Hill State

1.1K posts

Hill State

Hill State

@state4028

Beigetreten Aralık 2023
6 Folgt9 Follower
Hill State
Hill State@state4028·
@_MasWis Ada saatnya rezim ini mundur,ketika harga pangan nyaris tak terbeli;dan sebagian besar rakyat kelaparan.....
Indonesia
0
0
0
73
Wisnu Suryaning Adji 🐈‍⬛
bahkan org2 yg sejak awal menduga prabowo dan kroninya akan bikin kerusakan nggak nyangka dia & mereka tega bikin kerusakan sebesar ini, pun nggak tau apakah kelak lebih besar lagi. skrg gw udah ngeri liat masa depan—bukan masa depan negara, masa depan gw sendiri. ini buruk.
Indonesia
65
3.7K
10.8K
116.4K
Hill State
Hill State@state4028·
@LambeSahamjja Tahun 98 Soeharto 'jatuh'...Tahun 2025 Prabowo membabat hutan Merauke kira2 1 juta ha utk sawit,tahun 2026 El Nino bakal dtg,tahun 2027 Prabowo..........
Indonesia
0
0
1
41
Hill State
Hill State@state4028·
@LambeSahamjja Di dalam podcast Dirty Vote; dgn tamu Ferry Amsary,Bima CELIOS,Bivitri S; bahasan mencakup ekonomi,politik,sejarah mengenai situasi skr,yg trnyata 'de javu'nya ; tahun 96 dibabatnya lahan 1 jt ha di kalimantan yg ternyata lahan gambut,tahun 97 ada bencana El Nino---
Indonesia
1
0
1
276
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, Prof. Ferry Latuhihin baru ngomong sesuatu yang menurut gue paling berani dan paling mengerikan yang pernah diucapkan seorang ekonom senior Indonesia secara publik dalam waktu belakangan ini. Bukan soal angka. Bukan soal rupiah. Tapi soal arah sosial politik Indonesia yang menurut dia sedang bergerak ke titik yang sangat berbahaya. "Masyarakat semakin hari semakin ditantang untuk memberontak." Itu kalimatnya. Verbatim. Dan dia tidak ngomong itu sembarangan. Ferry melihat akumulasi tekanan yang menurut dia sudah mencapai titik kritis: daya beli masyarakat turun, kelas menengah menyusut dari 57 juta menjadi 36 juta orang, harga-harga naik, lapangan kerja informal mulai dibunuh oleh kebijakan yang tidak terukur, dan program-program pemerintah yang seharusnya membantu justru banyak yang memakan pasar yang sudah ada. Di atas semua itu ada satu hal yang paling dia khawatirkan: Presiden tidak mendapat gambaran yang jujur tentang apa yang sebenarnya terjadi. ABS Asal Bapak Senang sebagai ancaman terbesar: Ferry menyebut ini secara eksplisit. Orang-orang di sekeliling Presiden Prabowo menurut dia sedang melakukan ABS memberikan angka yang menyenangkan, membangun narasi yang membuat presiden merasa semuanya berjalan baik, sambil di dalam diam-diam memproteksi posisi mereka sendiri. "Mereka mengarang semua cerita untuk memproteksi kedudukan mereka. Pak Presiden tidak dapat apa-apa dari situ." Dan kemudian Ferry menyebut nama yang sangat historis: Brutus. Julius Caesar dibunuh bukan oleh musuh dari luar. Dia dibunuh oleh orang-orang paling dekatnya. Orang yang dipercayanya. Orang yang dia beri posisi dan kekuasaan. Ferry memperingatkan bahwa skenario yang sama sangat mungkin terjadi bukan dalam arti fisik, tapi dalam arti politik. Ketika situasi memburuk dan rakyat marah orang-orang yang selama ini paling dekat dengan presiden dan paling banyak mengambil keuntungan akan menjadi yang paling cepat lompat kapal. Dan yang jadi sasaran amarah publik tetap presidennya. Kenapa ini bisa lebih cepat dari 1998: Ferry membandingkan situasi sekarang dengan Soeharto jatuh di 1998. Dan perbandingannya mengerikan. Dulu, untuk memobilisasi massa butuh waktu. Tidak ada handphone. Tidak ada medsos. TVRI cuma satu. Informasi menyebar lambat. Api perlu waktu menjalar. Sekarang? Api yang dulu butuh 10 menit untuk menjalar sekarang hitungan detik. Medsos mengubah segalanya. Presiden sudah dibully. Presiden sudah diolok-olok secara masif di platform digital. Dan Ferry melihat ini bukan sekadar fenomena netizen ini indikator akumulasi ketidakpuasan yang sudah sangat dalam. "Kita lihat bagaimana masyarakat semakin hari semakin ditantang untuk memberontak." Pemaksaan MBG ke kampus dan momen 'waduh' yang viral: Ferry menyebut satu kejadian yang menurutnya sangat simbolis. Pada Hari Buruh, seorang buruh ditanya di depan kamera: apakah setuju dengan MBG? Jawabannya: tidak. Dan responsnya viral dengan satu kata: "Waduh." Ferry bilang itu bukan sekadar momen lucu. Itu indikator. Ketika program unggulan