Hill State
1.1K posts


Guys, ada satu momen di podcast ini yang menurut gue adalah yang paling jujur dan paling tidak disangka-sangka.
Rian Fahardhi anak muda yang pernah viral karena berani ngomong politik ketika hampir tidak ada yang berani — ditanya satu pertanyaan langsung:
"Hari ini Prabowo gimana menurut lu?"
Dan jawabannya bukan yang lo bayangkan.
Bukan serangan.
Bukan pembelaan.
Tapi sesuatu yang jauh lebih jujur:
"Makin sehat aja sih gua lihat-lihat."
Orang langsung tertawa.
Tapi kemudian Rian melanjutkan dengan serius.
Dia bilang dia akhir-akhir ini sedang nulis buku dan tidak terlalu mengikuti berita.
Tapi sejauh yang dia lihat dan ini yang paling menarik dia tidak menyerang Prabowo dengan cara yang biasa dilakukan konten politik.
Justru dia mengatakan sesuatu yang sangat jarang diucapkan oleh orang yang selama ini dianggap sebagai kritikus pemerintah:
"Kayaknya Pak Prabowo juga bingung ngubah sistem karena sudah sekian rumit.
Kita sudah terikat investasi-investasi asing yang kalau kita batalin kita lebih rugi.
Jadi harus nahan sampai kemudian ada skenario yang bisa kita riset."
Dan ini yang membuat pernyataan itu sangat penting untuk dipahami:
Rian bukan sedang membela Prabowo.
Dia sedang menggambarkan sebuah realitas struktural yang jauh lebih kompleks dari narasi "presidennya salah" atau "presidennya benar."
Sistem yang ada sekarang bukan dibangun semalam. Utang kebijakan, kontrak investasi asing, jaringan kepentingan yang sudah terjalin puluhan tahun semua itu tidak bisa dibongkar oleh satu orang dalam satu periode kepresidenan.
Dan siapapun yang masuk ke posisi itu akan menghadapi himpitan yang sama.
Tapi ini bukan berarti kritik tidak berguna:
Rian justru bicara lebih jauh tentang kelelahan dari sekadar berteriak di media sosial.
Dia sudah bersuara sejak 2022.
Puluhan juta orang menonton.
Diundang diskusi sama kementerian.
Dan hasilnya?
"Tiap hari ngonten tapi tidak ada yang berubah."
Ini pengakuan yang sangat jujur dari seseorang yang pernah ada di puncak pengaruh konten politik di Indonesia.
Dan dari kelelahan itu dia menarik satu kesimpulan yang sangat kritis:
Mengkritik Prabowo atau siapapun di atas tanpa ada gagasan yang jelas tentang apa yang harus dibangun setelahnya, tidak akan mengubah apapun.
Dia mengingatkan tentang 1998.
Soeharto turun.
Sistem berganti.
Tapi KKN masih ada.
Kelaparan masih ada.
Masalah fundamentalnya tidak selesai karena yang berubah hanya orangnya bukan akar sistemnya.
Turunin gampang.
Tinggal kita komporin di media sosial ada people power turun.
Tapi setelah turun apa?
Jadi kritik Prabowo percuma? Salah Teddy?
Menurut Rian bukan begitu pertanyaannya.
Pertanyaan yang lebih tepat adalah:
kita sedang bergerak ke arah mana dan dengan kekuatan apa?
Kritik tanpa gagasan adalah kebisingan.
Serangan personal terhadap Teddy atau siapapun di lingkaran istana tanpa memahami struktur masalah yang jauh lebih dalam — adalah energi yang terbuang.
Yang dibutuhkan bukan lebih banyak orang yang berteriak.
Yang dibutuhkan adalah lebih banyak orang yang tahu apa yang harus dibangun setelah teriakan itu berhenti.
Dan kalimat terakhir Rian yang paling menggugah:
Tinggal nunggu waktu meledaknya aja.
Guru sudah mulai demo.
Ibu-ibu sudah mulai teriak.
Orang-orang yang dijanjikan 19 juta lapangan kerja juga sudah bingung.
Bukan ancaman.
Bukan provokasi.
Tapi peringatan dari seseorang yang sudah cukup lama mengamati dari deka bahwa ketidakpuasan yang menumpuk di bawah, kalau tidak dikelola dengan narasi yang menyatukan dan gerakan yang konstruktif, akan mencari jalannya sendiri.
Dan jalan itu tidak selalu yang terbaik untuk semua orang.

