B

9.7K posts

B banner
B

B

@twosea_

INTJ | Architecture 13

indonesia Katılım Kasım 2010
217 Takip Edilen219 Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
B
B@twosea_·
🥰🥰🥰🥰
ART
3
0
1
0
B retweetledi
kiv z
kiv z@triwul82·
Lingkaran setan? Terungkap! Pemenang tender 20.000 unit motor listrik MBG adalah PT Yasa Arta Trimanunggal. Direktur Utamanya, Yenna Yuniana, ternyata pernah diperiksa KPK terkait kasus Korupsi Bansos Beras. Bayangkan: Sosok yang pernah berurusan dengan kasus korupsi perut rakyat (Bansos), kini pegang proyek triliunan buat 'Gizi' anak sekolah. Apakah kita sedang mengulang sejarah kelam yang sama? Kantornya tertutup rapat, rumahnya dipagari tinggi, dan dijaga ketat aparat. Kenapa pemenang proyek publik triliunan rupiah harus se-misterius ini? Apa yang disembunyikan dari pengadaan motor Rp56 Juta ? Audit kontrak motor MBG ini sekarang! Jangan biarkan Dana Pendidikan 20% mengalir ke kantong-kantong yang sama dengan skandal Bansos masa lalu .
Indonesia
275
6.5K
11.7K
285.7K
B retweetledi
goma
goma@soigomaa·
My "Roman Empire is the realization that my life is a lottery win. Somewhere in Sudan, Pålestine, iran, Afghanistan, Iraq or Congo, there is a boy smarter than me. He is more disciplined, more resilient, and holds more potential in his single finger than I do in my entire career. The only difference? I am siting in a train and he is sting in the rubble of his dreams. My "bad days" are his wildest dreams. My "burnout" is a luxury he can't afford because his only job is staying alive. It's geographical luck and it's a haunting injustice that we all refuse to acknowledge and look away
໊smolaraa@kesikesiluv

Hit me with the harshest reality truth.

English
777
25.6K
120.8K
3.7M
freda shah
freda shah@fredashah123·
@marcel_aromeh The Niqab or Hijab is not an Islamic requirement. The Quran says nothing about covering the face, head, or hair, and gives no detailed instructions on type of dress to be worn. It merely indicates that there should be modesty and decency in dress and behavior.
English
62
3
362
58.3K
Movie Magic
Movie Magic@marcel_aromeh·
He tried to embarrass her, but she had the receipts. Never mistake silence for lack of awareness. Watch how she turns the tables on a lawyer trying to use her culture against her. The ending is pure satisfaction.
English
109
833
23.4K
384.2K
B
B@twosea_·
@berhomonim Bang belinya di daerah pangalengan. Kmrn pas outing kesana ada yg jual abang2 dri petani langsung enak manis (bukan manis disuntik/lapis air gula ya) pas bawa kerumah juga masih manis2
Indonesia
0
0
0
31
Ken Kesey
Ken Kesey@berhomonim·
Pengakuan: saya belum pernah makan strawberry yang rasanya enak. Kebanyakan strawberry yang saya makan (beli di pasar) rasanya kecut. Cita-cita bisa makan strawberry yang beneran enak sekali aja.
@heart_jpg

watermelon or strawberries?

