‎𓏲ּ𝄢 조예림 Miciela.

34.6K posts

‎𓏲ּ𝄢 조예림 Miciela. banner
‎𓏲ּ𝄢 조예림 Miciela.

‎𓏲ּ𝄢 조예림 Miciela.

@nirhidup

✶ ּ ᰍ ˳ ⋆ 𝗙𝗜𝗖𝗧𝗜𝗧𝗜𝗢𝗨𝗦——2002, she approaches life with boundless enthusiasm and a contagious smile. SIC 🇰🇷🇮🇩

@itsREVELLE’s & @itsVOTCAST เข้าร่วม Ekim 2013
186 กำลังติดตาม655 ผู้ติดตาม
‎𓏲ּ𝄢 조예림 Miciela. รีทวีตแล้ว
‎𓏲ּ𝄢 조예림 Miciela.
ᅠ ᅠ ˗ˏˋ ꒰ 📁 ꒱ ˎˊ˗ #ARCHIVÉLLE • ┈ ୨୧ 🔔 #Mici_tificafion! 🐶 Happy weekend love! 🐶 I have some surprise today hehehe 🐶 sent a pics 🐶 Hope my manager didn’t see this 🤭 (@itsREVELLE) ᅠ ᅠ
‎𓏲ּ𝄢 조예림 Miciela. tweet media
English
0
3
0
87
‎𓏲ּ𝄢 조예림 Miciela. รีทวีตแล้ว
‎𓏲ּ𝄢 조예림 Miciela.
️ ⠀⠀⠀ 🌤️ 𝖳𝗁𝖾 𝗇𝖾𝗑𝗍 𝗆𝗈𝗏𝖾 𝗌𝗍𝖺𝗋𝗍𝗌 𝗇𝗈𝗐! ⠀⠀⠀ With her fearless energy, powerful movement, and unmistakable style, she brings a fresh spirit to every step forward. Stay tuned for what’s next. ️
‎𓏲ּ𝄢 조예림 Miciela. tweet media
GIF
English
0
13
0
653
‎𓏲ּ𝄢 조예림 Miciela. รีทวีตแล้ว
REVÉLLE
REVÉLLE@itsREVELLE·
ㅤ ˙✧˖° 📸 260324 ─ #REVÉLLEToday Fly through the brightest sky, REVÉLLE is spotted in 𝘚𝘰𝘦𝘬𝘢𝘳𝘯𝘰 𝘏𝘢𝘵𝘵𝘢 𝘈𝘪𝘳𝘱𝘰𝘳𝘵 on it's way to 𝘓𝘈𝘟 𝘈𝘪𝘳𝘱𝘰𝘳𝘵 for @atsfestival as the Guest Star! Be ready, VELLIANs! #Miciela #Prudence #Samantha #Yumna #REVÉLLE ㅤ
REVÉLLE tweet mediaREVÉLLE tweet mediaREVÉLLE tweet mediaREVÉLLE tweet media
English
0
4
1
201
‎𓏲ּ𝄢 조예림 Miciela.
@ShoutOCs HALO! Penulis lagi hiatusin si Miciela dan minggu depan udah siap menggebrak bareng @itsREVELLE alias iya aku anggota idol!au yang sbntr lagi ada sesuatu (spoiler alert) terus 28 Mar nanti mau perform!! Kalo berkenan diskusi bisa hampiri ya, btw aku Miciela kelahiran 2002 ☝️
GIF
Indonesia
0
0
0
70
OCIE .ᐟ 🩷🎄
OCIE .ᐟ 🩷🎄@ShoutOCs·
ㅤ Andreas, 2002. Buka jasa gendongan di game, kadang juga jasa gandengan ke acara. Calon kawan suka main game gak? 🤍 ㅤ
OCIE .ᐟ 🩷🎄 tweet media
Indonesia
11
0
0
1.3K
‎𓏲ּ𝄢 조예림 Miciela. รีทวีตแล้ว
Above The Skyline Festival
ㅤ Dive into the neon pulse where beats under the skyline lift you higher, feel the energy explode as global sound defies gravity. Free tickets await and claim your spot! 𝗔𝗯𝗼𝘃𝗲 𝗧𝗵𝗲 𝗦𝗸𝘆𝗹𝗶𝗻𝗲 at Kia Forum, California, on March 28th, 2026 #SkylineSound. ㅤ
Above The Skyline Festival tweet media
English
0
47
5
1.7K
‎𓏲ּ𝄢 조예림 Miciela. รีทวีตแล้ว
‎𓏲ּ𝄢 조예림 Miciela. รีทวีตแล้ว
Above The Skyline Festival
Above The Skyline Festival@atsfestival·
ㅤ Lift your eyes to the lights above the city! Proudly unveil the 𝗚𝘂𝗲𝘀𝘁 𝗦𝘁𝗮𝗿𝘀 𝗦𝗲𝗰𝗼𝗻𝗱 𝗟𝗶𝗻𝗲𝘂𝗽, who will step onto the stage and transform the atmosphere into a living rhythm where music, lights, and the city's energy collide in one unforgettable moment. ㅤ
Above The Skyline Festival tweet media
English
1
39
5
1.9K
‎𓏲ּ𝄢 조예림 Miciela. รีทวีตแล้ว
Above The Skyline Festival
Above The Skyline Festival@atsfestival·
ㅤ 𝗥𝗘𝗩𝗘́𝗟𝗟𝗘 arrives with their dynamic stage presence, ready to set the tone of the night. The energy continues to rise as 𝗬𝗢𝗨𝗡𝗜𝗧𝗘 brings a vibrant performance and youthful momentum, filling the arena with synchronized dance movement and an unstoppable rhythm. ㅤ
Above The Skyline Festival tweet mediaAbove The Skyline Festival tweet media
English
1
29
6
1.5K
‎𓏲ּ𝄢 조예림 Miciela.
( 😔😔 )
RISANG N. DANUDIHARDJA@selarikisah