Indonesia

@LambeSahamjja too little, too late....hutang gk mau masuk,investor pada kabur...butuh byk (banget) dollar....
Indonesia

Hei Antek Antek Aseng Ini USDIDR Udah 17.400. Kalian mau berapa ini Dollar? 20.000? 30.000?
Mengapa rupiah bisa selemah ini?
Sengaja dilemahkan biar ekspor strong?
Sengaja dilemahkan biar koruptor dan pejabat yang koleksi dollar bisa cuan makin gede?
Bank Indonesia (BI) akan kembali memperketat batasan pembelian dolar AS dari semua US$ 50.000 per bulan per orang menjadi US$ 25.000 per bulan per orang. Rencana ini diumumkan Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo dalam konferensi pers di Istana Negara, Selasa malam (5/5/2026).
Kebijakan ini diambil dalam rangka menjaga stabilitas nilai tukar dan upaya pengelolaan kebutuhan valuta asing, khususnya dolar AS, di dalam negeri
"Sehingga pembelian dolar sampai dengan atau di atas US$ 25.000 itu harus pakai underlying ya. Itu yang kami akan perkuat, ini akan kami perkuat dalam negeri," kata Perry.
Adapun, dalam batasan pembelian dolar, BI mewajibkan adanya underlying. Dengan demikian, Perry yakin langkah ini dapat menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. Namun, Perry tidak menegaskan kapan tepatnya aturan ini berlaku.
Sebelumnya, BI memutuskan menurunkan batasan pembelian dolar AS dari semula US$ 100.000 per orang per bulan menjadi US$ 50.000 per orang per bulan. Kebijakan ini baru diputuskan pertengahan Maret lalu dan berlaku April 2026.
Sebagai catatan, pada 2015, BI pernah mengubah batas nilai maksimum pembelian valas melalui transaksi spot yang dilakukan tanpa keperluan tertentu (underlying), dari sebelumnya sebesar US$ 100.000 per bulan per nasabah/pihak asing menjadi sebesar US$ 25.000 atau ekuivalennya per bulan per nasabah.
sumber:pintarsahamid

Indonesia

@kompascom Udah gk percaya omongan,percaya bukti...kl uang banyak knapa BBM naik terus,USD jg naik terus?
Indonesia

Baca di sini: nasional.kompas.com/read/2026/05/0…
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mendapatkan pesan dari Presiden Prabowo Subianto untuk menyampaikan bahwa uang pemerintah banyak, sehingga masyarakat tidak perlu takut.
~AC #Purbaya #Prabowo

Indonesia

@eddesign_ Knapa lu gk brani umumin defisit APBN 2026 di bulan Maret ???
Indonesia

KONFERENSI PERS APBN Q1-2026
"Kan banyak ekonom yg bilang kita mau rusak, kan kecele," kata Menkeu Purbaya.
Meski agak pucat, wajahnya sumringah. Senyumnya tampan.
Orang banyak bilang Indonesia fiskalnya goyah... Llihat datanya, kita No. 2 paling kuat itu. Kita di atas Amerika, di atas China, di atas Australia . . . "
Lihat wajah Menkeu yg cerah, kita masih boleh berharap tidur tenang² saja dah!
"Kita stabil, aman, ada tantangan.. iya!"
Masih live tuh, tonton aja deh! 😜

Indonesia

@txtdaritaxpayer Dia pikir rakyat goblog semua,duit dari mana Pak ?kl pun ada duit pasti udah diguyurin ke pasar buat stabilin harga dollar plus nahan harga BBM....
Indonesia

Ngeri jg swasta gagal bakal di bail-out negara
Rentan banget penyalahgunaannya.
Pdhl lbih pnting utk kasih prlindungan ke buruh yg di-PHK: unemployment insurance sambil dibantu job-matching ke kerjaan baru
Knp prioritasnya selalu ke program yg anggarannya besar tapi ga solutif

Kompas.com@kompascom
Siap-siap Sambut Satgas PHK, Negara Akan Ambil Perusahaan yang "Menyerah" dlvr.it/TSKfMl
Indonesia

@Katakatahatiind Hai ,antek2 asing!!!!,Hidup Jokowi!!!!....itu ngomong keras kan?tapi orang kek apa min??
Indonesia

