Yani S

1.3K posts

Yani S

Yani S

@yans_09

Indonesia Katılım Ekim 2010
122 Takip Edilen64 Takipçiler
Yani S
Yani S@yans_09·
@BadmintonTalk Ditinggal mandi & sholat maghrib, Thalita nyumbang poin buat Indonesia! Ga nyangka justru poin pertama dari WS 2, terimakasih perjuangannya
Indonesia
0
0
2
600
Badminton Talk
Badminton Talk@BadmintonTalk·
Uber Cup - SF INA 1-2 KOR WS2 Thalita Ramadhani Wiryawan vs Sim Yu Jin 21-19 21-19 Poin pertama untuk Indonesia! #TUC2026
Indonesia
195
119
527
33.5K
Yani S
Yani S@yans_09·
@BadmintonTalk Set 1 bisa ngimbangi, set 2 langsung ambyar, kyk ga ada semangat
Indonesia
0
0
1
1.2K
Badminton Talk
Badminton Talk@BadmintonTalk·
Uber Cup - SF INA 0-1 KOR WS1 Putri Kusuma Wardani vs An Se Young 19-21 5-21 Poin pertama untuk Korea! #TUC2026
Indonesia
85
25
170
30.6K
Yani S
Yani S@yans_09·
@BadmintonTalk Ga heran jika juaranya Prancis, mereka bukan kuda hitam, mereka sudah membangun tim yang solid terutama sektor MS.
Indonesia
0
0
0
404
Yani S
Yani S@yans_09·
@bhulukhuduktv Secara kualitas, line up pemain Korea di atas Indonesia. Semangat aja mainnya adik2, jangan minder duluan, tunjukkan fighting spirit. All the best.
Indonesia
0
0
0
373
Bhulukhuduk TV
Bhulukhuduk TV@bhulukhuduktv·
Line Up Uber Cup Quarter Finals INA 🇮🇩 vs KOR 🇰🇷 WS1: Putri Kusuma WARDANI vs AN Se Young WR: 6-1 H2H: 0-9 WD1: Febriana Dwipuji KUSUMA/Amallia Cahaya PRATIWI vs BAEK Ha Na/LEE So Hee Rank: 27-3 H2H: 1-2 WS2: Thalita Ramadhani WIRYAWAN vs SIM Yu Jin WR: 63-19 H2H: 0-0
Indonesia
33
23
207
33.6K
Yani S
Yani S@yans_09·
@BadmintonTalk Padahal udah leading 20-17, trus error beruntun 5x nyesek
Indonesia
0
0
0
578
Badminton Talk
Badminton Talk@BadmintonTalk·
Thomas Cup - Group D INA 0-1 THA MS1 Jonatan Christie vs Kunlavut Vitidsarn 16-21 22-20 20-22 Thailand raih angka pertama #TUC2026
Indonesia
150
20
133
22.7K
Yani S
Yani S@yans_09·
@zakiberkata Semarang hujan sejak jam 3 pagi smp siang ini.
Indonesia
0
0
0
293
Georitmus 🇮🇩
Georitmus 🇮🇩@zakiberkata·
Sebaran hujan Kalimantan dan Jawa siang ini
Georitmus 🇮🇩 tweet mediaGeoritmus 🇮🇩 tweet media
Indonesia
40
33
177
36.2K
Yani S retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, ada yang baru terjadi di Mahkamah Konstitusi hari ini dan ini adalah salah satu pernyataan paling berani dan paling jujur yang pernah diucapkan di depan sidang resmi oleh seorang akademisi hukum Indonesia. Guru Besar Hukum Tata Negara UGM, Profesor Zainal Arifin, dihadirkan sebagai ahli dalam sidang uji materi Undang-Undang Peradilan Militer. Dan di tengah sidang itu dia melontarkan satu kalimat yang menurut gua harus didengar oleh setiap orang Indonesia. Sebodoh apakah kita membiarkan tidak menyelesaikan pekerjaan rumah itu? Dia tidak berbasa-basi. Dia tidak pakai kalimat diplomatik yang biasa dipakai akademisi waktu bicara di forum resmi. Dia tanya langsung sebodoh apakah kita? Dan untuk memahami kenapa kalimat itu sangat penting, kita perlu paham dulu apa masalahnya. Undang-Undang Peradilan Militer yang sekarang berlaku dibuat di tahun 1997 di era Orde Baru, di zaman ketika militer punya privilege yang sangat kuat dan hampir tidak bisa disentuh oleh hukum sipil. Waktu itu masuk akal dalam tanda kutip karena memang sistemnya didesain untuk melindungi militer dari akuntabilitas publik yang sesungguhnya. Tapi kemudian reformasi 1998 datang. Konstitusi diubah. TAP MPR tahun 2000 sudah tegas bilang anggota TNI yang melanggar hukum pidana umum harus diadili di pengadilan umum, bukan pengadilan militer. Undang-Undang TNI tahun 2004 sudah mengatur hal yang sama di pasal 65. Semua landasan hukumnya sudah berubah total 180 derajat berbeda dari politik hukum Orde Baru yang jadi fondasi UU Peradilan Militer 1997. Tapi undang-undangnya tidak pernah diubah. Selama hampir 30 tahun. Dan ini yang paling mengejutkan bukan karena tidak ada yang tahu masalahnya. Jimly Asshiddiqie sudah menulis soal ini tahun 2008. Fajrul Falaakh tahun 2012. Berbagai ahli hukum sudah berulang kali