Indonesia
406
1.4K
14.3K
558.9K
B retweetledi
𝐌𝐚𝐡𝐝𝐢
𝐌𝐚𝐡𝐝𝐢@Mahdii_365·
Western hypocrisy exposed in just a sec..
𝐌𝐚𝐡𝐝𝐢 tweet media
English
13
1.2K
4.9K
40.3K
B
B@twosea_·
@patricrioo @zqhr @SeputarTetangga Di bank lupa fotokopi dianya yang fotokopiin dan itu gasampe beberapa menit, paling cuma 30detik. Malah lebih lama balik dulu fotokopi diluar terus balik lagi antri ulang, yg harusnya antrian dah selesai jam 12 krn banyak yg balik lgi dan antri ulang, ya mungkin br selesai sore
Indonesia
0
0
1
479
PR
PR@patricrioo·
@zqhr @SeputarTetangga Maaf mas, mgkn khawatir kalau dibolehkan jadi preseden dan bisa perlambat pelayanan yang lain. Soal kelengkapan dokumen memang jadi tanggung jawab msg, jd wajar kalau diminta dilengkapi dulu. Kalau soal penggunaan xerox, mungkin sudah ada aturan internal di kantor tsb. Cmiiw
Indonesia
14
0
8
23.2K
B retweetledi
be ur sanshine
be ur sanshine@helloxxxxxyz·
@collegemfs Terukur. Itu maksudnya kan bisa kuantitatif, kamu jelasin berdasarkan data, jangan kualitatifnya aja. Karena kualitatif itu standarnya abu abu, makanya didukung kuantitatifnya
Indonesia
2
5
156
97.9K
B retweetledi
Abah
Abah@embah72·
Gerakan baru di Internasional "Jika Indonesia ttp menormalisasi Israel maka dunia layak mengecam Indonesia". Emang bangzad banget si Wowo yg ngga punya empati dan rasa malu. Minimal pembisiknya kasih masukan yg sehat buay Wowo Sugiono.
Indonesia
152
6.4K
14.2K
129.6K
B retweetledi
Rifka Annisa Women's Crisis Center
Mungkin di depan semua keliatan baik-baik aja, sampai kita tahu cerita aslinya. Sampai kita tahu, ternyata banyak yang lagi berjuang diam-diam. Sampai kita benar-benar tahu, teman kita sehat dan bahagia.
Rifka Annisa Women's Crisis Center tweet media
Indonesia
107
26.5K
47.4K
524.8K
B retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, ada kasus yang menurut gue harus lebih banyak disorot dan ini bukan kasus kecil. Rp28 miliar dana umat dikumpulkan selama 40 tahun raib. Pelakunya mantan kepala cabang bank BUMN sendiri. Kasusnya: Paroki Aek Nabara di Sumatera Utara menjadi korban penggelapan dana sebesar Rp28 miliar oleh mantan kepala cabang BNI bernama Andi Hakim Febriansyah. Uang itu bukan uang biasa. Itu dana yang dikumpulkan umat selama 40 tahun untuk pembangunan gereja, kebutuhan kesehatan, dan pendidikan jemaat. Empat dekade tabungan kolektif. Habis dalam satu pengkhianatan. Yang paling mengkhawatirkan bukan hanya penggelapannya: Bendahara gereja menyampaikan sesuatu yang menurut gue adalah inti dari seluruh masalah ini: Deposito berjangka yang resmi bisa dicairkan tanpa tanda tangan saya, tanpa kehadiran saya, tanpa berhadapan dengan teller. Lalu di mana pengawasan BNI? Ini bukan pertanyaan retorika. Ini pertanyaan teknis yang serius. Dalam sistem perbankan yang sehat pencairan deposito berjangka membutuhkan verifikasi ketat. Ada prosedur. Ada tanda tangan. Ada konfirmasi kehadiran. Kalau semua itu bisa dilewati oleh seorang kepala cabang itu bukan hanya soal oknum. Itu soal lubang sistemik dalam pengawasan internal bank. Dan respons bank yang dikritisi: Paroki Aek Nabara menyatakan BNI kurang kooperatif dalam menangani kasus ini. Pihak gereja bahkan harus datang ke bank dan meminta pertanggungjawaban secara langsung setelah kasus ini sudah jelas melibatkan pegawai bank yang datang atas nama BNI, bukan atas nama pribadi. AHF adalah wajah BNI bukan AHF sebagai pribadi. Karena itulah kami percaya. Dan ini adalah poin hukum yang sangat kuat. Ketika seseorang datang dalam kapasitas jabatannya sebagai kepala cabang bank BUMN kepercayaan yang diberikan bukan kepada individu itu. Kepercayaan diberikan kepada institusi yang dia wakili. Kalau institusinya kemudian cuci tangan dengan mengatakan itu oknum itu adalah respons yang tidak adil dan tidak bertanggung jawab. Ini bukan pertama kalinya: