Rivaldo Silalahi retweetledi
Rivaldo Silalahi
5K posts

Rivaldo Silalahi retweetledi

⚠️ FreeBSD DHCP Client Vulnerability Enables Remote Code Execution as Root
Source: cybersecuritynews.com/freebsd-dhcp-c…
The FreeBSD Project has released a critical security advisory addressing a severe flaw in its default IPv4 DHCP client. Tracked as CVE-2026-42511, this vulnerability allows a local network attacker to execute arbitrary code as root, granting them complete control over the compromised machine.
The core issue resides in how dhclient(8) processes network configuration parameters from DHCP servers. When a device joins a network, it requests IP configuration data. The DHCP client takes the provided BOOTP file field and writes it to a local DHCP lease file.
#cybersecuritynews

English
Rivaldo Silalahi retweetledi
Rivaldo Silalahi retweetledi
Rivaldo Silalahi retweetledi
Rivaldo Silalahi retweetledi
Rivaldo Silalahi retweetledi

Rivaldo Silalahi retweetledi
Rivaldo Silalahi retweetledi

Saya sih nggak terlalu kaget soal isu sensitif istana yang lagi beredar. Yang justru bikin saya kaget adalah fakta bahwa ternyata Komdigi bisa secanggih itu.
Bisa gerak cepat. Bisa responsif. Bisa menekan platform besar. Bisa bikin akses media sekelas YouTube/Google ikut kena tindakan (walaupun masih bisa diakses lewat VPN h3h3). Bisa bikin pernyataan resmi (padahal target subyek pembahasan di video bukan Komdigi, tapi Komdigi rela nyebokin).
Bahkan bisa sigap ambil langkah hukum dan bisa bypass aturan MK soal pedoman UU ITE yang nggak bisa digugat oleh badan/instansi.
Berarti kemampuan teknisnya ada.
Dan kalau kemampuan itu memang ada, harusnya ruang digital kita bisa jauh lebih bersih dari sekarang.
Harusnya iklan penipuan nggak semudah itu lewat. Harusnya nomor pribadi masyarakat nggak seenaknya dipakai SMS promosi.
Harusnya data kita nggak gampang bocor lalu dipakai buat nawarin pinjaman, j*dol, investasi bodong, sampai lowongan kerja palsu. Harusnya platform-platform digital yang merugikan masyarakat juga bisa ditindak dengan kecepatan yang sama.
Karena ternyata masalahnya bukan karena negara ini nggak punya alat. Alatnya ada. Jalurnya ada. Kapasitasnya ada.
Cuma selama ini kita terlalu sering melihat teknologi negara bekerja cepat ketika yang terganggu adalah kekuasaan, bukan ketika yang dirugikan adalah masyarakat.
Karena ternyata tombolnya memang ada.
Cuma rakyat sering kebagian tulisan:
“mohon menunggu”.
Tapi yaa kita sama-sama paham lah ya, kenapa isu-isu krusial yang lain terkesan sulit diberantas.
Sekelas warung remang-remang saja mesti "koordinasi" dulu biar bisnisnya tetap jalan.
Paham kan ya..
cc:cakraadinegara

Indonesia
Rivaldo Silalahi retweetledi
Rivaldo Silalahi retweetledi

Sampai Jumpa di UCL saudara 💞
United Focus Indonesia@utdfocusid
WE ARE BACK TO WHERE WE BELONG! 🥹❤️
Indonesia
Rivaldo Silalahi retweetledi
Rivaldo Silalahi retweetledi
Rivaldo Silalahi retweetledi

bukannya percaya tuhan malah percaya AI 😂

AF Post@AFpost
Evolutionary biologist and outspoken atheist Richard Dawkins says that after spending three days interacting with Claude, which he calls “Claudia,” he is certain that it is conscious. After feeding the LLM a segment of his new book and receiving detailed feedback, Dawkins was moved to exclaim,” You may not know you are conscious, but you bloody well are!” Dawkins cites the complexity, fluency, and ‘intelligence’ of Claude’s answers as evidence of consciousness. Follow: @AFpost
Indonesia
Rivaldo Silalahi retweetledi
Rivaldo Silalahi retweetledi

Rivaldo Silalahi retweetledi