mengingatkan. Dan setiap kali ada pertanyaan kenapa belum diubah jawabannya selalu sama, direproduksi terus-menerus dari tahun 2016, 2017, 2018 sampai sekarang. Ada pasal 74 yang bilang tetap berlaku sampai ada undang-undang baru. Pasal 74 ini dijadikan alasan pembenaran selama hampir dua dekade untuk tidak mengubah apapun. Dan inilah yang membuat Zainal Arifin tidak bisa menahan diri. Dia bilang masalahnya bukan inability bukan ketidakmampuan. Indonesia punya akademisi hukum terbaik. Punya DPR. Punya pemerintah. Punya semua sumber daya untuk menyelesaikan ini. Masalahnya adalah unwillingness. Ketidakmauan. Implikasinya sangat konkret dan sangat menyentuh orang biasa. Ketika anggota militer melakukan tindak pidana terhadap warga sipil kasus kekerasan, kasus pembunuhan, kasus apapun mereka diadili di pengadilan militer yang hakimnya juga militer, yang prosesnya tidak sepenuhnya terbuka, dan yang hasilnya sering kali membuat keluarga korban tidak pernah benar-benar mendapat keadilan yang setara dengan yang mereka dapatkan seandainya kasusnya diadili di pengadilan umum. Ini bukan teori. Ini sudah terjadi berulang kali. Dan korbannya selalu yang paling tidak punya kuasa untuk melawan. Zainal Arifin menutup kesaksiannya dengan melempar bola panas langsung ke Mahkamah Konstitusi. Dia bilang ini adalah tantangan besar buat MK apakah mereka mau jadi institusi yang mendorong selesainya pekerjaan rumah yang sudah dibiarkan mengambang hampir 20 tahun dan sudah mereproduksi ketidakadilan secara berulang-ulang? Intinya guys ada undang-undang yang sudah jelas ketinggalan zaman, sudah jelas berseberangan dengan konstitusi yang berlaku, sudah jelas merugikan korban sipil, dan sudah jelas diketahui oleh semua pihak yang berwenang. Tapi tidak ada yang mau menyentuhnya. Bukan karena tidak bisa. Tapi karena ada yang diuntungkan oleh situasi yang dibiarkan mengambang itu. Dan Profesor Zainal Arifin hari ini di depan Mahkamah Konstitusi punya keberanian untuk menyebut itu dengan nama yang sebenarnya.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
67
1.9K
4.3K
168.4K
Yani S retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, Feri Amsari lagi ngebedah program Makan Bergizi Gratis (MBG), dan poin utamanya tuh bukan soal niatnya baik atau nggak, tapi cara jalannya yang dianggap bermasalah secara hukum dan sistem. Jadi gini… menurut dia, program sebesar MBG ini harusnya punya dasar hukum yang jelas. Masalahnya? - Nggak ada undang-undang khusus yang ngatur program ini secara detail. Yang ada cuma masuk ke anggaran di Undang-Undang APBN. Padahal angkanya nggak main-main: - Bisa tembus sekitar Rp1,2 triliun per hari -atau sekitar Rp300–360 triliun per tahun Nah, di sini dia mulai nyerang logikanya: Program segede ini, makan duit ratusan triliun, tapi: -Tujuannya nggak dijelasin secara ilmiah -Mekanismenya nggak transparan -Nggak ada kajian dampak (kayak RIA / analisis ekonomi) -Bahkan nggak ada uji coba (pilot project) Jadi menurut dia: ini kayak program besar tapi lompat langsung jalan tanpa test dulu Masalah makin keliatan di lapangan Dia juga nyorot fakta-fakta kejadian: -Ada makanan nggak layak (mentah, dll) -Ada kasus keracunan - Distribusi nggak rapi Kenapa bisa dibilang berpotensi langgar konstitusi? Karena di Undang-Undang Dasar 1945 itu jelas: - Negara wajib melindungi hak warga, termasuk: - hak hidup layak - hak kesehatan - perlindungan anak Tapi kalau program negara justru: - bikin orang sakit -distribusinya kacau -nggak dirancang dengan benar Maka niat baik aja nggak cukup, bisa dianggap melanggar konstitusi Dia bilang Indonesia itu problemnya bukan cuma program, tapi sistem politiknya juga: DPR + pemerintah terlalu sejalan(koalisi besar) Hampir nggak ada oposisi kuat Akibatnya: program pemerintah mudah lolos tanpa kritik serius Program bagus + eksekusi ngawur = tetap bahaya Kalau nggak, ya siap-siap aja digugat ke Mahkamah Konstitusi. Tapi bukannya Mahkamah Konstitusi juga bisa di sogok ya sekarang???