presiden ditolak oleh kelompok yang seharusnya paling diuntungkan dan responsnya ditertawakan oleh publik ada masalah yang sangat serius dengan cara program itu dikomunikasikan dan dijalankan. Dan masalahnya diperparah oleh fakta bahwa MBG sekarang dipaksakan masuk ke kampus-kampus. Ferry mempertanyakan: ini program apa sebenarnya? Dan jangan sampai Presiden Prabowo dibohongi soal ini. Kebijakan ojol 7 juta orang terancam tanpa presiden tahu: Kebijakan commission fee ojol dipotong dari 20% ke maksimal 8% menurut Ferry ini salah satu contoh paling nyata dari kebijakan yang muncul tanpa kalkulasi yang benar. Grab dan Gojek tidak bisa beroperasi dengan margin 8%. Bahkan dengan margin 20% pun Gojek baru mulai untung Rp100 miliar setelah ratusan triliun bleeding bertahun-tahun. Dengan 8%, pilihan mereka cuma satu: tutup. Kalau tutup 7 juta pengemudi ojol kehilangan penghasilan. Tujuh juta kepala keluarga. Kalikan 3-4 orang per keluarga puluhan juta orang terdampak. Dan ini terjadi di saat yang paling salah: ketika gelombang PHK dari sektor manufaktur sedang mulai datang, dan sektor informal adalah satu-satunya bantalan yang tersisa untuk menampung mereka yang tidak dapat tempat di sektor formal. "Pada saat kita membutuhkan informal sektor untuk menampung gelombang PHK yang akan datang informal sektornya dibunuh." Yang paling mengkhawatirkan Ferry: Akumulasi dari semua ini harga minyak tinggi, fiskal reot, daya beli turun, kelas menengah menyusut, kebijakan yang membunuh sektor informal, program yang tidak transparan, dan presiden yang dikelilingi ABS menciptakan kondisi di mana tekanan sosial bisa meledak tanpa sinyal yang jelas. Di 1998 ada trigger yang jelas: baht Thailand jatuh, krisis Asia menyebar, Soeharto sudah 32 tahun berkuasa, akumulasi kebencian sudah sangat panjang. Sekarang triggernya bisa jauh lebih kecil. Karena semuanya sudah digital. Karena informasi menyebar dalam hitungan detik. Karena kemarahan tidak butuh waktu lama untuk terorganisir. "Ini bukan saya yang menganjurkan mereka rusuh. Saya juga tidak mau. Tapi inilah impactnya kalau tidak segera dibenahi." Pesan terakhir Ferry untuk Presiden: Sadari bahwa orang-orang yang bisa mengakses presiden paling mudah adalah orang-orang yang paling berbahaya bukan karena mereka musuh dari luar, tapi karena mereka punya kepentingan sendiri yang tidak selalu sejalan dengan kepentingan presiden dan rakyat. Yang dibutuhkan bukan orang yang dianggap loyal karena selalu bilang bagus. Yang dibutuhkan adalah orang yang berani bilang yang sebenarnya bahkan kalau itu tidak menyenangkan untuk didengar. Karena satu-satunya cara presiden bisa mengambil keputusan yang tepat adalah kalau dia mendapat gambaran yang jujur tentang kondisi yang sebenarnya. Bukan gambaran yang sudah difilter, dipoles, dan dirancang untuk membuat dia senang.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
24
52
136
6.7K
Hill State
Hill State@state4028·
@msaid_didu Kata Purbaya ; Pasar Tanah Abang rame.. Kata anaknya Purbaya ; Blok M rame..... Dah gitu aja.
Indonesia
0
0
0
36
ℬ𝒶𝑔𝒾𝓃𝒹𝑜 𝒦𝑜𝓅𝒾
Fantastis! Kabar gembira buat kita semua, tahun 2026 ini, setiap bulan pemerintah menambah utang 100 TRILIUN. Crazy! Posisi utang Indonesia sekarang: Rp 9.920.000.000.000.000. Alias nyaris 10.000 TRILIUN. Sy sih tidak cemas dengan rasionya, masih 41%. Masih jauh dari batas 60%. Tapi, ada sesuatu yang sangat mengkhawatirkan. Apa itu? Tahun 2026 ini saja, utang jatuh tempo 833T, beban bunga 600T. Dengan pendapatan negara yang hanya 3.000T setahun, itu artinya hampir 50% pendapatan kita habis buat bayar beginian doang. Bayangkan rumah tangga kalian, punya gaji sekian, eh separuhnya hanya utk cicil pokok dan bunga. Dan utk menutup itu, karena rumah tangga kalian bukannya mengetatkan ikat pinggang tapi malah 'boros' belanja, makan2 di luar terus, terpaksa deh nambah utang baru. Jadilah rumah tangga kalian terjebak pinjol. Tutup jurang gali jurang. "Teruslah Bodoh Jangan Pintar" Tere Liye
ℬ𝒶𝑔𝒾𝓃𝒹𝑜 𝒦𝑜𝓅𝒾 tweet media
Indonesia
29
112
209
10.9K
Hill State
Hill State@state4028·
@RagilSemar tidak mengucapkan selamat ramadhan,tdk mengucapkan belasungkawa ketika beberapa org TNI dibunuh Israel,menyerahkan kedaulatan air dan udara kpd AS juancokkkk tenan....