Kasus penggelapan oleh oknum pegawai bank BUMN bukan fenomena baru di Indonesia. Dan polanya hampir selalu sama: pelaku adalah orang dalam yang dipercaya, korban adalah nasabah yang percaya pada nama besar institusinya, dan respons institusi hampir selalu lambat dan defensif. Yang berbeda dari kasus ini adalah skalanya Rp28 miliar dari komunitas yang mengumpulkan uang selama 40 tahun dan korbannya adalah umat yang mempercayakan tabungan hidup mereka kepada bank negara. Yang perlu dituntut secara konkret: Satu BNI harus menjelaskan secara transparan bagaimana deposito berjangka bisa dicairkan tanpa prosedur verifikasi yang seharusnya berjalan. Dua Kalau ada lubang sistemik dalam pengawasan internal itu bukan hanya tanggung jawab pelaku. Itu tanggung jawab manajemen dan sistem audit internal bank. Tiga Korban berhak mendapat kompensasi dari institusi bukan hanya menunggu proses pidana terhadap individu pelaku yang mungkin butuh bertahun-tahun. Empat OJK sebagai regulator perbankan perlu memberikan penjelasan publik apakah ada kelalaian pengawasan dari sisi regulasi. Kalau bank BUMN tidak bisa bertanggung jawab atas tindakan pegawainya yang beroperasi atas nama bank lalu untuk apa ada bank negara?
Lambe Saham tweet media
Indonesia
159
4.4K
8.1K
259.4K
B retweetledi
sarah
sarah@sahouraxo·
Israel killed Farizal in South Lebanon. He wasn’t a fighter — he was a UN PEACEKEEPER from Indonesia. A father. A husband. Israel killed him anyway. And not a peep from Western media. No global outrage. No condemnation. No accountability.
sarah tweet media
English
732
23.6K
44.3K
643.6K
B
B@twosea_·
@cryptolilyta Marriage is scary adalah propaganda setan agar orang2 memilih berzinah dibanding menikah. Inget, setan naik pangkat kalau berhasil memisahkan suami istri. Bahkan diperbolehkan untuk berbohong (jika perlu) agar pasangan suami istri jadi harmonis. Beda cerita klo kdrt, blh cere.
Indonesia
0
0
1
20
Lilyta
Lilyta@cryptolilyta·
Unpopular opinion about marriage Just wondering, is marriage scary?
Lilyta tweet media
English
345
317
1.9K
15.8M
B
B@twosea_·
@sakkusaitna Sorry tpi statement mba nya udah ketaker dari 1447 thn yg lalu dan udh di prediksi end story nya gimana
B tweet media
Indonesia
0
0
4
122
B retweetledi
lyra
lyra@lyralium·
@purebprince Pilu banget, banyak perempuan ketika menikah dan memiliki anak malah merasa sendirian dan kesepian. Makanya ga heran ada ibu yang punya attachment issues sama anak laki-laki karena dia berharap akan disayangi dan benci sama anak perempuan karena seperti berkaca sama dirinya.
Indonesia
10
206
2.5K
61.3K
B retweetledi
Wholesome Side of 𝕏
Wholesome Side of 𝕏@itsme_urstruly·
That's called a great teamwork and efficient parenting 😂
English
198
4.2K
65.5K
1.8M
B
B@twosea_·
@rsngprad Permen telor cicek 50 perak
Indonesia
0
0
0
16
RisangP
RisangP@rsngprad·
Sebutkan umur kalian dengan menyebutkan makanan dan harganya Gw duluan ya: Spageti Mcd 5000
Indonesia
2.1K
86
1K
221K
B retweetledi
lilmachiattow
lilmachiattow@lilmachiattow·
@Zeefire02 Kebanyakan netizen indo bilang knetz iblis lah, apalah. Ni klo knetz liat netizen indo juga bakal dibilang setan. Gak ada bedanya sebenrnya
Indonesia
1
2
19
10K
B retweetledi
babyhuey
babyhuey@babyhuey1790·
@Zeefire02 Mikir ya yg mengagung2kan si pria. Sherina itu salah 1 seleb unproblematik jd klo dia uda sampe buka suara brti dia tersinggung bgt. Jgn hanya krn tampang mantan lakiknya begitu kalian jd buta mata buta hati. Biasakan dgr dr 2 belah pihak dongok
Indonesia
11
19
264
39.8K
B retweetledi
M. Ridha Intifadha
M. Ridha Intifadha@RidhaIntifadha·