SIFAT SESEORANG BISA DILIHAT DARI NADA BICARANYA
1. NGOMONG PELAN Artinya tukang tusuk dibelakang, pembohong handal, pemain silat lidah, tapi kadang bisa juga baik dan pemalu
2. NGOMONG CEPAT Artinya pemahaman lebar dan cepat mengerti dan bisa beradaptasi dimana aja
3. NGOMONG KERAS Artinya watak nya jujur tidak pandai menusuk dari belakang, oranganya paling bisa diandalkan dalam banyak hal
4. NGOMONG AGAK BERAT Artinya dia ingin mengsih makan seluruh anak sebelum nyawanya dicabut sama yang maha kuasa
Indonesia

@LambeSahamjja Perjalanan ke luar negeri sampe 50x itu,cari hutangan bukan??dan gak dapat pula,ye kan??
Indonesia

Guys, ada analisis dari ekonom Yanuar Rizki yang menurut gua adalah salah satu penjelasan paling jujur dan paling mengerikan tentang kondisi keuangan negara yang beredar sekarang.
dan tentnag apakah rupiah bisa ke 20 rb
dalam waktu dekat ini
yang bisa berujung mengulangi
masa kelam 1998
Dan gua mau sampaikan ini sejelas mungkin supaya semua orang paham apa yang sebenarnya sedang terjadi.
Titik awalnya adalah satu pertanyaan sederhana. Kalau harga minyak dunia sudah di atas 100 dolar per barel dan perang Iran-AS masih panas kenapa BBM subsidi Indonesia tidak naik?
Jawabannya bukan karena negara kita kaya. Jawabannya adalah karena Pertamina yang disuruh nanggung dulu.
Yanuar melakukan simulasi berdasarkan laporan keuangan Pertamina 2024.
Kas setara kas Pertamina ada sekitar 15,4 miliar dolar AS per 31 Desember 2024.
Dengan asumsi harga minyak rata-rata 100 dolar dan kurs rupiah di 17.000 kalau Pertamina disuruh menanggung seluruh selisih subsidi tanpa segera dibayar pemerintah, kas itu hanya cukup untuk 2 sampai 3 bulan.
Artinya sekitar Juli 2026 Pertamina sudah mulai kehabisan amunisi.
Kalau hanya subsidi saja yang ditanggung tanpa kompensasi bisa bertahan sampai 6 bulan.
Tapi tetap tidak sampai akhir tahun.
Dan ini yang paling menggelisahkan dari seluruh analisis ini.
Pertamina tidak bisa 100% pakai kas sendiri. Untuk membeli minyak mentah dari luar negeri ada mekanisme yang disebut take or pay bayar dulu baru dapat minyaknya.
Karena pemerintah belum bayar kompensasi, Pertamina harus masuk ke pasar surat utang global dalam dolar AS untuk menutup kekurangan itu.
Dan investor global yang cerdas sudah membaca sinyal ini.
Mereka tahu Indonesia akan butuh lebih banyak dolar.
Jadi mereka pasang posisi duluan beli dolar, jual rupiah.
Itulah salah satu penjelasan kenapa rupiah kita melemah bahkan di saat dolar AS secara global sedang melemah terhadap mata uang lain.
Semua mata uang Asia menguat, tapi rupiah malah turun.
Itu bukan anomali itu adalah pasar yang sudah membaca kondisi fiskal kita lebih dalam dari yang disampaikan secara resmi.
Soal APBN secara keseluruhan kondisinya juga sangat mengkhawatirkan.
Defisit kuartal pertama 2026 adalah yang tertinggi sepanjang sejarah Indonesia dalam tiga bulan pertama.
