi-publ… •)) Dari situ, MBG ambil Rp223,5 – Rp223,6 T (masuk fungsi pendidikan karena untuk siswa), tapi total anggaran pendidikan tetap naik nominalnya, bukan dipotong keseluruhan. Ini realokasi + efisiensi, bukan zero-sum. databoks.katadata.co.id Ekonomi 2025 tumbuh 5,11% (naik dari 5,03%), meski ada tekanan utang jatuh tempo Rp800 T+ di 2025-2026 (warisan fiskal). MBG ini investasi jangka panjang: atasi stunting, anak lebih sehat & fokus belajar, dukung UMKM lokal, multiplier ke ekonomi. Masalah guru honorer, BOS daerah , dan beban tambahan memang nyata, tapi itu masalah struktural lama yg butuh reformasi terpisah, bukan cuma salahkan satu program. Lebih baik kita dorong, tata kelola MBG lebih baik (jangan bebani guru), tambah alokasi khusus kesejahteraan guru, dan pastikan efisiensi nggak pangkas yg esensial.




jahat banget Daycare Little Aresha! para guru di daycare mengikat kaki dan tangan anak anak, ditelanjangi sampai pulang, mulut dibekap. kasus ini baru terkuak semalam saat penggerebekan oleh polisi.


This video I just watched is beyond disturbing and disgusting. How could anyone do this to babies.... Dozens of toddlers, many barely 2 years old were found lying lifeless on the floor like discarded dolls at Little Aresha daycare in Yogyakarta, Indonesia. Their hands and feet were tied up. Some were completely naked or left in just diapers. No beds, no comfort, just cold foam mats. The children were so drugged or broken that many could barely move or cry. Parents dropped their babies off thinking they’d be cared for while they worked. Instead, they were systematically neglected, restrained, and abused day after day. Out of 103 children at the center, police have confirmed at least 53 victims. A leaked video prompted a raid, leading to the shutdown of the facility. So far, 13 suspects have been named, including the head of the foundation, the principal, and multiple caregivers. This wasn’t one bad apple. It was routine: - Staff tying up little kids so they wouldn’t “bother” them - Stripping them - Leaving them to lie on the floor for hours The children are now receiving medical and psychological help, but the damage is irreversible. I have kids and this made my blood boil. No parent should ever have to see their baby like this. Justice for these babies. Maximum charges. No excuses. As every single person involved needs to rot in prison.






Kalian tau apa yang bakal bikin BNI ketakutan dan bertekuk lutut buat ganti semua uang Gereja ini yang dimalingin manajemen mereka sendiri, bikin seruan supaya semua umat katolik Indonesia untuk memindahkan dananya ke Bank selain BNI atas nama solidaritas. Gw yakin dgn seruan itu manajemennya ketakutan pasti.

