bruxe
2.8K posts

bruxe
@thequestion_is_
I will lead you to PARADISE!
arrakis Katılım Ekim 2018
82 Takip Edilen8 Takipçiler
bruxe retweetledi
bruxe retweetledi
bruxe retweetledi

Terdengar empatik, tapi bodoh.
Gini lho bu menteri, kecelakaan kereta itu nggak selalu tabrakan depan-belakang.
Jika terjadi anjlokan akibat masalah wesel atau patah rel, gerbong tengah yg justru bisa mengalami efek teleskopik yg juga sangat mematikan.
Lagian gini lho, ini soal crowd management. Gerbong khusus perempuan itu di ujung tujuannya membantu memisahkan arus penumpang laki2 dan perempuan sejak di peron stasiun. Jika gerbong khusus perempuan diletakkan di tengah, bakal sangat kacau saat jam2 sibuk.
Kalau solusinya cuma pindah gerbong, menjauhkan satu kelompok dari zona bahaya berarti secara menteri ini sangat sadar utk menempatkan kelompok lain (laki-laki dan penumpang umum) di zona maut.
Benar2 komentar nggak etis dalam konteks keselamatan publik. Bukannya ngepush utk meningkatkan standar keamanan, malah pindah gerbong.
Heran, anggota kabinetnya prabowo ini kok banyak banget yg nggak mutu dan absun kek gini.
5tePh3N@P3gEl
Sepertinya dia tidak pernah naik KRL, ini namanya memindahkan masalah bukan memecahkan masalah 🙄
Indonesia

bruxe retweetledi
bruxe retweetledi

Kondisi fiskal negara sedang tak baik-baik saja. Penerimaan negara belum mencapai target, sementara belanja terus bertambah.
Krisis energi global menambah pembengkakan anggaran. Upaya pemerintah mencari utang baru seret setelah lelang obligasi negara kekurangan peminat.
Sementara itu, saldo anggaran lebih atau SAL yang menjadi bantalan (fiscal buffer) kian menipis. Akankah Indonesia terjerumus ke lubang krisis fiskal?

Indonesia
bruxe retweetledi

"politik gak ngaruh di kehidupan gw"
KTP lu diurus negara, sekolah anak lu diatur negara, gaji lu dipotong negara.
BPJS naik, bensin naik, pajak naik. gorengan aja udah 2rb, lu pikir itu gara-gara abang gorengannya serakah?
dari lahir sampe mati hidup lu udah diatur sistem.
lu gak bisa beli rumah
lu gak bisa beli tanah
lu gak bisa beli mobil
lu tetep kerja duitnya gatau kemana
tapi katanya ga ngaruh.¿
Indonesia
bruxe retweetledi
bruxe retweetledi
bruxe retweetledi
bruxe retweetledi