Indonesia
0
0
1
346
🅱🅰🅶🅾🅽🅶
STRATEGI PRABOWO DEKATI TRUMP — GAGAL TOTAL. CSIS Indonesia baru saja merilis analisis yang cukup keras. Dan kesimpulannya mengejutkan: Semua langkah besar Prabowo untuk "membangun hubungan istimewa" dengan Trump — tidak ada yang berhasil. ____________________________________________________ Tiga keputusan yang dikritik habis-habisan: ① Bergabung dengan Trump's Board of Peace (BOP) ② Tanda tangani perjanjian tarif yang lebih menguntungkan AS daripada Indonesia ③ Diam saja ketika Trump serang Iran — padahal Indonesia selama ini selalu bersuara untuk perdamaian Hasilnya? Bukan kedekatan strategis. Bukan keistimewaan diplomatik. Yang didapat justru: pengikisan prinsip politik luar negeri bebas aktif Indonesia. _____________________________________________ Prabowo membaca satu hal dengan benar: Trump memang pemegang kunci kebijakan luar negeri AS. Harus didekati langsung. Tapi Prabowo salah baca karakternya. Trump bukan tipe yang membalas kesetiaan dengan loyalitas. Trump bertipe zero-sum — semua negosiasi harus menguntungkan Washington secara maksimal. Mitra hanya alat. ___________________________________________________ Yang lebih menyakitkan? Di saat Prabowo sibuk mendekati Trump, negara-negara middle power di seluruh dunia justru sedang membangun tatanan internasional baru — tatanan yang lebih adil bagi Global South. Indonesia harusnya ada di garis depan gerakan itu. Kita punya sejarahnya. Kita punya mandat moralnya. Tapi kita memilih untuk duduk di sisi yang sibuk membangun tembok tarif. __________________________________________________ Dalam bahasa diplomatik, itu berarti: blunder besar. Apakah Prabowo akan koreksi haluan setelah serangan Trump ke Iran mulai memaksa dia mundur dari beberapa komitmen? Atau Indonesia akan terus terjebak dalam orbit transaksional Washington? Pertanyaan ini yang akan menentukan wajah politik luar negeri Indonesia untuk 4 tahun ke depan. Sumber: CSIS Indonesia — "The High Costs of Prabowo's Strategy Toward Trump" (April 2026) Penulis: Ann Marie Murphy, Seton Hall University
🅱🅰🅶🅾🅽🅶 tweet media
Indonesia
117
324
557
28.3K
Hill State
Hill State@state4028·
@LambeSahamjja Airlangga : usd naik,krn lg dipake buat ongkos naik haji.. Purbaya; tenang,uang kita byk kata Prabowo Luhut MP : pondasi ekonomi kita kuat Purbaya ; kita lg mode survival..... Mode panik semua!!!
Indonesia
0
0
0
123
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, angka 5,61% pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal pertama 2026 sudah resmi diumumkan pemerintah. Dan banyak yang tanya: ini real atau enggak? Kenapa ekonomi gue berasa susah tapi angkanya bagus banget? Gue mau jawab itu dengan cara yang paling jujur berbasis data, bukan opini. Dulu pahami dulu definisinya: GDP adalah total produksi barang dan jasa dalam waktu tertentu di suatu wilayah. Semua aktivitas ekonomi lo makan, belanja, investasi, pemerintah belanja, ekspor-impor semuanya masuk hitungan. Pertumbuhan ekonomi adalah kenaikan GDP dari satu periode ke periode berikutnya. Kalau tahun lalu GDP Indonesia Rp20.000 triliun dan tahun ini jadi Rp21.000 triliun, pertumbuhannya 5%. Formula GDP: Konsumsi + Investasi + Government Spending + (Ekspor - Impor). Sampai sini oke. Tapi yang penting bukan angkanya saja yang penting adalah apa yang mendorong angka itu naik. Dan di sinilah cerita yang sesungguhnya dimulai. Breakdown komponen pertumbuhan ekonomi Q1 2026 dan ini yang perlu lo baca pelan-pelan: Konsumsi tumbuh 5,2%. Investasi tumbuh 5,96%. Ekspor tumbuh hanya 0,96% dan lebih kecil dari impor artinya net ekspor negatif. Dan government spending atau belanja pemerintah tumbuh 21,81%. Dua puluh satu koma delapan satu persen. Untuk konteks, dalam tiga tahun terakhir angka government spending tumbuh rata-rata hanya 4,02% per tahun. Tiba-tiba di Q1 2026 melompat jadi 21,81%. Kenapa ini penting dan perlu diperhatikan: Pertama ini bukan berarti buruk secara otomatis. Kebijakan Menkeu Purbaya memang memilih untuk menggelontorkan belanja di awal tahun, bukan menumpuk di akhir tahun seperti kebiasaan pemerintahan sebelumnya. Dan ada program MBG yang anggarannya ratusan triliun digelontorkan dari awal. Jadi kenaikan ini ada penjelasannya. Kedua tapi ada risiko yang harus diakui. Ketika motor utama pertumbuhan ekonomi adalah belanja pemerintah, bukan konsumsi organik atau investasi swasta atau ekspor, maka pertumbuhan itu tidak bisa sustain dengan sendirinya. Belanja pemerintah ada batasnya. APBN ada batasnya. Kalau government spending besar tapi tidak menciptakan multiplier effect ke sektor lain konsumsi tidak naik signifikan, investasi swasta tidak tertarik masuk, ekspor tidak terdongkrak maka yang terjadi adalah booster sesaat. Ketiga ada risiko fiskal yang nyata. Kalau belanja naik drastis tapi penerimaan tidak sejalan, defisit melebar. Defisit yang melebar membutuhkan pembiayaan