⠀⠀⠀ 𝗝𝗔𝗞𝗔𝗥𝗧𝗔, 𝗠𝗔𝗥𝗖𝗛 𝟭𝟮’ 𝟮𝟬𝟮𝟲. Takdir menyimpan banyak rahasia. Kadang ia datang selembut pelangi yang diam-diam membentangkan warna selepas hujan—indah, tenang, seolah dunia akhirnya berpihak pada kita. Namun di lain waktu, ia menjelma seperti ledakan yang tak pernah kita bayangkan sebelumnya; mengguncang bumi tempat kita berdiri, meruntuhkan setiap rencana yang telah kita bangun dengan harapan dan keyakinan. Dalam sekejap, semuanya runtuh. 𝘏𝘢𝘯𝘤𝘶𝘳. 𝘉𝘦𝘳𝘬𝘦𝘱𝘪𝘯𝘨. Lalu perlahan berubah menjadi debu yang beterbangan bersama angin yang tak pernah peduli pada siapa pun. Tawa yang semula memenuhi ruang tiba-tiba lenyap begitu saja, digantikan oleh tangis yang pecah tanpa peringatan. Raungan, rintihan, dan kesunyian yang terasa jauh lebih menyakitkan daripada suara apa pun. Luka-luka yang tak kasat mata merambat pelan di dalam dada—seperti racun yang mengalir dalam darah. Ia tidak membunuh dengan segera, namun cukup perlahan untuk 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘶𝘢𝘵 𝘴𝘦𝘵𝘪𝘢𝘱 𝘥𝘦𝘵𝘪𝘬 𝘵𝘦𝘳𝘢𝘴𝘢 𝘴𝘦𝘱𝘦𝘳𝘵𝘪 𝘩𝘶𝘬𝘶𝘮𝘢𝘯 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘵𝘢𝘬 𝘣𝘦𝘳𝘬𝘦𝘴𝘶𝘥𝘢𝘩𝘢𝘯. 𝘒𝘦𝘫𝘢𝘮𝘯𝘺𝘢, takdir tidak pernah memberi aba-aba. Ia tidak mengetuk pintu sebelum masuk, tidak pula memberi waktu agar kita sempat menyiapkan diri. Tidak ada hitungan mundur. Tidak ada jeda untuk mencerna apa yang terjadi. Ia datang, merenggut apa yang kita cintai, lalu meninggalkan kita berdiri di tengah puing-puing kehidupan yang dulu kita 𝘴𝘦𝘣𝘶𝘵 𝘳𝘶𝘮𝘢𝘩. Dan ketika semuanya telah runtuh, yang tersisa hanyalah kenangan—rapuh dan samar, seperti bayangan yang perlahan memudar ditelan waktu. Harapan yang dulu terasa begitu dekat kini menggantung di ambang kehancuran, seakan hanya menunggu saatnya jatuh dan menghilang sepenuhnya. Di sanalah kita berdiri. 𝘚𝘦𝘯𝘥𝘪𝘳𝘪𝘢𝘯. Sementara waktu tidak pernah menunggu siapa pun. Ia tidak berhenti hanya untuk melihat seseorang tersesat dalam kesedihan. Ia terus berjalan, tanpa menoleh, tanpa peduli apakah langkah kita masih mampu mengikutinya atau tidak. Semakin lama seseorang tenggelam dalam gelapnya duka, semakin jauh pula waktu meninggalkannya di belakang—membiarkannya terjebak di tempat yang sama, perlahan membusuk dalam kesunyian yang tak berujung. Hari-hari berlalu begitu hampa. 𝘒𝘰𝘴𝘰𝘯𝘨. 𝘔𝘰𝘯𝘰𝘵𝘰𝘯. Pagi datang tanpa makna, dan malam jatuh tanpa kehangatan. Langkah kaki terasa berat, seolah setiap detik adalah beban yang harus diseret melewati lorong waktu yang panjang dan dingin. Ada saat-saat ketika seseorang bahkan lupa bagaimana rasanya benar-benar hidup. Namun waktu tetap bergerak. Ia memaksa kita berjalan bersamanya—pelan, tertatih, bahkan sambil merangkak. Dan tanpa kita sadari, jarak antara luka dan hari ini perlahan bertambah. Bukan karena rasa sakit itu benar-benar menghilang, tetapi karena hati manusia diam-diam belajar hidup berdampingan dengannya. Seperti bekas luka yang tidak pernah benar-benar hilang dari kulit. Suatu hari nanti, mungkin kita akan menyadari bahwa rasa perih itu tidak lagi setajam dulu. Bukan karena semuanya telah pulih seperti sediakala, melainkan karena kita telah belajar menata ulang diri di sekitar retakan-retakan yang tersisa. Sebab pada akhirnya, hidup bukanlah tentang selalu sembuh. Kadang-kadang, hidup hanyalah tentang tetap berdiri di antara puing-puing yang tersisa—menatap langit yang sama, menarik napas yang sama—dan memilih untuk melangkah sekali lagi, meskipun dunia pernah menghancurkan kita tanpa ampun. █ “𝘈 𝘵𝘪𝘮𝘦𝘭𝘪𝘯𝘦 𝘵𝘩𝘢𝘵 𝘸𝘢𝘴 𝘢 𝘭𝘪𝘵𝘵𝘭𝘦 𝙥𝙖𝙞𝙣𝙛𝙪𝙡, 𝘉𝘶𝘵 𝘐'𝘮 𝘰𝘯 𝘮𝘺 𝘸𝘢𝘺. 𝘚𝘰 𝘵𝘩𝘢𝘵 𝘐 𝘤𝘢𝘯 𝘴𝘵𝘢𝘯𝘥 𝘢𝘨𝘢𝘪𝘯 𝘦𝘷𝘦𝘯 𝘰𝘯 𝘥𝘪𝘧𝘧𝘪𝘤𝘶𝘭𝘵 𝘢𝘯𝘥 𝘵𝘪𝘳𝘪𝘯𝘨 𝘥𝘢𝘺𝘴.” 𝗥𝗜𝗦𝗔𝗡𝗚 𝗡𝗔𝗥𝗔𝗗𝗛𝗜𝗣𝗧𝗔 𝗗𝗔𝗡𝗨𝗗𝗜𝗛𝗔𝗥𝗗𝗝𝗔, ᮞᮤ ᮊᮘᮚᮔ᮪, 𝟮𝟬𝟮𝟲.⠀⠀⠀ ⠀ ⠀⠀⠀

