Bernard G

4.9K posts

Bernard G banner
Bernard G

Bernard G

@orgntt

butir kelapa yang bisa ngapung di lautan ribuan kilometer jauhnya. terbakar matahari, digebukin ombak berbulan-bulan—nggak busuk, santai, & tunggu momen tepat.

Jakarta Sumali Eylül 2019
30 Sinusundan899 Mga Tagasunod
Naka-pin na Tweet
Bernard G
Bernard G@orgntt·
“They will pay one of us to kill one of us just to say it was one of us” - Malcolm X
English
1
0
0
451
Bernard G
Bernard G@orgntt·
Karena di Indonesia Timur susah sholat, maka di Tangerang disegal sudah fair. Selesai barang itu
Moch arief@matapiceksatu

@menghanyurkan Fasis ?di Indonesia Timur saya sering kok mau sholat Jumat harus pake kendaraan karena yg dekat tempat tinggal ngak ada mesjid, mau diriin masjid ya mana bisa ngomong kondisi terahir di Kupang belum lengkap izin nya , ya kita ngak berisik tinggal pergi aja menuju mesjid yg ada

Indonesia
1
0
0
16
Moch arief
Moch arief@matapiceksatu·
@menghanyurkan Fasis ?di Indonesia Timur saya sering kok mau sholat Jumat harus pake kendaraan karena yg dekat tempat tinggal ngak ada mesjid, mau diriin masjid ya mana bisa ngomong kondisi terahir di Kupang belum lengkap izin nya , ya kita ngak berisik tinggal pergi aja menuju mesjid yg ada
Indonesia
1
0
0
161
hanyur
hanyur@menghanyurkan·
kalau gini pola pikirnya berarti kita juga gak boleh tadarusan di rumah, wajib di Masjid. Tapi gak gitu kan kenyataannya? Kenapa cuma penganut agama minoritas yg diwajibkan ibadah HANYA di tempat ibadahnya saja? Fasis religius perusak harmoni masyarakat
Rj Brana@RjBrana

@menghanyurkan Fanatisme sektarian tapi pihak lain dituduh menghalangi. Ibah ibadah saja dekat dekat situ juga banyak gereja. pertanyaannya kok gak mau beribadah di gereja dekat dekat situ?

Indonesia
2
14
45
972
Bernard G
Bernard G@orgntt·
Saya dulu malahan dibilang menjadi Katolik itu mengikuti Yesus dan memikul salibNya - bukan memikul istrimu 👍😅
CLAIRE 🌸「クレア」@kureiruu

@0tk0il papaku dulu mau convert ke katolik karna mau nikahin mamaku tapi gagal di katekumen pertama, kata romonya "jadilah katolik karna kamu cinta Yesus Kristus, bukan karna kamu cinta calon istrimu" wew papaku jadi tertampar bgt, akhirnya ikut katekumen lagi 1 tahun dan lulus😌

Indonesia
0
0
0
17
Bernard G
Bernard G@orgntt·
Aku haus - - - - Sudah selesai "Lux in Nihilo" Selamat merayakan Jumat Agung
Indonesia
0
0
1
29
Bernard G
Bernard G@orgntt·
@prastow Selamat memperingati Jumat Agung Wafatnya Isa-Al Masih Ttd : Polda Lampung
Indonesia
0
0
0
19
Prastowo Yustinus
Prastowo Yustinus@prastow·
Ecce homo.... Lihatlah Dia yang disalib! Tuhan, mampukan aku menyalib ego dan menghidupi kemanusiaan. Yang peduli, yang sudi berbagi....yang utuh karena hadirnya liyan. Yang setia pada kebenaran, meski sunyi. Selamat menyelami makna Jumat Agung😇🙏🏻
Prastowo Yustinus tweet media
Indonesia
9
7
88
3K
Bernard G
Bernard G@orgntt·
Kaisar Romawi, Konstantinus, memeluk agama Kristen pada tahun 312, ia ingin menggunakan agama ini sebagai cara untuk menyatukan wilayah kekuasaannya yang terfragmentasi. bbc.com/indonesia/arti…
Indonesia
0
1
1
48
Bernard G
Bernard G@orgntt·
membasuh ≠ mencuci selamat memasuki Triduum
Indonesia
0
0
0
26
Bernard G nag-retweet
7
7@7ilbab·
Larantuka (jalan tengah). Jalan tengah sebagai solusi lintas tradisi (tradisi Lamaholot, tradisi Portugis dan Tradisi Gereja Katolik).
KakekHalal@KakekHalal

