zee-uh

210 posts

zee-uh banner
zee-uh

zee-uh

@zyeaaaah

Katılım Haziran 2020
120 Takip Edilen263 Takipçiler
zee-uh retweetledi
a.
a.@annie_mazharr·
Don’t forget to pray for Israel’s downfall this Laylatul Qadr.
English
20
2.7K
13.1K
117.2K
zee-uh retweetledi
Gregoreuy
Gregoreuy@grigggity·
12.5jt untuk merangkum materi sendiri lol what
Indonesia
32
684
7.4K
198.7K
zee-uh retweetledi
مریم
مریم@MariamQureshi21·
Please don't waste ur laylatul qadr on a guy
English
170
1.8K
13.6K
3.7M
zee-uh retweetledi
A. Bobby
A. Bobby@fraviato·
Lucunya kalo liat timeline presiden kita: - ga ngucapin Ramadhan - ga ngucapin belasungkawa ke Khamenei (padahal sesama kepala negara) empati nol, diplomasi nol nilai 11/100
Indonesia
183
12.8K
51.3K
537.8K
zee-uh retweetledi
Harram
Harram@_harramm·
shortest Ramadan I’ve ever experienced.
English
245
15.2K
56.9K
1.1M
zee-uh retweetledi
cindy
cindy@ifwyougenuinely·
eid being next week feels like ai
English
117
7.8K
38.1K
601.7K
zee-uh retweetledi
𝘳𝘦𝘤𝘳𝘦𝘢𝘵𝘩𝘪𝘯𝘨𝘴.
lagi iseng beres-beres buku… terus menemukan diari mendiang ibuku…. rasanya kayak apa ya… anget bacanya…. ((kadang ada wanita-wanita yang tidak sempat menembus dunia)) — kata lain dari ‘sayangnya aku ga beruntung’. what a words… 🥹
𝘳𝘦𝘤𝘳𝘦𝘢𝘵𝘩𝘪𝘯𝘨𝘴. tweet media
Indonesia
251
8.3K
36K
454.4K
zee-uh retweetledi
Alma ☾⋆⁺₊🎮✩°。
Tau ngga? “Unpaid labours” yang dilakukan wanita dirumah tangga, kalo dihentikan sehari aja, bisa bikin dunia berhenti bergerak. 25 Oktober 1975, wanita di Iceland kompak berhenti ngurus rumah, ngurus anak, bahkan wanita pekerja juga berhenti dateng ke kantor. Seharian itu, sekolah sekolah daycare, sampe pabrik pada tutup gara gara pekerja cewenya pada ga ada. Nasib rumah tangga gimana tanpa peran ibu dan istri sehari aja? Suami harus bawa anaknya kerja, di supermarket makanan cepat saji kaya nugget, sosis langsung ludes habis, karena banyak cowok yang gabisa dan gapunya waktu buat masak dengan penuh hati kaya cewe biasanya. Dinamain “The Women’s Day Off” gerakan ini berhasil nunjukin, kalo tanpa sosok yang katanya “cuma numpang dirumah suami” itu, suami yang awalnya cuma fokus kerja, harus sekaligus ngurus anak dan masak makanannya sendiri. Saking susahnya, gerakan ini berhasil bikin Iceland lolosin banyak undang undang yang menjamin hak perempuan. Beneran, dunia ini ga berjalan kalo kontribusi tiap hari wanita melakukan pekerjaan rumah tuh ga dihargain.
Marlistya Citraningrum@mcitraningrum

Versi marah-marah ada di buku ini ⬇️ 1️⃣ Ekonomi modern hanya bisa berjalan karena ada "subsidi" tidak terlihat berupa kerja domestik perempuan yang tidak dibayar dan tidak masuk dalam hitungan PDB. >> ekstremnya, kalo seorang pria menikahi maidnya, GDP akan turun (karena tadinya bayar orang untuk bersih-bersih dan masak). Padahal kondisinya nggak berubah, cuma nggak ada “pembayaran” aja. 2️⃣ Konsep Homo Economicus yang rasional dan egois = model manusia sosiopat karena mengabaikan empati dan ketergantungan sosial. >> jadi sebenarnya mendukung pernyataan bahwa karena kasih dan cinta itu maka kita mengerjakan care work ikhlas for our loved ones CUMA ya jangan taken for granted dan dieksploitasi. 3️⃣ Sistem ekonomi kita saat ini “gagal” karena hanya menghitung apa yang bisa dijual di pasar. Care work atau pelestarian alam dianggap nggak punya nilai ekonomi. *Adam Smith = ekonom penulis buku fenomenal The Wealth of Nations. Bapak ini nggak nikah dan diurus ibunya (sama sepupu perempuannya kalo gak salah inget).

