thhy

3.4K posts

thhy banner
thhy

thhy

@tiaaaaay1

random🫠

Yogyakarta , Indonesia Katılım Nisan 2015
287 Takip Edilen255 Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
thhy
thhy@tiaaaaay1·
Note:
English
1
0
0
504
thhy retweetledi
yanto
yanto@padulz·
satu ngarah keluar satu ngarah kedalem, PLIS INI JOGJA PANAS BANGET AKU SAMPE MENGERAHKAN DUA KIPAS ANGIN DAN MENGAPLIKASIKAN KONSEP BERNOULLI 😭😭
yanto tweet mediayanto tweet media
Indonesia
446
4.2K
62.5K
3.1M
thhy retweetledi
Anies Rasyid Baswedan
Anies Rasyid Baswedan@aniesbaswedan·
Wacana penutupan program studi yang dianggap tidak relevan dengan industri ini memunculkan pertanyaan dan kekhawatiran. Ada kebijakan yang tampak efisien dalam jangka pendek, tapi bila tidak hati-hati, justru membelokkan arah perjalanan bangsa dalam jangka panjang. Sambil menunggu informasi lengkapnya, izinkan berbagi tentang paradigma ilmu murni dan ilmu terapan ini. Ilmu murni kerap dipandang jauh dari praktik. Seolah berdiri di menara gading, tidak menyentuh denyut kebutuhan industri. Padahal, di sanalah akar dari hampir seluruh inovasi yang kita gunakan hari ini berasal. Rumus-rumus yang tampak abstrak, teori-teori yang dulu dianggap “tidak berguna”, justru melahirkan teknologi yang kini kita anggap keniscayaan. Kita menikmati internet, kecerdasan buatan, hingga kemajuan di bidang kesehatan, tapi tak selalu ingat bahwa fondasinya dibangun oleh para ilmuwan yang bekerja tanpa kepastian aplikasi. Mereka meneliti bukan berbasis permintaan pasar, tetapi karena keingintahuan memahami bagaimana dunia bekerja. Kita perlu ingat bahwa relevansi tidak selalu bisa diukur dalam horizon waktu yang pendek. Apa yang hari ini tampak tidak terkait industri, bisa jadi esok hari menjadi tulang punggungnya. Negara yang hanya menyiapkan tenaga siap pakai, tanpa melahirkan pemikir-pemikir dasar, berisiko terjebak sebagai pengguna belaka. Kita menjadi pasar, bukan pencipta. Kita mengimpor solusi, alih-alih menghasilkan jawaban dari dalam negeri dan membaginya kepada dunia. Lebih jauh lagi, kebijakan publik yang kuat juga lahir dari pemahaman dasar yang kokoh. Mulai dari ilmu epidemiologi (berbasis matematika dan biologi dasar) yang berjasa besar saat pandemi, lalu ilmu lingkungan (ekologi dan geofisika) dalam menghadapi bencana perubahan iklim, hingga ekonomi teoretis dalam merancang kebijakan fiskal. Semua itu berakar pada ilmu-ilmu yang sering dianggap “tidak praktis”. Menutup atau melemahkan ilmu murni berarti mengurangi kemampuan kita untuk memahami dunia secara mendalam. Tanpa pemahaman itu, keputusan kita mudah terjebak jadi dangkal. Tentu, keterhubungan dengan industri itu penting. Bila suka apel bukan berarti benci jeruk. ;) Perguruan tinggi jelas tidak boleh terlepas dari kebutuhan zaman. Namun, menjawab tantangan itu tidak harus dengan menutup ilmu murni. Yang diperlukan adalah menjembatani, bukan menggantikan. Menguatkan ekosistem, bukan menyederhanakan secara berlebihan. Pada akhirnya, pendidikan tinggi bukanlah soal mencetak pekerja bagi industri, tetapi tentang menyiapkan masa depan dan membangun peradaban bangsa. Masa depan itu tidak pernah dibangun hanya dari apa yang terlihat berguna hari ini, pun membangun peradaban tak boleh direduksi jadi sekadar membangun industri. Maka, barangkali yang perlu kita jaga adalah keseimbangan. Antara yang langsung terpakai dan yang menjadi fondasi. Antara keterampilan dan pemikiran. Antara kebutuhan hari ini dan visi hari esok. Dengan menjaga keseimbangan itulah, kita dapat berdiri tegak sebagai bangsa yang tak hanya mengikuti kemajuan dunia, tetapi juga menciptakannya.
tempo.co@tempodotco

