🌙

31.2K posts

🌙 banner
🌙

🌙

@titikkomadiam

Indonesia Katılım Eylül 2009
414 Takip Edilen443 Takipçiler
🌙 retweetledi
sofie syarief
sofie syarief@sofiesyarief·
The Economist can milk this article however much it wants, and I'll just keep reposting because much of the country's media landscape doesn't even have the balls to say what needs to be said.
The Economist@TheEconomist

Its president, Prabowo Subianto, must stop trying to squelch opposition in the legislature, media and civil society. Dissent that cannot find an outlet in politics will spill onto the streets economist.com/leaders/2026/0…

English
19
4.3K
9.1K
170K
🌙 retweetledi
Lexvia 🦛
Lexvia 🦛@itslexxviia·
Mungkin ada yang belum tahu kalau kita bisa membaca artikel-artikel dari majalah The Economist secara GRATIS dengan cara mendaftar sebagai anggota perpustakaan digitalnya British Council. Setelah mendaftar keanggotaan, kita tinggal mendownload app pressreader dan sign in menggunakan kartu kita. Bukan hanya The Economist, tapi kita bisa mengakses dan membaca gratis banyak majalah dan koran-koran dari berbagai negara. Tidak hanya topik politik atau bisnis, bahkan sampai ke topik tentang hewan, gardening, architecture, travelling, entertainment, cooking, dst. Contohnya ini yang aku pinjam (lihat gambar 3 & 4)
Lexvia 🦛 tweet mediaLexvia 🦛 tweet mediaLexvia 🦛 tweet mediaLexvia 🦛 tweet media
The Economist@TheEconomist

Far too much in Indonesia depends on a thin-skinned former general with a sketchy human-rights record. Prabowo Subianto needs to hear some unpalatable truths econ.st/3RE0Fum Photo: Getty Images

Indonesia
51
1.9K
6.3K
124.6K
🌙 retweetledi
The Economist
The Economist@TheEconomist·
Prabowo Subianto is centralising power, marginalising opposition and spending beyond Indonesia’s means. He could undo 20 years of economic and political progress econ.st/4tHmPJN Photo: Reuters
The Economist tweet media
English
145
7.5K
12.3K
258.6K
🌙 retweetledi
The Economist
The Economist@TheEconomist·
Far too much in Indonesia depends on a thin-skinned former general with a sketchy human-rights record. Prabowo Subianto needs to hear some unpalatable truths econ.st/3RE0Fum Photo: Getty Images
The Economist tweet media
English
498
26.6K
40.3K
3.4M
🌙 retweetledi
intinyadeh
intinyadeh@intinyadeh·
#intinyadeh jurnalis di Medan diduga diculik anggota TNI abis nulis investigasi ttg dugaan praktek ilegal kondensat & judi tembak ikan di Kab. Langkat. > Diajak ketemu di cafe sama seorang wartawan > Pas dtg, didatangi 2 org gak dikenal, HP direbut, diseret masuk mobil (1/2)
Indonesnews@pendapatpribumi

WARTAWAN DI MEDAN DIDUGA DI CULIK ANGGOTA TNI Dunia pers di Sumatera Utara kembali diguncang kabar duka terkait keselamatan jurnalis. SP, salah satu pimpinan media online, diduga menjadi korban penculikan dan intimidasi oleh oknum anggota TNI AD pada Selasa (12/5/2026) malam. Peristiwa ini terjadi tak lama setelah media tersebut menayangkan laporan investigasi mengenai dugaan praktik ilegal kondensat dan judi meja tembak ikan di wilayah Kabupaten Langkat.​Kronologi Penjebakan: Modus Informasi Narkoba​Aksi dugaan penculikan ini bermula dari upaya penjebakan yang rapi. Kepada awak media, SP menceritakan bahwa dirinya awalnya dihubungi oleh seorang oknum wartawan berinisial FK. Dengan dalih ingin membagikan informasi terkait peredaran narkoba di daerah Binjai, FK mengajak SP untuk bertemu di sebuah kafe di Kota Medan.​Namun, setibanya di lokasi yang disepakati, situasi berubah drastis. SP tidak mendapati diskusi yang dijanjikan, melainkan intimidasi fisik.​“Setelah saya datang ke lokasi, tiba-tiba saya didatangi dua pria tak dikenal. Saya dipaksa masuk ke dalam mobil dengan dalih harus memberikan klarifikasi atas berita yang saya tulis,” ujar SP dengan raut wajah trauma, Selasa malam.​Di dalam kendaraan tersebut, situasi semakin mencekam. SP mengaku melihat sosok pria mengenakan seragam loreng yang diduga kuat merupakan anggota TNI AD. Di bawah tekanan dan ancaman, SP dipaksa untuk menyangkal kebenaran produk jurnalistik yang telah diterbitkannya.​“Saya ditekan untuk membuat video klarifikasi. Isinya, saya harus menyatakan bahwa berita soal kondensat dan judi tembak ikan itu tidak benar. Saya tidak punya pilihan di bawah ancaman seperti itu,” tegas SP.​Lebih ironis lagi, para terduga pelaku mencoba menutup-nutupi aksi mereka dengan pesan yang tak masuk akal. Jika ada rekan sejawat atau keluarga yang bertanya mengenai keberadaan SP, ia diperintahkan untuk berbohong.​“Mereka bilang, kalau ada wartawan lain bertanya, bilang saja ada acara ulang tahun atau surprise,” ungkapnya menirukan ucapan oknum tersebut

