Reza

16.9K posts

Reza banner
Reza

Reza

@mrezafad

hysterical and useless. anak magang di @ulasinema.

Rezza, France เข้าร่วม Temmuz 2009
229 กำลังติดตาม282 ผู้ติดตาม
ทวีตที่ปักหมุด
Reza
Reza@mrezafad·
"Curating is an act of generosity. You're sharing what you love and what has inspired you." – Martin Scorsese.
English
0
0
0
3.8K
Reza
Reza@mrezafad·
@atmawiratna_ awokwowkwowk fans arsenal di medsos napa tolol sama songong semua ya
Indonesia
0
0
0
104
Raden Yusril
Raden Yusril@atmawiratna_·
Meminta proyek yang didanai negara untuk "menyelamatkan sepak bola" dari sebuah tim yang dibangun melalui proses organik selama bertahun-tahun adalah ironi terbesar. Mungkin bukan sepak bola yang perlu diselamatkan, tetapi ego kalian.
Troll Football@TrollFootball

Today, we are all PSG

Indonesia
235
257
1K
244.1K
Reza
Reza@mrezafad·
NUNO MENDES. WHAT A PLAYER.
English
0
0
0
29
Reza รีทวีตแล้ว
Riley
Riley@Blonded711·
@bostodm @nikicaga The UAE have committed less crimes against humanity than Mikel Arteta
English
11
77
4.4K
59.1K
Reza
Reza@mrezafad·
Baru cobain Cold Dripnya Tuku beneran ngaco banget emang enaknya kopi mereka ya.
Indonesia
0
0
0
14
Reza
Reza@mrezafad·
more than that, that film is just a sinetron using a sensitive theme with indigenous background. i'm irritated that it won the awards when other contenders were fantastic.
English
0
0
0
52
Reza
Reza@mrezafad·
bener juga. ada tuh film yang show show show show show glorifikasi eh menang penghargaan tertinggi di negaranya.
fillainart@fillainart

Beberapa waktu yang lalu, aku pernah bilang bahwa salah satu kelemahan film Indonesia adalah “too much telling, so little showing”. Namun, apakah “show don’t tell” ini mutlak berlaku di segala situasi? Jawabannya tentu tidak. Ada salah satu topik krusial di mana sebaiknya filmmaker menggunakan “tell don’t show”, yaitu topik kekerasan seksual (KS). Ada dua film yang langsung terbersit ketika membicarakan ini, yaitu Spotlight (2015) dan Sorry, Baby (2025). Dalam film Spotlight, trauma para korban KS disampaikan melalui dialog dengan jurnalis, tanpa perlu satu pun adegan flashback yang memvisualisasikan kejadiannya. Dalam film Sorry, Baby, ketika Agnes (Eva Victor) mengalami KS oleh dosennya, kamera hanya menyorot diam dari luar rumah dosen tersebut. Transisi malam harinya memperlihatkan Agnes keluar terburu-buru dengan raut wajah kalut. Tanpa adegan eksplisit, penonton langsung memahami bahwa sesuatu yang buruk telah terjadi pada Agnes. Penegasan peristiwa itu kemudian disampaikan melalui cerita kepada sahabatnya, Lydie (Naomi Ackie), dan dokter saat mengambil visum. Sekali lagi, nihil visualisasi KS. Pada dasarnya, medium film cenderung mengglorifikasi apa pun yang masuk ke dalam frame. Sayangnya, ini berlaku juga untuk adegan KS. Meskipun filmmaker berniat untuk menyebarkan awareness, memvisualisasikan KS seringkali berakhir menjadi sensasionalisme, eksploitasi, dan bahkan erotisasi. Ada justifikasi keliru yang merasa KS perlu divisualisasi agar penonton paham seberapa keji tindakan tersebut. Padahal, empati penonton seharusnya bisa digugah untuk memahami kedalaman trauma korban tanpa harus disuguhi reka ulang kejadiannya secara gamblang. Pola pikir “harus melihat agar percaya” ini jugalah yang melanggengkan budaya patriarki di dunia nyata, di mana masyarakat sulit mempercayai korban KS yang melapor tanpa bukti fisik. Alih-alih menjadi katarsis, visualisasi KS di layar kaca justru beresiko memicu ulang trauma (triggering) bagi para penyintas. Dengan memasukkan adegan KS ke dalam frame, filmmaker sebenarnya gagal menyoroti seberapa destruktifnya dampak KS terhadap kehidupan korban, dan malah mereduksi trauma tersebut menjadi sekadar twisted entertainment yang mengeksploitasi tubuh perempuan.

Indonesia
1
0
1
146
Reza รีทวีตแล้ว
Pedagang Mur & Baut
Pedagang Mur & Baut@tagarabak·
Kalau memang mau maling, ngerampok, dia bisa pukul kaca tsb, trus masuk. Ini jelas cm buat meneror dan cipta kondisi kok. Biar warga sibuk dgn hal remeh temeh begini. Orang yg hidup di masa harto pahamlah yg beginian.
Indonesia
442
13.3K
43.8K
1.5M
Reza รีทวีตแล้ว
Hater Central
Hater Central@TheHateCentral·
A season for no history books 📖 @ChelseaFC 's Alejandro Garnacho is @EASPORTSFC PFNR 💙
Hater Central tweet media
English
737
11.2K
110.3K
1.7M
Reza
Reza@mrezafad·
pamit undur diri jadi fans chelsea. terima kasih. manajemen bgst.
Indonesia
1
0
0
60
Reza รีทวีตแล้ว
ulasinema
ulasinema@ulasinema·
Festival Cannes 2026 ditutup semalam. Dalam festival ini, sineas-sineas tersohor mulai dari Ryusuke Hamaghuchi, Pedro Almodovar, Pawel Pawlikowski, Asghar Farhadi, hingga Hirokazu Kore-eda berkompetisi untuk penghargaan paling prestisius, yakni Palme d'Or.
ulasinema tweet mediaulasinema tweet mediaulasinema tweet mediaulasinema tweet media
Indonesia
1
5
14
793
Reza รีทวีตแล้ว
dunia kegelisahan
dunia kegelisahan@IndonesiaFedera·
DOPAMIN CEPAT: (Kesenangan jangka pendek) - Gula - Alkohol - Nikotin - Scroll media sosial - Aplikasi kencan - Belanja - Game - Pornografi DOPAMIN LAMBAT: (Kesenangan jangka Panjang) - Protein - Memasak - Lari - Angkat beban - Mengejar tujuan - Fokus bekerja - Membaca - Seks - koleksi gambar Bahlil, prabowo,gibran+jokowi lalu bawa kepesugihan
Indonesia
17
528
3.7K
113.9K
Reza รีทวีตแล้ว
ulasinema
ulasinema@ulasinema·
Film Hokum (2026) memberikan kita ketegangan tanpa henti dengan eksekusi yang apik didalangi oleh Damian McCarthy dan dimainkan oleh Adam Scott. bit.ly/ulasHokum26
ulasinema tweet media
Indonesia
0
7
16
803
Reza รีทวีตแล้ว
Vyrn Kings
Vyrn Kings@Vyrn_King·
Homelander ikut lomba 17-san
Indonesia
22
1.3K
6.4K
75.8K