eggcellent

310 posts

eggcellent banner
eggcellent

eggcellent

@timelessmadegg

One to the fourth

Katılım Ocak 2023
82 Takip Edilen3 Takipçiler
eggcellent retweetledi
ivy ⋆˚࿔
ivy ⋆˚࿔@eufrasiart·
guys tolong bantu rt like lagi karena ga rame = masalah ga selesai 😭😭 ini masih sepi bgt bgt bgt bahkan ga di up di tv nasional postinganku yang sebelumnya miss info ternyata dana yang hilang adalah dana koperasi umat yang berada di bawah naungan paroki, bukan dana gereja (persembahan) ya dan fyi ternyata bukan 28 M tapi 31 MILIAR (tonton di podcastnya menit 19an). WOI 31 M TUH GEDE BANGETTT, banyak umat yang percayain dananya ke BNI dan pasti butuh dana tersebut untuk sehari-hari mereka jadi tolong bantu ramein biar masalah ini tuntas!!! halo @BNI tolong selesaikan kasus ini dan kembalikan dananya secara full, terlepas ternyata dana dititipkan ke produk gelap si kepala bank tapi tetep aja hal ini merupakan bentuk kelalaian bank karena telah meloloskan kepala bank (orang berstatus & dipercaya) sampe2 bisa nipu sampai 31 miliar gini :(((
SobatMiskinTV@MiskinTV_

Baca dan mengikuti berita mengenai Suster Natalia ini, terkesan BNI seperti ingin lepas tangan, padahal pelaku (Andi Hakim) merupakan salah satu pejabat di bank tersebut. Ini bisa jadi preseden buruk untuk BNI. Bukan tidak mungkin sentimen negatif ini berubah menjadi seruan memindahkan rekening dari BNI ke bank lain.

