
Ariefatosa, Firdaus
3.4K posts

Ariefatosa, Firdaus
@eosmate
Bapaknya Scarlet & Gwyn, yang pengennya ikut serta mencerdaskan kehidupan bangsa.
Jakarta, Indonesia Tham gia Mayıs 2008
36 Đang theo dõi134 Người theo dõi


@prastow Terima kasih informasinya Pak.
Pertanyaan saya, kalau Plat Merah (Baik B atau lainnya) yang selain milik Pemprov DKI (milik instansi, kementrian/lembaga), apakah boleh dipakai keperluan pribadi seperti mudik lebaran?
Indonesia

Lagi, ini bukan kendaraan dinas milik Pemprov DKI!
Saya bantu menjelaskan ke teman2 wartawan dan masyarakat agar clear. Bahwa seluruh kendaraan dinas instansi pemerintah, baik kementerian, lembaga, atau Pemda yang berlokasi di Jakarta plat kendaraan dinasnya pasti B. Jadi sebaiknya dikonfirmasi dulu baru ditulis agar sesuai kaidah jurnalistik dan tidak menimbulkan tuduhan yang tidak benar.
Terima kasih kepada warga yang turut mengawasi agar tata kelola pemerintah tetap terjaga dg baik🙏🏻

Indonesia



@semuasayangeko Baru,.. baru pertama mau bayar pake Aplikasi.
Dan ga bisa. Geblek.
Indonesia

@BPPD_JATENG Pak, mau tanya ini di aplikasi New Sakpole, mau bayar pajak tahunan kendaraan bermotor secara online kenapa muncul seperti ini ya?
Kendaraan ini pribadi dan nopol putih.

Indonesia

@ynod70 Pak, tau nggak kalo Pithecanthropus Erectus itu istilah lama, udah jadi Homo Erectus.
Wkwk gw baru tau.
Indonesia

Couldn't agree more!
I hate T3.
Kevin 洪肇均@kev_kag
Newly renovated Terminal 1C Soetta makes T3 soulless and a waste of taxpayers money.
English

@SamsatDigital Pak, ini saya mendaftarkan kendaraan untuk pembayaran pajak secara online tampilan seperti ini, data sudah di double check, tapi hasil tetap seperti ini. Mohon bantuannya.

Indonesia

"Kenapa Anda begitu peduli untuk mengembalikan ekosistem awal?", begitu kata @ulil ketua Lakpesdam PBNU.
Ga kebayang bahwa dulu saya pernah ada di satu forumnya orang model begini di JIL.
Bukti bahwa saya pernah bodoh.
😪
BBC News Indonesia@BBCIndonesia
Banjir bandang di Sumatra Utara disebut terjadi karena cuaca ekstrem. Tapi menurut Walhi Sumatra Utara, pemicu terbesarnya adalah kerusakan ekosistem di hulu. Aktivitas segelintir perusahaan disebut "masif mengeksploitasi" area-area yang semestinya dijaga.
Indonesia