Indonesia
162
9.6K
21.5K
730.9K
🌙 retweetledi
fahri salam
fahri salam@fahrisalam·
“Kamu dari TVRI harusnya enggak boleh bertanya seperti itu,” kata Teddy. “Siapa yang nyuruh kamu?” Bagaimana Seskab Teddy mengatur arus informasi Istana dan mengancam wartawan plus petinggi media. Artikel lanjutan dari serial 'Dead Press Society", baca: projectmultatuli.org/bencana-inform…
Indonesia
484
17.3K
34.5K
2.4M
🌙 retweetledi
Dravenwe
Dravenwe@DravenweX·
Profesor Herawati Sudoyo, Pahlawan Bom Bali yang "dikalahkan" oleh tembok birokrasi negara sendiri. Lo bayangin, kepolisian dunia aja hormat sama beliau karena sukses bongkar identitas pelaku Bom Bali cuma dari serpihan DNA. Tapi pas di negaranya sendiri, nasib beliau dan timnya malah berakhir ngenes gara-gara urusan administratif. Namanya Prof. Herawati Sudoyo, salah satu otak paling cerdas di Lembaga Eijkman. Pas kejadian Bom Bali 2002, beliau dan timnya kerja gila-gilaan buat identifikasi pelaku lewat sisa-sisa DNA di lokasi ledakan. Berkat beliau, kasus-kasus terorisme besar bisa terungkap secara ilmiah. Di tangan beliau, Lembaga Eijkman jadi markas riset genetika paling bergengsi di dunia. Bukan kaleng-kaleng, ilmuwan luar negeri aja segan sama riset mereka. Tapi ya gitu, musuh terberat orang pinter di sini bukan virus, tapi birokrasi. Plot twist paling pahitnya terjadi awal 2022. Lembaga bersejarah ini dibubarin dan dilebur secara paksa ke instansi riset baru. Alhasil? Ratusan ilmuwan dan peneliti elit dipecat massal dalam semalam cuma karena mereka bukan PNS. Bayangin, orang-orang yang udah ngabdi puluhan tahun demi kemajuan sains Indonesia, disuruh angkat kaki cuma karena masalah dokumen status pegawai. Dr. Herawati dan timnya harus ninggalin laboratorium tempat mereka nyetak sejarah internasional. Ini jadi bukti nyata kalau di sini, "surat sakti" birokrasi kadang lebih berkuasa daripada otak jenius yang diakuin dunia. Padahal kita butuh lebih banyak orang kayak mereka, bukan malah bikin mereka "patah hati" sama negaranya sendiri. Respek buat Prof. Herawati dan para ilmuwan Eijkman. Mereka udah kasih yang terbaik buat Indonesia, meskipun akhirnya harus "menelan luka" gara-gara sistem yang kaku. Pahlawan sains yang sebenernya.🫡✨
Dravenwe tweet mediaDravenwe tweet media
Indonesia
294
7.8K
20.3K
1.1M
🌙 retweetledi
🌙 retweetledi
Bad News From Indonesia
RESMI: Kedutaan Besar Jepang di Indonesia angkat suara soal skandal eksploitasi anak yang melibatkan konten bahasa Jepang di medsos. Pihak kepolisian sudah melakukan investigasi. Pelaku tidak bisa lagi bersembunyi di balik layar.
Bad News From Indonesia tweet mediaBad News From Indonesia tweet mediaBad News From Indonesia tweet media
Indonesia
84
6.7K
17.4K
297.3K
🌙 retweetledi
Aden
Aden@speedingjunkie·
Indonesia beneran diinjek injek harga dirinya sama ini orang : - tanpa sensor muka - tanpa pemberat suara - muka terpampang jelas - suara jernih - gerakan natural dengan bangga bisa bilang begini, gila
Bad News From Indonesia@bnfi_id