Indonesia
42
5.1K
7.8K
120.7K
eggcellent retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, ini kasus yang menurut gue lebih ngeri dari yang kelihatan di permukaan. Dan yang paling bikin gue marah bukan pelakunya — tapi respons institusinya. Kronologi yang perlu semua orang tahu: 2019 Andi Hakim Febriansyah, Kepala Kas BNI Unit Aek Nabara, mendekati pengurus Credit Union Paroki Aek Nabara. Dia menawarkan produk investasi bernama "BNI Deposito Investment" dengan bunga 8% per tahun. Produk itu tidak pernah ada. Dia menciptakannya sendiri. Tapi siapa yang mau curiga? Dia pejabat bank resmi. Pakai seragam BNI. Datang dengan fasilitas pick-up service BNI yang sudah berlangsung sejak 2015. Menyerahkan bilyet deposito yang ternyata dicetak sendiri di kertas A4. Setiap bulan dia transfer uang ke rekening CU-PAN sebagai bunga supaya korban tidak curiga. Dia juga meminta tanda tangan di formulir kosong yang kemudian dia isi sendiri jumlah dan tanggalnya. Rapi. Sistematis. Bertahun-tahun. Uang Rp28 miliar itu uang siapa: Ini bukan uang korporat besar. Ini uang umat Katolik di Labuhanbatu yang dikumpulkan perak demi perak oleh jemaat biasa lewat koperasi simpan pinjam gereja mereka. Uang yang seharusnya untuk membangun sekolah. Untuk menyejahterakan jemaat. Untuk masa depan komunitas kecil di Sumatera Utara. Dipakai Andi untuk apa? Sport center. Kafe. Mini zoo. Uang sedekah umat dipakai buat bangun mini zoo. Cara ketahuannya dan ini yang menyedihkan: Februari 2026 CU-PAN butuh Rp10 miliar untuk pembangunan sekolah. Mereka minta cairkan deposito. Andi mulai mengelak. Minta bilyet asli dengan alasan pembaruan. Mencairkan deposito lain tanpa izin pengurus untuk menutupi. Lalu tiba-tiba datang pegawai BNI baru yang memperkenalkan diri sebagai kepala kas pengganti Andi. Suster Natalia bendahara CU-PAN baru sadar ada yang sangat salah. 23 Februari 2026 kepala kas baru mengkonfirmasi: BNI Deposito Investment bukan produk resmi BNI. Tidak pernah ada. Tujuh tahun. Baru ketahuan karena korban mau cairkan uang dalam jumlah besar. Yang Andi lakukan setelah ketahuan: 9 Februari ambil cuti. 18 Februari pensiun dini. 28 Februari kabur ke Australia bersama istri lewat Bali. Polda Sumut koordinasi dengan Interpol, Australian Federal Police, terbitkan red notice. 30 Maret 2026 Andi dan istrinya kembali ke Indonesia lewat Kualanamu. Langsung ditangkap. Dalam pemeriksaan dia mengakui semua perbuatannya. Dan sekarang kita masuk ke bagian yang paling bikin gue tidak bisa diam: Respons BNI. Setelah semua terbongkar BNI melakukan verifikasi internal sendiri. Tanpa transparansi ke korban. Tanpa penjelasan soal metodologi atau dasar perhitungan. Lalu pada 12 Maret 2026 BNI mengirim surat yang menyatakan mereka bersedia mengganti rugi Rp7 miliar. Dari total kerugian Rp28 miliar lebih. Dan pada 26 