Lambe Saham tweet media
Indonesia
234
5.7K
12K
237.7K
Yani S
Yani S@yans_09·
@NenkMonica Jawaban banyak nglantur, otoriter, gampang tantrum.
Indonesia
0
0
0
64
𝕸𝖔𝖓𝖎𝖈𝖆 ᴼᶠᶠⁱᶜⁱᵃˡ
Dalam wawancara dengan Najwa Shihab, Presiden Prabowo menyebut tindakan penyiraman air keras sebagai bentuk terorisme. Dengan mata berkaca-kaca dan suara yang tertahan, Najwa Shihab mewawancarai Presiden Prabowo Subianto terkait kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Kontras. Momen ini memperlihatkan betapa berat dan sensitifnya isu yang dibahas, terutama ketika menyangkut keselamatan dan kebebasan sipil.
Indonesia
329
6K
21.9K
599.5K
Yani S
Yani S@yans_09·
@INABadminton Mental juaranya Alwi luar biasa, ngalahin seeded 1, 2 set langsung,dr ketinggalan 6-16 nikung dan menang 21-19, superb.
Indonesia
0
0
0
1.3K
Yani S
Yani S@yans_09·
@zakiberkata Semarang hujan deres banget jam 17.30an, setelah seharian panas
Indonesia
0
0
0
217
Yani S
Yani S@yans_09·
@ainurohman Setelah kalah beruntun dan kemudian menang pas final All England, benar2 sweet revange Wang Zhiyi.
Indonesia
0
0
2
318
A. Ainur Rohman
A. Ainur Rohman@ainurohman·
Akhirnyaaaaa setelah 10 kali final, Wang Zhiyi mengalahkan An Se-young di final All England 2026. Hari ini Wang layak menang karena bertarung sangat luar biasa. Memperjuangkan habis2an setiap jengkal lapangan. Memperjuangkan habis2an setiap poin..
A. Ainur Rohman tweet media
Indonesia
44
259
1.5K
36.9K
Yani S
Yani S@yans_09·
@ainurohman Luar biasa, debutan All England langsung tembus semifinal lawan raja terakhir. Suka banget liat mental Indra/Joaquin ini ga keder. Set 1 Kim/Seo dibuat pontang panting. Jam terbang akhirnya bicara. Jam terbang lah yang akhirnya bicara.
Indonesia
0
0
3
748
A. Ainur Rohman
A. Ainur Rohman@ainurohman·
Raymond/Joaquin🇮🇩 bermain tidak jelek. Mereka melawan dengan sangat keras. Jatuh dan bagun. Tetapi level Kim/Seo🇰🇷 sebagai MD nomor satu dunia memang masih di atas. Defensenya luar biasa rapat. Nyaris tidak ada celah. Antisipasi dan pembacaan permainannya terbaik di dunia saat ini. Maret tahun lalu, RayJo masih bermain di Sri Lanka International Challenge. Hari ini bermain di semifinal All England. Perkembangan yang sungguh pesat. Ayo bertumbuh lagi. Lebih kuat lagi. Lebih hebat lagi.
A. Ainur Rohman tweet media
Indonesia
63
321
1.5K
42.1K
Yani S
Yani S@yans_09·
@Netizen_bawel Astaghfirullah sejak kemarin beritanya ngeri mlulu, pada stress tekanan hidup?