ART
1
0
0
100
‎𓏲ּ𝄢 조예림 Miciela. รีทวีตแล้ว
RISANG N. DANUDIHARDJA
RISANG N. DANUDIHARDJA@selarikisah·
⠀⠀⠀ 𝗝𝗔𝗞𝗔𝗥𝗧𝗔, 𝗠𝗔𝗥𝗖𝗛 𝟭𝟮’ 𝟮𝟬𝟮𝟲. Takdir menyimpan banyak rahasia. Kadang ia datang selembut pelangi yang diam-diam membentangkan warna selepas hujan—indah, tenang, seolah dunia akhirnya berpihak pada kita. Namun di lain waktu, ia menjelma seperti ledakan yang tak pernah kita bayangkan sebelumnya; mengguncang bumi tempat kita berdiri, meruntuhkan setiap rencana yang telah kita bangun dengan harapan dan keyakinan. Dalam sekejap, semuanya runtuh. 𝘏𝘢𝘯𝘤𝘶𝘳. 𝘉𝘦𝘳𝘬𝘦𝘱𝘪𝘯𝘨. Lalu perlahan berubah menjadi debu yang beterbangan bersama angin yang tak pernah peduli pada siapa pun. Tawa yang semula memenuhi ruang tiba-tiba lenyap begitu saja, digantikan oleh tangis yang pecah tanpa peringatan. Raungan, rintihan, dan kesunyian yang terasa jauh lebih menyakitkan daripada suara apa pun. Luka-luka yang tak kasat mata merambat pelan di dalam dada—seperti racun yang mengalir dalam darah. Ia tidak membunuh dengan segera, namun cukup perlahan untuk 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘶𝘢𝘵 𝘴𝘦𝘵𝘪𝘢𝘱 𝘥𝘦𝘵𝘪𝘬 𝘵𝘦𝘳𝘢𝘴𝘢 𝘴𝘦𝘱𝘦𝘳𝘵𝘪 𝘩𝘶𝘬𝘶𝘮𝘢𝘯 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘵𝘢𝘬 𝘣𝘦𝘳𝘬𝘦𝘴𝘶𝘥𝘢𝘩𝘢𝘯. 𝘒𝘦𝘫𝘢𝘮𝘯𝘺𝘢, takdir tidak pernah memberi aba-aba. Ia tidak mengetuk pintu sebelum masuk, tidak pula memberi waktu agar kita sempat menyiapkan diri. Tidak ada hitungan mundur. Tidak ada jeda untuk mencerna apa yang terjadi. Ia datang, merenggut apa yang kita cintai, lalu meninggalkan kita berdiri di tengah puing-puing kehidupan yang dulu kita 𝘴𝘦𝘣𝘶𝘵 𝘳𝘶𝘮𝘢𝘩. Dan ketika semuanya telah runtuh, yang tersisa hanyalah kenangan—rapuh dan samar, seperti bayangan yang perlahan memudar ditelan waktu. Harapan yang dulu terasa begitu dekat kini menggantung di ambang kehancuran, seakan hanya menunggu saatnya jatuh dan menghilang sepenuhnya. Di sanalah kita berdiri. 𝘚𝘦𝘯𝘥𝘪𝘳𝘪𝘢𝘯. Sementara waktu tidak pernah menunggu siapa pun. Ia tidak berhenti hanya untuk melihat seseorang tersesat dalam kesedihan. Ia terus berjalan, tanpa menoleh, tanpa peduli apakah langkah kita masih mampu mengikutinya atau tidak. Semakin lama seseorang tenggelam dalam gelapnya duka, semakin jauh pula waktu meninggalkannya di belakang—membiarkannya terjebak di tempat yang sama, perlahan membusuk dalam kesunyian yang tak berujung. Hari-hari berlalu begitu hampa. 