@Arie_Kriting Mnurut kykinan saya di Konoha buzzer ny kurang pintar. Gk tau kalo negara lain. Gw pernah debat sama buzzer dia cuman punya satu sudut pandang masalah, mungkin udah dibrifing seperti itu jadi ngikut aja sesuai arahan. Kata2ny template gk punya narasi lain. Muter² disitu aja.
Orang yang tidak memihak, sehat pikiran dan jiwanya, kalau dengar pendapat buzzer politik pasti kesal, kalau dengar pendapat komedian pasti terhibur.
Sesederhana itu kok.
@galonkosongid@ARSIPAJA Baik,
jika ada simpanse begitu, itu kan memang fenomena menarik utk dipelajari, apalagi ini bangsa besar yg melakukan itu, yg bkn simpanse menurut saya (spt menurut anda), tentu saja adl hal yg menarik bagi org jepang, bukankah seperti itu?
Maaf kalau ada yg merasa tersinggung.
Dua periode dipimpin partai lama, kemiskinan masih memprihatinkan di Jawa Tengah 😩😓
Ketua Bidang Politik DPP PSI Bang Bestari Barus mencontohkan, saat DKI Jakarta mampu mendorong UMP ke Rp 5,7 juta, Jawa Tengah masih tertahan di angka 2 jutaan 😟😞
Masyarakat butuh respons baru, bukan narasi lama. PSI berusaha hadir dengan kepemimpinan muda dan energi baru untuk menyediakan ruang solusi, bukan sekadar warisan kekuasaan. Tiba saatnya Jateng jadi Kandang Gajah 🫢
Bukan soal siapa yang berkuasa paling lama, tapi siapa yang paling sigap dan tepat menjawab tantangan zaman 🐘🇮🇩
@kang___L Ini gmn sih logika hakimnya. Fakta hukum bisa dinihilkan gitu apabila ada unsur kemanfaatan (misal)?, pake pasal apa ya logika hukum begini..?!
Ada orang perkosa anak orang, kalau ternyata dr situ ternyata pemerkosa bermanfaat boleh gitu dinihilkan pelanggaran hukumnya?
Polda Metro Jaya menerbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) terhadap dua tersangka dalam perkara dugaan fitnah, pencemaran nama baik, dan penghasutan terkait tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, mengatakan penghentian penyidikan tersebut dilakukan terhadap dua tersangka, yakni Eggi Sudjana (ES) dan Damai Hari Lubis (DHL).
“Benar, penyidik telah menerbitkan SP3 terhadap dua tersangka, yaitu saudara ES dan DHL. Penghentian penyidikan dilakukan demi hukum berdasarkan keadilan restoratif,” ujar Budi, Kamis (15/1).
Sementara itu, terhadap tersangka lainnya dalam perkara tersebut, proses hukum masih terus berjalan. Penyidik telah mengirimkan berkas perkara tersangka Roy Suryo, Rismon Sianipar, dan dr. Tifa kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada 13 Januari 2026. Selain pelimpahan berkas, penyidik juga menjadwalkan pemeriksaan saksi, pemeriksaan ahli, serta pemeriksaan lanjutan terhadap para tersangka lainnya.
📸: Dok. kumparan/Luthfi Humam.
Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.
#newsupdate#update#news#oneliner#jokowi
@Venddettaaa@ARSIPAJA Nah ini, belum tentu keajaiban MBG yg ingin dipelajari.
Dlm era perang modern, bisa jadi sedang dipelajari bagaimana mengeksploitasi celah kelemahan dr suatu negara-lain lewat hal2 typical yg dilakukan di negara tsb.
@UmarHasibuan__ Jokowi, beserta segala pemilik jabatan di Republik ini, sejatinya adalah jongos bagi kepentingan rakyat, nusa & bangsa.
Jongos itu tidak rendah. menjadi rendah saat yg dilayani hanya kepentingan2 rendah & pragmatis.