[LEAKED VIDEO] BNFI menerima rekaman eksklusif pengakuan terduga pelaku eksploitasi anak. Bukti sudah jelas. Terduga pelaku secara sadar mengakui tindakannya dan menunjukkan sikap yang sangat tidak manusiawi terhadap korban. Biadab. Usut Tuntas!!!

Indonesia
59
6.8K
25.1K
813.9K
🌙 retweetledi
TxtdariBekasy 🇵🇸
TxtdariBekasy 🇵🇸@txtdrbekasi·
DILAPORKAN: Tukang Tahu Crispy meninggal dunia, beliau adalah salah satu korban yang ditabrak mobil SPPG depan Alfamart Perumnas 3, Bekasi Timur siang tadi (12/5/2026) Semoga tuhan ampuni dosa dosa almarhum. Aamiin
TxtdariBekasy 🇵🇸 tweet media
Indonesia
303
8.6K
28.9K
543.7K
🌙 retweetledi
🌙 retweetledi
kira ⋆˚₊ 🛸 * . 🪽
Soalnya jjur bingung harus gimana lagi, komplen di socmed dianggap lalu, kasar dikit disiram air keras, komplen di depan gedung ditangkep dan diteror2 keluarganya, nrimo jg gk ikhlas dan gk ada tenaga krn disetting kerja sampe burn out untuk bisa survive.. gila bgt jadi wni
Kr@karirfess

santai banget sih kalian~ Rp17.416👀🚨

Indonesia
110
26.2K
56.4K
966.8K
🌙 retweetledi
Sumatera Adil & Federal
Sumatera Adil & Federal@indepenSumatera·
Melihat video viral seekor Beruang Madu (Helarctos malayanus) yang masuk ke pemukiman warga dengan kondisi kaki belakang yang sudah hilang sebelah, rasanya hati ini seperti diiris. Satwa yang seharusnya menjadi raja kecil di jantung Borneo, kini harus mengemis sisa makanan dengan kondisi cacat yang diduga akibat jerat.​Ini bukan sekadar fenomena satwa masuk desa. Ini adalah sinyal bahaya. Kalimantan adalah rumah mereka, namun seiring dengan masifnya deforestasi dan alih fungsi lahan, ruang gerak mereka semakin terkunci.​Beruang ini datang bukan untuk menyerang. Ia datang karena lapar, karena bingung rumahnya sudah hilang, dan karena tidak ada lagi tempat untuk mencari makan di alam yang kian menyempit. Sebagai orang yang hidup berdampingan dengan alam, kejadian ini seharusnya menjadi pengingat keras bagi kita semua:​"Hutan kita bukan cuma soal kayu dan tambang, tapi soal nyawa-nyawa di dalamnya yang menjaga keseimbangan alam Borneo."​Mari kita lebih peduli. Jangan sampai anak cucu kita nanti hanya bisa melihat Beruang Madu lewat video viral atau buku sejarah saja karena kita gagal menjaga apa yang tersisa.
Indonesia
68
3K
4.6K
48.3K
🌙 retweetledi
Sumatera Adil & Federal
Sumatera Adil & Federal@indepenSumatera·
Stop wak,✋️ Kalian harus lihat ini 😭💔 Monyet di morowali menghadapi ancaman serius akibat hilangnya habitat alami mereka. Penyebab utamanya adalah ekspansi besar-besaran industri pertambangan terutama nikel dan masifnya perusahaan-perusahan lainnya sebagai sponsor perusak lingkungan. Video yang diabadikan seorang pekerja itu memperlihatkan kumpulan monyet di sebuah jalur lintasan mobil berat dekat kawasan Nikel di Morowali,
Indonesia
67
4.4K
6.5K
69.1K