tambahan. Pembiayaan tambahan dari utang berarti beban ke depan. Dan ini bisa menjadi salah satu faktor tekanan terhadap nilai tukar rupiah karena investor asing melihat posisi fiskal sebagai salah satu indikator kepercayaan terhadap ekonomi suatu negara. Simulasi yang menarik dari Ferry Irwandi: Pertanyaan yang sangat relevan diajukan: kalau government spending tidak tumbuh 21,81% tapi hanya di angka normalnya sekitar 4,2% per tahun berapa pertumbuhan ekonomi kita sebenarnya? Dengan asumsi kasar dan matematika sederhana menggunakan porsi government spending terhadap GDP yang sekitar 6,72% angka pertumbuhannya bisa jadi sekitar 4,4% sampai 4,8%. Bukan 5,61%. Ini bukan berarti angkanya palsu. GDP dihitung sesuai metodologi BPS yang sudah terstandar internasional. Tapi ini menunjukkan bahwa kontribusi government spending yang luar biasa besar di Q1 ini adalah pendorong utama yang membuat angkanya terlihat sangat tinggi dibanding periode-periode sebelumnya. Yang perlu dipahami soal struktur GDP Indonesia: GDP Indonesia saat ini ditopang konsumsi rumah tangga sebesar 54,36% ini yang paling besar. Investasi 28,29%. Government spending hanya 6,72% dari total GDP meski tumbuh sangat kencang. Ekspor net negatif. Indonesia selama ini bergantung pada konsumsi domestik sebagai fondasi utama. Ini memang memberikan ketahanan saat krisis global waktu COVID Indonesia relatif lebih tahan karena konsumsi domestiknya kuat. Tapi ini juga berarti Indonesia tidak berkembang secepat yang seharusnya karena ekspor dan investasi produktif tidak tumbuh cukup kuat. Negara maju umumnya mendorong pertumbuhan dari ekspor dan investasi bukan semata bergantung pada konsumsi dan belanja pemerintah. Untuk naik kelas, Indonesia perlu meningkatkan investasi produktif dan ekspor. Dan untuk itu dibutuhkan riset dan pengembangan yang serius. Tapi alokasi R&D dari APBN kita saat ini hanya sekitar 0,2% angka yang sangat kecil untuk negara yang ingin menjadi kekuatan ekonomi besar. 5,61% itu angka yang bagus secara statistik. Tidak perlu diperdebatkan. Di antara negara berkembang, angka itu sangat kompetitif. Tapi angka itu perlu dibaca dengan hati-hati. Motor utama pertumbuhannya adalah government spending yang tumbuh 21,81% angka yang jauh di atas rata-rata historisnya. Tanpa lonjakan belanja pemerintah ini, pertumbuhannya mungkin ada di kisaran 4,4% sampai 4,8%. Pertanyaan yang harus dijawab di kuartal-kuartal berikutnya adalah apakah belanja pemerintah yang masif ini berhasil menciptakan efek berantai ke konsumsi, investasi swasta, dan ekspor. Kalau ya ini langkah yang tepat. Kalau tidak ini hanya booster sesaat yang meninggalkan beban fiskal ke depan. Dan itulah kenapa banyak orang merasa kondisi ekonomi pribadinya masih berat meskipun angka nasionalnya bagus. GDP mengukur total produksi bukan distribusinya. Siapa yang menikmati pertumbuhan itu, di sektor mana, dan di kelompok mana itu pertanyaan yang berbeda dan jawabannya jauh lebih kompleks dari sekadar satu angka persentase.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
6
15
46
3.7K
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, ada satu momen di podcast ini yang menurut gue adalah yang paling jujur dan paling tidak disangka-sangka. Rian Fahardhi anak muda yang pernah viral karena berani ngomong politik ketika hampir tidak ada yang berani — ditanya satu pertanyaan langsung: "Hari ini Prabowo gimana menurut lu?" Dan jawabannya bukan yang lo bayangkan. Bukan serangan. Bukan pembelaan. Tapi sesuatu yang jauh lebih jujur: "Makin sehat aja sih gua lihat-lihat." Orang langsung tertawa. Tapi kemudian Rian melanjutkan dengan serius. Dia bilang dia akhir-akhir ini sedang nulis buku dan tidak terlalu mengikuti berita. Tapi sejauh yang dia lihat dan ini yang paling menarik dia tidak menyerang Prabowo dengan cara yang biasa dilakukan konten politik. Justru dia mengatakan sesuatu yang sangat jarang diucapkan oleh orang yang selama ini dianggap sebagai kritikus pemerintah: "Kayaknya Pak Prabowo juga bingung ngubah sistem karena sudah sekian rumit. Kita sudah terikat investasi-investasi asing yang kalau kita batalin kita lebih rugi. Jadi harus nahan sampai kemudian ada skenario yang bisa kita riset." Dan ini yang membuat pernyataan itu sangat penting untuk dipahami: Rian bukan sedang membela Prabowo. Dia sedang menggambarkan sebuah realitas struktural yang jauh lebih kompleks dari narasi "presidennya salah" atau "presidennya benar." Sistem yang ada sekarang bukan dibangun semalam. Utang kebijakan, kontrak investasi asing, jaringan kepentingan yang sudah terjalin puluhan tahun semua itu tidak bisa dibongkar oleh satu orang dalam satu periode kepresidenan. Dan siapapun yang masuk ke posisi itu akan menghadapi himpitan yang sama. Tapi ini bukan berarti kritik tidak berguna: Rian justru bicara lebih jauh tentang kelelahan dari sekadar berteriak di media