Maret 2026 tanpa persetujuan CU-PAN BNI mentransfer Rp7 miliar itu secara sepihak ke rekening CU-PAN. Seolah dengan mentransfer uang itu kasus selesai. Akui kerugian sebagian. Anggap beres. Ini yang perlu dipahami secara hukum: Berdasarkan prinsip Vicarious Liability perusahaan bertanggung jawab atas tindakan pegawainya yang dilakukan dalam konteks pekerjaannya. Andi tidak beroperasi sebagai individu random. Dia menggunakan: Fasilitas pick-up service resmi BNI Sistem dan infrastruktur BNI Jabatan dan wewenang yang diberikan BNI Kepercayaan nasabah terhadap nama BNI POJK Nomor 22 Tahun 2023 juga menegaskan bahwa pelaku usaha jasa keuangan wajib bertanggung jawab atas kerugian konsumen akibat kesalahan pegawainya. Artinya: BNI tidak bisa bersembunyi di balik kata oknum. Dan kata oknum itu yang perlu kita bicarakan: Ini pola yang selalu sama di Indonesia setiap kali ada skandal institusi besar. Polisi korup? Oknum. Pejabat BUMN korup? Oknum. Pegawai bank gelapkan dana nasabah? Oknum. Kata "oknum" itu bukan hanya klarifikasi. Itu strategi. Cara untuk memisahkan institusi dari tanggung jawab. Cara untuk bilang ke publik: jangan salahkan sistemnya ini hanya satu orang nakal. Tapi pertanyaannya: bagaimana satu orang bisa menjalankan skema selama 7 tahun menggunakan sistem, fasilitas, dan nama institusi tanpa ada pengawasan internal yang mendeteksinya? Kalau jawabannya adalah pengawasan internal BNI yang gagal maka ini bukan hanya masalah oknum. Ini masalah sistem. Dan sistem itu tanggung jawab institusi. Yang seharusnya terjadi tapi tidak terjadi: BNI harusnya transparan sejak awal buka semua dokumen, jelaskan metodologi verifikasi, dan libatkan korban dalam proses. BNI harusnya tidak mentransfer Rp7 miliar secara sepihak seolah itu solusi final. BNI harusnya tidak membebankan pembuktian ke korba korban sudah mengikuti prosedur resmi, sudah percaya pada nama BNI, dan sudah ditipu dengan menggunakan fasilitas BNI. Kalimat yang paling gue ingat dari Suster Natalia: Tak pernah kami bayangkan bahwa ternyata bank-lah yang akan menghilangkan uang bukan saya yang menikmati uangnya Jemaat kecil di Labuhanbatu menyimpan uang di bank karena percaya bank lebih aman dari menyimpan di bawah kasur. Dan kepercayaan itu dikhianati bukan oleh orang asing, tapi oleh pejabat bank yang datang setiap bulan dengan seragam resmi. Andi Hakim adalah penjahat. Itu sudah jelas dan dia harus dihukum seberat-beratnya. Tapi BNI tidak bisa cuci tangan dengan kata "oknum" dan transfer Rp7 miliar yang tidak transparan. Kalau bank BUMN yang dipercaya masyarakat dan dijamin negara bisa lolos dari tanggung jawab penuh hanya dengan menyebut pelakunya oknum, maka tidak ada lagi yang aman menyimpan uang di mana pun. Dan itu adalah krisis kepercayaan yang jauh lebih besar dari angka Rp28 miliar.
Catholic 𐕣@myshawti