Bid ratio surat utang pemerintah yang biasanya 2,5 sampai 3 kali artinya kalau pemerintah mau ambil utang 100, pasar yang masuk 300 sekarang sudah turun ke 1,1.
Hampir tidak ada yang mau beli. Itu sinyal kepercayaan pasar yang sangat serius.
Sisa anggaran lebih atau Silpa juga di titik terendah dalam sejarah.
Yang selama ini diklaim sebagai tanda penyerapan anggaran tinggi tapi Yanuar menjelaskan sisi gelapnya.
Silpa yang sangat kecil berarti pemerintah tidak punya bantalan cash flow.
Tidak ada cadangan.
Dan isu yang sempat beredar bahwa kas pemerintah tinggal cukup untuk 2 minggu secara kalkulasi dari angka Silpa yang ada bukan sesuatu yang mustahil untuk dimengerti logikanya.
Yang paling pedas dari seluruh analisis Yanuar adalah kritiknya soal cara pemerintah mengelola kondisi ini.
Semua elit politik dapat bagian dari prasmanan polisi dapat SPPG, TNI dapat, ormas dapat, parpol dapat. Semua dibagi rata supaya tidak ada yang berbalik badan.
MBG bukan hanya program gizi ini adalah instrumen stabilitas politik yang memastikan semua kekuatan di atas tetap diam dan tetap loyal.
Tapi sementara elit-elit itu kenyang di prasmanan, kelas menengah yang membayar pajak dan menggerakkan ekonomi justru semakin terjepit. Harga susu naik.
Harga plastik naik hampir 100%. Bakso satu mangkok naik.
BBM tidak naik di atas kertas tapi semua bahan pokok tetap naik karena biaya logistik dan produksi tetap menyesuaikan harga pasar.
Yanuar menyebutnya dengan sangat tepat kelas menengah mengalami inflasi meskipun harga BBM dicekek.
Dan ruang fiskal pemerintah yang semakin sempit berarti tidak ada kemampuan untuk membantu kelas menengah mengatasi tekanan itu.
Soal rupiah dan skenario terburuknya.
Yanuar bilang kalau harga rupiah yang fundamental secara perhitungan harusnya di 15.000 tapi sekarang sudah 17.000 berarti ada diskon persepsi sebesar 2.000 rupiah yang mencerminkan ketidakpercayaan pasar terhadap kondisi Indonesia.
Kalau persepsi itu memburuk lebih jauh misalnya kelas menengah mulai benar-benar marah secara masif rupiah bisa tembus 20.000.
Dan kalau ada gagal fiskal yang menyulut kemarahan publik dalam skala besar angka 22.000 yang disebut beberapa ekonom bukan sesuatu yang mustahil secara teoretis.
Skenario itu mengingatkan pada 1998.
Bukan karena identik tapi karena polanya mirip.
Fiskal yang sudah di tepi jurang, kemudian ada guncangan eksternal yang mendorong masuk ke jurang, kemudian kemarahan publik yang tidak bisa lagi ditahan.
BBM tidak naik bukan karena negara kita kuat.
Tapi karena Pertamina yang disuruh jadi tameng sementara pemerintah menyusun strategi bertahan. Tameng itu punya batas ketahanannya.
Dan kalau kondisi global tidak membaik dengan cepat kalau perang Iran tidak segera selesai, kalau harga minyak tidak turun, kalau rupiah terus melemah kita sedang dalam perjalanan menuju krisis yang jauh lebih besar dari yang diakui secara resmi saat ini.

