apostiera

9.2K posts

apostiera banner
apostiera

apostiera

@apostiera

pengamat mode.

เข้าร่วม Ekim 2009
1.4K กำลังติดตาม14.4K ผู้ติดตาม
apostiera รีทวีตแล้ว
novel baswedan
novel baswedan@nazaqistsha·
Peradilan ini yg sama sekali tidak berpihak kepada korban. Mestinya peradilan adalah tanggung jawab negara, melalui penuntut utk mewakili kepentingan korban dan diperiksa serta diputus oleh hakim guna tercapai keadilan. Aneh, bila peradilan dilakukan dari perspektif pelaku saja. Ini apa namanya? Kok lebih mirip dengan sidang disiplin atau sidang etik saja.. 🙈 Keterlaluan..
Indonesia
6
131
421
9K
apostiera รีทวีตแล้ว
novel baswedan
novel baswedan@nazaqistsha·
*Ilusi Privasi Digital: Sekali Send, Kendali Hilang Selamanya* (Analisis Dugaan Pelecehan Seksual Berbasis Digital dalam Perspektif Keamanan Siber) Kasus dugaan Kekerasan Seksual Berbasis Gender Online (KSBGO) yang melibatkan 16 mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI) pada April 2026 ini merupakan preseden yang sangat serius. Dari kacamata sosial dan hukum, ini adalah pelanggaran etika dan moral yang berat. Namun, jika kita membedahnya dari perspektif keamanan siber (cybersecurity), kasus ini mengungkap banyak realitas teknis tentang bagaimana manusia berinteraksi dengan ruang digital, kerentanan data, dan penanganan bukti elektronik. Kasus ini bermula dari percakapan bernada pelecehan di sebuah grup WhatsApp yang dianggap "aman" dan privat oleh para anggotanya. Namun, percakapan tersebut bocor ke ruang publik (platform X/Twitter) melalui tangkapan layar (screenshot). Insiden ini menjadi bukti nyata bahwa perlindungan sistem terenkripsi menjadi tidak berguna ketika eksfiltrasi data (kebocoran) dilakukan secara langsung dari perangkat milik individu yang ada di dalam lingkaran tersebut. Berikut 5 Hukum Mutlak Ruang Digital yang Wajib Dipahami: *1. Enkripsi Mengamankan Jalurnya, Bukan Orangnya* Fitur End-to-End Encryption (seperti di WhatsApp) memang canggih untuk mencegah pesan disadap oleh hacker di tengah jalan. Tapi ingat, enkripsi tidak bisa mencegah teman di dalam grup melakukan screenshot. Sistem keamanan siber terkuat pun langsung runtuh oleh satu tangkapan layar. *2. Sekali "Send", Kendali 100% Hilang* Begitu Anda menekan tombol kirim, data tersebut bukan lagi milik Anda. Teks, gambar, atau stiker itu sudah otomatis tersalin dan berdiam di memori perangkat belasan atau puluhan orang di dalam grup. Anda tidak bisa menarik kembali apa yang sudah dicerna oleh perangkat orang lain. *3. "Orang Dalam" Adalah Ancaman Terbesar* Kebocoran percakapan atau data ke publik sangat jarang terjadi karena peretasan dari luar. Hampir selalu, kebocoran berasal dari dalam lingkaran itu sendiri—entah karena ada yang sengaja menyebarkan, atau perangkat salah satu anggota dipinjam orang lain. Jangan jadikan "kepercayaan" sebagai gembok keamanan Anda. *4. Jejak Digital Lebih Kejam dari Jejak Fisik* Obrolan lisan di warung kopi bisa hilang terbawa angin, tapi ketikan di dunia maya adalah barang bukti permanen. Meskipun Anda sudah memencet delete for everyone atau membubarkan grup, jejaknya tetap abadi dan bisa diangkat kembali melalui forensik digital, cache, atau cadangan sistem (cloud backup). *5. Ilusi Ruang