Iim Fahima Jachja@iimfahima
Saya pernah ngobrol dengan konglo, salah satu syarat CEO atau direksi yang dia pilih adalah: loyal pada keluarga dan pasangan.
Bukan ngurusin moral orang, lebih ke: memastikan energi dan fokus orang yang dipilih ndak bocor kemana-mana
Nasehat untuk sexually discipline ini bagus for both laki-laki dan perempuan.
Supaya hidup adem tanpa drama.
Karena setiap interaksi seksual itu bukan cuma soal fisik. Ada energi yang keluar, ada ikatan yang terbentuk, ada ruang mental yang kebagi.
Dan itu semua kalau ngga dikelola dengan sadar, fokus dan energy-nya akan bocor kemana-mana. Belum lagi potensi kena penyakit, keluarga berantakan dll.
Kalo orang begini mengelola bisnis, bisnisnya ikut berantakan 😅
Buat orang-orang yang hidupnya pengen efektif, minim distraksi, dan penuh arah, sexual discipline itu bukan tentang jadi alim, tapi strategi menjaga clarity dan ritme hidup.
Tubuh itu rumah. Energi itu aset. Dan orang yang punya kendali yang baik, akan sangat selektif pada siapa yang dia izinkan masuk.
Bukan karena sok suci, tapi karena tahu, nggak semua orang pantas mendapatkan energi, waktu dan personal space kita.
Ujung dari disiplin ini bukan kesempurnaan. Tapi ketenangan. Clarity.
Dengan clarity, seseorang bisa membangun hidup tanpa drama, tanpa keruwetan yang ndak perlu.
Dengan clarity, hidup lebih tenang, terarah, rejeki finansial meningkat, bisnis moncer.