H+ sekian pulang ke tanah kelahiran dan sekarang mendekati H-sekian menjelang balik lagi ke tanah rantau yang ternyata itu tanah kelahiran eyang buyut. rasanya nano-nano.
hidup jauh dari tanah kelahiran dan keluarga. gk punya siapa-siapa. cuma suami tempat bersandar. ada senangnya byk tenangnya. kalo lg capek kalo lg penuh isi kepala, kangen org tua, tempat pelariannya makam mertua. biasanya selain bw doa n bunga sekalian bawa kopi sm ciki indomrt