sp y

5K posts

sp y

sp y

@terrencehiggss

life is unpredictable

Katılım Mart 2019
590 Takip Edilen551 Takipçiler
sp y retweetledi
vyooo
vyooo@vyowiz_·
Aku setuju dengan statement ini: "Bahwa hidup akan jauh lebih tenang ketika kita tahu batasan. Not everything is our attention, not everything deserve our energy. Ada banyak hal yang lebih baik dibiarkan berlalu, tanpa harus selalu kita dengar, kita bahas, ataupun kita lihat".
Indonesia
56
13K
26.9K
363.9K
sp y retweetledi
Yogi Natasukma™
Yogi Natasukma™@SoundOfYogi·
1. Abang tukang sayur nyebrang di Zebra cross 2. Dia juga udah aware untuk maju ketika ada jarang dan timing yang aman agar si mobil itu SEHARUSNYA ngerem, stop dan give way 3. 90.1125% pengemudi Pajero adalah bangsat
BP™@BangPino__

Kita bantu viralin, biar cepet ketangkep pelakunya guys... Sebuah mobil diesel menabrak gerobak sayur di Jalan Raya Kalimalang, Duren Sawit, Jakarta Timur, Setelah kejadian, kendaraan tersebut langsung melarikan diri, 02/05/2026

Indonesia
170
4.5K
16.7K
542.6K
sp y retweetledi
𝕷𝖊𝖔𝖟𝖆𝖗'𝖘
@tanyarlfes tanyarl: guys tolong naikin kasus ini dong, ini kasus dari abis lebaran Ampe sekarang pelakunya belom ketangkep (buronan)
𝕷𝖊𝖔𝖟𝖆𝖗'𝖘 tweet media
Indonesia
13
44
78
75.1K
sp y retweetledi
¥@N'$
¥@N'$@yaniarsim·
Day Care dan cuti yang digagas @aniesbaswedan waktu pilpres 2024 Andai...
¥@N'$ tweet media
Indonesia
234
5.2K
25.3K
517.7K
sp y retweetledi
Mohamad Fuad
Mohamad Fuad@_BangFu·
Ada donks. Karena gak ada di program 01 dan 03 bikin MBG Sampe sini faham nggak?
IndraS77@Indra77Sahaja

@_BangFu Emangnya ada jaminan klo 01 atau 03 yg menang, harga harga gak akan naik? 😏

Indonesia
222
14.9K
55.1K
965.1K
sp y retweetledi
ama
ama@itsamarl·
selain takut miskin gua juga takut prabowo 2 priode😭
Indonesia
639
26.4K
68.2K
774.5K
sp y retweetledi
Rin | 🎈#1312
Rin | 🎈#1312@Dyanasthasia·
Waktu itu ada yang bilang, mereka ngga nyangka gue bener-bener kekeh childfree soalnya pas ada SG gue ngurus keponakan pacar, gue keliatan seneng dan telaten banget, nggak jijikan ngadepin iler + susu yang netes terus. .... Ya kan gue childfree? Bukan child hater? 😭😭
Indonesia
67
3.2K
30.3K
576K
sp y retweetledi
txtdrimedia
txtdrimedia@txtdrimedia·
THIS 💯💯
txtdrimedia tweet media
English
53
25.9K
90.5K
547.8K
sp y retweetledi
dar 𓂆
dar 𓂆@pendaraka·
sbtlnya sp sih org prtama yg mmutuskn utk mnjdkan 1st acc ig utk pencapaian dan 2nd utk akun menjadi diri sendiri? why cant we humans be humans dengan spam postingan di 1st acc dan justru bikin 2nd acc sebagai sampingan post kerjaan KARENA KERJAAN BUKAN HAL YG MMBUAT KITA MANUSIA
Indonesia
231
6K
35.8K
521K
sp y retweetledi
sya
sya@arsenatasyas·
Ibaratnya kalo lagi olahraga pertama kali ya. Badan pegel semua, ngerasa lemah padahal you’re getting stronger than before. Di segala hal, when you’re getting better it feels like you’re getting worse. Merasa bodoh krn banyak gak tau. Perasaan bodoh dibutuhin di proses belajar.
Curious Minds@CuriousMindsHub

The importance of stupidity in scientific research:

Indonesia
44
8.3K
23.9K
471.8K
sp y retweetledi
Lily Gilly
Lily Gilly@floatinbloom·
@ini_ayye Kita butuhnya informasi cara mengeluarkan energi dalam untuk meruntuhkan rezim
Indonesia
7
356
1.5K
20.1K
sp y retweetledi
goma
goma@soigomaa·
As a woman you should be more afraid of being Unsuccessful than unmarried.
Chaos@kizzriee

Hot take:

English
87
12.5K
45.1K
887.2K
sp y retweetledi
KATA HATI🤍
KATA HATI🤍@Katakatahatiind·
THANKS PAK PRABOWO semenjak indonesia dipimpin bapak banyak sekali rekor sejarah terpecahkan. 1. kurs usd/idr hampir rp 17.200. paling terpuruk dlm sejarah. 2. utang jatuh tempo di 2026 sebesar rp 833 t. tertinggi dalam sejarah. 3. defisit apbn paling lebar dalam sejarah. dan semua rekor ini terpecahkan hanya dalam waktu 1.5th saja. keren, pak
Indonesia
246
21.2K
54.7K
896.3K
sp y retweetledi
Anies Rasyid Baswedan
Anies Rasyid Baswedan@aniesbaswedan·
Wacana penutupan program studi yang dianggap tidak relevan dengan industri ini memunculkan pertanyaan dan kekhawatiran. Ada kebijakan yang tampak efisien dalam jangka pendek, tapi bila tidak hati-hati, justru membelokkan arah perjalanan bangsa dalam jangka panjang. Sambil menunggu informasi lengkapnya, izinkan berbagi tentang paradigma ilmu murni dan ilmu terapan ini. Ilmu murni kerap dipandang jauh dari praktik. Seolah berdiri di menara gading, tidak menyentuh denyut kebutuhan industri. Padahal, di sanalah akar dari hampir seluruh inovasi yang kita gunakan hari ini berasal. Rumus-rumus yang tampak abstrak, teori-teori yang dulu dianggap “tidak berguna”, justru melahirkan teknologi yang kini kita anggap keniscayaan. Kita menikmati internet, kecerdasan buatan, hingga kemajuan di bidang kesehatan, tapi tak selalu ingat bahwa fondasinya dibangun oleh para ilmuwan yang bekerja tanpa kepastian aplikasi. Mereka meneliti bukan berbasis permintaan pasar, tetapi karena keingintahuan memahami bagaimana dunia bekerja. Kita perlu ingat bahwa relevansi tidak selalu bisa diukur dalam horizon waktu yang pendek. Apa yang hari ini tampak tidak terkait industri, bisa jadi esok hari menjadi tulang punggungnya. Negara yang hanya menyiapkan tenaga siap pakai, tanpa melahirkan pemikir-pemikir dasar, berisiko terjebak sebagai pengguna belaka. Kita menjadi pasar, bukan pencipta. Kita mengimpor solusi, alih-alih menghasilkan jawaban dari dalam negeri dan membaginya kepada dunia. Lebih jauh lagi, kebijakan publik yang kuat juga lahir dari pemahaman dasar yang kokoh. Mulai dari ilmu epidemiologi (berbasis matematika dan biologi dasar) yang berjasa besar saat pandemi, lalu ilmu lingkungan (ekologi dan geofisika) dalam menghadapi bencana perubahan iklim, hingga ekonomi teoretis dalam merancang kebijakan fiskal. Semua itu berakar pada ilmu-ilmu yang sering dianggap “tidak praktis”. Menutup atau melemahkan ilmu murni berarti mengurangi kemampuan kita untuk memahami dunia secara mendalam. Tanpa pemahaman itu, keputusan kita mudah terjebak jadi dangkal. Tentu, keterhubungan dengan industri itu penting. Bila suka apel bukan berarti benci jeruk. ;) Perguruan tinggi jelas tidak boleh terlepas dari kebutuhan zaman. Namun, menjawab tantangan itu tidak harus dengan menutup ilmu murni. Yang diperlukan adalah menjembatani, bukan menggantikan. Menguatkan ekosistem, bukan menyederhanakan secara berlebihan. Pada akhirnya, pendidikan tinggi bukanlah soal mencetak pekerja bagi industri, tetapi tentang menyiapkan masa depan dan membangun peradaban bangsa. Masa depan itu tidak pernah dibangun hanya dari apa yang terlihat berguna hari ini, pun membangun peradaban tak boleh direduksi jadi sekadar membangun industri. Maka, barangkali yang perlu kita jaga adalah keseimbangan. Antara yang langsung terpakai dan yang menjadi fondasi. Antara keterampilan dan pemikiran. Antara kebutuhan hari ini dan visi hari esok. Dengan menjaga keseimbangan itulah, kita dapat berdiri tegak sebagai bangsa yang tak hanya mengikuti kemajuan dunia, tetapi juga menciptakannya.
tempo.co@tempodotco

JUST IN: Kemendikti Bakal Tutup Prodi yang Tak Relevan dengan Industri

Indonesia
419
20.8K
51.7K
1.3M
sp y
sp y@terrencehiggss·
@UNDIP_FESS Mau botol minum panjangnya ituu
Indonesia
0
0
0
130
UNDIP MENFESS
UNDIP MENFESS@UNDIP_FESS·
undip! kalo ada yang mau komen aja ya nanti sender dm
UNDIP MENFESS tweet media
Indonesia
25
0
15
4.9K
cia
cia@adikcuya·
wtb consina centurion 45l donggg huhuhu yg bisa oren yaa #zonauang #wtb #wts
Indonesia
1
0
0
227