Privat* Grup "tertutup" sering kali memberikan ilusi bahwa kita bisa bebas bicara tanpa konsekuensi. Kenyataannya, internet tidak memiliki ruang kedap suara. Ruang privat di platform digital terhubung dengan hukum publik. Apa yang Anda ketik adalah rekam jejak integritas Anda yang terekam selamanya. Lessons Learned: *Perlakukan setiap ruang digital, se-privat apa pun labelnya, sebagai ruang publik yang diawasi. Jika Anda tidak berani mengucapkan suatu kalimat secara lantang di depan umum, jangan pernah mengetiknya di atas layar*. ~ Aulia Postiera @apostiera (Cyberity Network)
Indonesia
9
128
303
14.9K
apostiera
apostiera@apostiera·
Menurut saya, wacana war ticket utk kuota tambahan haji itu dihentikan saja. Kalaulah ada permasalahan pada lamanya antrian haji dan buruknya pengelolaan dana haji di BPKH seharusnya fokus menyelesaikan masalah tersebut. Berikut kutipan pendapat saya: jawapos.com/haji/260411029…
Indonesia
0
0
3
190
Roy Murtadho
Roy Murtadho@MurtadhoRoy·
Inilah kenyataannya. Titik terendah gerakan Islam di Indonesia adalah telah lama dikendalikan oleh program "war on terror" & jadi alat oligarki.
Roy Murtadho tweet media
Indonesia
36
509
1.3K
27.8K
apostiera
apostiera@apostiera·
@yunaidi_indra Ga pernah ada kasus seperti ini sebelumnya. Pembantaran pernah dilakukan beberapa kali karena alasan kesehatan. Saya yakin bukan penyidik yang memberikan izin, tapi Pimpinan KPK. Patut dilaporkan ke Dewas para Pimpinan KPK ini.
Indonesia
1
1
1
24
Leve Palestina
Leve Palestina@yunaidi_indra·
@apostiera Aul, dulu era sebelum penyidik korban TWK disingkirkan pernah terjadi? Tambahan alasan yg tidak masuk akan lagi tahanan rumah bukan pembantaran. Aneh bin ajaib
Indonesia
1
0
0
18
apostiera
apostiera@apostiera·
Ya Allah, masih aja main propaganda 'taliban'. Bukannya para 'taliban'nya udah berhasil mengusir Amrik dari Afghanistan, eh udah berhasil dipecat2in 5 tahun lalu? Kita doakan semoga kebenaran terungkap di persidangan dan orang2 yang korup dihukum seberat2nya. Aamiin.
apostiera tweet media
Indonesia
81
271
794
33.3K
apostiera รีทวีตแล้ว
novel baswedan
novel baswedan@nazaqistsha·
Banyak pengungkapan kasus besar dengan nilai triliunan, tapi Indeks Persepsi Korupsi Indonesia justru jeblok 3 poin turun dari 37 ke 34, peringkat turun dari 99 ke 109. Ada apa dengan pemberantasan korupsi kita? Simak diskusinya di sini: youtu.be/k1d-PBHdAL4?si…
YouTube video
YouTube
Indonesia
4
40
117
6.2K
apostiera
apostiera@apostiera·
@fajarnugros Artinya praktik seperti ini berjalan dari dulu. Pak Purbaya harus lebih serius membenahi dan mengawasi pegawai2 Kemenkeu.
Indonesia
0
0
0
578
Fajar Nugros
Fajar Nugros@fajarnugros·
Baru kejadian kali ini.. purbaya gagal mengawasi atau gimana? Sebelumnya ngga ada gini gini..
apostiera@apostiera

Salut untuk @KPK_RI yang hari ini melakukan OTT di Ditjen Pajak dan Ditjen Bea dan Cukai. Maju terus, KPK!

Indonesia
4
1
6
6.3K
apostiera
apostiera@apostiera·
Salut untuk @KPK_RI yang hari ini melakukan OTT di Ditjen Pajak dan Ditjen Bea dan Cukai. Maju terus, KPK!
Indonesia
0
15
44
18.9K
apostiera
apostiera@apostiera·
Berikut kegelisahan saya terkait permasalahan korupsi di Indonesia. Selamat Hari Antikorupsi Sedunia!
apostiera tweet media
Indonesia
2
1
3
418