𝘒𝘰𝘴𝘰𝘯𝘨. 𝘔𝘰𝘯𝘰𝘵𝘰𝘯. Pagi datang tanpa makna, dan malam jatuh tanpa kehangatan. Langkah kaki terasa berat, seolah setiap detik adalah beban yang harus diseret melewati lorong waktu yang panjang dan dingin. Ada saat-saat ketika seseorang bahkan lupa bagaimana rasanya benar-benar hidup. Namun waktu tetap bergerak. Ia memaksa kita berjalan bersamanya—pelan, tertatih, bahkan sambil merangkak. Dan tanpa kita sadari, jarak antara luka dan hari ini perlahan bertambah. Bukan karena rasa sakit itu benar-benar menghilang, tetapi karena hati manusia diam-diam belajar hidup berdampingan dengannya. Seperti bekas luka yang tidak pernah benar-benar hilang dari kulit. Suatu hari nanti, mungkin kita akan menyadari bahwa rasa perih itu tidak lagi setajam dulu. Bukan karena semuanya telah pulih seperti sediakala, melainkan karena kita telah belajar menata ulang diri di sekitar retakan-retakan yang tersisa. Sebab pada akhirnya, hidup bukanlah tentang selalu sembuh. Kadang-kadang, hidup hanyalah tentang tetap berdiri di antara puing-puing yang tersisa—menatap langit yang sama, menarik napas yang sama—dan memilih untuk melangkah sekali lagi, meskipun dunia pernah menghancurkan kita tanpa ampun. █ “𝘈 𝘵𝘪𝘮𝘦𝘭𝘪𝘯𝘦 𝘵𝘩𝘢𝘵 𝘸𝘢𝘴 𝘢 𝘭𝘪𝘵𝘵𝘭𝘦 𝙥𝙖𝙞𝙣𝙛𝙪𝙡, 𝘉𝘶𝘵 𝘐'𝘮 𝘰𝘯 𝘮𝘺 𝘸𝘢𝘺. 𝘚𝘰 𝘵𝘩𝘢𝘵 𝘐 𝘤𝘢𝘯 𝘴𝘵𝘢𝘯𝘥 𝘢𝘨𝘢𝘪𝘯 𝘦𝘷𝘦𝘯 𝘰𝘯 𝘥𝘪𝘧𝘧𝘪𝘤𝘶𝘭𝘵 𝘢𝘯𝘥 𝘵𝘪𝘳𝘪𝘯𝘨 𝘥𝘢𝘺𝘴.” 𝗥𝗜𝗦𝗔𝗡𝗚 𝗡𝗔𝗥𝗔𝗗𝗛𝗜𝗣𝗧𝗔 𝗗𝗔𝗡𝗨𝗗𝗜𝗛𝗔𝗥𝗗𝗝𝗔, ᮞᮤ ᮊᮘᮚᮔ᮪, 𝟮𝟬𝟮𝟲.⠀⠀⠀ ⠀ ⠀⠀⠀
RISANG N. DANUDIHARDJA tweet media
Indonesia
0
28
4
2.5K
‎𓏲ּ𝄢 조예림 Miciela. รีทวีตแล้ว
FARIS
FARIS@murdetalk·
ㅤ ( HELP RT! ) Dicari satu kelompok KKN, pria/wanita kelahiran 2002 atau angkatan kuliah 2021, yang bersedia jadi alumni U G M. Bersedia juga membangun cerita bersama, khususnya era KKN. Bonus: bisa bergabung di grup alumni U G M bersama Mbak-Mas yang serunya mentok! ㅤ
Indonesia
1
64
0
4.4K
‎𓏲ּ𝄢 조예림 Miciela. รีทวีตแล้ว
𓏲ּ𝄢 SAMANTHA.
𓏲ּ𝄢 SAMANTHA.@VINESTLIE·
ㅤ Happy International Women's day, para wanita hebat! Buat tampil percaya diri, 3 produk ini yang paling bisa bikin gua semangat jalanin hari. Pamerin your top 3 beauty products, guys! ㅤ
𓏲ּ𝄢 SAMANTHA. tweet media
RU Beauty@RUBeautie