Mengapa filosofi pendidikan “sesuai industri” itu problematis?
Saya agak gelisah baca wacana menutup prodi yang dianggap “tidak relevan dengan industri”, yang disampaikan Sekjen Kemendikti, Prof Bakri Munir Sukoco.
Bukan karena saya anti industri.
Tapi… industri yang mana?
Yang hari ini?
Atau yang bahkan belum ada 10 tahun lagi?
Masalahnya sederhana: industri sendiri sering belum tahu arah masa depannya.
Laporan World Economic Forum dan McKinsey & Company berulang kali bilang hal yang sama: banyak pekerjaan masa depan belum eksis hari ini.
Jadi kalau kampus sibuk “menyesuaikan diri” dengan kebutuhan sekarang, kita mungkin sedang menyiapkan lulusan… untuk dunia yang sudah lewat.
Dan biasanya, yang pertama dikorbankan itu selalu sama:
Filsafat.
Sejarah.
Sastra.
Yang dianggap tidak praktis.
Padahal banyak pemimpin, pembuat kebijakan, bahkan inovator yang lahir dari sana.
Sekarang bahkan keguruan dan kedokteran ikut disorot oleh Sekjen Kemendikti. Keduanya dibutuhkan masyarakat tapi katanya terlalu “market-driven”, harus jadi “market-driving”.
Tapi jujur saja kedua istilah ini masih dalam logika yang sama: pasar sebagai penentu. Bedanya hanya soal siapa yang lebih pandai meramal pasar.
Padahal masalah utamanya bukan di situ.
Masalah pendidikan di Indonesia itu ada di tata kelola.
Prodi dibuka karena tren. Karena peminat. Karena pemasukan. Bukan karena visi pendidikan.
Kalau akarnya di situ, menutup prodi dari atas itu cuma seperti memotong daun, tanpa menyentuh akar.
Yang kita butuhkan bukan sekadar menutup prodi, tapi membenahi cara kita menilai dan membiayai pendidikan. Quality control dan akreditasi tetap penting, tapi ukurannya harus nyata: kualitas belajar, daya pikir lulusan, dan dampaknya bagi masyarakat, bukan sekadar dokumentasi.
Yang dibutuhkan adalah pendanaan berbasis kualitas, kurikulum yang lentur, dan keberanian menjaga ilmu yang tidak selalu “laku”.
Karena saat industri jadi satu-satunya ukuran, dunia kampus menjelma hanya melatih tenaga kerja bukan melahirkan manusia yang mampu berpikir, menilai, dan membentuk zamannya sendiri.
Tabik,
Nadirsyah Hosen
tempo.co@tempodotco
JUST IN: Kemendikti Bakal Tutup Prodi yang Tak Relevan dengan Industri
Indonesia

sakit negara ini bro
tempo.co@tempodotco
JUST IN: Kemendikti Bakal Tutup Prodi yang Tak Relevan dengan Industri
Indonesia
bruxe retweetledi

Saya adl seorg dosen di AS. Kemarin pas ngurus cuti melahirkan sy bilang kpd dekan & presiden kampus ttg kekhawatiran sy soal slowing down performa akademik sy krn hamil & melahirkan. Mrk meresponnya dg:
Dosen Kesayanganmu@direktoridosen
Wamendikti Goblok Wamendikti Goblok Wamendikti Goblok Wamendikti Goblok Wamendikti Goblok Wamendikti Goblok Wamendikti Goblok Wamendikti Goblok Wamendikti Goblok Wamendikti Goblok Wamendikti Goblok Wamendikti Goblok
Indonesia

ini kerjaan gw, udahlah inimah tamat
Hanif | AI For Productivity@hanifproduktif
Broooo gila banget ini ChatGPT Image 2 Apakah designer ketar ketir? 💀
Indonesia
bruxe retweetledi

🚨Danny Welbeck on why he did the “Siuuu” celebration:
🗣️ Welbeck: “I’ve scored against Liverpool… now Chelsea. Maybe I don’t score for Manchester United anymore, but I still bleed for the club. If what I do helps them reach the Champions League, I’m happy with that. Not every legend has to still be inside the building.”
“And yeah, the celebration… that’s Cristiano Ronaldo’s. I did it with meaning. I figured the United fans deserved to see a proper academy lad hit the Siuuu, instead of someone who forgot what a privilege it is to wear that shirt.”
“If Alejandro Garnacho wants to take it how he wants, that’s up to him… but some of us never forget where we come from or what that badge really means.” #mufc

English

Di suatu coffee shop di Semarang
👱♀️: Mau melakukan payment menggunakan apa, Kak?
🧑: BCA ya Kak (ngeluarin kartu).
👱♀️: Permisi Kak (minta kartu gue).
🧑: Tap to pay aja, Kak.
🧑: Maaf Kak, belum bisa.
🧑: Bisa, Kak. Coba dulu ya.
👱♀️: (nyodorin EDC)
🧑: (tap ke EDC sampai bunyi)
👱♀️: Eh, iya bisa, Kak.

Indonesia
bruxe retweetledi