Indonesia

@goes225566 @dxrkchocolx Kepala Negara ; Prabowo,Ibu Negara ; T****y
Indonesia

@dxrkchocolx Pa PS udah klarifikasi saat mayday kemarin bahwa presidennya adalah prabowo bukan teddy,,, kira2 maksudnya apa ya?
Indonesia

Gue kira ini AI, tapi ternyata bukan.
Ini Official Account dari Amien Rais yang nge-drop bom di YouTube berjudul “JAUHKAN ISTANA DARI SKANDAL MORAL”.
Video pendek, tapi isinya lebih panas daripada gosip istana yang paling liar.
Amien Rais secara terang-terangan bilang, “Ternyata Teddy itu seorang Gay seperti kaum Nabi Luth zaman dulu yang lebih suka... atau mencintai sesama laki-laki.”
Gue breakdown videonya dari detik pertama sampe akhir:
Dari opening, Amien langsung gaspol dengan salam dan hadits Nabi:
“Innama bu’itsu liutamima makarimal akhlak” — Nabi diutus cuma buat nyempurnain akhlak mulia.
Dia bilang ini shahih menurut Syeikh Al-Albani. Moral itu pondasi, tanpa itu manusia sama kayak binatang, negara pun ambruk. Pondasi retak, istana goyang.
Udah dari menit pertama dia setting suasana: “Ini serius. Jangan anggap remeh.”
Baru masuk ke inti yang bikin orang langsung screen-record dan share ke seluruh grup.
Amien bilang, dalam 3 hari terakhir ada berita GILA soal Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya alias Teddy sama Presiden Prabowo.
Banyak yang nilai, bahkan simpulkan, hubungan mereka udah OFFSIDE banget. Bukan cuma deket kerjaan, tapi deket yang “terlalu personal”.
Amien malu-malu ngomong, tapi kalau dibiarkan, nanti orang biasa aja, malah dipuji inovatif. Padahal ini bisa bikin pemerintahan Prabowo ambruk di tengah jalan, kehilangan kepercayaan rakyat, hilang legitimasi, dan... bubar sebelum setengah periode!
Nah, ini dia puncaknya.
Amien Rais ngomong tegas, berdasarkan opini publik yang lagi beredar luas:
“Ternyata Teddy itu seorang Gay seperti kaum Nabi Luth zaman dulu yang lebih suka mencintai sesama laki-laki.”
Langsung to the point, nggak pake kode lagi.
Dia ngaitin langsung sama kisah Nabi Luth di Al-Quran sebagai peringatan Tuhan. Bukan gosip doang, tapi udah jadi bahan obrolan publik, meme, foto, dan... lagu!
Lebih dramatis lagi, Amien ambil contoh Mbak Titiek Soeharto (mantan istri Prabowo) yang tiba-tiba nyanyi lagu “Love Triangle”. Liriknya kira-kira: “Kamu tinggalkan aku demi seorang laki-laki bernama Teddy.”
Gue udah cari terkait ini, faktanya adalah ada lagu parody di medsos namanya “Why Must It Be Teddy” atau “Love Triangle”.
Liriknya emang kira-kira gitu: “Engkau tinggalkan aku demi laki-laki bernama Teddy.”
Tapi lagu ini bukan dinyanyikan oleh Titiek sendiri, cuma parody dan mungkin AI.
Entah kenapa Amien Rais bilang kalo Titiek sendiri yg nyanyi, mungkin informannya yg salah.
Puncaknya, Amien kasih ultimatum langsung ke Prabowo:
“Saya usulkan agar Bapak Prabowo secara kesatria, tegas, dan meyakinkan melepaskan diri dari lendotan si Teddy yang berbahaya itu. Ganti Teddy dengan sosok yang normal.”
Lendotan ga tuh?
Menurut KBBI, artinya bersandar dengan manja atau bergantung pada seseorang/sesuatu.
Dia lebih jauh seperti ingin bilang, jauhkan istana dari skandal moral. Kalau nggak, murka Tuhan bisa datang, pemerintahan ambruk, rakyat kehilangan kepercayaan total.
Ini bukan omongan random.
Seorang Amien Rais, tokoh senior yang pernah jadi Ketua MPR, lagi main kartu moral paling keras buat nyerang istana Prabowo. Dia nggak cuma gosip, tapi pakai hadits, opini publik, meme, jejak digital, sampe lagu sebagai “bukti”.
Teddy (37 tahun, mantan ajudan Prabowo yang naik jadi Seskab) emang lagi jadi sorotan karena kedekatannya yang “beda”.
Amien Rais, seorang public figure dan politikus pertama yang berani ngomong terbuka soal gay dan kaum Nabi Luth di channel resmi dia.
Efeknya? Medsos langsung chaos. Ada yang bilang “Akhirnya ada yang berani bicara jujur”, ada yang marah “homophobia”, ada yang bikin meme gila-gilaan.
Belum ada tanggapan dari pihak istana terkait video Amien Rais
Amien lagi teriak: Ini bukan cuma soal Teddy dan Prabowo. Ini soal skandal moral di istana yang bisa goyangkan seluruh pemerintahan. Moral itu pondasi! Kalau pondasinya retak, istana bisa ambruk kapan aja.
Amien Rais jarang sekali muncul di media.
Sekali muncul langsung menghembuskan isu yang ga main-main.
Bagaimana menurut kalian?
Korban Ceklist Satu ༊ ⋆𐙚 ˚@AnKiiim_
"Amien Rais minta @prabowo untuk pecat tedy karena tedy adalah seorang gay" Lah dalah malah memasak Pak Amien kik 🤣🤣
Indonesia

@Sammi86Pilang Ngelesnya gitu doang Pak? Pantes,buzzernya kl ngeles keliatan bener tololnya...
Indonesia

@IrawanRommi @Masdjodi1 @mickolv_idas @are_inismyname @Kimberley_PS08 @FDonghun @florieliciouss @99propaganda @Ndons_Back @BANGSAygSUJUD @DarekaRendy @coldbrew165 Ditendang bukan ngambek...Seperti janji kampanyenya yg muluk2 itu...begitu jd Presiden,semua janji tidak ditepati alias ditendang trmasuk org2 yg bikin janji2 manis itu...
Indonesia

@Masdjodi1 @state4028 @mickolv_idas @are_inismyname @Kimberley_PS08 @FDonghun @florieliciouss @99propaganda @Ndons_Back @BANGSAygSUJUD @DarekaRendy @coldbrew165 Sebagai timses Pak Prabowo, tdk di ajak gabung kabinet, ngambek?