Semana Santa di Larantuka, Flores Timur, NTT, Indonesia🇮🇩 bukan sekadar upacara keagamaan; ia adalah sebuah pengabdian yang telah bernapas selama lebih dari lima abad. Tradisi ini merupakan perpaduan unik antara liturgi Gereja Katolik dengan warisan tradisi Portugis yang kental, menjadikannya salah satu prosesi Jumat Agung paling sakral di dunia. Berikut adalah narasi mendalam mengenai perjalanan tradisi ratusan tahun ini: 1. Akar Sejarah: "Tuan Ma" yang Misterius Semuanya bermula sekitar tahun 1500-an. Menurut legenda setempat, seorang pemuda menemukan sebuah patung wanita cantik di pesisir pantai Larantuka. Warga lokal, yang saat itu belum mengenal agama Katolik, menganggapnya sebagai benda keramat dan menghormatinya. Ketika para misionaris Ordo Dominikan tiba, mereka terkejut menemukan warga sedang menyembah patung yang ternyata adalah Reinha Rosari (Perawan Maria). Sejak saat itu, patung tersebut disebut sebagai Tuan Ma, dan Larantuka ditahbiskan sebagai Kota Reinha. 2. Penjaga Tradisi: Peran Konfreria Hal yang membuat Semana Santa bertahan selama ratusan tahun adalah keberadaan Konfreria Reinha Rosari. Ini adalah persaudaraan awam yang bertugas menjaga tata cara prosesi agar tidak berubah sedikit pun dari zaman kolonial Portugis. * Suku-Suku Semana: Terdapat suku-suku tertentu (seperti Suku Diaz atau Suku Fernandez) yang memiliki mandat turun-temurun untuk memegang kunci kapela, mengangkat peti, atau menjadi pembawa obor. * Bahasa: Doa-doa yang dilantunkan sering kali masih menggunakan bahasa Portugis kuno dan Latin yang telah berasimilasi dengan dialek lokal. 3. Puncak Ritual: Sedu dan Keheningan Jumat Agung Ritual ini mencapai puncaknya pada Hari Jumat Agung. Kota Larantuka yang biasanya ceria berubah menjadi lautan duka yang sunyi. 4. Simbolisme yang Tak Tergantikan Ada beberapa elemen visual yang tetap konsisten selama berabad-abad: * Lakademu: Petugas yang mengenakan jubah putih dan penutup kepala kerucut (seperti tradisi Semana Santa di Seville, Spanyol), melambangkan para pendosa yang bertobat dan menyembunyikan identitasnya. * Lagu "O Vos Omnes": Nyanyian duka yang meratap, menggambarkan kepedihan Maria melihat putranya disalibkan, yang bergema di keheningan malam Larantuka. 5. Mengapa Tradisi Ini Begitu Kuat? Bagi masyarakat Larantuka, Semana Santa bukan sekadar wisata religi. Ia adalah janji (promessa). Banyak peziarah datang untuk membayar niat karena doa mereka terkabul, atau memohon pengampunan atas kesalahan masa lalu. Selama lebih dari 500 tahun, meski rezim berganti dan teknologi berkembang, Larantuka tetap menjadi "Vatikan dari Timur," di mana waktu seolah berhenti setiap kali bunyi Matraca (alat musik kayu pengiring prosesi) mulai diputar, memanggil jiwa-jiwa untuk merenung.. "Larantuka bukan hanya tempat di peta, ia adalah ruang di mana doa-doa dari masa lalu tetap hidup di masa kini."

Indonesia
1
1
3
174
Bernard G nag-retweet
Azzam Mujahid Izzulhaq
Azzam Mujahid Izzulhaq@AzzamIzzulhaq·
Saya bersilaturrahim dengan 11 pondok pesantren dan sekolah Islam secara random di Jawa dan Sumatera yg badan hukumnya (yayasan) menjadi mitra pengelola program MBG. Pada kesempatan terpisah, saya beserta tim berbincang dengan para gurunya. Data sementara: Dari 11 pondok pesantren dan sekolah Islam tersebut, hanya 1 lembaga yg menaikkan gaji atau tunjangan para gurunya (yg juga di bawah upah minimum). Itu pun kenaikan 'hanya' Rp 50.000 per bulannya. 10 lembaga lainnya tidak. Saya mengurut dada. Kemarin, secara tak sengaja saya melihat (karena ada business meeting) ternyata ada pertemuan yg digelar di Ballroom Hotel Santika Premier Kota Harapan Indah Bekasi oleh Badan Gizi Nasional. Saya kemudian menyengaja shalat zhuhur di musholla samping ballroom tersebut. Memperhatikan makanan buffet, batik, sepatu, jam tangan hingga clutch beberapa peserta. Akhirnya menyengaja pula jalan kaki mengitari parkiran hotel tersebut yg lahan parkir luasnya penuh dengan kendaraan roda 4 para peserta yg adalah mitra. Tampak banyak kendaraan baru ternyata. Ada juga yg tidak makan di ruang ballroom bergabung bersama dan memilih untuk makan di Gendis Restaurant di samping resepsionis/lobi utama. Berbayar sendiri tentunya. Sekitar jam 14 saya pulang dengan tangisan dan ingatan wajah para guru, Asatidz dan Ustadzat nan sederhana di hari sebelumnya. Jangan menyimpulkan apa pun, saya hanya ingin berbagi cerita saja.
Indonesia
188
767
2.2K
88.9K
tempo.co
tempo.co@tempodotco·
Terima Hercules di Kantornya, Seskab Teddy: Kawan Lama
tempo.co tweet media
Indonesia
1.6K
1.4K
5.8K
3.8M
Pophariini
Pophariini@pophariini·
Berhubung kemarin Hari Film Nasional, Soundtrack film indo apa yg paling memorable buat lo? 🫵
Indonesia
257
9
179
33.5K