dits

32.5K posts

dits banner
dits

dits

@tweetbydit

time waits for no one so why would you?

Jakarta Capital Region, Indone Katılım Ekim 2010
253 Takip Edilen269 Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
dits
dits@tweetbydit·
Nippon 2025, photo dump of my lovely wife ❤️ in pic @monikltfh15 🫶🏻
dits tweet mediadits tweet mediadits tweet mediadits tweet media
English
1
1
0
826
dits retweetledi
nupinupinupi
nupinupinupi@Novitayulianaaa·
Ini aku pernah ngobrol sama abang abang gojek. Abangnya bilang kalo rumahnya jauh entah di cikarang atau dimana gitu aku lupa yang pasti jauhlah dari Jakarta Pokoknya abang gojek ini nyari orderanya di Jakarta, karna di tempatnya sepi penumpang. Jadi abangnya ini pulang ke rumah 3 hari sekali Nah pas aku tanya “trus tidur sama mandinya gimana pak”? Beliau bilang tidur di masjid sama mandi di pom bensin. Jujur sedih banget denger ini Aku mikir kalo kerja di Jalan kan resiko gede, mana tidurnya seadanya. Semua demi keluarga Siapapun yang berjuang buat keluarga, semoga kalian diperlancar ya. Tidak ada hambatan dan tidak ada yang jahat disekitar kalian. Amin
dudung@cirengtepungg

semenjak tau nyari duit gimana susahnya, ak ga pernah meremehkan semua pekerjaan orang selagi halal, aplgi buat keluarga

Indonesia
73
1.4K
7K
230.9K
dits
dits@tweetbydit·
suka atau tidak suka sama orang ini, apa yang disampaikan cukup baik.
Lambe Saham@LambeSahamjja