Kenapa kasus seperti ini sulit naik di media? Padahal ini kasus tidak kalah pentingnya juga Nih awak test, pasti sulit naiknya

Indonesia
46
1.2K
1.8K
65.4K
eggcellent retweetledi
August
August@AnakLolina2·
Teman-teman mohon bantuannya bersuara agar kasus uang jemaat sebesar 28 miliar yang raib di tipu oknum BNI bisa selesai. Kasus ini sudah berlangsung lama namun tak ada itikad baik,. @DivHumas_Polri @KejaksaanRI @prabowo No viral no justice kata @mohmahfudmd Bantu RT 🙏
August tweet media
Indonesia
481
20.9K
40K
1.4M
eggcellent retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, ini gilaa sihh Suster Natalia. Perempuan yang tidak menikah. Tidak punya harta pribadi. Mengabdikan seluruh hidupnya untuk gereja dan umatnya di Labuhanbatu, Sumatera Utara. Dan sekarang dia harus menanggung beban Rp28 miliar yang raib bukan uangnya sendiri tapi uang 1.900 jiwa umat yang dia jaga amanahnya. bahkan dia bilang ke teman dia yang suster juga dia akan masuk penjara. dia cerita Setiap kali ketemu umat yang sederhana itu, saya selalu katakan: mari, masa depan anak-anakmu melalui menabung. Tapi sekarang masa depan mereka itu hancur di tangan saya. Kronologi yang perlu semua orang pahami: Credit Union Paroki Aek Nabara koperasi simpan pinjam di bawah naungan gereja sudah berjalan 45 tahun tanpa masalah. Umat menabung perak demi perak. Untuk sekolah anak. Untuk biaya sakit. Untuk masa depan. Total yang terkumpul dan ditempatkan di deposito: Rp28 miliar lebih dari 1.900 anggota. Di 2019 Andi Hakim Febriansyah Kepala Kas BNI Unit Aek Nabara mendatangi pengurus CU. Menawarkan produk bernama BNI Deposito Investment dengan bunga 8% per tahun. Lebih tinggi dari deposito biasa. Pengurus percaya. Karena siapa yang tidak percaya kepada kepala kas bank negara yang datang dengan seragam resmi, ID card BNI, dan pick-up service resmi yang sudah berjalan sejak 2015? Tujuh tahun berjalan. Bunga masuk rutin setiap bulan. Tidak ada masalah. Sampai Desember 2025 dan semuanya mulai runtuh: CU mengajukan pencairan Rp10 miliar untuk pinjaman ke anggota. Bertahap minta Rp2 miliar dulu. Januari 2026 tidak cair. Februari 2026 tidak cair. 5 Februari Suster Natalia panggil Andi. Andi bilang besok. Besok tidak cair. Andi minta semua bilyet deposito untuk pembaruan. Suster menyerahkan semuanya karena percaya. Sore hari Andi sudah di jalan ke Medan katanya cuti. Lalu 23 Februari bukan Andi yang datang. Tapi kepala kas baru. Dengan kalimat yang mengubah segalanya: Per hari ini saudara Andi Hakim Febriansyah bukan pegawai BNI lagi. Dan produk yang ditawarkan itu bukan produk BNI. Suster Natalia pingsan lima menit. Yang lebih ngeri dari hilangnya uang itu: Bilyet deposito yang dipegang Andi dibakar. Sengaja. Supaya tidak ada barang bukti. Tapi Andi salah hitung. Satu bilyet tersimpan di tangan pastor lain yang kebetulan tidak ada di tempat saat pengambilan. Satu bilyet itu yang menjadi bukti bahwa semua ini nyata. Andi sudah menyiapkan skenario dari jauh hari. Tanggal 23 Februari itu hari yang sama dia ambil semua bilyet dia sudah mengajukan pengunduran diri. Dan dua hari kemudian dia terbang ke luar negeri bersama istrinya lewat Bali ke Australia, lalu ke New Zealand. Sambil cuti dia masih angkat telepon Suster Natalia. Masih bilang "aman, Suster." Masih janjikan pencairan. Setelah red notice diterbitkan oleh Interpol dan Australian Federal Police Andi kembali ke Indonesia 30 Maret 2026 dan ditangkap di Kualanamu. Di dalam pemeriksaan dia mengakui semua perbuatannya. Uangnya? Dipakai untuk sport center, kafe, mini zoo, tanah, dan berbagai aset yang kini sedang dilacak dalam proses TPPU. Dan sekarang masuk ke bagian yang paling mengkhawatirkan: BNI melakukan verifikasi internal sendiri. Tanpa transparansi. Tanpa melibatkan korban dalam proses. Hasilnya: BNI bersedia mengganti Rp7 miliar. Dari Rp28 miliar lebih. Dan pada 26 Maret 2026 tanpa persetujuan CU-PAN BNI mentransfer Rp7 miliar itu ke rekening korban secara sepihak. Seolah dengan mentransfer itu kasus selesai. Kuasa hukum CU-PAN dari Gani Djemat & Partners menolak keras. Karena: Berdasarkan prinsip Vicarious Liability perusahaan bertanggung jawab atas tindakan pegawai yang dilakukan dalam kapasitas jabatannya. Andi beroperasi dengan ID card BNI, jabatan BNI, fasilitas pick-up service BNI, dan atas nama BNI selama tujuh tahun. Ini bukan tindakan pribadi yang kebetulan dilakukan oleh orang yang bekerja di BNI. Ini tindakan yang bisa terjadi karena dia adalah BNI di mata korban. POJK Nomor 22 Tahun 2023 Pasal 10 