JUST IN: Kemendikti Bakal Tutup Prodi yang Tak Relevan dengan Industri

Indonesia
418
20.8K
51.5K
1.3M
tempo.co
tempo.co@tempodotco·
JUST IN: Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Dapur Makan Bergizi Gratis (APPMBGI) Ingin MBG Berlanjut hingga 25 Tahun
Indonesia
1.8K
2.4K
11K
1.8M
thhy retweetledi
miw.
miw.@lilaccountz·
fyi, Yajuj Majuj ini bukan makhluk aneh, mitologi, anomali atau apapun guys mereka tuh the real human. manusia. kayak kita. funfact, mereka adalah keturunan ke-4 dari Nabi Nuh ‘alaihissalam lewat jalur Yafits. dan mereka ya sudah ada DARI DULU dan terus beranak pinak SAMPAI SEKARANG. (tp yg nanti keluar di akhir zaman beda dgn yg ada sekarang)😩 dulu tuh mereka sempet keluar bebas di bumi tapi mereka berbuat kerusakan dimana mana. akhirnya mereka dikurung di suatu daerah dan dibangun dinding yg tinggi BANGET, kokoh, dan kuat yg bahkan saking tingginya sampe setara gunung oleh raja yg berkuasa saat itu, Raja Dzulqarnain (Q.S Al Kahfi : 94-95) mereka gaakan bisa keluar dari dinding itu (emg mereka dari dulu selalu berusaha melubangi dinding itu tp besoknya pasti dinding itu balik ke kondisi semula) sampe nanti dajjal dibunuh nabi Isa ‘alaihissalam, baru deh Allah izinkan mereka berhasil keluar dari dinding dan merusak seluruh penjuru muka bumi sebagai tanda tanda besar hari kiamat 🙂🙂🙂🙂🙂🙂🙂🙂🙂🙂🙂🙂 anyway, mirip sama dajjal, mereka jg kafir dan punya ciri khas yg disebutin Rasulullah dlm hadits : •jidatnya lebar •matanya sipit •rambut pirang •kuat BANGET sampe gaada satupun org yg bisa membunuh mereka gongnya? mereka gaakan mati sampe mereka punya keturunan 1000 orang atau lebih…. jadi mereka BANYAK…BANGET…dan…bakal keluar dari dinding…. saking banyaknya, sampe diumpamain sama ulama mereka kayak air bah yang ngalir dari dinding lu bayangin sebanyak apa mereka ih amit amit. mana perusak bumi semuanya😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭naudzubillah
Zannoryx@2Fawz_