Indonesia

Dollar naik....
Nilai tukar dollar tertinggi mencapai 17,300 sebelum turun berfluktuasi dikisaran 17,150-17,300
Tanggapan rame ada yg bilang tanda kegagalan ekonomi domestik, kas cuma sampe 2 bulan aja kedepan krn cadangan devisa tergerus akibat rupiah anjlok.
Semua sibuk spekulasi sembari memantau statemen menkeu dan BI. Menkeu minta tanya BI selalu pengelola moneter sembari bilang ini bukan tanda kegagalan ekonomi karena fundamental masih kuat, sedangkan gub BI sendiri mengeluarkan statement nilai tukar rp sekarang Undervalued dibandingkan dgn fundamental.
Jika masih bertanya Undervalued itu apa, nilai tukar rupiah terhadap mata uang lain lebih lemah dari kondisi real Indonesia. Ada beberapa penyebab :
* Sentimen pasar negatif (ketakutan investor)
* Arus modal keluar (capital outflow)
* Ketidakpastian global (misalnya krisis)
* Spekulasi di pasar valas
* Suku bunga luar negeri (misalnya Federal Reserve naik)
Terlalu berlebihan jika dibilang akan resesi krn secara fundamental ri masih kuat hal ini dpt dilihat dr :
Inflasi (dibanding negara lain)
2,7 -3, 5 persen
Neraca perdagangan (surplus/defisit)
Surplus
Cadangan devisa
145 milyar dollar atau setara 6 bulan impor
Pertumbuhan ekonomi
5,1 persen terbesar di negara G20 (dunia 2 - 3 persen)
Suku bunga
6 - 6, 25 persen
Stabilitas politik & fiskal
Terkendali
Secara fundamental, rupiah cenderung undervalued ringan–moderat
bukan karena ekonomi lemah, tapi karena :
* Tekanan global
* Arus modal
* Dominasi USD
Lebih percaya pada kebijakan pemerintah yg akan melindungi kepentingan bangsa dan negara ketimbang ikut menari di gendang para bangsat bangsa dan proxy asing yg selalu teriak kejelekan RI yg menyerukan perpecahan ketimbang persatuan.

Indonesia

@Masdjodi1 @mickolv_idas @are_inismyname @Kimberley_PS08 @FDonghun @florieliciouss @99propaganda @Ndons_Back @BANGSAygSUJUD @IrawanRommi @DarekaRendy @coldbrew165 MBG itu melanggar UUD 1945 pasal 31 ayat 4...dan konsekuensi melanggar UUD 1945 lu tau kan??
Indonesia

@Masdjodi1 @mickolv_idas @are_inismyname @Kimberley_PS08 @FDonghun @florieliciouss @99propaganda @Ndons_Back @BANGSAygSUJUD @IrawanRommi @DarekaRendy @coldbrew165 Nyiyirin program MBG ?apa gunanya program MBG?memberati APBN,mencomot anggaran pendidikan,dgn data keracunannya itu,dgn permintaan gila si Dadan,dgn keuntungan SPPG yg ternyata orang2 partai,tni/polri?....jelas???!!
Indonesia

@WagimanDeep212_ Good news nihhhhh.....bad newsnya : yg ngomong Wowo....
Indonesia

@are_inismyname @Kimberley_PS08 @FDonghun @florieliciouss @99propaganda @Ndons_Back @BANGSAygSUJUD @IrawanRommi @DarekaRendy @coldbrew165 @Masdjodi1 pinjam duit sm tetangga?seret jg,mw cetak uang?takut inflasi...kurs dollar tetap 'stabil'cenderung naik,itu realitas!!!polesan angka2 lu gk guna sama sekali....
Indonesia

@are_inismyname @Kimberley_PS08 @FDonghun @florieliciouss @99propaganda @Ndons_Back @BANGSAygSUJUD @IrawanRommi @DarekaRendy @coldbrew165 @Masdjodi1 Kurs dollar melambangkan kepercayaan investor, terutama asing....kita punya hutang,subsidi,impor barang2 pokok yg harus dibayar pakai dollar..pemasukan kita dr investasi (pada kabur),devisa (pajak 82%+jual kekayaan alam 18 %) .pajak seret,sda dikorupsi...mw kemana lagi??
Indonesia

@Masdjodi1 @mickolv_idas @are_inismyname @Kimberley_PS08 @FDonghun @florieliciouss @99propaganda @Ndons_Back @BANGSAygSUJUD @IrawanRommi @DarekaRendy @coldbrew165 Tukang nujum?dia S3 Ekonomi Erasmus Univ Rotterdam....
basic knowledgenya kuat,analis saham pula...lah lu siapa??predgiksi dia bener kok setahun yll,dollar bakalan 17 rb-an...
Indonesia