@aldi_rejaldi97@urcancergurls Lah kalau dialektika yang disebutkan itu menjadi sebuah bentuk hukuman Illahi, maka sebagai makhluk apalah daya utk melawan.. menjadi tak bisa disalahkan juga donk umat yg berlaku begitu tak kunjung berubah..
Mengapa tidak berdialektika scr lbh produktif..
Hukuman Allah itu bisa berupa telat bangun subuh, malas beribadah, tidak konsisten beramal sholeh, suka menunda kebaikan.
Jadi jangan pernah merasa aman.
@prastow Baiknya mulai diwacanakan. Bahwa kasus korupsi dengan tingkat kerusakan tertentu, kerugian negara tertentu, sudah layak dinarasikan sebagai tindakan pengkhianatan terhadap NKRI.
Luar biasa ajaib ini! Memeras saat aktif, dapat promosi jabatan, hingga pensiun masih menikmati uang korupsi. 😡
KPK: Eks Sekjen Kemnaker Diduga Terima Rp 12 M, Masih Dapat Saat Pensiun news.detik.com/berita/d-83087…
@jokowi Kebahagiaan yang harus dibayar dengan penderitaan sesamanya, rakyatnya, orang2 yg pernah memberi kepercayaan padanya, bukan lah Kebahagiaan.
Hanya sensasi kesenangan psikopatik, nirempatik, egosentrik, dan dilaknat semesta..
Senang bisa berkumpul dengan anak-anak dan cucu-cucu, sambil santap siang di RM Ayam Goreng Kartini. Kebahagiaan keluarga selalu lahir dari kebersamaan.
@tham878@islah_bahrawi Terus ngapain lo yg ribut...
ini kan isu yg spesifik hanya berimplikasi pada orang2 tertentu yg telribat.
Legal standing lo dlm membela pihak yg disebut di akhir kalimat itu apa?, wkwk
Hallo @islah_bahrawi,
Perlu diluruskan agar publik tdk disesatkan oleh narasi cocoklogi.
Faktanya, Gus Yaqut dipanggil DPR sebanyak 3 kali utk hadir dlm Pansus Haji, dgn rincian:
1.Panggilan pertama: 10 Sept 2024 tdk hadir
2. Panggilan kedua: 18 Sept 2024 tdk hadir
3.Panggilan ketiga: 23 Sept 2024 tdk hadir krn sedang menjalankan tugas negara menghadiri Pertemuan Internasional utk Perdamaian di Paris, Prancis (22–24 Sept 2024).
Artinya, alasan tugas ke Paris hanya relevan utk panggilan ketiga, bukan utk panggilan pertama & kedua.
Jadi, jangan membangun narasi seolah-olah ketidakhadiran Gus Yaqut sepenuhnya krn Presiden Jokowi.
Justru pada panggilan pertama & kedua, Gus Yaqut punya kesempatan penuh utk hadir & menjelaskan di Pansus DPR, namun tdk digunakan.
Mari jujur pada fakta, bukan menggiring opini utk mendiskreditkan Pak Jokowi krn tdk suka.
@FaGtng Frasa "template" yg terus terepetisi itu seperti dibuat & disusun ibarat "sugesti hypnotic" untuk membuka pintu kesadaran Beliau, yg sepertinya sensitif dgn susunan kata spesifik tsb.
Adapun berkalimat2 setelahnya, misal berisi beribu dusta & manipulasi, akan bebas mengalir...
@bagindo_kopi Yup, maka Rejim akan lebih solid terantagonisasi, seakan sudah lengkap menjelma menjadi antitesis dr aspirasi publik.
Lalu setiap pergerakan rejim akan dicurigai & "dilawan" publiknya sendiri. Menghilangkan keharmonisan, menggoyang stabilitas & meruntuhkan kondusifitas. Scr akut
MOMEN ketika Rudal di Israel menghantam tenda di GAZA
Innalillahi wa Innailaihi rojiun..
JANGAN pernah lupakan PALESTINA dan deritanya 🙏
#FreePalestina