sosial. Dia sudah bersuara sejak 2022. Puluhan juta orang menonton. Diundang diskusi sama kementerian. Dan hasilnya? "Tiap hari ngonten tapi tidak ada yang berubah." Ini pengakuan yang sangat jujur dari seseorang yang pernah ada di puncak pengaruh konten politik di Indonesia. Dan dari kelelahan itu dia menarik satu kesimpulan yang sangat kritis: Mengkritik Prabowo atau siapapun di atas tanpa ada gagasan yang jelas tentang apa yang harus dibangun setelahnya, tidak akan mengubah apapun. Dia mengingatkan tentang 1998. Soeharto turun. Sistem berganti. Tapi KKN masih ada. Kelaparan masih ada. Masalah fundamentalnya tidak selesai karena yang berubah hanya orangnya bukan akar sistemnya. Turunin gampang. Tinggal kita komporin di media sosial ada people power turun. Tapi setelah turun apa? Jadi kritik Prabowo percuma? Salah Teddy? Menurut Rian bukan begitu pertanyaannya. Pertanyaan yang lebih tepat adalah: kita sedang bergerak ke arah mana dan dengan kekuatan apa? Kritik tanpa gagasan adalah kebisingan. Serangan personal terhadap Teddy atau siapapun di lingkaran istana tanpa memahami struktur masalah yang jauh lebih dalam — adalah energi yang terbuang. Yang dibutuhkan bukan lebih banyak orang yang berteriak. Yang dibutuhkan adalah lebih banyak orang yang tahu apa yang harus dibangun setelah teriakan itu berhenti. Dan kalimat terakhir Rian yang paling menggugah: Tinggal nunggu waktu meledaknya aja. Guru sudah mulai demo. Ibu-ibu sudah mulai teriak. Orang-orang yang dijanjikan 19 juta lapangan kerja juga sudah bingung. Bukan ancaman. Bukan provokasi. Tapi peringatan dari seseorang yang sudah cukup lama mengamati dari deka bahwa ketidakpuasan yang menumpuk di bawah, kalau tidak dikelola dengan narasi yang menyatukan dan gerakan yang konstruktif, akan mencari jalannya sendiri. Dan jalan itu tidak selalu yang terbaik untuk semua orang.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
12
10
60
12.6K
Hill State
Hill State@state4028·
@LambeSahamjja too little, too late....hutang gk mau masuk,investor pada kabur...butuh byk (banget) dollar....
Indonesia
0
0
0
114
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Hei Antek Antek Aseng Ini USDIDR Udah 17.400. Kalian mau berapa ini Dollar? 20.000? 30.000? Mengapa rupiah bisa selemah ini? Sengaja dilemahkan biar ekspor strong? Sengaja dilemahkan biar koruptor dan pejabat yang koleksi dollar bisa cuan makin gede? Bank Indonesia (BI) akan kembali memperketat batasan pembelian dolar AS dari semua US$ 50.000 per bulan per orang menjadi US$ 25.000 per bulan per orang. Rencana ini diumumkan Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo dalam konferensi pers di Istana Negara, Selasa malam (5/5/2026). Kebijakan ini diambil dalam rangka menjaga stabilitas nilai tukar dan upaya pengelolaan kebutuhan valuta asing, khususnya dolar AS, di dalam negeri "Sehingga pembelian dolar sampai dengan atau di atas US$ 25.000 itu harus pakai underlying ya. Itu yang kami akan perkuat, ini akan kami perkuat dalam negeri," kata Perry. Adapun, dalam batasan pembelian dolar, BI mewajibkan adanya underlying. Dengan demikian, Perry yakin langkah ini dapat menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. Namun, Perry tidak menegaskan kapan tepatnya aturan ini berlaku. Sebelumnya, BI memutuskan menurunkan batasan pembelian dolar AS dari semula US$ 100.000 per orang per bulan menjadi US$ 50.000 per orang per bulan. Kebijakan ini baru diputuskan pertengahan Maret lalu dan berlaku April 2026. Sebagai catatan, pada 2015, BI pernah mengubah batas nilai maksimum pembelian valas melalui transaksi spot yang dilakukan tanpa keperluan tertentu (underlying), dari sebelumnya sebesar US$ 100.000 per bulan per nasabah/pihak asing menjadi sebesar US$ 25.000 atau ekuivalennya per bulan per nasabah. sumber:pintarsahamid
Lambe Saham tweet media
Indonesia
25
23
52
4.7K
Hill State
Hill State@state4028·
@kompascom Udah gk percaya omongan,percaya bukti...kl uang banyak knapa BBM naik terus,USD jg naik terus?
Indonesia
0
0
0
85
Hill State
Hill State@state4028·
@eddesign_ Knapa lu gk brani umumin defisit APBN 2026 di bulan Maret ???
Indonesia
1
0
1
153
EDD
EDD@eddesign_·
KONFERENSI PERS APBN Q1-2026 "Kan banyak ekonom yg bilang kita mau rusak, kan kecele," kata Menkeu Purbaya. Meski agak pucat, wajahnya sumringah. Senyumnya tampan. Orang banyak bilang Indonesia fiskalnya goyah... Llihat datanya, kita No. 2 paling kuat itu. Kita di atas Amerika, di atas China, di atas Australia . . . " Lihat wajah Menkeu yg cerah, kita masih boleh berharap tidur tenang² saja dah! "Kita stabil, aman, ada tantangan.. iya!" Masih live tuh, tonton aja deh! 😜
EDD tweet media
Indonesia
84
70
514
144.4K
Hill State
Hill State@state4028·
@txtdaritaxpayer Dia pikir rakyat goblog semua,duit dari mana Pak ?kl pun ada duit pasti udah diguyurin ke pasar buat stabilin harga dollar plus nahan harga BBM....
