UchokSN

6.5K posts

UchokSN

UchokSN

@uchoksn

Rather laugh with the sinners than cry with the saint

Katılım Mayıs 2009
1.8K Takip Edilen358 Takipçiler
UchokSN
UchokSN@uchoksn·
@GunRomli Nah begini dooong partai lu. Jangan Jokowa Jokowi melulu. Bosen dan kalian malah jadi kaya penuh kebencian. Raih lagi simpati dari publik.
Indonesia
0
0
0
82
Mohamad Guntur Romli
Mohamad Guntur Romli@GunRomli·
PDI Perjuangan: Dana MBG Bukan dari Efisiensi tapi Diambil dari Anggaran Pendidikan 223 Triliun Sehingga Mandatory Spending 20 Persen dari APBN untuk Pendidikan TIDAK TERPENUHI
Indonesia
92
400
1.3K
55.8K
UchokSN
UchokSN@uchoksn·
@zoelfick What are you? Psychic? A moron one maybe. Mending lu ingetin mereka buat cepat2 balikin duitnya ke negara ini.
Indonesia
0
0
1
96
Zulfikar Akbar
Zulfikar Akbar@zoelfick·
Dia salah, tapi kalian yg terseret menghujatnya justru sedang dikendalikan.
Akuratco@akuratco

Dwi Sasetyaningtyas, seorang alumni penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), menjadi sorotan publik setelah videonya yang menyinggung status kewarganegaraan Indonesia viral pada Februari 2026​. ​Pernyataan kontroversialnya mengenai paspor anak dan status Warga Negara Indonesia (WNI) memicu gelombang kritik dan kekecewaan di kalangan warganet. ​ Polemik ini berujung pada tuntutan pengembalian dana beasiswa LPDP yang pernah diterimanya. ​Dwi Sasetyaningtyas merupakan lulusan Teknik Kimia dari Institut Teknologi Bandung (ITB) angkatan 2008. ​Setelah menyelesaikan studi sarjana, ia melanjutkan pendidikan magister (S2) di Delft University of Technology (TU Delft), Belanda, dengan jurusan Sustainable Energy Technology. Pendidikan S2 ini dibiayai sepenuhnya oleh negara melalui skema beasiswa LPDP pada tahun 2015. ​Ia dikenal sebagai pegiat gaya hidup berkelanjutan dan merupakan pendiri platform Sustaination. ​ Dwi Sasetyaningtyas juga dikabarkan sedang menempuh studi doktoral (DPhil) di University of Oxford, Inggris, mendampingi suaminya yang juga sedang menempuh studi S3 di kampus yang sama. ​Studi S3 yang sedang dijalaninya ini tidak menggunakan dana dari LPDP. ​Kontroversi bermula pada pertengahan Februari 2026 ketika Dwi Sasetyaningtyas mengunggah momen penerimaan paspor Inggris untuk anak keduanya. "Aku tahu dunia terlihat enggak adil, tapi cukup aku aja yang WNI, anak-anakku jangan. ​Kita usahakan anak-anak dengan paspor kuat WNA itu," ucap  Dwi Sasetyaningtyas yang kemudian viral di media sosial. ​ Pernyataan ini dianggap merendahkan identitas kewarganegaraan Indonesia dan memicu perdebatan mengenai etika serta tanggung jawab moral sebagai penerima beasiswa negara. ​ Warganet menilai narasi tersebut kurang bijak disampaikan oleh seorang awardee LPDP, mengingat beasiswanya dibiayai oleh negara. ​Menanggapi gelombang kritik, Dwi Sasetyaningtyas memberikan klarifikasi tertulis pada Kamis (20/2/2026), dan menyatakan telah menuntaskan kewajiban pengabdiannya kepada Indonesia selama enam tahun, terhitung sejak 2017 hingga 2023. ​Secara administratif, ia menegaskan tidak melanggar kontrak hukum dengan negara. ​Ia juga telah meminta maaf secara terbuka atas kegaduhan yang terjadi, mengakui pernyataannya lahir dari rasa lelah dan frustrasi pribadi tanpa niat merendahkan kedaulatan negara. ​Pihak LPDP menyayangkan tindakan Dwi Sasetyaningtyas yang tidak mencerminkan nilai integritas, etika, dan profesionalisme yang ditanamkan LPDP kepada seluruh penerima beasiswa. ​ Meskipun secara hukum kewajiban pengabdian telah terpenuhi, LPDP menegaskan bahwa nilai-nilai nasionalisme dan integritas tetap menjadi poin utama yang diharapkan dari setiap alumni. ​Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, juga turut menyoroti kasus ini dan menyesalkan sikap Dwi Sasetyaningtyas. ​Ia memastikan bahwa Direktur Utama LPDP telah berbicara dengan suami Dwi Sasetyaningtyas, dan disepakati untuk mengembalikan semua dana beasiswa yang telah diterima dari LPDP. ​Purbaya menyatakan bahwa pihaknya masih akan menghitung jumlah dana yang harus dikembalikan, lengkap dengan bunga yang ada. ​Selain itu, Purbaya mengultimatum akan melakukan blacklist terhadap yang bersangkutan, sehingga tidak dapat bekerja di lingkup pemerintahan.

