

Panggil saja
97.9K posts

@bangimal
bukan siapa-siapa, penuh keterbatasan dan ketidak mampuan, pembelajar tanpa akhir yang punya rasa malas tak berujung.



Purbaya: Uang Pemerintah di BI Tersisa Rp120 Triliun tirto.id/purbaya-uang-p…

Siswa Sekolah Rakyat Doa Lintas Agama Untuk Prajurit TNI Gugur Di Lebanon. Jakarta — Siswa-siswi Sekolah Rakyat (SR) dari wilayah Jabodetabek memimpin doa bersama lintas agama yang diselenggarakan oleh Kementerian Sosial untuk tiga prajurit TNI yang gugur dalam tugas perdamaian di Lebanon. "Para prajurit TNI yang gugur adalah pahlawan kemanusiaan. Kita semua turut mendoakan dengan baik. Semoga mereka diterima di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ujar Menteri Sosial Saifullah Yusuf dalam acara Doa Bersama di Sosialisasi Transformasi Budaya Kerja di Lingkungan Kementerian Sosial, di Gedung Aneka Bhakti (GAB), Senin (6/4/2026). Sebanyak lima siswa Sekolah Rakyat memimpin doa sesuai agama masing-masing. Doa agama Islam dipimpin oleh Saepul Majid. Dia mendoakan para prajurit yang gugur, sekaligus menyerukan perdamaian dunia. Dia juga memohon agar peperangan segera dihentikan dan nilai kemanusiaan tetap dijunjung tinggi. Doa lintas agama selanjutnya secara bergiliran dilantunkan oleh Marcel Apriliano Ferdinand (Katolik), Fransiskus Manuel Manalu (Kristen), Lovelyne P. A. Luntungan (Buddha), serta Gusti Agung Radja Putra Arya Wiratama (Hindu). Mereka menyampaikan harapan agar kebajikan para prajurit yang gugur menjadi penerang serta membawa kedamaian batin mereka. Kegiatan doa bersama dilanjutkan dengan pembacaan tahlil yang dipimpin oleh Staf Khusus Menteri Ishaq Zubaedi, diikuti oleh seluruh pegawai Kemensos dan siswa-siswi Sekolah Rakyat. Suasana berlangsung khidmat saat seluruh peserta memanjatkan doa agar para syuhada mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Diketahui, tiga prajurit TNI yang gugur dalam tugas tersebut adalah Mayor Inf (Anm) Zulmi Aditya Iskandar, Serka (Anm) Sertu Muhammad Nur Ikhwan, dan Kopda (Anm) Farizal Rhomadhon. Ketiganya gugur saat menjalankan tugas sebagai pasukan perdamaian PBB di Lebanon pada akhir Maret lalu. Prosesi persemayaman ketiganya telah dilaksanakan pada Sabtu, 4 April 2026. Mayor Inf (Anm) Zulmi Aditya Iskandar dimakamkan di TMP Cikutra Bandung, Serka (Anm) Sertu Muhammad Nur Ikhwan di TMP Giri Dharmolyo II Magelang, dan Kopda (Anm) Farizal Rhomadhon di TMP Giripeni Kulon Progo. Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto turut menyampaikan duka cita atas gugurnya ketiga prajurit tersebut, beberapa waktu lalu. “Bangsa Indonesia berduka atas gugurnya tiga prajurit TNI dalam tugas mulia sebagai pasukan perdamaian PBB di Lebanon,” ujar Presiden Prabowo. Presiden menegaskan bahwa negara akan selalu menghormati jasa para pahlawan dan menjaga kehormatan prajurit bangsa pembela keadilan. (red) @KemensosRI @GusIpul_ID #KemensosSelaluAda




terkait masalah ini : 1. Rating yg publik lihat skrg bukan rating resmi dari Komdigi 2. Steam telah melakukan rating palsu yg meresahkan publik 3. Steam ditenggarai melanggar aturan hukum di Indonesia 4. Komdigi akan lakukan evaluasi segera. terima kasih atas inputnya


Truk TNI diduga terlibat kecelakaan, seorang wanita meninggal dunia Kecelakaan maut terjadi di Jalan Utan Jati, Kalideres, Jakarta Barat, Jumat (3/4/2026) sekitar pukul 07.30 WIB. Seorang wanita berinisial AM (51) meninggal dunia di lokasi kejadian. Menurut saksi di sekitar Pasar Segar Kalideres, truk yang diduga terlibat sempat berhenti, namun kemudian melanjutkan perjalanan. Dugaan keterlibatan kendaraan dinas TNI kini sedang diselidiki. Polda Metro Jaya menyatakan tengah berkoordinasi dengan Den POM TNI untuk memastikan fakta di lapangan. Bukti rekaman CCTV menjadi kunci dalam mengungkap kejadian ini. cr. jakbar.news




Doxxing bukan sekadar pelanggaran privasi. Secara kriminologis, ini adalah crime of silencing. Tujuan utamanya bukan melukai secara fisik, tapi membuat orang berhitung ulang sebelum bicara. Ketika para pelakunya bebas dan tidak mendapatkan hukuman pidana, efek jeranya bukan pada pelaku. Tetapi juga kepada korban berikutnya yang memilih diam. Termasuk kita. Satu hal yang paling menyedihkan adalah hukum kita sebenarnya punya gigi. Instrumennya ada melalui UU ITE, UU PDP. Namun, agaknya penegakannya selektif. Dan selektivitas itu sendiri sudah membawa pesan. Pesan bahwa diam bukan soal keputusan, tetapi menjadi pemaksaan.



Soleman B. Ponto, mantan kepala BAIS: Mungkin ada motivasi dendam terhadap Andrie Yunus karena protes amandemen UU TNI menerobos rapat di Hotel Fairmont. Tentara2 ini jaga di luar. Ketika lolos, mereka dapat hukuman, ada dendam pribadi instagram.com/reels/DWq3k5ij…


hey gamers who became victims of IGRS rating system and voted 02 this is also ur fault btw!