Indonesia
0
0
0
67
Hill State
Hill State@state4028·
@Katakatahatiind Hai ,antek2 asing!!!!,Hidup Jokowi!!!!....itu ngomong keras kan?tapi orang kek apa min??
Indonesia
0
0
1
2.5K
KATA HATI🤍
KATA HATI🤍@Katakatahatiind·
SIFAT SESEORANG BISA DILIHAT DARI NADA BICARANYA 1. NGOMONG PELAN Artinya tukang tusuk dibelakang, pembohong handal, pemain silat lidah, tapi kadang bisa juga baik dan pemalu 2. NGOMONG CEPAT Artinya pemahaman lebar dan cepat mengerti dan bisa beradaptasi dimana aja 3. NGOMONG KERAS Artinya watak nya jujur tidak pandai menusuk dari belakang, oranganya paling bisa diandalkan dalam banyak hal 4. NGOMONG AGAK BERAT Artinya dia ingin mengsih makan seluruh anak sebelum nyawanya dicabut sama yang maha kuasa
Indonesia
20
67
977
139.8K
MinDos
MinDos@dosenkesmas·
Kementerian manakah yang dimaksud? Government shutdown is ON
MinDos tweet media
English
115
440
2.7K
261.2K
Hill State
Hill State@state4028·
@LambeSahamjja Perjalanan ke luar negeri sampe 50x itu,cari hutangan bukan??dan gak dapat pula,ye kan??
Indonesia
0
0
0
494
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, ada analisis dari ekonom Yanuar Rizki yang menurut gua adalah salah satu penjelasan paling jujur dan paling mengerikan tentang kondisi keuangan negara yang beredar sekarang. dan tentnag apakah rupiah bisa ke 20 rb dalam waktu dekat ini yang bisa berujung mengulangi masa kelam 1998 Dan gua mau sampaikan ini sejelas mungkin supaya semua orang paham apa yang sebenarnya sedang terjadi. Titik awalnya adalah satu pertanyaan sederhana. Kalau harga minyak dunia sudah di atas 100 dolar per barel dan perang Iran-AS masih panas kenapa BBM subsidi Indonesia tidak naik? Jawabannya bukan karena negara kita kaya. Jawabannya adalah karena Pertamina yang disuruh nanggung dulu. Yanuar melakukan simulasi berdasarkan laporan keuangan Pertamina 2024. Kas setara kas Pertamina ada sekitar 15,4 miliar dolar AS per 31 Desember 2024. Dengan asumsi harga minyak rata-rata 100 dolar dan kurs rupiah di 17.000 kalau Pertamina disuruh menanggung seluruh selisih subsidi tanpa segera dibayar pemerintah, kas itu hanya cukup untuk 2 sampai 3 bulan. Artinya sekitar Juli 2026 Pertamina sudah mulai kehabisan amunisi. Kalau hanya subsidi saja yang ditanggung tanpa kompensasi bisa bertahan sampai 6 bulan. Tapi tetap tidak sampai akhir tahun. Dan ini yang paling menggelisahkan dari seluruh analisis ini. Pertamina tidak bisa 100% pakai kas sendiri. Untuk membeli minyak mentah dari luar negeri ada mekanisme yang disebut take or pay bayar dulu baru dapat minyaknya. Karena pemerintah belum bayar kompensasi, Pertamina harus masuk ke pasar surat utang global dalam dolar AS untuk menutup kekurangan itu. Dan investor global yang cerdas sudah membaca sinyal ini. Mereka tahu Indonesia akan butuh lebih banyak dolar. Jadi mereka pasang posisi duluan beli dolar, jual rupiah. Itulah salah satu penjelasan kenapa rupiah kita melemah bahkan di saat dolar AS secara global sedang melemah terhadap mata uang lain. Semua mata uang Asia menguat, tapi rupiah malah turun. Itu bukan anomali itu adalah pasar yang sudah membaca kondisi fiskal kita lebih dalam dari yang disampaikan secara resmi. Soal APBN secara keseluruhan kondisinya juga sangat mengkhawatirkan. Defisit kuartal pertama 2026 adalah yang tertinggi sepanjang sejarah Indonesia dalam tiga bulan pertama. Bid ratio surat utang pemerintah yang biasanya 2,5 sampai 3 kali artinya kalau pemerintah mau ambil utang 100, pasar yang masuk 300 sekarang sudah turun ke 1,1. Hampir tidak ada yang mau beli. Itu sinyal kepercayaan pasar yang sangat serius. Sisa anggaran lebih atau Silpa juga di titik terendah dalam sejarah. Yang selama ini diklaim sebagai tanda penyerapan anggaran tinggi tapi Yanuar menjelaskan sisi gelapnya. Silpa yang sangat kecil berarti pemerintah tidak punya bantalan cash flow. Tidak ada cadangan. Dan isu yang sempat beredar bahwa kas pemerintah tinggal cukup untuk 2 minggu secara kalkulasi dari angka Silpa yang ada bukan sesuatu yang mustahil untuk dimengerti logikanya. Yang paling pedas dari seluruh analisis Yanuar adalah kritiknya soal cara pemerintah mengelola kondisi ini. Semua elit politik dapat bagian dari prasmanan polisi dapat SPPG, TNI dapat, ormas dapat, parpol dapat. Semua dibagi rata supaya tidak ada yang berbalik badan. MBG bukan hanya program