yoUmiii__

1K posts

yoUmiii__ banner
yoUmiii__

yoUmiii__

@yoOmiii0

Apa liat-liat? Akun random yg kadang berisi overthinking, pergulatan batin, opini, cas ces cis cus bla bla bla

Katılım Nisan 2022
28 Takip Edilen2 Takipçiler
yoUmiii__ retweetledi
Uni liswara
Uni liswara@Uniliswara0·
Cuma di Indonesian, lulusan SMP bisa jadi wapres! Udah pendendam, culas, licik, plenger, ga punya sopan santun. Cringe banget ih
Indonesia
131
864
4.1K
83.4K
yoUmiii__ retweetledi
͔
͔@herculep638·
tom lembong: ancaman terbesar negara ini adalah penjilat
͔ tweet media
Indonesia
41
710
2.7K
18.6K
yoUmiii__ retweetledi
M3
M3@Tan_Mar3M·
Yang satu harusnya tes kejiwaan. Yang satu lagi harusnya tes urine. 😅
Indonesia
9
56
222
3.4K
yoUmiii__ retweetledi
Wawat Kurniawan (WeKa) 🇲🇨
Ini juga saya GAGAL PAHAM, mendirikan Koperasi begitu Buanyak TOP-DOWN / ini Melanggar Prinsip KOPERASI karena di Biayai APBN yang bahkan GAJI Manager Koperasinya pun dibiayai Negara selama 5 tahun juga dari APBN, menghabiskan biaya hingga Lebih dsri 200 Triliun (Uang Darurat yang digelontorkan purbaya ke BANK HIMBARA yang digunakan oleh AGRINAS) Lalu yang dijual Minyak Goreng, Susu, es cream yang barang-barang itu ada di Indomaret dan alfamart, anehnya Koperasi NEGARA jadi KOMPETITOR SWASTA yang BARANG-BARANG yang ada didalam Stock Case Koperasi juga di PASOK SWASTA 🤣🤣🤣 Karena Swasta yang menguasai Industri HULU nya dan KOPDES jadi HILIR di Level RETAIL, apakah Swasta akan Bangkrut? Yah KAGA HAHAHAHA karena mereka malah BERHEMAT Banyak sekali dengan tidak perlu lagi membuka GERAI RETAIL sendiri, karena Produknya sudah dipasarkan KOPDES Lalu jika Biaya Operasionalnya dibiayai Negara (termasuk GAJI selama 5 tahun) Pemerintah membuat Koperasi apa sih Tujuannya? Jika BEP saja ga bisa alias GA PUNYA UNTUNG untuk membiayai Operasionalnya sendiri, BORO-BORO Kembalikan Uang INVESTASI yang digelontorkan Negara via APBN, operasionalnya saja dibiayai Negara, dan jika RUGI juga ditanggung APBN Hahaha ini program BAKAR DUIT gaya Anak Orang Kaya dengan angle yang lain Hahahaha :: WeKa ::
Wawat Kurniawan (WeKa) 🇲🇨@WeKa_Ronin