Indonesia
49
58
314
18.1K
Bagus Muljadi
Bagus Muljadi@bagus_muljadi·
Saya jelaskan disini pelan pelan, “what do you know as a 20yr old” itu pertanyaan retoris dari saya untuk seorang aplikan lpdp imajiner … artinya ketika ia menulis apa yang akan dia sumbangsihkan, ia sendiri sebagai seorang fresh graduate mungkin tidak tahu - ia belum berpengalaman melihat dunia. Naif bahkan. Maksud saya, mengharapkan seorang fresh graduate untuk 100% akuntabel terhadap apa yang dia janjikan, pun sendirinya kurang bijak. Pembuat kebijakan seharusnya orang-orang matang yang tahu realita. Bahwa dunia tidak seindah essay lpdp. Tidak masuk akal menyimpulkan bahwa saya sedang menghina lawan bicara - saya tidak tahu umur dia berapa 🙂
Indonesia
1
1
4
554
Bagus Muljadi
Bagus Muljadi@bagus_muljadi·
banyak sekali miskonsepsi akan alumni LPDP, seakan akan lulusan S2 atau bahkan S3 UK/US/ manapun itu manusia sakti yang bisa berkontribusi “langsung” kepada bangsa. Dalam dunia akademik, overwhelming majority of lulusan PhD itu hanyalah seorang bayi yang masih menyusu; belum pernah membuktikan diri sebagai periset independen. They are nobody without the incubator. “Pulanglah, berbakti bangun negeri” - by doing what exactly?? An experimental physicist cant work without a synchrotron; NMR etc. Perlu dimengerti bahwa standard global research is extremely high; Indonesian institutions must compete with groups that have multiple postdoctoral experiences from all around the world. Most Indonesian researchers even in ITB/UI/UGM never even secured a postdoc positions! they came back straightaway after PhD! Mereka adalah korban romantisasi kebijakan dan narasi emosional; seakan akan negara itu seorang Ibu yang sekarat menjual seluruh hartanya untuk membiayai anak yang durhaka. this “Ratu Adil” syndrome/narrative membuat kita benci akan sesama, curiga akan mereka yang mendapat kesempatan untuk mengkultivasi dirinya. Sejak kapan kita menjadi bangsa yang penuh dendam akan sesama? To those who get the opportunity to be sent abroad - help if you can; or otherwise, SHUT UP! - you’re nobody yet.
Indonesia
203
866
2.9K
579.4K
UchokSN
UchokSN@uchoksn·
@bagus_muljadi @rexlupusidiom How silly your reply is. So many answers can be given from the most logic to the naughtiest one.
Cilandak, Indonesia 🇮🇩 English
1
0
0
127
UchokSN
UchokSN@uchoksn·
@FirstMediaCares Sudah lebih dari 48 jam (4 hari) TV Cable dan Internet anda mati tanpa ada kejelasan. Gangguan Jaringan dan permintaan komunikasi lewat DM selalu jadi jawaban anda tanpa sanggup memberikan rinci kerusakan dan lokasi perbaikan. 10887201 cc @XLAxiata_ID
Cilandak, Indonesia 🇮🇩 Indonesia
1
0
0
171
UchokSN
UchokSN@uchoksn·
@FirstMediaCares @XLAxiata_ID @iniyenie 7 hari TV Cable dan Internet saya mati. Kemaren datang 5 teknisi dlm 3 kelompok. 4 teknisi di 2 kelompok terakhir pergi tanpa pamit dan tanpa pesan walau FM di rumah masih mati. Sudah dipesan berulang kali bila selesai untuk info saya. Harap jelaskan kelanjutan perbaikannya.
Indonesia
2
0
0
50
First Media
First Media@FirstlyMedia·
@uchoksn @XLAxiata_ID @iniyenie @uchoksn Hi First People, saya Kurn. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya. Mengenai keluhannya, kami sudah merespon dan telah menjelaskan mengenai solusinya melalui DM ya. Tks. ^Kurn
Indonesia
1
0
0
28
UchokSN
UchokSN@uchoksn·
@FirstMediaCares @XLAxiata_ID @iniyenie Tetap saja jawaban kalian atas keluhan nasabah template seperti ini. Kenapa harus menunggu tagihan bulan depan sementara kerusakan sebelum tagihan bulan ini? Kenapa batas waktu perbaikan dihilangkan dari cekfirstmedia.com? Ngerti nggak pertanyaan2 saya ini?