gizi ini adalah instrumen stabilitas politik yang memastikan semua kekuatan di atas tetap diam dan tetap loyal. Tapi sementara elit-elit itu kenyang di prasmanan, kelas menengah yang membayar pajak dan menggerakkan ekonomi justru semakin terjepit. Harga susu naik. Harga plastik naik hampir 100%. Bakso satu mangkok naik. BBM tidak naik di atas kertas tapi semua bahan pokok tetap naik karena biaya logistik dan produksi tetap menyesuaikan harga pasar. Yanuar menyebutnya dengan sangat tepat kelas menengah mengalami inflasi meskipun harga BBM dicekek. Dan ruang fiskal pemerintah yang semakin sempit berarti tidak ada kemampuan untuk membantu kelas menengah mengatasi tekanan itu. Soal rupiah dan skenario terburuknya. Yanuar bilang kalau harga rupiah yang fundamental secara perhitungan harusnya di 15.000 tapi sekarang sudah 17.000 berarti ada diskon persepsi sebesar 2.000 rupiah yang mencerminkan ketidakpercayaan pasar terhadap kondisi Indonesia. Kalau persepsi itu memburuk lebih jauh misalnya kelas menengah mulai benar-benar marah secara masif rupiah bisa tembus 20.000. Dan kalau ada gagal fiskal yang menyulut kemarahan publik dalam skala besar angka 22.000 yang disebut beberapa ekonom bukan sesuatu yang mustahil secara teoretis. Skenario itu mengingatkan pada 1998. Bukan karena identik tapi karena polanya mirip. Fiskal yang sudah di tepi jurang, kemudian ada guncangan eksternal yang mendorong masuk ke jurang, kemudian kemarahan publik yang tidak bisa lagi ditahan. BBM tidak naik bukan karena negara kita kuat. Tapi karena Pertamina yang disuruh jadi tameng sementara pemerintah menyusun strategi bertahan. Tameng itu punya batas ketahanannya. Dan kalau kondisi global tidak membaik dengan cepat kalau perang Iran tidak segera selesai, kalau harga minyak tidak turun, kalau rupiah terus melemah kita sedang dalam perjalanan menuju krisis yang jauh lebih besar dari yang diakui secara resmi saat ini.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
9
39
148
11.9K
Agus Salman
Agus Salman@goes225566·
@dxrkchocolx Pa PS udah klarifikasi saat mayday kemarin bahwa presidennya adalah prabowo bukan teddy,,, kira2 maksudnya apa ya?
Indonesia
1
0
0
529
goods stuff
goods stuff@dxrkchocolx·
Gue kira ini AI, tapi ternyata bukan. Ini Official Account dari Amien Rais yang nge-drop bom di YouTube berjudul “JAUHKAN ISTANA DARI SKANDAL MORAL”. Video pendek, tapi isinya lebih panas daripada gosip istana yang paling liar. Amien Rais secara terang-terangan bilang, “Ternyata Teddy itu seorang Gay seperti kaum Nabi Luth zaman dulu yang lebih suka... atau mencintai sesama laki-laki.” Gue breakdown videonya dari detik pertama sampe akhir: Dari opening, Amien langsung gaspol dengan salam dan hadits Nabi: “Innama bu’itsu liutamima makarimal akhlak” — Nabi diutus cuma buat nyempurnain akhlak mulia. Dia bilang ini shahih menurut Syeikh Al-Albani. Moral itu pondasi, tanpa itu manusia sama kayak binatang, negara pun ambruk. Pondasi retak, istana goyang. Udah dari menit pertama dia setting suasana: “Ini serius. Jangan anggap remeh.” Baru masuk ke inti yang bikin orang langsung screen-record dan share ke seluruh grup. Amien bilang, dalam 3 hari terakhir ada berita GILA soal Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya alias Teddy sama Presiden Prabowo. Banyak yang nilai, bahkan simpulkan, hubungan mereka udah OFFSIDE banget. Bukan cuma deket kerjaan, tapi deket yang “terlalu personal”. Amien malu-malu ngomong, tapi kalau dibiarkan, nanti orang biasa aja, malah dipuji inovatif. Padahal ini bisa bikin pemerintahan Prabowo ambruk di tengah jalan, kehilangan kepercayaan rakyat, hilang legitimasi, dan... bubar sebelum setengah periode! Nah, ini dia puncaknya. Amien Rais ngomong tegas, berdasarkan opini publik yang lagi beredar luas: “Ternyata Teddy itu seorang Gay seperti kaum Nabi Luth zaman dulu yang lebih suka mencintai sesama laki-laki.” Langsung to the point, nggak pake kode lagi. Dia ngaitin langsung sama kisah Nabi Luth di Al-Quran sebagai peringatan Tuhan. Bukan gosip doang, tapi udah jadi bahan obrolan publik, meme, foto, dan... lagu! Lebih dramatis lagi, Amien ambil contoh Mbak Titiek Soeharto (mantan istri Prabowo) yang tiba-tiba nyanyi lagu “Love Triangle”. Liriknya kira-kira: “Kamu tinggalkan aku demi seorang laki-laki bernama Teddy.” Gue udah cari terkait