@KemenperinRI 2017, bromo. gue bukan pendukung pemerintah, persetan lah mereka. gue jg gabutuh validasi kalian. gue cuman ngelurusin pandangan kalian yg sudah rusak dan banyak halunya itu.
@adiguuna@KemenperinRI kocak deh nih orang wkwkwk yg nanem warga yg disalahin orang taman nasional gara gara gaboleh terbangin drone. lo kira taman nasional segede taman suropati kali ya bisa tau ada yg nanem ganja di selah selah jurang.
@twamiyy@KemenperinRI klo pemulihan ekosistem kayaknya bisa deh pengunjung jadi relawan juga
misal biaya masuk dikurangi, tapi pengunjung wajib ngumpulin sampah dr kawasan taman nasional, ato wajib menanam pohon yg sudh disediakan(dijual) di pos masuk
ya kecuali klo ditutup emang mau panen
@ikrarharimurti@KemenperinRI sama drone jg bisa ganggu ekosistem disana, buat burung sama satwa disana bisa keganggu. drone bisa jadi alat invasif buat ganggu kelangsungan hidup mereka.
@MiskinTV_ Itu buat ngehindarin serpihan batu bara dari truk angkut batu bara, karena kalau lewatin jalur lintas tengah/timur pasti ngelewatin banyak jalanan truk batu baranya. Yg bilang bajing loncat sotoy.
Lo bilang mau resign. Bos panik.
Tiba-tiba ada meeting. "Gimana kalau kita naikin gaji kamu 30%?"
Gue pernah di posisi ini. Hampir bilang iya.
Untung gak gue ambil.
Berdasarkan report dari Harvard Business Review, 80% orang yang terima counter-offer keluar dalam 18 bulan.
Dulu gue gak percaya. Sampe gue liat sendiri kejadian di depan mata.
Surat terbuka untuk @GrabID & @gojekindonesia , tolong ya buat SOP yang bener, akhir-akhir ini banyak banget oknum mitra ga tau diri, at least kalau ga mau ambil yaa bilang aja di chat, kebiasaan skrng di silent treatment biar customer yang sudah menunggu cancel sendiri.
Apa harus begini, sampai etika dan adab-pun diabaikan.
Betapa sakit hatinya kau perlakukan spt ini, tak pernah terpikirkan olehmu jika seandainya beliau adalah nenekmu, ibumu, atau mungkin istrimu?
Mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip), Arnendo (20), korban kekerasan oleh sekitar 30 temannya, ternyata sebelumnya dilaporkan ke kampus atas dugaan pelecehan. Tiga mahasiswi disebut telah melaporkan Arnendo ke dekanat sebelum peristiwa kekerasan terjadi.
Direktur Direktorat Jejaring Media, Komunitas, dan Komunikasi Publik Undip, Nurul Hasfi, membenarkan adanya laporan tersebut. Ia menyebut Arnendo telah dilaporkan oleh tiga mahasiswi terkait dugaan pelecehan.
"Ya, kami menerima laporan dari pihak dekanat bahwa yang bersangkutan diduga melakukan pelecehan terhadap tiga mahasiswi," ujar Nurul kepada kumparan, Rabu (4/3).
Nurul menjelaskan dalam laporan tersebut disebutkan Arnendo telah diperingatkan berkali-kali, namun tetap melanjutkan perbuatannya. Hal ini yang kemudian disebut menjadi pemicu kemarahan dari teman-temannya.
"Laporan tersebut menyebutkan bahwa yang bersangkutan telah diperingatkan berkali-kali, namun tetap melanjutkan perbuatannya. Hal inilah yang kemudian memicu kemarahan dari teman-temannya," jelasnya.
Meski demikian, pihak kampus menyayangkan tindakan main hakim sendiri yang dilakukan oleh sesama mahasiswa. Universitas Diponegoro menegaskan bahwa segala bentuk kekerasan, termasuk pelecehan, tidak dapat ditoleransi dan akan diproses sesuai ketentuan yang berlaku. Pihak kampus juga menyatakan akan memberikan pendampingan dan perlindungan kepada korban dugaan pelecehan.
📸: Dok. Istimewa.
Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.
📝: newsupdate | update | news | oneliner | R158 | E164
#bicarafaktalewatberita#kumparan