ayat 1 juga menegaskan: pelaku usaha jasa keuangan wajib bertanggung jawab atas kerugian konsumen akibat kesalahan pegawainya. Tidak ada klausul kecuali kalau pegawainya nakal. Dan respons BNI yang paling menyakitkan menurut korban: Enam kali mediasi. Satu kali aksi damai. Sepanjang itu tidak satu pun pejabat BNI dari kantor cabang atau wilayah yang mengucapkan kata "maaf" atau kami prihatin kepada korban. Yang datang dari pihak BNI hanya satu permintaan berulang: Berikan kami bukti pendukung. Padahal semua data transaksi ada di sistem BNI sendiri. Semua perpindahan uang dari kas lancar ke rekening Andi tercatat di rekening koran BNI. Bukan di tangan korban. Baru Wakil Menteri BUMN yang mengundang korban dan itulah pertama kalinya ada pejabat yang mengucapkan kata permohonan maaf dan rasa prihatin. Satu hal yang tidak bisa diabaikan: Suster Natalia sekarang punya utang pribadi ke beberapa orang. Karena ada anggota CU yang butuh uang untuk berobat yang tidak bisa dia biarkan meninggal di rumah sakit sementara dana CU tidak bisa diakses. Dia yang tidak punya harta pribadi meminjam uang untuk membayar tagihan rumah sakit umatnya. "Saya tidak bisa biarkan umat meninggal di rumah sakit, Pak." BNI adalah bank BUMN. Bank milik negara. Diawasi oleh OJK. Dijamin kepercayaannya oleh nama negara Indonesia. Dan di bawah namanya selama tujuh tahun seorang kepala kas menjalankan skema penipuan yang menyedot uang 1.900 jiwa umat gereja yang menabung perak demi perak untuk masa depan anak-anak mereka. BNI tidak bisa menyebut ini hanya masalah oknum lalu cuci tangan dengan transfer Rp7 miliar yang tidak transparan prosesnya. Karena korban bukan menyimpan uang kepada Andi Hakim. Korban menyimpan uang kepada BNI. Dan BNI harus mengembalikannya penuh tanpa pengecualian. Kalau tidak ini bukan hanya kasus kriminal biasa. Ini adalah konfirmasi bahwa di negeri ini orang miskin yang menabung untuk masa depan anaknya bisa kehilangan segalanya karena sistem yang seharusnya melindungi mereka justru membiarkan hal ini terjadi selama tujuh tahun.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
2.9K
47.2K
102.3K
10.6M
eggcellent retweetledi
TIRTA
TIRTA@tirta_cipeng·
Terkait kasus rame2 d grup wa. Hikmah yang diambil, tolong Biasakan jangan bercandaan mesum, karena bercandaan tersebut akan menjadi kebiasaan yg dibawa terus menerus sampe dewasa. Kalo ngacengan itu dikontrol. Bukan ngacengan sak nggon2. Otak kok isine kenta kentu
Indonesia
1.5K
41.9K
149.8K
2.5M
eggcellent
eggcellent@timelessmadegg·
@fluoxetan or "keluarga sederhana" who just casually strolling in a park and eat batagor, I'm talking abt how poverty affect people's lives so badly until it create this term "miskin jangan punya anak"!
English
0
0
0
7
eggcellent
eggcellent@timelessmadegg·
@fluoxetan are equally important! Sure u said parents have rights to have kids, but it comes responsibilities in ensuring their children lives. And no I'm not talking abt parents who were financially well and then had to start from 0,
English
1
0
0
8
ega
ega@fluoxetan·
statement “jangan nikah atau punya anak kalau miskin” itu classist dan dehumanizing. kekhawatiran dan standar pribadi lo gak seharusnya dipaksakan ke orang lain, apalagi dalam hal yang halal. definisi “mampu” juga beda-beda, gak bisa diseragamkan dan gak ada titik akhirnya, rezeki juga gak selalu stabil. kebayang ada keluarga sederhana bonceng tiga naik motor, main ke alun-alun, makan batagor di rumput sambil ketawa-tawa. lalu anaknya mulai besar dan baca kalimat “orang tuamu seharusnya tidak punya anak karena miskin” atau “bapak lo seharusnya gak nikahin ibu lo” di internet. selama ini dia punya prasangka baik dan kenangan hangat, tapi beberapa kalimat bisa meruntuhkan itu semua, bahkan mengubah cara dia memandang orang tuanya sendiri. hati orang tua mana yang gak hancur, seakan yang dihitung cuman uang, bukan cinta, usaha, dan pengorbanan mereka selama ini. yang gue percaya, any sane parent would want the best for their child, life also doesnt always go according to human plans, there are things beyond our control that cant be reduced to rigid standards. semua ini bukan berarti kita menolak ikhtiar perencanaan yah, tapi menyederhanakan nilai manusia hanya dari finansial itu gak adil buat buat gue. so please, maybe we can be more careful with our words, cobalah lebih berempati. di balik setiap keluarga, pasti ada usaha, cinta, ceritanya masing-masing yang gak keliatan buat lo, jangan lah direduksi jadi duit, duit, duit
Lilyta@cryptolilyta