@lilaccountz Kak request cerita yajuj dan majuj dong

Indonesia
294
5.4K
40.3K
1.2M
thhy retweetledi
TxtdariHI
TxtdariHI@TxtdariHI·
BREAKING🚨 17,3k jir
TxtdariHI tweet media
English
976
5.5K
25K
2.9M
thhy retweetledi
txt keresahan WNI
txt keresahan WNI@KapudS640·
Di suatu negara yang aneh Negara tropis = buah mahal Negara maritim = ikan mahal Negara CPO = migor mahal Negara SDA = listrik dan BBM mahal Negara hukum = tunggu viral Swasembada pangan = beras mahal Bebas aktif = ikut BOP Negara religius = korupsi nya banyak, sampai kitab Tuhannya dikorupsi Semuanya karena sistem yang buruk dan political will yang tidak berpihak rakyat tapi berpihak cepat balik modal dan nambah kekayaan pribadi hehe
Indonesia
526
35.3K
71.5K
1M
thhy retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, ini info paling gila hari ini...... ada sesuatu yang nggak masuk akal banget lagi beredar soal program pemerintah ini dan jujur, ini bukan cuma aneh… tapi udah mulai keliatan ngeri + sistematis Jadi gini… Ada info kalau titik SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) itu terus nambah setiap hari. Padahal di sisi lain, portal resmi buat daftar mitra katanya udah ditutup sejak 1 Desember 2025. Sekarang coba pikir logikanya pelan-pelan… - Portal pendaftaran ditutup - Tapi jumlah titik terus bertambah - Bahkan dilaporkan tiap hari ada penambahan Pertanyaannya simpel: Masuknya dari mana? Ini bukan soal “ah mungkin ada update internal”… Kalau sistemnya transparan, harusnya: - Ada pengumuman resmi - Ada mekanisme khusus - Atau minimal ada penjelasan ke publik Tapi kalau yang terjadi malah “tiba-tiba nambah”… ya wajar kalau publik mulai mikir: ini data real atau cuma angka di atas kertas? Dan makin panas lagi ketika dikaitin sama isu bayaran… Ketika satu titik SPPG bisa dapat sekitar 6 juta per hari. Kalau itu benar, berarti: Makin banyak titik → makin besar anggaran yang keluar Makin besar anggaran → makin besar juga potensi “mainannya” Kasarannya sppg nya tidak benaran ada tapi insentifnya jalan terus sppg bodong atau fiktif Di sinilah mulai kerasa pedasnya… Karena ini bukan cuma soal angka nambah. Ini soal uang negara + transparansi + kepercayaan publik. Yang bikin miris bukan cuma dugaan “aneh-aneh”-nya… tapi pola yang sering kejadian: - Sistem ditutup ke publik - Data tetap berjalan di belakang layar - Publik cuma dikasih hasil akhir tanpa tahu prosesnya Kalau kayak gini terus, ya jangan heran kalau muncul kecurigaan: Ini beneran program jalan… atau sekadar laporan yang ‘dibikin jalan’?” Gue gak bilang ini pasti ada pelanggaran. Tapi yang jelas: Kalau logika sederhana aja gak nyambung, berarti ada yang harus dijelasin. Karena di era sekarang, masalahnya bukan cuma korupsi atau enggak… tapi kepercayaan publik itu dibangun dari transparansi. Dan kalau transparansi hilang, yang muncul bukan cuma kritik tapi ketidakpercayaan yang jauh lebih bahaya coba di cek tuh situs bgn udah lama tutup tapi hampir tiap hari laporan banyak sppg baru
Lambe Saham tweet mediaLambe Saham tweet media
Indonesia
647
8.1K
22.6K
1M
thhy retweetledi
Tanyarlfes
Tanyarlfes@tanyarlfes·
💚 spill kerjaan sampingan mu itu🙆‍♀️
Tanyarlfes tweet media
Indonesia
232
170
2.4K
119.4K
thhy retweetledi
tempo.co
tempo.co@tempodotco·
JUST IN: Menkeu Purbaya akui belum mengetahui skema gaji 30.000 manajer Koperasi Merah Putih
Indonesia
650
3.7K
14.2K
535.9K
thhy retweetledi
txt onlineshop
txt onlineshop@txtdarionlshop·
Udah makin banyak seller yang angkat tangan jualan di sini
txt onlineshop tweet media
Indonesia
317
1.2K
7.8K
786.4K
thhy
thhy@tiaaaaay1·
@bgkiting Driver dapet komisi lagi dari aplikasi nya gak siih?
Indonesia
0
0
0
5
keritingrambut 𐂂
keritingrambut 𐂂@bgkiting·
Normal gak sih harga kayak gini? Kalo aku order,driver bakal ngambek gak ya cuma dibayar segitu? Takut banget tiba tiba disuruh duduk bagasi GoCar 5.500 GrabCar 4.500
keritingrambut 𐂂 tweet mediakeritingrambut 𐂂 tweet media
Indonesia
276
75
4.2K
832.3K
thhy retweetledi
ℕ
@Ahmaadnajib·
Sebenarnya, anak-anak yang "jago bohong" dari strict parents itu sedang mempraktikkan cara bertahan hidup paling dasar. Dalam psikologi, ini adalah mekanisme pertahanan diri yang muncul ketika kejujuran tidak lagi menawarkan rasa aman, melainkan ancaman hukuman. Saat ruang untuk berbuat salah ditutup rapat, otak anak otomatis beralih ke mode survival. Ayo kita bahas:
kur karampruy@babynaatu

setuju ga sama statement “strict parents melahirkan anak anak yg suka bohong”

Indonesia
85
5.4K
20.1K
1.3M
thhy retweetledi
(Bukan) Dosen Killer
(Bukan) Dosen Killer@buburrkacangg·
Matematika itu bukan ilmu berhitung, tapi ilmu bernalar. Hitung2an hanyalah bagian kecil dari Matematika. Anak2 lemah hitung2an karena langsung diberikan pengetahuan prosedural tanpa pemahaman konseptual. Ada gap yang besar di sini, yg semakin terlihat di masa post-covid. Jadi gpp kalo orng ga bisa hitung, krn ada yg namanya alat bantu hitung. Yg bahaya itu orng ga bisa bernalar, shg dia ga tau hitungan dia (atau alat bantu hitung tsb) benar atau salah.
jakartalk@Jakartalk

Fakta yang paling gak bisa lo terima

Indonesia
166
6K
23.3K
732.6K
thhy retweetledi
Tanyarlfes
Tanyarlfes@tanyarlfes·
Gaji imut tapi wishlist segudang 😭 spill dong pemasukan sampingan kalian yang trusted, siapa tau bisa nambah cuan juga 💚
Indonesia
122
126
2.1K
86.9K