Tata
13.3K posts

Sabitlenmiş Tweet
Tata retweetledi

"everything happens for a reason" is a sentence we reach for when we don't know how to sit with randomness.
an essay on the cruelty of toxic positivity.
link: open.substack.com/pub/baluciaga/…

English
Tata retweetledi
Tata retweetledi
Tata retweetledi

Mau mengingatkan aja Zulkifli Hasan menerbitkan izin pelepasan hutan 1,64 juta ha saat dia jadi Menhut
Mau sebanyak apapun beras yang dia angkat atau pencitraan yang dia lakukan, gak akan menutupi daya rusak lingkungannya
Never forgive, never forget
loid forger 。◕‿◕。@KemenperinRI
🙏🏻🙏🏻🙏🏻
Indonesia
Tata retweetledi

“We are not all in the same boat. We are all in the same storm. Some of us are on super-yachts. Some have just the one oar.”
— Damian Barr

🪻 Biba 🍉@bibabercerita
Baru sadar konsekuensi bencana iklim malah selalu datang ke pihak yang kontribusi merusak alamnya paling kecil, bahkan nol. Rakyat biasa. Hewan. Tumbuhan. Dihukum semua. Sedangkan penjahatnya jadi pihak yang paling aman. Punya uang buat gak hidup di lingkungan yang dirusaknya.
English
Tata retweetledi

ORANGUTAN TAPANULI adalah satwa arboreal: menghabiskan hampir seluruh hidupnya di pohon.
Tujuan:
- menghindari pemangsa
- gampang cari makan
- nyebarin biji ke banyak tempat—jadi pohon baru
Jadi, kalau pohonnya hilang, mereka kemana?
@kemenhut_ri @KementerianESDM mau nampung?

Satya Bumi@satyabumi
Orangutan Tapanuli, spesies kera besar PALING LANGKA di dunia, hanya kurang dari 800 ekor, semakin terdesak menuju kepunahan karena dihimpit proyek-proyek ini. x.com/satyabumi/stat…
Indonesia
Tata retweetledi
Tata retweetledi
Tata retweetledi

#TempoThread
Presiden Prabowo berencana memperluas lahan sawit dan mengorbankan pohon hutan.
Katanya, sawit juga pohon yang dapat menyerap karbondioksida🌳
Tapi, emang pohon sawit dan pohon hutan itu beneran sama, ya?🤷♀️
A Thread

Indonesia
Tata retweetledi

Massa warga di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Pelalawan, Riau, membongkar paksa plang serta gapura pos jaga milik pemerintah. Mereka juga meminta personel bersenjata dari Satgas Penertiban Kawasan Hutan meninggalkan lokasi. Aksi ini terekam dalam video yang diunggah akun resmi TNTN dan terjadi pada Senin (24/11).
Pengelola TNTN mengecam tindakan perusakan fasilitas negara dan mengingatkan bahwa kawasan itu dibangun untuk menjaga kelestarian hutan serta melindungi satwa liar, termasuk gajah Sumatera. Mereka menilai aksi warga mengancam keberlangsungan habitat terakhir satwa dan bertentangan dengan prinsip kemanusiaan.
Sebelumnya, ketegangan juga terjadi pada Jumat (21/11) ketika massa memaksa petugas keluar dari sejumlah pos pengamanan. Situasi ini disebut dipicu ketidakpuasan warga atas jawaban Satgas PKH dalam dialog sebelumnya. Kepala Balai TNTN, Heru Sumantoro, menyebut kemarahan massa berujung pada pengusiran tim satgas.
Di tengah kondisi memanas, pendataan masyarakat yang menguasai lahan di kawasan TNTN tetap berjalan. Per 19 November 2025, tercatat ribuan kepala keluarga dan ribuan hektare lahan telah terdata, mulai dari Bagan Limau, Kusuma, Lubuk Batu Tinggal, Lubuk Kembang Bunga, hingga Air Hitam.
📸: Dok. Instagram @/btn_tessonilo.
Follow WhatsApp Channel kumparan untuk dapat Informasi terpercaya dikirim langsung ke WhatsApp kamu. Ketik kum.pr/WAchannel di browser kamu sekarang, agar bisa share informasi tanpa ragu.
#newsupdate #update #news #videonews #tessonilo #gajah #tamannasional #riau #tntn #info #infoterkini #berita #beritaterkini #bicarafaktalewatberita #kumparan
Indonesia
Tata retweetledi

#intinyadeh Kepala Balai Taman Nasional Tesso Nilo dpt ancaman pembunuhan.
"Kepala Balai Cabut Laporanmu atau Kepalamu Kami Cabut"
Kantor dirusak, motor petugas dibakar.
Luas kawasan TNTN yg 83rb ha, sisa 12,5rb ha yg masih hutan. Sisanya pemukiman, kebun sawit ilegal.
(1/2)
Teh Nita@tehnit4
ancaman yang diterima petugas :(
Indonesia
Tata retweetledi

A starving #orangutan in Aceh, Sumatra, is eating human leftovers, with burnt trees and logged forest in the background.
📹 Prasetyo, presumably a local gold miner.
English
Tata retweetledi
Tata retweetledi

TIME's new cover: Ultraviolet light reveals a human handprint on the shell of a green sea turtle. See all of TIME's 100 best photos of 2025 here: time.com/7336112/top-10…
Photograph by Britta Jaschinski

English
Tata retweetledi

Imagine spending just 6K rupiah… and getting the sweetest, guilt-free snack ever 😭🔥



Yui ʚɞ@dinostaurus
WKWWKWK UBI FUCKING CILEMBU 3 BIJI 40K??? GURL STOP VIRALING OVERPRICED FOOD, YOU'LL GET LIKE AT LEAST 5 OF IT ONLY FOR 10K AT ABANG-ABANG MOBIL BAK 😭😭😭😭😭😭😭
English
Tata retweetledi