️ ️ 𝑰𝒏𝒕𝒆𝒓𝒏𝒂𝒕𝒊𝒐𝒏𝒂𝒍 𝑾𝒐𝒎𝒆𝒏’𝒔 𝑫𝒂𝒚... 🎀 ⠀ ⠀⠀ What's your TOP 3 Beauty Products? ⠀ ⠀⠀ Join our Women's Day Quiz right now! 🖼️ : bingkain.com/ru-womensday 🖇️ : s.id/ru-womensday ⠀ ⠀⠀ 🩷 QRT to Join and let the world know! ️

Indonesia
0
3
0
161
‎𓏲ּ𝄢 조예림 Miciela. รีทวีตแล้ว
RU Beauty
RU Beauty@RUBeautie·
️ ️ 𝑰𝒏𝒕𝒆𝒓𝒏𝒂𝒕𝒊𝒐𝒏𝒂𝒍 𝑾𝒐𝒎𝒆𝒏’𝒔 𝑫𝒂𝒚... 🎀 ⠀ ⠀⠀ What's your TOP 3 Beauty Products? ⠀ ⠀⠀ Join our Women's Day Quiz right now! 🖼️ : bingkain.com/ru-womensday 🖇️ : s.id/ru-womensday ⠀ ⠀⠀ 🩷 QRT to Join and let the world know! ️
RU Beauty tweet media
English
0
46
1
4.4K
‎𓏲ּ𝄢 조예림 Miciela. รีทวีตแล้ว
廉, Prudence
廉, Prudence@lilprettier·
️ ˗ˏˋ ꒰ 📁 ꒱ ˎˊ˗ #ARCHIVÉLLE • ┈ ୨୧ 🔔 #Prudence_tificafion! 🐤 ... “Who still remembers these pinkies? Yapssiee, it's the two brands I represents since my debut. Still my daily favorite of course! What's yours? Let me know by joining the quiz guys!! 😋” ️
廉, Prudence tweet media廉, Prudence tweet media
RU Beauty@RUBeautie

️ ️ 𝑰𝒏𝒕𝒆𝒓𝒏𝒂𝒕𝒊𝒐𝒏𝒂𝒍 𝑾𝒐𝒎𝒆𝒏’𝒔 𝑫𝒂𝒚... 🎀 ⠀ ⠀⠀ What's your TOP 3 Beauty Products? ⠀ ⠀⠀ Join our Women's Day Quiz right now! 🖼️ : bingkain.com/ru-womensday 🖇️ : s.id/ru-womensday ⠀ ⠀⠀ 🩷 QRT to Join and let the world know! ️

English
0
23
0
501