Guys, Bahlil Lahadalia baru ngobrol panjang di Total Politik dan ada banyak hal yang dia sampaikan yang menurut gue penting untuk dibedah. Bukan karena semua yang dia bilang benar. Tapi karena dia ngomong dari posisi yang sangat unik Menteri ESDM, Ketum Golkar, dan orang yang mengaku dekat dengan dua presiden sekaligus. Soal krisis energi ini yang paling faktual dan paling serius. Bahlil buka dengan angka yang bikin gue diam sejenak. Indonesia butuh 1,6 juta barel minyak per hari. Lifting kita sekarang cuma 605.000 barel per hari. Artinya kita impor hampir 1 juta barel per hari. Dan 20-25% dari kebutuhan itu melewati Selat Hormuz yang sekarang sedang bermasalah. Untuk LPG kita butuh 8,4 juta ton per tahun. Produksi dalam negeri cuma 1,6 juta ton. Kita impor 7 juta ton lebih. Hampir 75-80% dari kebutuhan LPG kita. Bayangkan dengan kondisi geopolitik yang seperti sekarang. Dolar naik, barang langka dan 20% kebutuhan energi kita dari Selat Hormuz. Kabar baiknya solar sudah tidak impor. Ini yang jarang disorot. Bahlil bilang setelah kilang Balik Papan rampung dan program B50 jalan Indonesia sudah tidak lagi impor solar. Itu pencapaian nyata yang perlu diakui. Tapi bensin masih impor sekitar 20 juta kiloliter per tahun. Dan LPG masih sangat bergantung impor. Soal harga BBM yang tidak naik ini logikanya: Asumsi APBN: $70 per barel. Harga aktual sekarang: $110-140 per barel. Logika normalnya: naikkan harga BBM untuk kompensasi selisih. Tapi Prabowo memerintahkan: jangan naikkan. Berpihak pada rakyat. Bahlil bilang kalau ICP rata-rata di akhir tahun 90-100 dolar subsidi tambahan yang dibutuhkan sekitar Rp150-200 triliun. Dari mana uangnya? Bahlil bilang ada dua sumber: pendapatan negara dari sektor migas ikut naik karena harga naik (dari $10,8 miliar ke $17 miliar estimasi), dan optimalisasi PNBP dari sektor minerba lain. Dan batas toleransinya: sampai ICP di $120 masih bisa ditanggung. Di atas itu mulai berbahaya. Soal kapal yang sudah dibeli tapi belok: Ini yang paling bikin gue tertegun. Kita sudah ambil dua kapal dari Singapura, sudah menang tender, sudah masuk wilayah Indonesia orang lain beli lebih mahal, kapal belok. Di kondisi seperti ini ada uang belum tentu ada barang. Punya kontrak belum tentu barang datang. Ini bukan ilmu buku. Ini ilmu lapangan yang sangat keras. Soal LPG dan "revolusi melon": Bahlil setuju framing Rocky Gerung soal revolusi melon kalau gas melon langka, emak-emak yang pertama turun. Dan masalah LPG ini bukan baru. Transformasi dari minyak tanah ke gas dilakukan sejak 2005-2006 tapi tidak pernah ada roadmap untuk membangun industri LPG dalam negeri. 22 tahun berlalu kita masih impor 75%. Bahlil tidak menyalahkan siapapun secara eksplisit. Tapi dia bilang ada bisnis rente yang sangat menguntungkan di balik ketergantungan impor LPG ini. Sekarang Danantara sedang dimasukkan untuk mengerjakan DME dari batu bara substitusi LPG dari dalam negeri. Tapi ini butuh waktu. Soal batubara dan market power yang belum dipakai: Ini yang paling gue ingat dari seluruh wawancara ini. 43% dari suplai batubara yang diperdagangkan di dunia totalnya 1,3 miliar ton itu dari Indonesia. Kalau harganya kita tidak bisa atur ya gobloknya kita aja. Saya tidak mau dibilang menteri goblok. Indonesia adalah price maker untuk batubara global bukan price taker. Tapi selama ini kita bertindak seperti price taker. Dan Bahlil bilang dia tidak mau itu terjadi di masanya. Soal Prabowo dan Jokowi dan orang yang sok tahu: Bahlil lugas di bagian ini. Jangan ada narasi yang memisahkan Pak Prabowo dan Pak Jokowi. Mereka berdua tokoh bangsa. Dan hubungan mereka hanya mereka berdua yang tahu. Jangan ada yang sok tahu. Dan ini yang paling gue suka dari seluruh obrolan Bahlil: Dia orang Papua. Lahir dari keluarga bukan orang kaya. Tidur dari musala ke musala waktu jadi aktivis di Jakarta. Tidak pernah bermimpi jadi menteri apalagi ketum partai besar. Allah terlalu banyak kasih privilese kepada saya. Saya syukuri aja. Ilmu kampung saya jangan lupa kebaikan orang lain kepada kita, sekalipun kecil. Dan jangan ingat-ingat kebaikan kita kepada orang lain, sekalipun besar. Gue tidak setuju dengan semua kebijakan Bahlil. Tapi kalimat itu gue simpan. Doain perangnya cepet selesai. Serius.

Indonesia
0
0
0
88
dits retweetledi
txtdaritaxpayer
txtdaritaxpayer@txtdaritaxpayer·
tadi nemu orang yg spill alasan si ibu mau tuker bayi-nya. like whaatttt??? gilaa benerr
txtdaritaxpayer tweet media
M. Ridha Intifadha@RidhaIntifadha