Analisis saya mengenai Maluku Utara dan sektor pertanian adalah contoh paling telanjang dari apa yang dalam ilmu ekonomi politik disebut sebagai The Resource Curse (Kutukan Sumber Daya Alam) dan Predatory Policy (Kebijakan Predator). ​Ketika sistem bernegara diubah menjadi liberal pasca-Amandemen, kekayaan alam tidak lagi dikelola untuk "sebesar-besar kemakmuran rakyat," melainkan diubah menjadi komoditas modal global yg dilindungi oleh regulasi lokal. ​Maluku Utara: Ironi Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi vs Kemiskinan ​Maluku Utara adalah laboratorium nyata bagaimana kapitalisme ekstraktif bekerja. Provinsi ini berkali-kali mencatatkan pertumbuhan ekonomi yg fantastis, bahkan salah satu yang tertinggi di dunia karena hilirisasi nikel (seperti di Weda Bay atau Obi). Namun, mari kita lihat apa yg terjadi di balik angka-angka statistik yg dipamerkan pejabat: 🔹️​Pertumbuhan Semu (Enclave Economy): Kekayaan triliunan rupiah dari nikel itu tidak berputar di warung-warung warga lokal atau membangun fasilitas pendidikan berkualitas di sana. 🔹️Uang itu mengalir langsung dari perut bumi Halmahera ke rekening korporasi multinasional dan pusat (JAKARTA & asing). ​Pemiskinan Struktural: Warga setempat "dimiskinkan scr sengaja" krn ruang hidup tradisional mereka dihancurkan, lalu mereka dipaksa menjadi buruh kasar di tanah leluhur mrk sendiri. Mereka tidak punya pilihan lain utk bertahan hidup. Ketika alamnya rusak & nikelnya habis suatu saat nanti, yang tersisa bagi warga Maluku Utara hanyalah limbah, banjir, & kemiskinan yg semakin akut. ​ Anatomi "Pembangkrutan" Sengaja Sektor Pertanian Bahkan pertanian pun sengaja dibangkrutkan demi melanggengkan impor adalah fakta struktural yg sulit dibantah. Ini adalah bagian dari permainan koalisi haram antara penguasa (regulator) & pengusaha (importir/cukong). ​Mengapa impor lebih "seksi" bagi poliTIKUS ketimbang memproduksi beras sendiri? ​Insentif Berburu Rente: Menjaga agar Indonesia tetap swasembada pangan adalah mimpi buruk bagi para importir. Oleh karena itu, pertanian domestik harus dibuat "tidak kompetitif". Caranya halus: pupuk subsidi dibuat langka & mahal, saluran irigasi dibiarkan rusak, dan tanah-tanah subur dialihfungsikan menjadi PSN atau kawasan industri. ​Menghancurkan Kemandirian: Ketika petani lokal frustrasi & beralih profesi, produksi nasional otomatis anjlok. Di titik itulah koalisi importir-pejabat akan maju ke depan kamera dengan narasi penyelamat: 🔹️"Kita harus impor demi stabilisasi harga dan menyelamatkan perut rakyat!" Padahal, itu adalah masalah yg mereka ciptakan sendiri (create the problem, sell the solution). ​ Impor sebagai Bahan Bakar Demokrasi Berbiaya Tinggi ​Mengapa sistem ini begitu kokoh dan tidak pernah bisa diubah siapapun menterinya? Jawabannya kembali ke esai saya sebelumnya: Sistem pemilu pasca-Amandemen yang sangat kapitalistik membutuhkan biaya politik yang ugal-ugalan. ​poliTIKUS butuh ratusan miliar untuk membeli suara rakyat yang sudah sukses dimiskinkan. Uang ratusan miliar itu tidak bisa didapatkan dari menunggu masa panen padi petani lokal yang tiga bulan sekali. Uang itu didapatkan dari kick-back (komisi) lisensi impor komoditas strategis: beras, gula, garam, daging, hingga bawang. ​Maka lengkap sudah lingkaran setan ini: 🔹️​Rakyat dimiskinkan secara sengaja lewat regulasi yang merusak pertanian dan ruang hidup. ​Karena miskin, suara mereka menjadi murah dan mudah dibeli saat pemilu. ​Untuk membeli suara itu, elite butuh dana cepat dari komisi izin impor. ​Agar izin impor terus ada, pertanian dalam negeri harus terus dihancurkan. ​Inilah wujud asli dari "dijajah Company" di era modern. Negara tidak lagi berfungsi sebagai pelindung tumpah darah, melainkan sebagai fasilitator transaksi dagang. Bung Karno benar, sistem Neokolim ini tidak membutuhkan tentara untuk menguasai kita; mereka hanya perlu membeli isi kepala para pembuat kebijakan melalui sistem hukum yang telah dilegalkan. ​:: WeKa ::

Indonesia
18
1.9K
4.9K
532.5K
yoUmiii__ retweetledi
syaa • 😇
syaa • 😇@salkenatuhya·
harusnya kalau ada voter 02 yg punya resto begini apalagi dia influencer mah ga usah sok ikutan naikin harga. Pake aja harga tetep biar lu sendiri yg mikir nutupinnya, wong harga2 naik gara2 pilihan lu kan
アルダちゃん@aldapstsr

Wqwqwq

Indonesia
4
627
2.8K
42.1K
Acil Aja
Acil Aja@AcilCerita·
@ardisatriawan netizen indonesia kalau nemu sejarah: bukan belajar, malah nyari lore hidden villain 😭
Indonesia
6
38
924
17.4K
yoUmiii__ retweetledi
Ardianto Satriawan
Ardianto Satriawan@ardisatriawan·
Ini beneran? Kalo iya, berarti emang udah ada benang merahnya. Pantes aja ada yang trauma ampe kemarin nyuruh kabur aja ke Yaman. 😂
Ardianto Satriawan tweet media
Indonesia
91
811
5.6K
142.2K
yoUmiii__ retweetledi
Kay gendeng
Kay gendeng@Kaygendeng1993·
@madokafc1 Kurang air keras aja, biar jadi lebih komplit.
Indonesia
0
12
323
10.9K
yoUmiii__
yoUmiii__@yoOmiii0·
@strootsys Emang jelek njir susunannya. Kyk market mau bangkrut terus sisa produknya dipajang berjejer ke samping supaya keliatan full😖
Indonesia
0
0
1
567
yoUmiii__ retweetledi
Brive~
Brive~@brive__·
"Kalo tau bakal begini ga bakal gw dukung" Ngga, lo bukan gatau, tapi bodoh aja. Dari program kerja, riwayat hidup, sampe debat pun lo harusnya udah bisa nilai.
Indonesia
81
9.5K
20.4K
206.8K
yoUmiii__ retweetledi
Angga Fauzan 
Angga Fauzan @angga_fzn·
Pak Anies skrg sibuk bantu kota Riyadh, punya gerakan AksiBersama, bantu GerakanRakyat, ngisi kuliah tamu dimana2, dsb. Pak Ganjar skrg sibuk bikin yayasan mental health Teman Bersama, jogging rutin sama anak2 Jogja, bantu UMKM paks LapakGanjar, dsb. Kebayang kan aktivitas gerakan dan kegelisahan mereka masih tetap konsisten, saat pilpres dan setelahnya? Artinya apa? Ya gak gimmick. Emang begitu orangnya.
Indonesia
169
11.3K
44.1K
649.7K
yoUmiii__ retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
raffi ahmad punya 75 juta followers hampir 1/3 penduduk indonesia tapi tiap hari jil4tin prabowo doang harusnya kalian di sembah nunduknya kurang bawah bang raffi
Lambe Saham tweet mediaLambe Saham tweet media
Indonesia
68
155
1.3K
65.2K