@mickolv_idas @are_inismyname @Kimberley_PS08 @FDonghun @florieliciouss @99propaganda @Ndons_Back @BANGSAygSUJUD @IrawanRommi @DarekaRendy @coldbrew165 Tukang nujum ekonomi bungulan kok dipercaya ? ujung²nya program mbg yg dituduh.. apaan tuh ! faktanya kekuatan fiskal Indonesia saat ini sangat kuat kok.. adapun fluktuasi harga dollar dlm rupiah itu krn sentimen situasi geopolitik dunia belaka.. semua negara terdampak !
Indonesia

Guys, pemerintah baru saja membentuk badan baru lagi.
Namanya: Satuan Tugas Percepatan Program Pemerintah untuk Mendukung Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi disingkat Satgas P3-MPPE.
Ditetapkan melalui Keppres Nomor 4 Tahun 2026 yang diteken Presiden Prabowo.
Dan gue mau tanya satu pertanyaan yang menurut gue tidak pernah cukup keras ditanyakan:
Kalau sudah ada Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian yang dipimpin Airlangga Hartarto untuk apa dibentuk satgas lagi di bawah Airlangga yang sama?
Apa itu Menko Perekonomian dan apa tugasnya:
Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian — secara resmi bertugas untuk mengkoordinasikan, mensinkronisasikan, dan mengendalikan urusan pemerintahan di bidang ekonomi.
Tugas spesifiknya antara lain: mengakselerasi program ekonomi. Mengintegrasikan kebijakan lintas kementerian. Menyelesaikan hambatan implementasi. Monitoring dan evaluasi program ekonomi.
Sekarang baca lagi tugas Satgas P3-MPPE yang baru dibentuk:
Mengakselerasi program pertumbuhan ekonomi. Mengintegrasikan langkah strategis.
Melakukan monitoring dan evaluasi.
Melakukan terobosan-terobosan untuk mengambil langkah cepat dan strategis."
Itu persis deskripsi kerja Kemenko Perekonomian.
Yang dibentuk satgas baru untuk mengerjakan tugas yang seharusnya sudah dikerjakan oleh kementerian yang sudah ada yang dikepalai oleh orang yang sama yang baru mengumumkan pembentukan satgas itu.
Dan satgas ini punya lima pokja:
Satu — perumusan strategi pertumbuhan.
Dua — percepatan implementasi dan debottlenecking.
Tiga — dukungan regulasi dan kelembagaan.
Empat - penguatan kerja sama ekonomi internasional.
Lima — monitoring dan evaluasi.
Lima pokja.
Lima fungsi.
Semua adalah fungsi yang seharusnya sudah ada di dalam struktur Kemenko Perekonomian yang sudah punya ratusan pegawai, punya anggaran sendiri, punya deputi-deputi dengan tugas masing-masing.
Pertanyaannya: selama ini Kemenko Perekonomian dengan ratusan pegawainya itu sedang mengerjakan apa?
Pola "buat satgas dulu" dan ini yang paling mengerikan:
Ini bukan pertama kalinya pemerintahan ini membentuk satgas untuk mengatasi masalah yang seharusnya sudah jadi tugas kementerian yang ada.
Ada Satgas Hilirisasi.
Ada Satgas Investasi.
Ada Satgas Pangan.
Ada Satgas MBG.
Ada Satgas Percepatan Pembangunan.
Dan sekarang ada Satgas Pertumbuhan Ekonomi.
Setiap kali ada masalah baru atau setiap kali masalah lama tidak kunjung selesai solusinya adalah membentuk satgas baru.
Tidak ada evaluasi mengapa kementerian yang sudah ada tidak berhasil menyelesaikan masalah itu.
Tidak ada pertanyaan tentang efektivitas struktur yang sudah ada. Yang ada hanya: bentuk satgas baru, gelar kick-off meeting, keluarkan pernyataan pers, lanjutkan.
Dan hasilnya?
Satgas sebelumnya hilang dari pemberitaan. Masalah yang seharusnya diselesaikan masih ada. Dan satgas baru dibentuk untuk masalah berikutnya.
Soal kebijakan konkret yang keluar dari rapat perdana dan ini yang validnya:
Gue harus jujur: ada beberapa kebijakan konkret yang keluar dari rapat pertama Satgas ini yang memang relevan.