Indonesia
0
0
0
96
Netizen Bawel
Netizen Bawel@Netizen_bawel·
Diduga depresi terkait masalah ekonomi, seorang pria bernama Taufik berusia 25 tahun asal Desa Langkap, Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo, tega memb44c0k istrinya sendiri yang bernama Sucik, berusia 23 tahun, pada Minggu (1/2/2026). Pelaku diketahui memb44c0k istrinya saat sang istri berada di dekat pabrik arang Desa Langkap, yang mengakibatkan istrinya yang tengah hamil 2 bulan itu t3w4s dengan lvvvk4 b4cok cukup parah di wajah dan tangannya. Selain memb44c0k istrinya, Taufik juga membacok sejumlah tetangganya di lokasi berbeda, hingga mengakibatkan para korban mengalami luka bacok di tubuhnya. Parahnya, salah satu korban diketahui masih berusia sekitar 7 tahunan. Tidak hanya itu, Taufik yang sehari-harinya sebagai pekerja serabutan, juga merusak dan memecah kaca rumah para tetangganya dengan lokasi yang berbeda-beda. Sebelum membacok istrinya, Taufik diduga sempat bertengkar dengan istrinya. Mengingat, saat itu, korban sempat menuntut belanja kepada terduga pelaku, hingga akhirnya Taufik memb44c0k korban menggunakan pisau.
Netizen Bawel tweet media
Indonesia
181
142
908
145.6K
Yani S retweetledi
Tom Lembong
Tom Lembong@tomlembong·
Terlalu sakit, terlalu pilu, memikirkan tragedi yang menimpa Arianto Tawakal, murid usia 14 tahun yang dibunuh oleh seorang oknum Brimob… Ibu-Bapak yg saya cintai, tren kesewenang-wenangan sudah mencapai sebuah titik di mana kita harus berkaca: kita ingin dikenal sebagai bangsa dengan budaya seperti apa? Apakah di mata Tuhan Allah dan di mata dunia, kita ingin dikenal dan dikenang sebagai masyarakat yang beringas dan liar? Saya tetap yakin di segenap aparat hukum kita, mayoritas anggota merupakan manusia yang baik. Namun, peristiwa ini harus menjadi peringatan keras untuk mengembalikan profesionalisme sebagai kiblat utama lembaga penegak hukum. Kematian Arianto Tawakal ini ekstra sedih bagi saya, karena tujuh bulan lalu saya sangat terinspirasi diajarkan oleh sesama tahanan di penjara yang beragama Islam tentang makna kata “Tawakal”, di tengah perjuangan saya untuk mengungkap kebenaran dan mendapat keadilan. Tambah heran, bahwa kelakuan oknum Brimob ini juga terjadi di bulan suci Ramadan dan di bulan suci pra-Paskah. Saya tidak bisa membayangkan trauma yang dirasakan keluarga Arianto. Innalillahi wa innailaihi roji’un… Turut berduka yang mendalam; saya dan Ciska doakan Allah SWT menyelimuti keluarga Arianto dengan segala kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi tragedi ini… It’s too painful, too excruciating, to think about the tragedy that befell Arianto Tawakal, a 14-year old schoolboy who was killed by a member of Indonesia’s police paramilitary unit (Brimob)… My dearest colleagues, this trend of ever-greater impunity has reached a point where we have to reflect: what kind of a society do we want to be known and remembered as? Do we want to be seen in the eyes of the Almighty and in the eyes of the world, as a savage and atrocious people? I remain convinced that each and every one of our law enforcement agencies consists primarily of good human beings – but this incident MUST be a harsh wake-up call for us to return professionalism as the central guiding principle for our security forces. It adds an extra layer of sadness for me that around 7 months ago, I was so inspired being taught the meaning and concept of “Tawakal” (utmost thriving followed by surrender to God’s Will) by Muslim fellow inmates in prison, as I was fighting to expose the truth and obtain justice for myself. It’s also bewildering to think that this depravity by a paramilitary police officer took place in the Holy Fasting Month of Ramadan and the Holy Month of Lent… I can’t imagine the trauma that Arianto’s family is experiencing right now… We belong to Allah and indeed to Allah we shall return… My deepest condolences to Arianto’s family; Ciska and I pray that God provides any and all strength and resilience to them in confronting this senseless tragedy…