Kasus Viral: Bayi Hampir Tertukar di RS Hasan Sadikin Bandung, Sang Ibu Ngamuk ke Perawat Berikut saya coba terjemahkan dari Bahasa Sunda. Punten kalau ada salah mengartikan... Saya mah tidak terima ya ke perawat yang ada di RS Hasan Sadikin. Tega ya, anak saya dikasih ke orang lain. Terus orang lainnya itu bego gitu ya. Sudah tahu saya memandikan anak sejak subuh, terus bawa baju anak, kan RS menyarankan untuk membawa baju bayi. Terus Teteh (ibu lainnya) itu kan datangnya siang. Saya sudah menunggu di RS. Tapi saya kok tidak dipanggil-panggil, tapi Teteh yang itu kok udah dipanggil. Kan anak saya itu jadwalnya kembali (dibawa pulang), karena dibilangnya sudah sehat. Sedangkan, anaknya Teteh itu harusnya pulang, ternyata tidak jadi. Katanya, ada kebocoran di paru-parunya. Saya sudah lama menunggu, tapi tidak dipanggil-panggil. Ya sudah, saya ke bawah karena sudah lapar. Lalu ada feeling, seperti ada yang kasih tahu, "segera ke atas, lihat anaknya, ayo!" Ketika di atas, apa (yang saya lihat)? Anak saya ada di tangan orang. Syukurnya belum jauh. Coba kalau sudah jauh. Saya pun nanya: 'Teteh, mau pulang?' Dijawab: 'Iya' Saya tanggapi: 'Ih, kenapa itu bajunya sama selimutnya itu kayak anak saya.' Dijawab: 'Iya gitu, teh?' Malah dijawab gitu. Lah memang tidak tahu muka anaknya sendiri? Dia yang melahirkan? Atau kalau tidak, bapaknya gitu? Masa tidak tahu anak sendiri? Terus Suster itu beloon gitu. Saya kejar: 'Sus, itu anak saya, kenapa dikasih ke orang?' Terus jawabnya apa? 'Oh ya, tadi saya panggil-panggil ibu Nina Salehah, kenapa tidak ada?' Lah terus kalau tidak ada, kenapa anak saya harus dikasih ke orang lain? Bego enggak? Coba bayangkan jika kamu berada di posisi saya? Terus seandainya anak saya sudah dibawa jauh? Gimana rasanya? Marah enggak? Iya marah atuh~ Ini mah bukan barang. Barang mah biarin saja. Lah ini mah anak manusia. Anak darah daging saya. Terus apa kata susternya? “Oh iya, maaf, dari tadi, Ibunya dipanggil-panggil tidak ada. Ya udah, saya kasih ke Teteh itu.” Goblok enggak? Apa maksudnya itu? Kamu dibayar bukan sih gitu? Dibayar berapa jika menjual anak saya? Lah, anak saya itu sehat. Kamu pikir enggak sih? Terus apa lagi? Gelang RS-nya kenapa sampai dilepas? Saya tanya: 'kenapa gelang RS-nya sampai dilepas?' Dijawabnya 'Iya, takutnya banyak virus di dalam.' 'Di mana-mana juga di rumah sakit takut tertukar anak, sebelum keluar, gelang nggak akan dilepas.' Saya marah, saya tidak terima. Kalau dilaporkan juga, saya viralkan sekalian. Pak Dedi (Gubernur) tahu, itu RS bagaimana, pegawainya bagaimana, banyak yang teledor. Bagaimana itu kalau kejadian anak saya tidak ketemu? Silakan bayangkan! Malah bilangnya: 'Sttt, bu, jangan teriak-teriak!' Goblok enggak? Pikir, anjing! Marah saya. Untung anak saya… karena feeling, firasat, intuisi, 'segera ke atas, lihat anak' Coba kalau sudah jauh, bayangkan! Malah susternya cuma bilang maaf, maaf saja. Cukup dengan maaf? Kalau jadi susternya, kenapa sampai dikasih ke orang yang bukan ibunya? Terus Teteh yang itu beloonnya itu kenapa sampai diterima? 'Kan kamu tuh belum kasih baju. Kalau memang belum bawa baju, kenapa sampai diterima?' Untungnya saya hafal (baju yang dibawa untuk anak). Coba jika saya telat beberapa menit, mungkin anak saya sudah tidak tahu dibawa ke mana. Goblok enggak? Marah saya, sekalian saja diviralkan. Bukannya saya… maaf... Tidak terima saya mah. Cukup dengan maaf, maaf, tetapi dengan watados (wajah tanpa dosa). Satpamnya juga sama saja.