Bea masuk LPG diturunkan dari 5% ke 0% selama enam bulan untuk membantu industri petrokimia yang kesulitan dapat nafta akibat konflik Timur Tengah.
Bea masuk bahan baku plastik polipropilen, polietilen, LLDPE, HDPE — juga diturunkan ke 0% selama enam bulan. Ini adalah respons langsung terhadap lonjakan harga plastik 30-100% yang gue sudah bahas sebelumnya.
Reformasi perizinan impor. Penyederhanaan PBG dan SLF untuk UMKM. Integrasi KKPR dan RDTR digital ke dalam OSS.
Kebijakan-kebijakan itu valid. Itu adalah langkah yang memang dibutuhkan.
Tapi pertanyaannya tetap sama: kenapa semua ini perlu dibungkus dalam satgas baru, bukan cukup dieksekusi oleh Kemenko Perekonomian yang sudah ada?
Dan soal harga plastik yang naik 100% ironi yang sangat menyakitkan:
Gue sudah tulis sebelumnya: harga plastik naik 30-100%. Pemasok bilang stok bisa habis Mei-Juni. Dan pemerintah baru mau rapat setelah harganya sudah naik.
Sekarang Satgas baru dibentuk dan salah satu agenda pertamanya adalah bea masuk plastik 0%.
Ini langkah yang benar.
Tapi timing-nya adalah bukti nyata dari pola yang sudah gue sebut berkali-kali: pemerintah bergerak setelah masalah terjadi, bukan sebelumnya.
Dan untuk bergerak setelah masalah terjadi pun — perlu dibentuk satgas baru dulu. Perlu kick-off meeting dulu. Perlu konferensi pers dulu. Baru kebijakan keluar.
Soal biaya yang tidak pernah dihitung publik:
Setiap satgas punya sekretariat. Punya anggaran operasional. Punya staf. Punya rapat-rapat yang masing-masing menghabiskan uang negara.
Berapa total anggaran semua satgas yang aktif sekarang? Itu adalah pertanyaan yang jawabannya tidak pernah cukup transparan di depan publik.
Dan kalau dijumlahkan — anggaran operasional belasan satgas yang berjalan bersamaan itu bukan angka kecil. Uang yang bisa dialokasikan untuk hal-hal yang jauh lebih produktif.
Pembentukan Satgas P3-MPPE mungkin akan menghasilkan beberapa kebijakan yang memang dibutuhkan seperti bea masuk 0% untuk LPG dan plastik. Itu perlu diapresiasi secara objektif.
Tapi struktur dan logika di baliknya adalah masalah yang lebih besar.
Kalau Kemenko Perekonomian berfungsi dengan baik satgas ini tidak perlu ada. Kalau Kemenko Perekonomian tidak berfungsi dengan baik maka pertanyaannya bukan bagaimana membentuk satgas baru, tapi mengapa kementeriannya tidak efektif dan apa yang akan dilakukan untuk memperbaikinya.
Membentuk satgas di atas kementerian yang tidak efektif bukan solusi. Itu hanyalah menambah lapisan birokrasi di atas birokrasi yang sudah bermasalah.
Dan selama pola "buat satgas baru" ini terus menjadi respons default setiap kali ada masalah — maka tidak akan pernah ada evaluasi yang jujur tentang mengapa masalah-masalah itu tidak diselesaikan oleh institusi yang seharusnya sudah bertanggung jawab untuk itu.
Satgas bukan solusi. Satgas adalah pengakuan bahwa sistemnya sudah tidak berfungsi tapi tanpa keberanian untuk mengakuinya secara terbuka.

Indonesia

@AraituLaki Kenapa gk bisa 1 USD=20rb-an,setahun yll dia bilang 1 USD bisa tembus =17rb-an ,dan hari ini,terbukti.....
Indonesia

@ShenoWirang Dan kita cuma bisa menonton kebangkrutan Indonesia....
Indonesia

Alih-alih ingin memperbaiki ekonomi negara yang sedang terpuruk, malah merusaknya dengan menambah beban fiskal negara.
Pun, alih-alih efisiensi, malah menjilat ludah sendiri dengan melantik kroni baru, tambah pemborosan baru, menambah pos anggaran baru.
Presiden paradoks, tanpa ragu nggangsir uang rakyat sembari cengengesan, hanya untuk memenuhi jabatan anggota koalisi dan kroninya.
Ah, dasar:
𝗥𝗘𝗭𝗜𝗠 𝗕𝗟𝗔𝗡𝗧𝗜𝗞 𝗦𝗔𝗣𝗜

Indonesia