UchokSN tweet media
Cilandak, Indonesia 🇮🇩 Indonesia
2
0
0
53
UchokSN
UchokSN@uchoksn·
@FirstMediaCares @XLAxiata_ID @iniyenie You guys are pathetic. Sesudah 5 hari mati dan komentar post saya pagi ini masih juga kalian memberikan jawaban "gangguan jaringan". Tagihan baru muncul hari ini sementara kerusakan kalian sudah dari 5 hari lalu. Kenapa saya musti menunggu pengurangan tagihan baru bulan depan?
UchokSN tweet media
Cilandak, Indonesia 🇮🇩 Indonesia
1
0
0
44
UchokSN
UchokSN@uchoksn·
@FirstMediaCares @XLAxiata_ID 5 hari sudah TV Cable dan Internet saya mati tanpa kejelasan dari anda selain jawaban "gangguan jaringan". Pagi ini saya temukan di cekfirstmedia.com batas waktu perbaikan telah dihilangkan dan tagihan bulanan saya terima penuh. Nggak malu??? @iniyenie
UchokSN tweet media
Cilandak, Indonesia 🇮🇩 Indonesia
1
0
1
61
First Media
First Media@FirstlyMedia·
@uchoksn @XLAxiata_ID @uchoksn Hi First People, saya Ican. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya. Mengenai keluhannya, kami sudah merespon melalui DM ya. Tks. ^Ican
Indonesia
1
0
0
33
UchokSN
UchokSN@uchoksn·
@iniyenie @FirstMediaCares Ditanya kerusakannya apa dan lokasi tepat perbaikan dimana tapi nggak pernah mau jawab. Mau saya cek langsung. Yang mereka andalin jawaban "gangguan jaringan" melulu. Kaya kita ini orang2 yang otaknya slow.
Cilandak, Indonesia 🇮🇩 Indonesia
1
0
0
38
Yenie Yenai
Yenie Yenai@iniyenie·
@uchoksn @FirstMediaCares nya masih mati pak. Saya juga di minta menunggu 5-12 hari ke depan. Jadi wifi akan mati selama 17 hari donk!!! Padahal kita langganan 24 jam. Memang benar2 luar biasa ini FM!!!
Indonesia
2
0
0
78
UchokSN
UchokSN@uchoksn·
@iniyenie Apakah First Media anda sudah kembali berfungsi? Pagi ini sesudah saya kembali protes mereka mengirim saya DM yang menyatakan masa perbaikan bertambah lagi jadi 12 hari (dari 3 dan 6). Luar biasa FM ini.
Cilandak, Indonesia 🇮🇩 Indonesia
1
0
0
70
UchokSN
UchokSN@uchoksn·
@FirstMediaCares @XLAxiata_ID 11 menit lalu menerima DM First Media menyatakan batas waktu perbaikan berubah dari 3 ke 6 ke 14 hari. Luar biasa kebobrokan service kalian. Setiap jawaban kalian berupa template. Nggak malu kalian semua? Saya butuh informasi rinci kerusakan dan lokasi tepat perbaikan. Bukan BS.
UchokSN tweet media
Cilandak, Indonesia 🇮🇩 Indonesia
1
0
1
48
First Media
First Media@FirstlyMedia·
@uchoksn @XLAxiata_ID @uchoksn Hi First People, saya Riri. Mohon maaf atas ketidaknyamanan yang Bapak/Ibu alami. Mengenai keluhannya, telah kami respon melalui DM ya. Terima kasih. ^RIRI
Indonesia
1
0
0
33
UchokSN
UchokSN@uchoksn·
@FirstMediaCares @XLAxiata_ID Nggak usah DM. Disini aja. Udah 4 hari lebih gue nungguin service lu mati. Jawaban template lu buang2 jauh.
Cilandak, Indonesia 🇮🇩 Indonesia
1
0
0
41
First Media
First Media@FirstlyMedia·
@uchoksn @XLAxiata_ID @uchoksn Hi First People, saya Kurn. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya. Mohon kesediaannya mengirimkan detail kendala melalui DM ya. Tks. ^Kurn
Indonesia
1
0
0
35
UchokSN
UchokSN@uchoksn·
@XLAxiata_ID Apakah anda mengikuti perkembangan @FirstMediaCares yang telah anda akuisisi kepemilikannya? Apakah anda menyadari banyaknya complaint atas service First Media? Kapan terakhir kali anda mengikuti tweets yang masuk ke @FirstMediaCares ?
Cilandak, Indonesia 🇮🇩 Indonesia
1
0
0
20
XL Axiata
XL Axiata @XLAxiata_ID·
Selamat malam, Selamat bermalam minggu :)
Indonesia
19
2
5
0