Indonesia
61
10.4K
27.6K
659.3K
zee-uh retweetledi
 zi speaks now
 zi speaks now@kleponwajik·
"Lu kalau main keluar bakal sadar kalo dunia baik-baik aja, nggak seserem kata medsos" adalah kebohongan besar karena baru keluar rumah bentar aja udah ketemu trotoar ambyar, jalanan bolong, mahalnya harga barang di pasar, kena catcall laki-laki, lansia tidur di emperan, dll, dsb
Indonesia
111
15.6K
39.5K
643.7K
zee-uh retweetledi
Ghozy Ul-Haq
Ghozy Ul-Haq@ghozyulhaq·
Semalam, khatib tarawih ceramah yg bikin gue overthinking.. Gimana kalau selama ini kita tuh cuma lagi pakai headset VR canggih? Dan realita yang kita lihat sekarang hanya sekadar "Simulasi"? 🤯 Dan saat kita mati, VR-nya dilepas, lalu kita terbangun dan menyadari... "Oh, ini toh kehidupan yang SESUNGGUHNYA" "Kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah senda gurau dan permainan. Sesungguhnya negeri akhirat itulah kehidupan yang sebenarnya, seandainya mereka mengetahui" QS Al Ankabut 64 QS Al Ankabut itu nyebut jelas banget bahwa kehidupan dunia itu cuma GAME, kayak kita itu ada di dalam game RPG (Role-Playing Game) atau Virtual Reality. Kita seolah-olah adalah player yang lagi login ke dalam game bernama "Dunia". Kita diturunkan ke server ini dengan satu Main Quest yang jelas: Beribadah, jadi manusia yang bermanfaat, dan ngumpulin bekal buat Endgame. Tapi, instead nyelesain Main Quest, kebanyakan dari kita malah habis-habisan ngerjain Side Questnya. Side Quest-nya emang didesain super menggiurkan. Numpuk harta sampai triliunan, ngejar validasi sosial, gila jabatan, pamer kemewahan. Kita habis-habisan grinding sampai lupa sama Main Quest-nya. Padahal waktu main (umur) kita di game ini ada limit-nya. Terus suka kesel kan ngelihat orang jahat, licik, penindas, tapi hidupnya kelihatan "menang" dan enak banget di dunia? Nah, sadar nggak sih, bisa jadi mereka itu cuma NPC (Non-Player Character) atau obstacle yang emang di-setting buat jadi ujian rintangan buat kita para Player? Kemenangan orang-orang jahat itu semu. Mereka cuma "kelihatannya" aja menang, tapi ya itu simulasi aja. Saat timer kita habis (mati), headset VR ini bakal dicopot paksa. Di momen kita "terbangun" di dimensi yang sesungguhnya, semua harta, mobil mewah, dan score duniawi tadi nilainya hangus jadi NOL BESAR. Sekaya apapun di game, yang dihitung ya pencapaian kita di Main Quest kan? Sia-sia banget kalau waktu yang dikasih malah habis buat ngejar hal-hal fana yang nggak bisa dibawa log out. Jadi tamparan keras sih buat diri sendiri pas lagi tarawih semalam. Kadang kita terlalu serius mikirin Side Quest sampai lupa kalau ini cuma mampir bentar. Fokus ke Main Quest, Players. Jangan sampai pas VR-nya dilepas, kita cuma bisa nyesel karena salah prioritas. Semoga di sisa waktu Ramadhan yang masih singkat ini bisa kita manfaatkan dengan sebaik-baiknya.
Ghozy Ul-Haq tweet media
Indonesia
233
5.4K
17.4K
741.6K
zee-uh retweetledi
p
p@whimsicalpee·
We’ve normalized overconsumption. Podcast while walking. Reels in the bathroom. Music while cooking. Netflix while eating. Something is always filling the silence. It’s like we’re scared of being alone with our own thoughts. There’s no breathing space left for your mind.
English
49
680
4.5K
67.8K
zee-uh
zee-uh@zyeaaaah·
@clfrnia_maki MAAAKIII, ion think I can attend Kolorcoaster bkuz of my academic agenda in June (⁠。⁠•́⁠︿⁠•̀⁠。⁠) but are uu gonna sell your merch theree? huhu ive been waiting for da international shipment. sana available na ang merch sa tour mo!! ⭐
English
0
0
0
41