Tom Lembong tweet mediaTom Lembong tweet mediaTom Lembong tweet media
Indonesia
258
5.4K
13.3K
295.3K
Yani S retweetledi
Mas Gres
Mas Gres@erlanishere·
Kurang lebih begini skenarionya: 🇺🇲 Trump: Seluruh dunia harus bayar tarif tambahan!! 🇮🇩 Jangan dong bos! Plisss... Kami bakal lakuin A, B, C buat kalian. 🇺🇲 Trump: Hmm.. Oke penawaran menarik, kalian harus bayar tarif 19% dan kami tidak harus bayar tarif ke kalian. Pasar kalian harus terbuka bebas untuk kami, termasuk juga tambang, kalian harus tingkatin pembelian komoditas dari kami sekian per tahunnya, aturan sertifikasi halal kalian ribet, jangan atur kami lagi soal produk halal. 🇮🇩 Baik bos, siap! 🇺🇲 Trump: tanda tangan sini. 🇮🇩 Oke bos! 🇺🇲 MA Amerika: Perhatian, skema tarif Trump untuk seluruh dunia dihapuskan dan akan diberlakukan tarif 10% biasa, kecuali pada kesepakatan khusus yg sudah ditandatangani. Sudah menjilat, sekarang kegocek Amerika. Beginilah kalo negara diurus orang tidak kompeten. 👍
Akuratco@akuratco

Presiden Prabowo Subianto menyatakan Indonesia menghormati politik dalam negeri Amerika Serikat dan siap menghadapi berbagai kemungkinan, usai Mahkamah Agung setempat membatalkan kebijakan tarif resiprokal Presiden AS Donald Trump. "Kita siap untuk menghadapi semua kemungkinan, kita hormati politik dalam negeri Amerika Serikat," ujar Prabowo menjawab pertanyaan wartawan di Washington DC, Amerika Serikat, Sabtu waktu setempat. Diketahui, Mahkamah Agung AS memutuskan untuk membatalkan beberapa kebijakan tarif global Trump. Pada Jumat (20/2) waktu setempat, Mahkamah Agung AS, dengan hasil pemungutan suara 6-3, memutuskan bahwa Presiden Donald Trump tidak berwenang untuk memberlakukan tarif global berdasarkan Undang-Undang Kekuasaan Ekonomi Darurat Internasional (IEEPA). Namun, tak lama Trump mengumumkan adanya “tarif impor global” sebesar 10 persen setelah putusan MA tersebut. Terkait pengumuman Trump mengenai tarif impor sebesar 10 persen, Prabowo menilai hal itu menguntungkan bagi Indonesia. "Saya kira ya menguntungkan lah. Kita siap untuk menghadapi segala kemungkinan," ujar Kepala Negara. Adapun Pemerintah memastikan bahwa perjanjian dagang antara Indonesia dan Amerika Serikat tetap berproses sesuai mekanisme yang telah disepakati, meskipun terdapat putusan terbaru dari Mahkamah Agung Amerika Serikat terkait kebijakan tarif Trump.

Indonesia
101
2.6K
7.4K
369.3K
Yani S
Yani S@yans_09·
@narasitv Awet banget war kali, dah beberapa hari trending. Dari komen lucu sampai brutal. Seru juga kalo lihat warga SEA bersatu.
Indonesia
0
0
1
125
Narasi
Narasi@narasitv·
Konon, SEAblings VS Knetz ini masih berlangsung, yaa. | Narasi
Narasi tweet media
Indonesia
55
223
1.7K
75.7K
Yani S
Yani S@yans_09·
@americanona02 Baru mau masukkin NPWP udah gagal mlulu. Bisa ga sih kita mass-report, biar dikembalikan ke DJP online. Nyusahin warga aja.
Indonesia
0
0
0
21
nana
nana@americanona02·
aku mendingan ngerjain puluhan SPT orang lewat DJP online daripada ngerjain 1 SPT di coretax. Bisa di boikot aja gak sih coretax ini 😩
Indonesia
220
1.1K
4.4K
301.8K
Yani S
Yani S@yans_09·
@BadmintonTalk Footworknya Dhinda lincah banget & placingnya keren. Terimakasih perjuangannya
Indonesia
0
0
1
891
Badminton Talk
Badminton Talk@BadmintonTalk·
#BATC2026 - Women's Team Semi Final INA 1-2 KOR WS2 Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi vs Park Ga Eun 21-14 21-13 Nice Dhinda!
Indonesia
61
37
298
26K