Indonesia
56
758
6K
397.5K
dits retweetledi
10N | Klp. Gading–Blok M
@Outstandjing @dafbur BTS-nya Pak, memang ini strategi komunikasi. Dibikin kusut, setting di kantin jam makan siang biar merakyat, narasi "tak tahu-menahu" dan memainkan sentimen perasaan prihatin.
10N | Klp. Gading–Blok M tweet media
Indonesia
77
1.4K
4.8K
1.3M
dits retweetledi
ertigaID
ertigaID@ertigaid·
Gak lama lagi.. Tunggu aja… Ada yg baku hantam rebutan charger 😅😅😅
ertigaID tweet media
Indonesia
60
45
301
44.7K
Tanyarl 💚
Tanyarl 💚@tanyakanrl·
💚 Budget di 2-3 juta selain Nike P-6000 mending apa ya? Karena aku ngerasa orang kantor udah banyak yg pake itu. Yang ganteng dan bisa untuk daily ya. TAI 🙏
Tanyarl 💚 tweet media
Indonesia
258
12
440
124.8K
dits retweetledi
dits retweetledi
The Resonance
The Resonance@Partisan_12·
THE WORLD DID NOT TALK ABOUT THE CHILD IN GAZA AS MUCH AS IT TALKED ABOUT THE NIHILIST PENGUIN.
English
112
12.7K
39.1K
288.5K
dits retweetledi
SobatMiskinTV
SobatMiskinTV@MiskinTV_·
Kalo '500 days of summer' diadaptasi jadi film Indonesia, mungkin mereka yang cocok jadi pemerannya:
SobatMiskinTV tweet media
Indonesia
2.4K
9.1K
49.7K
1.7M
dits retweetledi
dits retweetledi
Denis Malhotra
Denis Malhotra@denismalhotra·
The former vice president went to Iran, while the current vice president was on vacation. What a joke!
Denis Malhotra tweet mediaDenis Malhotra tweet media
English
420
14.7K
38.6K
805.5K
dits retweetledi
🌊 ᵕ̈
🌊 ᵕ̈@monostera·
cpns guru trakhir 2019, pppk dipecat, tp mbg ttp jalan, pd akhirnya sekolah cuma buat makan gratis, siapa yang ngajar?? di sekolah negeri aja 30-50% gurunya pppk, honorer 10-20%, sisanya PNS 40-50% (ini termasuk yg mepet batas usia pensiun). bikin kebijakan mbok ya napak tnah
tempo.co@tempodotco

#TempoPlus

Indonesia
147
8.9K
17.1K
340.6K
dits retweetledi
Kr
Kr@karirfess·
Breaking: Dampak Kebijakan Prabowo, Pemda Bakal Pecat Ribuan PPPK
Kr tweet mediaKr tweet media
Indonesia
683
2.6K
14.1K
2M
dits retweetledi
cinesthetic.
cinesthetic.@TheCinesthetic·
Endless respect for anyone who’s ever shared a scene with Steve Carell, because not laughing at a single thing he does or says has to be a superpower.
English
15
171
3.2K
178.4K
dits retweetledi
Dayat Piliang (;)
Dayat Piliang (;)@dayatpiliang·
Ainun Najib sehari nggak ngeributin Muhammadiyah meriang kali, ya? Itu Yaqut bisa keluar dari rutan hasil lobby-lobby nggak tuh? Kok belum ada tanggapan dari beliau?
Indonesia
194
1.4K
5.6K
140.7K
dits retweetledi
Ahlus Soresu wal Djem So
Ahlus Soresu wal Djem So@ObiWan_Catnobi·
Baru 3 Syawal, udah plintir tulisan orang lagi. Zionist playbook 100%. Tulisan sangat sederhana dalam Bahasa Indonesia pun masih dia plintir
Indonesia
51
670
2.2K
89.3K
Titip Lawas
Titip Lawas@TitipLawas·
JAPAN AWAY REPLIKA LONG SLEEVE SAMPE INDO MINGGU PERTAMA APRIL SIZE LENGKAP S - 2XL eropa
Titip Lawas tweet media
Indonesia
74
18
231
36.3K