Kasus Viral: Bayi Hampir Tertukar di RS Hasan Sadikin Bandung, Sang Ibu Ngamuk ke Perawat Berikut saya coba terjemahkan dari Bahasa Sunda. Punten kalau ada salah mengartikan... Saya mah tidak terima ya ke perawat yang ada di RS Hasan Sadikin. Tega ya, anak saya dikasih ke orang lain. Terus orang lainnya itu bego gitu ya. Sudah tahu saya memandikan anak sejak subuh, terus bawa baju anak, kan RS menyarankan untuk membawa baju bayi. Terus Teteh (ibu lainnya) itu kan datangnya siang. Saya sudah menunggu di RS. Tapi saya kok tidak dipanggil-panggil, tapi Teteh yang itu kok udah dipanggil. Kan anak saya itu jadwalnya kembali (dibawa pulang), karena dibilangnya sudah sehat. Sedangkan, anaknya Teteh itu harusnya pulang, ternyata tidak jadi. Katanya, ada kebocoran di paru-parunya. Saya sudah lama menunggu, tapi tidak dipanggil-panggil. Ya sudah, saya ke bawah karena sudah lapar. Lalu ada feeling, seperti ada yang kasih tahu, "segera ke atas, lihat anaknya, ayo!" Ketika di atas, apa (yang saya lihat)? Anak saya ada di tangan orang. Syukurnya belum jauh. Coba kalau sudah jauh. Saya pun nanya: 'Teteh, mau pulang?' Dijawab: 'Iya' Saya tanggapi: 'Ih, kenapa itu bajunya sama selimutnya itu kayak anak saya.' Dijawab: 'Iya gitu, teh?' Malah dijawab gitu. Lah memang tidak tahu muka anaknya sendiri? Dia yang melahirkan? Atau kalau tidak, bapaknya gitu? Masa tidak tahu anak sendiri? Terus Suster itu beloon gitu. Saya kejar: 'Sus, itu anak saya, kenapa dikasih ke orang?' Terus jawabnya apa? 'Oh ya, tadi saya panggil-panggil ibu Nina Salehah, kenapa tidak ada?' Lah terus kalau tidak ada, kenapa anak saya harus dikasih ke orang lain? Bego enggak? Coba bayangkan jika kamu berada di posisi saya? Terus seandainya anak saya sudah dibawa jauh? Gimana rasanya? Marah enggak? Iya marah atuh~ Ini mah bukan barang. Barang mah biarin saja. Lah ini mah anak manusia. Anak darah daging saya. Terus apa kata susternya? “Oh iya, maaf, dari tadi, Ibunya dipanggil-panggil tidak ada. Ya udah, saya kasih ke Teteh itu.” Goblok enggak? Apa maksudnya itu? Kamu dibayar bukan sih gitu? Dibayar berapa jika menjual anak saya? Lah, anak saya itu sehat. Kamu pikir enggak sih? Terus apa lagi? Gelang RS-nya kenapa sampai dilepas? Saya tanya: 'kenapa gelang RS-nya sampai dilepas?' Dijawabnya 'Iya, takutnya banyak virus di dalam.' 'Di mana-mana juga di rumah sakit takut tertukar anak, sebelum keluar, gelang nggak akan dilepas.' Saya marah, saya tidak terima. Kalau dilaporkan juga, saya viralkan sekalian. Pak Dedi (Gubernur) tahu, itu RS bagaimana, pegawainya bagaimana, banyak yang teledor. Bagaimana itu kalau kejadian anak saya tidak ketemu? Silakan bayangkan! Malah bilangnya: 'Sttt, bu, jangan teriak-teriak!' Goblok enggak? Pikir, anjing! Marah saya. Untung anak saya… karena feeling, firasat, intuisi, 'segera ke atas, lihat anak' Coba kalau sudah jauh, bayangkan! Malah susternya cuma bilang maaf, maaf saja. Cukup dengan maaf? Kalau jadi susternya, kenapa sampai dikasih ke orang yang bukan ibunya? Terus Teteh yang itu beloonnya itu kenapa sampai diterima? 'Kan kamu tuh belum kasih baju. Kalau memang belum bawa baju, kenapa sampai diterima?' Untungnya saya hafal (baju yang dibawa untuk anak). Coba jika saya telat beberapa menit, mungkin anak saya sudah tidak tahu dibawa ke mana. Goblok enggak? Marah saya, sekalian saja diviralkan. Bukannya saya… maaf... Tidak terima saya mah. Cukup dengan maaf, maaf, tetapi dengan watados (wajah tanpa dosa). Satpamnya juga sama saja.
M. Ridha Intifadha tweet media
BELL🚫@mudahtertawa_

curiga ada sindikat jual beli bayi di rumah sakit hasan sadikin bandung. ditinggal 30 menit, anaknya udah ada di tangan orang lain. pas di tanya jawabannya: "soalnya kamu lama, dipanggil gak ada, jadi aku kasih ke teteh itu" sumber: nindy5760

Indonesia
276
2K
5.6K
842.7K
B retweetledi
Erin
Erin@ErinDusty·
@Mlu__N2 Twitter is a deeply rotted place. The amount of people defending the husband disrespecting his wife like that is insane. No wonder women don’t care about marriage anymore.
English
6
27
1.1K
34.3K