ini, faktanya adalah ada lagu parody di medsos namanya “Why Must It Be Teddy” atau “Love Triangle”. Liriknya emang kira-kira gitu: “Engkau tinggalkan aku demi laki-laki bernama Teddy.” Tapi lagu ini bukan dinyanyikan oleh Titiek sendiri, cuma parody dan mungkin AI. Entah kenapa Amien Rais bilang kalo Titiek sendiri yg nyanyi, mungkin informannya yg salah. Puncaknya, Amien kasih ultimatum langsung ke Prabowo: “Saya usulkan agar Bapak Prabowo secara kesatria, tegas, dan meyakinkan melepaskan diri dari lendotan si Teddy yang berbahaya itu. Ganti Teddy dengan sosok yang normal.” Lendotan ga tuh? Menurut KBBI, artinya bersandar dengan manja atau bergantung pada seseorang/sesuatu. Dia lebih jauh seperti ingin bilang, jauhkan istana dari skandal moral. Kalau nggak, murka Tuhan bisa datang, pemerintahan ambruk, rakyat kehilangan kepercayaan total. Ini bukan omongan random. Seorang Amien Rais, tokoh senior yang pernah jadi Ketua MPR, lagi main kartu moral paling keras buat nyerang istana Prabowo. Dia nggak cuma gosip, tapi pakai hadits, opini publik, meme, jejak digital, sampe lagu sebagai “bukti”. Teddy (37 tahun, mantan ajudan Prabowo yang naik jadi Seskab) emang lagi jadi sorotan karena kedekatannya yang “beda”. Amien Rais, seorang public figure dan politikus pertama yang berani ngomong terbuka soal gay dan kaum Nabi Luth di channel resmi dia. Efeknya? Medsos langsung chaos. Ada yang bilang “Akhirnya ada yang berani bicara jujur”, ada yang marah “homophobia”, ada yang bikin meme gila-gilaan. Belum ada tanggapan dari pihak istana terkait video Amien Rais Amien lagi teriak: Ini bukan cuma soal Teddy dan Prabowo. Ini soal skandal moral di istana yang bisa goyangkan seluruh pemerintahan. Moral itu pondasi! Kalau pondasinya retak, istana bisa ambruk kapan aja. Amien Rais jarang sekali muncul di media. Sekali muncul langsung menghembuskan isu yang ga main-main. Bagaimana menurut kalian?
Korban Ceklist Satu ༊ ⋆𐙚 ˚@AnKiiim_

"Amien Rais minta @prabowo untuk pecat tedy karena tedy adalah seorang gay" Lah dalah malah memasak Pak Amien kik 🤣🤣

Indonesia
53
293
1.3K
136.5K
Hill State
Hill State@state4028·
@Sammi86Pilang Ngelesnya gitu doang Pak? Pantes,buzzernya kl ngeles keliatan bener tololnya...
Indonesia
0
0
0
47
Eko cahyo Putro
Eko cahyo Putro@Sammi86Pilang·
Kalau mau gelontorkan uang ke rakyat namanya BLT,Kalau MBG itu gelontorkan uang ke vendor. Paham ga Pak bedanya? Malu Pak sebagai presiden pemahaman sederhana begini saja nggak ngerti 🥱
Eko cahyo Putro tweet media
Indonesia
185
888
1.7K
26.5K
Laksmi
Laksmi@are_inismyname·
Dollar naik.... Nilai tukar dollar tertinggi mencapai 17,300 sebelum turun berfluktuasi dikisaran 17,150-17,300 Tanggapan rame ada yg bilang tanda kegagalan ekonomi domestik, kas cuma sampe 2 bulan aja kedepan krn cadangan devisa tergerus akibat rupiah anjlok. Semua sibuk spekulasi sembari memantau statemen menkeu dan BI. Menkeu minta tanya BI selalu pengelola moneter sembari bilang ini bukan tanda kegagalan ekonomi karena fundamental masih kuat, sedangkan gub BI sendiri mengeluarkan statement nilai tukar rp sekarang Undervalued dibandingkan dgn fundamental. Jika masih bertanya Undervalued itu apa, nilai tukar rupiah terhadap mata uang lain lebih lemah dari kondisi real Indonesia. Ada beberapa penyebab : * Sentimen pasar negatif (ketakutan investor) * Arus modal keluar (capital outflow) * Ketidakpastian global (misalnya krisis) * Spekulasi di pasar valas * Suku bunga luar negeri (misalnya Federal Reserve naik) Terlalu berlebihan jika dibilang akan resesi krn secara fundamental ri masih kuat hal ini dpt dilihat dr : Inflasi (dibanding negara lain) 2,7 -3, 5 persen Neraca perdagangan (surplus/defisit) Surplus Cadangan devisa 145 milyar dollar atau setara 6 bulan impor Pertumbuhan ekonomi 5,1 persen terbesar di negara G20 (dunia 2 - 3 persen) Suku bunga 6 - 6, 25 persen Stabilitas politik & fiskal Terkendali Secara fundamental, rupiah cenderung undervalued ringan–moderat bukan karena ekonomi lemah, tapi karena : * Tekanan global * Arus modal * Dominasi USD Lebih percaya pada kebijakan pemerintah yg akan melindungi kepentingan bangsa dan negara ketimbang ikut menari di gendang para bangsat bangsa dan proxy asing yg selalu teriak kejelekan RI yg menyerukan perpecahan ketimbang persatuan.
Laksmi tweet media
Indonesia
21
15
21
2.9K