Unpopular opinion about marriage Just wondering, is marriage scary?

Indonesia
375
1.7K
5.4K
924.7K
eggcellent retweetledi
🕳
🕳@ramzQ·
ANDRIE YUNUS BUTA PERMANEN CUY. MEMANG SUNGGUH NEGARA YANG GAGAL!
Indonesia
629
25.2K
80.3K
1.7M
eggcellent retweetledi
Ajie
Ajie@ajiehatadji·
FYI, American Journal of International Law (AJIL) ini salah satu jurnal yang proses peer-reviewnya paling ketat, paling up-to-date, dan seringkali punya terobosan di kepustakaan hukum internasional. Hanya segelintir org Indonesia yg pernah nulis di sini. Proficiat, Sekar!
sekar with #AllEyesOnPapua 🍉@out_of_thecourt

Bersyukur meski 2025 banyak persidangan kriminalisasi dan tragedi perburuan aktivis paska Agustus adalah tetap berusaha produktif menulis. Akhirnya tulisanku terbit via @AJIL_andUnbound tentang Peran CSO dalam Litigasi Bisnis & HAM. Mohon dikiritisi ya🙏 cambridge.org/core/journals/…

Indonesia
1
105
568
17.7K
WORK
WORK@worksfess·
Work! Abis lebaran info loker/intern melimpah lagi. Ada yang mau join channel wa ku? Isinya info loker & intern. Yang mau reply aja
WORK tweet media
Indonesia
2K
221
4K
132.9K
eggcellent retweetledi
lune ☾
lune ☾@luneillei·
sadarlah lu tinggal di third world country, p3m3r1nt4h sengaja batesin akses baca, e-lib ga integrated ke libby, harga buku import lbh mahal dr amrik pdhl umr kita sepersekian amrik. lu comot ebook import dr internet ga akan ada yang tau kalo ga ngomong 😂
Indonesia
54
8.3K
34.9K
406.7K
eggcellent
eggcellent@timelessmadegg·
@Lisztbestraum @shmininra @perogeremmer Gw leg day malah ampe 2x seminggu wkwkwk. Glutes udh mah penting jd penopang tubuh dan stabilitas, bonus plus nya bikin padat dan berisi ❤️‍🔥
Indonesia
0
0
0
162
Hudya
Hudya@perogeremmer·
Ciwi-ciwi, saran saya kalo kamu gapunya budget bulanan, gaperlu pergi ke pilates reformer yang costly. Cukup angkat beban yang bener semua bagian push, pull, leg, core. Perut buncit diatasi dengan diet, otot dibangun pake angkat beban, fleksibilitas sendi dibangun lewat yoga.
🌸💫@gueiava

Girl to girl: peak performance is when i did these 2 things together. So, lakuin gym dan pilates berbarengan. Gym untuk ngebentuk badan (gedein dan ngecilin bagian tubuh tertentu yg dimau), pilates untuk otot core biar ga buncit, mental lebih stabil, dan mengencangkan juga menguatkan otot2 kewanitaan👀

Indonesia
27
477
3.4K
104.3K
eggcellent
eggcellent@timelessmadegg·
@shmininra @perogeremmer As a gym enthusiast and as a woman g kgt kl ada anak gym yg skip latihan body tertentu (cth: leg training/lower body) simply krn ga butuh, capek, atau blm kerasa aja manfaatnya jangka panjang. Makanya di dunia gym yg kek gini disebutnya chicken leg krn atas gede kaki kecil.
Indonesia
1
0
12
4.7K
liM
liM@shmininra·
@perogeremmer Klu kata pilates trainer-ku, gym hanya melatih otot "aksesoris" biar terlihat cantik aja. (i mean, she's trying to sell her class... so not 100% wrong)
Indonesia
2
2
17
76K
eggcellent retweetledi
飞 #1312
飞 #1312@itsquaileggs·
Obsesi indon sama perfect victim ini udah bener-bener gila ya anjing. Ada perempuan dibacok, sekali lagi PEREMPUAN DIBACOK. Terus indon tolol malah sibuk ngurusin moral korban dicari-cari celahnya yg ga sesuai sama standard moral mayoritas. Menurut gw ya menurut gw selama ga ngerugiin orang lain kek koruptor, begal, pelaku ks, BISA NGGAK STOP VICTIM BLAMING DAN OBSES KE PERFECT VICTIM??? Kayak lu pada sempurna aja anjing bangsat lo pada pagi-pagi bikin orang emosi.
Indonesia
176
7.3K
20.4K
317.7K
💐
💐@akunaraa_·
@bokutoroo gym di fithub aja ka aku ada jual member sisa 4 bln 19 hari 1,2 jt aja
Indonesia
1
0
0
314
----
----@dipseeeyy·
Aku mau jual member gym fithub ku gais 3 bulan aku jual sangat murah aja, ketemunya di cabang tanjung duren atau kemanggisan. Ada yg mau ga ya
Indonesia
6
0
0
482